Type Approval Indonesia itu sebagai kata pembuka. Badan Pusat Statistik (BPS) Bulukumba menyatakan, jumlah penduduk Bulukumba 2010 mencapai 394.757 orang. Dari jumlah tersebut
didominasi perempuan yang mencapai 208.108 orang, sementara penduduk
yang berjenis kelamin laki-laki hanya 186.649 orang. Dengan jumlah
tersebut, persentase rasio jenis kelamin penduduk perempuan mencapai
90%, sementara laki-laki hanya 10% lebih atau setiap 100 perempuan
terdapat 10 laki-laki. Rasio jenis kelamin terbesar terdapat di
Kecamatan Kindang 95% dan yang terkecil di Kecamatan Bonto Tiro yang
hanya 78%.Menyusul Ujung Bulu 93%, Gantarang 92%, Kajang, 91%, Ujung Loe
90%, Herlang 83%,dan Bonto Bahari 82%. Kepala BPS Bulukumba Yunus
mengatakan, tingginya jumlah penduduk perempuan ini dipengaruhi
banyaknya penduduk laki-laki yang bekerja di luar daerah.
Misalnya
menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) atau melanjutkan pendidikan ke
daerah lain, terutama di Makassar. “Dua faktor tersebut mengakibatkan
jumlah penduduk didominasi perempuan. Ini diketahui setelah petugas
melakukan sensus penduduk,” katanya saat ditemui di kantor dia kemarin.
Secara keseluruhan jumlah penduduk di Bulukumba berada di Kecamatan
Gantarang mencapai 18%, Bulukumpa 12,82%, Ujung Bulu 12,17%, serta
kecamatan lainnya hanya di bawah 12%.Bonto Tiro dan Herlang merupakan
kecamatan yang mendapat rating terendah jumlah penduduk dari delapan
kecamatan lainnya. “Warga yang ke luar daerah ini tidak lagi tercatat
sebagai warga Bulukumba. Lewat enam bulan, warga tersebut tidak lagi
tercatat di Catatan Sipil (Capil) sebagai warga di daerah ini.
Ini
menjadi tolak ukur sehingga penduduk cenderung terjadi angka
penurunan,” katanya. Dia mengatakan, terjadi jumlah penurunan laju
pertumbuhan penduduk di berbagai kecamatan di wilayah
Bulukumba.Penurunan ini bukan karena terjadinya kematian,tetapi banyak
penduduk yang ke luar wilayah tersebut.