Indonesia type Approval Kepengurusan sertifikat postel, indonesia type approval, indonesia compliance

Blog Archive: December 2009
Dec
28
2009

Indonesia Compliance

There are thousands of communications product made by hundreds of manufacturers aroun the word, they include everrything from standard phones to hand phones, pagers to computer modems, fax to swicthboards. The list is endless, it grows every day. Many of these products are not made for Indonesia and thus are not suitable for use here, some will not work altogether. Others may cause interference in radio communications equipment or the telecommunications network, affecting the quality of transmission and reception. That is why certification is so important to ensure that equipment will work properly without causing interference when it’s connected to Indonesia’s network. certification also means you can choose from a wide range of products and be sure they are suitable for indonesia because they meet indonesia standars.

Views: 577
Posting: 28-Dec-2009 16:15:29 WIB
Comments: 0 comments
Category: Certificate
Dec
28
2009

Indonesia Compliance

 

KEPUTUSAN DIRJEN POSTEL

  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR: 102/DIRJEN/2008 TENTANG  PENGELOMPOKAN ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI UNTUK KEPERLUAN SERTIFIKASI
  • KEPDIR NOMOR : 225/DIRJEN/1999 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN SERTIFIKASI DAN PENANDAAN ALAT DAN/ATAU PERANGKAT TELEKOMUNIKASI
  • KEPDIR NOMOR 233/DIRJEN/2002 TENTANG PENGELOMPOKAN ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI
  • KEPDIRJEN NOMOR : 007/DIRJEN/1999 TENTANG PEDOMAN ITEM UJI ALAT/PERANGKAT KOMUNIKASI RADIO
  • KEPDIR NOMOR : 057/DIRJEN/1996 TENTANG PEDOMAN TEKNIS PENGETESAN HASIL PEMASANGAN INSTALASI KABEL RUMAH (IKR)
  • KEPDIR NOMOR : 22/DIRJEN/1996 TENTANG KETENTUAN INSTALASI KABEL RUMAH/GEDUNG (IKR/G)
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 004/DIRJEN/1999 TENTANG PENETAPAN PERSYARATAN TEKNIS ALAT/PERANGKAT TELEKOMUNIKASI UNTUK PERANGKAT PABX/STLO ANALOG
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 006/DIRJEN/1999 TENTANG PENETAPAN PERSYARATAN TEKNIS ALAT/PERANGKAT TELEKOMUNIKASI UNTUK PESAWAT TELEPON ANALOG
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 47/DIRJEN/1998 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS SISTEM TELEKOMUNIKASI BERGERAK SELULAR BERBASIS CODE DEVISION MULTIPLE ACCESS (CDMA)
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 58/DIRJEN/1999 TENTANG PENETAPAN PERSYARATAN TEKNIS ALAT/PERANGKAT TELEKOMUNIKASI UNTUK PERANGKAT DIGITAL LOOP CARRIER
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 61/DIRJEN/1999 TENTANG PENETAPAN PERSYARATAN TEKNIS ALAT/PERANGKAT TELEKOMUNIKASI UNTUK PESAWAT KEY TELEPHONE SYSTEM (KTS)
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 65/DIRJEN/1999 TENTANG PENETAPAN PERSYARATAN TEKNIS PERANGKAT PABX/SLTO ISDN
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 180/DIRJEN/1998 TENTANG PENETAPAN PERSYARATAN TEKNIS ALAT/PERANGKAT TELEKOMUNIKASI UNTUK PESAWAT TELEPON SELULER NMT-450
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 181/DIRJEN/1998 TENTANG PENETAPAN PERSYARATAN TEKNIS ALAT/PERANGKAT TELEKOMUNIKASI UNTUK PESAWAT TELEPON SELULER GSM
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 182/DIRJEN/1998 TENTANG PENETAPAN PERSYARATAN TEKNIS ALAT/PERANGKAT TELEKOMUNIKASI UNTUK PESAWAT TELEPON SELULER AMPS
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 245/DIRJEN/2002 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT/PERANGKAT TELEKOMUNIKASI UNTUK INTERNET TELEPONI UNTUK KEPERLUAN PUBLIK
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 252/DIRJEN/2002 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT/PERANGKAT TELEKOMUNIKASI ASYMMETRIC DIGITAL SUBSCRIBER LINE (ADSL)
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 255/DIRJEN/2002 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT/PERANGKAT PENCATATAN DATA PEMBICARAAN TELEPON (PDPT)
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 258/DIRJEN/1996 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS PERANGKAT SENTRAL TELEPON DIGITAL KAPASITAS 5000 SST
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 80/DIRJEN/1999 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS PERANGKAT AMATIR RADIO
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 60/DIRJEN/1999 TENTANG PENETAPAN PERSYARATAN TEKNIS ALAT/PERANGKAT TELEKOMUNIKASI UNTUK PERANGKAT JARLOKAR CDMA IS-95
  • KEPDIRJEN NOMOR : 84/DIRJEN/1999 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS PERANGKAT RADIO KOMUNIKASI SSB-HF/VHF/UHF
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 85/DIRJEN/1999 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS PERANGKAT RADIO SIARAN
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 86/DIRJEN/1999 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS PERANGKAT TELEPON TANPA KABEL UMUM
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 167/DIRJEN/2002 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT BROADBAND WIRELESS ACCESS PADA FREKUENSI 10 GHZ
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 169/DIRJEN/2002 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEVISI SIARAN SISTEM ANALOG
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 207/DIRJEN/2001 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS BASE STATION RADIO DIGITAL ENHANCED CORDLESS TELECOMMUNICATIONS (DECT)
  • KEPDIRJEN POSTEL NOMOR : 179/DIRJEN/1998 TENTANG PENETAPAN PERSYARATAN TEKNIS ALAT/PERANGKAT TELEKOMUNIKASI UNTUK PERANGKAT PENYEARAH CATU SENTRAL TELEPON (RECTIFIER)
  • KEPUTUSAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 255/DIRJEN /2004 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS STANDAR ROUTER
  • KEPUTUSAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 13/DIRJEN/2005 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS PERANGKAT VIDEOPHONE PSTN
  • KEPUTUSAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 288/DIRJEN/2004 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS SENTRAL PERANGKAT JARINGAN WIDEBAND CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS (WCDMA)-CORE NETWORK
  • KEPUTUSAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 137/DIRJEN/2004 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS PERANGKAT TELEKOMUNIKASI INTEGRATED SERVICE DIGITAL NETWORK BASIC RATE ACCESS (ISDN BRA) LAYER 1
  • KEPUTUSAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 09/DIRJEN/2004 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS BLUETOOTH
  • KEPUTUSAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 297/DIRJEN/2004 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS TERMINAL CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS (CDMA)
  • KEPUTUSAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 23/DIRJEN/2004 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT JARINGAN GLOBAL SYSTEM FOR MOBILE (GSM) 900 MHz / DIGITAL COMMUNICATION SYSTEM (DCS) 1800 MHz
  • KEPUTUSAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 193 /DIRJEN/2005 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT KOMUNIKASI RADIO MICROWAVE LINK
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL

  • PERDIRJEN POSTEL NOMOR: 110/DIRJEN/2008 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI MULTISERVICE SWITCH
  • PERDIRJEN POSTEL NOMOR: 111/DIRJEN/2008 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI ROUTER
  • PERDIRJEN POSTEL NOMOR: 112/DIRJEN/2008 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI MODEM STAND ALONE
  • PERDIRJEN POSTEL NOMOR: 113/DIRJEN/2008 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI UNTUK INTERNET TELEPONI UNTUK KEPERLUAN PUBLIK
  • PERDIRJEN POSTEL NOMOR: 257/DIRJEN/2008 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI AKSES BERBASIS PASSIVE OPTICAL NETWORK (PON)
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 264/DIRJEN/2008 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI INTEGRATED SERVICES DIGITAL NETWORK - PRIMARY RATE ACCESS/ISDN-PRA
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 265/DIRJEN/2008 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI VERY HIGH SPEED DIGITAL SUBSCRIBER LINE
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 266/DIRJEN/2008 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI NEXT GENERATION-SYNCHRONOUS DIGITAL HIERARCHY / NG-SDH
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 250/DIRJEN/2005 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT &PERANGKAT UNTUK INTERFACE ANALOG PERANGKAT PELANGGAN TERHUBUNG KE (PSTN)
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 19/DIRJEN/2006 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI INTERACTIVE VOICE RESPONSE (IVR) PENDUKUNG PENYELENGGARAAN JASA NILAI TAMBAH TELEPONI
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 80/DIRJEN/2006 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI MULTIPLEX SDH (SYNCHRONOUS DIGITAL HIERARCHY)
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR 264 / DIRJEN / 2005 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT CUSTOMER PREMISES EQUIPMENT (CPE) UNIVERSAL MOBILE TELECOMMUNICATION SYSTEM - TIME DIVISION DUPLEXING (UMTS - TDD)
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 265/DIRJEN/2005 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT DIGITAL TERRESTRIAL L-BAND TRASMITTER UNTUK MULTICHANNEL MULTIPOINT DISTRIBUTION SYSTEM (MMDS)
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 267/DIRJEN/2005 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT JARINGAN RADIO (RADIO NETWORK) BERBASIS UNIVERSAL MOBILE TELECOMMUNICATION SYSTEM - TIME DIVISION DUPLEXING (UMTS - TDD)
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 266/DIRJEN/2005 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT RADIO MARITIM
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 214/DIRJEN/2005 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT DENGAN DAYA PANCAR DI BAWAH 10 mW
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 268/DIRJEN/2005 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT SET TOP BOX SATELIT DIGITAL
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 242/DIRJEN/2006 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGAKUAN BALAI UJI NEGARA ASING DI LINGKUP ASEAN
  • PERATURAN DIRJEN POSTEL NOMOR: 241/DIRJEN/2006 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENETAPAN BALAI UJI DALAM NEGERI
  • PERATURAN DIREKTUR JENDERAL POS DAN TELEKOMUNIKASI NOMOR: 94/DIRJEN/2008 TENTANG  PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI SUBSCRIBER STATION BROADBAND WIRELESS ACCESS (BWA) NOMADIC PADA PITA FREKUENSI 2.3 GHz
  • PERATURAN DIREKTUR JENDERAL POS DAN TELEKOMUNIKASI NOMOR: 95/DIRJEN/2008 TENTANG  PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI BASE STATION BROADBAND WIRELESS ACCESS (BWA) NOMADIC PADA PITA FREKUENSI 2.3 GHz
  • PERATURAN DIREKTUR JENDERAL POS DAN TELEKOMUNIKASI NOMOR: 96/DIRJEN/2008 TENTANG  PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI ANTENA BROADBAND WIRELESS ACCESS (BWA) NOMADIC PADA PITA FREKUENSI 2.3 GHz
  • PERDIRJEN POSTEL NOMOR: 175/DIRJEN/2007 TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI ACTIVE DIGITAL DISTRIBUTION FRAME ATAU ACTIF DDF
  • PERDIRJEN POSTEL NOMOR: 81/DIRJEN/2/2008 TENTANG PENCABUTAN BEBERAPA KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL POS DAN TELEKOMUNIKASI YANG TERKAIT PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI
  • RANCANGAN PERATURAN DIRJEN POSTEL

  • RANCANGAN PERDIRJEN POSTEL TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT MODEM HSDPA
  • RANCANGAN PERDIRJNOMOR: 111/DIRJEN PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TERMINAL WCDMA
  • RANCANGAN PERDIRJNOMOR: 112/DIRJEN PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT RADIO KOMUNIKASI HF, VHF DAN UHF
  • RANCANGAN PERDIRJNOMOR: 113/DIRJEN PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT PEMANCAR TELEVISI SIARAN DIGITAL TERESTRIAL STANDAR DIGITAL VIDEO BROADCASTING-TERRESTRIAL/DVB-T
  • RANCANGAN PERATURAN DIRJEN POSTEL TENTANG  TATA CARA PELAKSANAAN PENILAIAN PENCAPAIAN STANDAR KUALITAS PELAYANAN JARINGAN DAN JASA TELEPONI DASAR
  • RANCANGAN PERDIRJEN POSTEL TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI AKSES BERBASIS PASSIVE OPTICAL NETWORK (PON)
  • RANCANGAN PERATURAN DIRJEN POSTEL TENTANG PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI WAVELENGTH DIVISION MULTIPLEXING /WDM
  • RANCANGAN PERATURAN DEL NOMOR: 266/DIRJEN PERSYARATAN TEKNIS ALAT TELEKOMUNIKASI MODEM HYBRID FIBER COAX
  • RANCANGAN PERATURAN DEL NOMOR: 250/DIRJEN PERSYARATAN TEKNIS ALAT DAN PERANGKAT TELEKOMUNIKASI METRO ETHERNET
  •  

    Views: 858
    Posting: 28-Dec-2009 16:06:30 WIB
    Comments: 0 comments
    Category: Standarisasi
    Dec
    28
    2009

    Indonesia Compliance

    pengujian perangkat

    Resume Of Quality Assurance in Telkom Risti

    Quality assurance, or QA for short, is the activity of providing evidence needed to establish quality in work, and that activities that require good quality are being performed effectively. All those planned or systematic actions necessary to provide enough confidence that a product or service will satisfy the given requirements for quality.

    Quality assurance covers all activities from design, development, production, installation, servicing, documentation, verification and validation. This introduced the rules: "fit for purpose" It includes the regulation of the quality of raw materials, assemblies, products and components.

    The purpose of Quality Assurance inTelkom Risti is to check every telecommunication devices that are going to be used by PT Telkom, or companies that need QA Certification for the telecommunication devices they use

    QA (Quality Assurance) Policy in Telkom Risti

    Qualification of Quality Assurance Policy Application form is completed with:

    • Quality system implementation and send the quality manual to R&D Center
    • SIUP (Trading License) from Trade and Industry Department
    • Copy of NPWP
    • Reference/Supporting letter from principle and obtain legal authorized by Republic of Indonesia representative country
    • Copy of ISO 9000 certificate from principle
    • Copy of Quality manual
    • Product description, specification and manual book
    Pengujian di Direktorat General Pos dan Telekomunikasi proses1
    Views: 691
    Posting: 28-Dec-2009 16:04:04 WIB
    Comments: 0 comments
    Category: X Telekomunikasi
    Dec
    28
    2009

    Indonesia Compliance

    Berikut beberapa produk yang telah di sertifikasi di indonesia :

    1. Aethra S.P.A Technology - Video Confrence Vega-x7 - Video Confrence Vega-X5 - Video Confrence Vega-X3 - Video phone Maia XC

    2. Screen Service Broad Casting - Digital transmitter ( DBT 102UB) - Analog Digital transmitter ( SDT 203UM-W ) - Digital transmitter ( DBT 502UB )

    3. PT. Selat lintas Utara - Aracom PDH Microwave Solution

    4. PT. Jalawave - MIkrotik Wirelles outdoor

    5. PT. Anindotama Perkasa - Cellmax Antena

    6. PT. Suyajaya Teknotama - Antenna Dual Polarized - Antenna dual Polarized Esy

    7. Comba Telecom - Antenna Dual Polarized

    8. PT Alcorp Techno partner - HP. Black Berry 8100 - HP. Black Berry 8800

    Views: 354
    Posting: 28-Dec-2009 15:55:20 WIB
    Comments: 0 comments
    Category: X Klien Produk
    Dec
    28
    2009
    Indonesia Compliance Complying with EMC regulations is a critical issue when looking to launch your product anywher in the word with confidence. Scope
    • Information technology Equipment
    • Telecomunication Equipment
    • Household application/Electric Tools/Electric Toys
    • Electrical Lighthing Equipment
    • Sound & TV Broadcast receivers
    • Railway system
    • Road trafic signal systems
    • Electrical Device for use in road vehicles and boats
    • Wirelles ( RF )/Telecom?Wimax Devices
    • etc
    Item Test
    • Emmision : Conduction, Radiation, Current harmonics, Volatge Fluctuation & Flicker, disturbance Power, Click.
    • Immunity : ESD, RS, EFT, Surge, CS, PMF,Dip, Harmonics and Interharmonics
    Region EMC Testing Standards
    • Taiwan : CNS 134338 ( ITE ), CNS 13439 ( AV ), CNS 13783-1 ( Home Appliance ), CNS 13803 ( ISM ), CNS 13804 ( Microwave Oven ), CNS 14115 ( Lighting ), CNS 14409 ( DTV EMS ), CNS 14972 ( DTV Performance )
    • USA : FCC Part 15B, FCC Part 18 ( ISM )
    • Canada : ICES-003 ( ITE ), BETS-7 ( TV )
    • AU/NZ : AS/NZS CISPR 11 ( ISM ), AS/NZS CISPR 13 ( AV ), AS/NZS CISPR 15 ( Lighting ), AS/NZS CISPR 22 ( ITE ), AS/NZS CISPR 14-1 ( HA )
    • Japan : J55013 ( AV, PSE ), V-3V-4 ( ITE, VCCI ), JEIDA-52 ( EMS )
    • Korea : KN11 ( ISM ), KN 13/KN 20 (AV ), KN 15 ( Lighthing ), KN 22/ 24 ( ITE )
    • China : GB 9254 ( ITE ), GB 13837 ( AV ), GB 17625 ( Harmonic )
    • Singapore : IDA TS EMC for Telecommunicatin Equipment
    • Rusia : GOST R51318.22 ( ITE EMI ), GOST R51318.24 ( ITE EMS )
    • EU : EN 300 386 ( Telecom network Equipment ),EN 301 489-1 ( Common requirements for radio EMC ), EN 301 489-3 ( SRD ), EN 301 489-4 ( Fixed Wimax ), EN 301 489-7 ( GSM and DCS ), EN 301 489-9 ( Wirelles Microphone ), EN 301 489-17 ( Wirelles LAN ), EN 301 489-19 ( GPS ), EN 301 489-24 ( WCDMA ), EN 50130-4 ( Alarm System ),EN 55011 ( ISM ), EN 55013/EN 55020 ( AV ), EN 55014-1/EN 55014-2 ( Home Appliance ), EN 55015/EN61547 ( Lighting ), EN55022/ EN 55024 (ITE )
    Views: 497
    Posting: 28-Dec-2009 15:51:13 WIB
    Comments: 0 comments
    Category: X Regulasi Emc
     1 2 3 4 5 6 >