Pengurus PKS Sulsel optimistis jajaran kader tidak akan terpengaruh oleh berbagai serangan yang dialamatkan ke partai ini akhir-akhir ini.
Meski dilanda banyak persoalan, pengurus optimsitis kader PKS Sulsel akan tetap solid. Ketua DPW PKS Sulsel Akmal Pasluddin mengimbau kader tetap bekerja untuk masyarakat meski tengah dilanda banyak masalah. Imbauan itu disampaikan Akmal dalam aksi damai yang diikuti ratusan kader sebagai salah satu rangkaian perayaan milad PKS yang digelar di Monumen Mandala Makassar,kemarin.
“Tidak peduli apapun yang menimpa kita,PKS harus tetap bekerja untuk Sulsel dan bekerja untuk masyarakat,”tutur Akmal. Wakil Ketua DPRD Sulsel itu mengatakan, jika kader tetap solid, maka sejumlah tantangan menghadapi Pemilu 2014 akan bisa dilewati.“Kita yakin akan soliditas kader PKS Sulsel.Mereka tidak terpengaruh oleh fitnah yang dialamatkan oleh oknum tertentu kepada PKS,”ujarnya.
Aksi damai itu turut diikuti dua pengurus DPP PKS, yakni Ahmad Hasan dan Winarso. TuruthadirpengurusPKSSulsel, antara lain Amru Saher (sekretaris), Muhamad Yusuf Khalid (kaderisasi),Muji Rohmad (bendahara), dan Muhammad Taslim Tamang (sekretaris MPW). Ahmad Hasan menambahkan, aksi damai itu digelar secara serentak di Indonesia. Khusus perayaan milad di Jakarta yang digelar di Gelora Bung Karno (GBK),dilaporkan dipenuhi kader yang jumlahnya diperkirakan mencapai ratuasan ribu orang.
Soliditas kader PKS di Sulsel akan dibuktikan pada puncak acara milad yang digelar pekan depan.Menurut Akmal Pasluddin, kader PKS se-Sulsel akan “memutihkan” Makassar yang menjadi pusat lokasi milad. Sekretaris DPW PKS Sulsel Amru Saher,menyatakan ada pihak-pihak tertentu yang ingin menggerogoti suara PKS menjelang pemilihan legislatif 2014.
Menurutnya, berdasarkan hasil survei,PKS satu-satunya parpol berideologi Islam yang masuk lima besar sehingga banyak yang berniat menyerangnya. Dia juga menilai berbagai kasus negatif yang diembuskan ke PKS didasari oleh sikap keras PKS membentuk pansus mafia pajak dan pansus hak angket Bank Century di DPR RI.Begitupula sikap keras yang ditunjukkan PKS dalam internal koalisi yang mendukung pemerintahan Presiden SBY.
Bukan cuma mendapat serangan lewat short meassage service (SMS), Amru mengatakan PKSjugadipojokkanlewatakunakun palsu di jejaring sosial Facebook dan Twitter dengan status yang menghardik PKS. Selain itu, sejumlah elite PKS Sulsel juga mendapat SMS berisi berbagai macam rayuan yang dinilai bertujuan merusak citra partai tersebut. Sekretaris Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Sulsel Jafar Sodding, mengaku sudah tiga kali mendapat SMS yang menawarkan jasa perempuan penghibur.
Hal serupa dialami anggota Fraksi PKS DPRD Sulsel Devi Santi Erawaty yang mendapat tawaran bisnis money laundry(pencucian uang) lewat e-mail. “Ada agenda terselubung dari kasus Arifinto dan kasus lain sebelumnya yang tujuannya untuk merusak PKS. Saya sendiri ditawari wanita cantik. Hampir semua politisi PKS di Sulsel dapat SMS seperti ini,” ujar Jafar.
Sekretaris Komisi E DPRD Sulsel ini mengatakan, SMS yang pertama kalinya dia dapat selama 11 tahun sejak menjadi anggota DPRD, didesain sistematis untuk membunuh citra PKS sebagai partai yang mengedepankan moralitas. Demikian catatan online dari Belajar Ngeblog tentang Pengurus PKS Sulsel.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memberikan penjelasan menyeluruh kepada seluruh masyarakat Indonesia mengenai latar belakang serta maksud dan tujuan keberadaan Rancangan Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (RUUK DIY).
Penjelasan sesuai rencana disampaikan melalui pers pada Kamis (2/12/2010) di Kantor Presiden, Kompleks Istana, Jakarta.
Demikian disampaikan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi kepada Kompas saat dihubungi di Jakarta, Selasa (30/11/2010) malam.
"Penjelasan dari Presiden diharapkan bisa memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat, termasuk masyarakat Yogyakarta," tandas Sudi.
Ditanya pokok-pokok apa yang akan disampaikan Presiden, Sudi menjawab, "Pokoknya, menyeluruh dan komprehensif sehingga bisa menjelaskan seluruhnya dan tidak sepotong-potong diterimanya."
Sebelumnya, Presiden Yudhoyono menjelaskan mengenai sistem monarki dan prospek demokrasi saat rapat terbatas, Jumat pekan lalu.
Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia merupakan kata pembuka dalam postingan ini. Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno menyatakan, sebaiknya anggota Dewan memikirkan kembali manfaat studi banding ke luar negeri. Apalagi, saat ini negeri tengah dirundung bencana maka anggaran untuk pelesiran sebaiknya dialokasikan untuk kepentingan bencana.
"Sekarang ada bencana di Mentawai dan Merapi, masihkah tega? Presiden juga memaksakan diri untuk menyelesaikan urusannya di Hanoi lebih cepat. Apa anggota DPR juga masih mau kunjungan kerja ke luar?" ucap Teguh, Kamis (28/10/2010) di sela-sela acara "Visi Indonesia 2033" di Wisma Antara, Jakarta.
Ia pun mengusulkan agar anggaran untuk anggota DPR melakukan kunjungan kerja di luar negeri sebaiknya dialokasikan bagi para korban bencana alam. "Hari ini kami memerintahkan para anggota PAN yang terdaftar dalam kunjungan kerja ke luar negeri untuk mengundurkan diri, anggota yang tetap akan pergi akan kami tegur," ucapnya kepada para wartawan.
Menurut Teguh, kunjungan kerja ke luar negeri lebih banyak kemubazirannya dibandingkan manfaat yang dibawa. Oleh karena itu, pada rapat paripurna lalu, PAN meminta agar dilakukan moratorium pada studi banding baik yang dilakukan pemerintah maupun pemerintah.
Sebelumnya Badan Urusan Rumah Tangga DPR menyatakan, anggaran kunjungan kerja DPR ke luar negeri sebesar Rp 107 miliar per tahun. Itu dibagi untuk kunjungan kerja pimpinan DPR, komisi, dan alat kelengkapan. Masing-masing mendapat jatah Rp 1,7 miliar per tahun untuk dua negara.