Andi Widodo Sekedar catatan online saja

Welcome to My Blog
Please sit down and relax...
Apr
18
2011

Manajemen Grand Clarion Hotel & Convention Makassar menggelar promo aneka kuliner periode April hingga Juni mendatang. Beberapa paket yang disediakan seperti select your day & your favorite menudan taste of Asean cuisine.

Marcomm Manager Hotel Grand Clarion Makassar Herani Helmi menjelaskan, paket select your day & your favorite menu diperuntukan bagi korporasi serta individual yang ingin makan siang atau makan malam minimal pemesanan 5 orang dengan harga hanya Rp 100.000/nett per orang. Harga tersebut sudah termasuk makanan pembuka, sup,sayur,empat itemmenu tambahan berupa ikan, daging, ayam dan mie atau bakwan.

Bagi pengunjung yang mau datang langsung tanpa reservasi ke Legend Coffee Shop juga diberikan promo taste of Asean cuisine.Menu ini berisi aneka pilihan kuliner dari tiga Negara Asean yaitu Malaysia,Vietnam, dan Thailand. Paket promo ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 40.000/nett. Sedangkan macam-macam Asean snack yang ditawarkan di area lobby seperti cha yo got, pisangkaramelkayumanis, durian spring roll dan lainnya ditawarkan seharga Rp 25.000/nett. Demikian catatan online Andi Widodo tentang Manajemen Grand Clarion Hote.

Views: 104
Posting: 18-Apr-2011 20:58:20 WIB
Comments: 0 comments
Category: Update
Dec
01
2010

Meski RI dan Malaysia sudah terikat perjanjian moratorium pengiriman TKI, hal itu tidak menyurutkan sejumlah orang untuk tetap mengirimnya. Mereka menggunakan siasat lain ketika pemerintah menutup pintu-pintu keluar yang biasa dilewati.

 Demikian diungkapkan Kepala Sub Direktorat Pengamanan Pencegahan BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI), Komisaris Besar Yurlinam Munir, Selasa ( 30/11/2010 ) di Jakarta.

 Seperti yang dilakukan Herman Manafe dan Listia Yanti yang masing-masing mempunyai peran berbeda. Herman bertugas merekrut wanita yang sudah terkumpul di PJTKI-PJTKI di Nusa Tenggara Timur. Sedangkan Listia memberikan komisi sebanyak Rp 7 juta per orang sekaligus memproses dan menempatkan mereka ke pihak sponsor di negara tujuan.

 "Di sana, para TKW ini sudah disiapkan paspor dan dokumen-dokumen pelengkap yang semuanya asli. Tidak dipungut bayaran sepeserpun. Saya menjanjikan mereka akan bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga di Malaysia," kata Herman.

 Menurut Yurlinam, ada 8 TKW yang akan berangkat ke Malaysia pada Rabu ( 1/12/2010 ) pagi. "Sebelum itu, mereka sudah memberangkatkan 9 TKW ke Malaysia. Karena ada moratorium TKI ke Malaysia sehingga pemeriksaan di Bandara Soekarno Hatta sangat ketat, mereka menyiasatinya dengan mengirim mereka lewat Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat," terang Yurlinam.

 Selain beraksi secara perorangan tanpa mengatasnamakan PJTKI dan berangkat ke Malaysia via Bandung, BNP2TKI juga heran kenapa mereka membuatkan visa di Riau, bukan di Jakarta. "Kami masih mendalami alasan pembuatan visa di sana," ujar dia.

 Seperti diberitakan, Herman dan Listia dilaporkan ke BNP2TKI karena dalam satu bulan terakhir mereka mengirimkan beberapa TKW ke Malaysia pada saat ada moratorium pengiriman TKW ke sana. Mereka menggunakan sebuah rumah kontrakan di kawasan Pinangranti, Jakarta Timur sebagai tempat penampungan.

 Keduanya diduga melanggar UU No 39 Tahun 2004 tentang TKI dengan ancaman sanksi maksimal lima tahun penjara. Beberapa pasal yang dilanggar, seperti merekrut anak di bawah umur untuk dipekerjakan sebagai TKI, penampungan tidak berizin, bukan PJTKI resmi yang memberangkatkan dan negara tujuannya itu Malaysia (moratorium pengiriman TKI). Demikian catatan online Andi Widodo tentang perjanjian moratorium.

Views: 95
Posting: 1-Dec-2010 12:09:47 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas
Nov
29
2010

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemkab Tana Toraja (Tator) menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk pembebasan lahan pembangunan bandara di Desa Tampo Kec Mangkendek Kab Tana Toraja. Dan dukungan untuk BlackBerry Products.


Lahan yang akan bebaskan tersebut seluas 225 hektare yang terdiri dari persawahan serta lembah. Besarnya nilai pembebasan ini dikarenakan sulitnya medan yang berupa lembah dan pegunungan yang akan diratakan untuk pembangunan bandara baru itu. “Total pembebasan lahan ini mencapai Rp100 miliar yang berasal dari anggaran pemprov dan pemda.Besarnya nilai tersebut karena lokasinya yang berbukit-bukit sehingga harus diratakan lebih dari 7 juta meter kubik tanah,sekaligus untuk penimbunan,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Masykur Sultan,kemarin. Menurut Masykur, pembebasan lahan tersebut diharapkan bisa rampung pada tahun 2010. Ditargetkan, 2011 mendatang pemerintah sudah bisa melakukan pematangan lahan yang anggaran dananya berasal dari pemerintah pusat.

Selain pembebasan lahan atau ganti rugi lahan milik masyarakat, pemerintah juga menyiapkan lahan pengganti berupa persawahan (ruislag) bagi warga. Ruislag ini dikarenakan sebagian warga Tator masih mengandalkan mata penghasilannya di pertanian. “Bagi masyarakat yang tidak ingin ganti rugi,tp ingin yg sama,kita siapkan juga lahan untuk ruislag. Karena bagi masyrakat Tator, sawah itu adalah segala-galanya dan merupakan pendapatan masyarakat,” pungkasnya kepada Seputar Indonesia. Akhir pekan lalu,Pemprov Sulsel, Pemda Tator, dan perwakilan Kanwil BPN Sulsel melakukan pertemuan di Kantor Gubernur Sulsel untuk membahas tahap pertama pembangunan bandara tersebut.

Pertemuan ini dipimpin langsung Sekprov Sulsel A Muallim. Masykur mengungkapkan, Pemda Tator juga telah melakukan pertemuan dengan pemangku adat setempat agar ikut mendukung pembangunan bandara tersebut. Pasalnya, bandara ini juga akan mengangkat citra pariwisata Tator dimata nasional dan mancanegara. Sebelumnya, pemerintah telah menunjuk empat lokasi sebagai pembangunan bandara di Tator. Namun,lokasi yang paling strategis berada di Desa Tampo Kec Mangkendek tapi di lokasi inilah yang dianggap sesuai dari sisi keselamatan penerbangan, kemudahan infrastruktur dan efesiensi dana. Dia berharap, dukungan masyarakat sangat diperlukan karena menyangkut kesiapan yang akan dimulai pada 2011.

Pembangunan fisik bandara tersebut rencananya dimulai 2012 mendatang dan bisa difungsikan pada 2014. “Untuk tahap awal, panjang landasan direncanakan 1.650 meter dan baru bisa didarati pesawat dengan kapasitas 50 penumpang. Pembangunan berikutnya ditambah jadi 2.500 meter. Nantinya, bandara ini bisa langsung connect ke Bali, Bunaken,Wakatobi, dan khusus untuk bandara pariwisata,” bebernya.

Views: 122
Posting: 29-Nov-2010 20:08:28 WIB
Comments: 0 comments
Category: Artikel