Andi Widodo Sekedar catatan online saja

Blog Archive: October 2010
Oct
28
2010

Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham menyatakan bahwa pernyataan Ketua DPR RI, Marzuki Alie adalah tidak bertanggung jawab di tengah penderitaan masyarakat Indonesia yang tengah dilanda bencana alam. Pernyataan Marzuki pun dinilainya tidak sejalan dengan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya kira itu pernyataan tak bertanggung jawab yang menempatkan pulau sebagai bagian di luar NKRI. Padahal seharusnya pulau-pulau ini dijaga dan dikelola," ujar Idrus, Kamis (28/10/2010), di Wisma Nusantara, Jakarta.

Kemarin (Rabu, 27/10/2010), Marzuki Alie melontarkan pernyataan kontroversial terkait bencana tsunami di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Ia menyatakan apabila masyarakat takut akan ombak, harusnya pindah ke daratan saja. Ia pun mengungkapkan bahwa bencana yang menimpa pulau di Sumatera Barat tersebut adalah risiko tinggal di pulau.

Terkait dengan usul Marzuki agar masyarakat pindah ke daratan, Idrus dengan tegas mematahkan argumen Marzuki. "Tidak semudah itu asal pindah-pindah saja, kalau pulau itu ditinggalkan lalu bagaimana nasib pulau-pulau terluar kita, nanti kalau diambil orang lagi bagaimana kan? Harus kita proteksi," ujar Idrus.

Ia pun menyesalkan pernyataan tersebut keluar dari Marzuki Alie sebagai Ketua DPR RI. "Ini jelas tidak bertanggung jawab di tengah masyarakat tengah dilanda bencana," tandas Idrus.

Views: 353
Posting: 28-Oct-2010 22:37:05 WIB
Comments: 0 comments
Category: Artikel
Oct
02
2010

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo resmi melantik dan mengambil sumpah pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar periode 2010–2015,Syahrir Wahab dan Saiful Arif,di alun-alun Lapangan Pemuda Benteng pagi kemarin. Dan dukungan untuk Type approval Indonesia.

Pelantikan bupati dan wakil bupati yang diusung Partai Golkar tersebut pertama kalinya digelar di lapangan terbuka dan disaksikan ribuan warga.Tahun-tahun sebelumnya, pengambilan sumpah orang nomor satu di Bumi Tanadoang ini dilaksanakan di Gedung DPRD Kepulauan Selayar. Syahrul mengungkapkan, selama tiga tahun terakhir, roda perekonomian di Kepulauan Selayar menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Pada 2007 berada pada angka 6,2%, 2008 naik 6,47%, dan pada 2009 meningkat sampai 7,89%. Peningkatan perekonomian tersebut membuat Kepulauan Selayar sekarang ini berada di bawah Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kota Parepare. Sebelumnya menduduki peringkat ke- 20 dari seluruh kabupaten yang berada di Sulsel dari segi perekonomian daerah.

“Sulsel berbeda dengan provinsi lainnya karena ada Kabupaten Selayar di dalamnya. Karena itu, ini menjadi kelebihan Selayar. Daerah maritim harus menjadi ikon yang bisa didorong dan menjadi lokomotif sendiri menarik minat nasional dan internasional ke sini,” ujar Syahrul, seusai rapat paripurna istimewa pelantikan Bupati Selayar kemarin.

Mantan Bupati Gowa dua periode juga berjanji akan menjadikan Selayar menjadi percontohan di antara kabupaten kepulauan lainnya di Indonesia. Dia bahkan berkomunikasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad untuk merealisasikan kebijakannya tersebut.

“Kami bersama DPRD Sulsel akan usahakan Bapak Presiden SBY bisa mencanangkan Kabupaten Selayar sebagai kepulauan percontohan di Indonesia. Tadi malam juga saya sudah bicara dengan Pak Fadel Muhammad tentang rencana ini. Kami punya Takabonerate dan Kota Benteng yang indah dan diminati dunia internasional,”pungkas pria yang disapa SYL ini.

Kepada Syahrir Wahab dan Saiful Arif Resmi, Syahrul berharap lebih bijaksana dan membuat rakyat di Bumi Tanadoang semakin ringan menjalani beban hidupnya, utamanya dalam menekan angka kemiskinan. Bupati dan Wakil Bupati Selayar yang baru ini dalam waktu singkat harus meningkatkan dunia perikanan sehingga menjadi tumpuan.Selain itu,seluruh hasil tangkapan ikan dijadikan sebagai pendapatan yang signifikan bagi masyarakatnya.

Pemprov Sulsel berjanji meningkatkan sarana transportasi Kepulauan Selayar dengan menambah sarana angkutan laut serta memperpanjang landasan pacu Bandara Perintis Aroepala dari 1.200 meter menjadi 1.500 meter. Hal ini semata-mata agar Selayar tidak terisolir dan diminati wisatawan asing. Sementara itu, proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar kemarin, mendapatkan pengawalan ketat petugas Polri dan TNI.

Para tamu yang akan mengikuti upacara pelantikan harus melalui unit detektor metal. Satu unit kendaraan water canon disiagakan di sekitar lapangan. Satu SSK Brimob Polda Sulselbar,Polres Kepulauan Selayar, serta aparat Kodim 1415 Kepulauan Selayar juga tampak bersiaga di sekitar lokasi. Bupati Kepulauan Selayar Syahrir Wahab kepada wartawan menyebutkan, ke depan pemerintahannya menargetkan langkah dalam memimpin Bumi Tanadoang.

Langkah pertama yang dilakukannya, yakni menyelesaikan blue print dengan Menko Perekonomian menjadikan Selayar sebagai niaga kawasan timur Indonesia sebagai pusat logistik dan perminyakan, dan menjadikan Selayar sebagai pusat budi daya ikan karang. Bupati incumbent ini juga menargetkan Selayar menjadi pusat pengembangan wisata bahari nasional.

Views: 328
Posting: 2-Oct-2010 01:13:38 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas