Dear Friends,
Pantaskah sekarang kalau gue bilang bahwa zaman kita ini adalah era kebangkitan dari genre fantasi? Gw ga bisa bilang menurut masyarakat umum seperti apa, karena yang gw lihat sehari-hari ini adalah komunitas penulis fantasi, penikmat fantasi, dan dunia fantasi masing-masing. Kalau memang benar begitu, berarti kita ini calon-calon pemahat wajah masa depan literatur Indonesia?
Sounds exaggerated? Well, oke, let's down to the business.
Kira-kira lebih dari 20 tahun lalu, kita semua hanyalah penikmat anime, game dan film-film epik bertema fantasi. Kita adalah pengagum dan penikmat, menjadikan fantasi adalah dunia kita. Sudah naluri dan alami bahwa manusia selalu ingin berada di tempat dimana mereka seharusnya berada. Tempat yang tepat, komunitas yang menerima apa adanya, dan mencintai hal yang sama. Kini para pecinta-pecinta fantasi itu semakin berkembang dan mewabah, kami bosan mencintai dan menonton, angan kami ingin menciptakan sesuatu yang ingin kami nikmati sendiri sesuai dengan alam bawah sadar kami, maka diantara kami akhirnya menciptakan dunia itu dan memperkenalkanya pada dunia nyata.
So, buat temen-temen sesama penulis cerita fantasi Indonesia, gw bilang, jangan takut bermimpi, tapi jangan terlalu bermimpi. Jangan takut terbang, tapi jangan sampai lupa daratan. Ciptakan apapun yang ingin kau ciptakan, jangan takut dengan kritik orang, tapi juga jangan terlalu bebal terhadap kritik dan saran yang membangun. Bila karanganmu tidak ada hubungannya dengan kebudayaan Indonesia karena itulah yang ingin kau ciptakan, jangan takut dikatai tidak nasionalis, karena karya yang baik bukanlah karya yang nasionalis, tapi karya yang murni mengungkapkan isi pikiranmu dan dapat diterima orang lain.
Buat yang minder, merasa tulisan ga bagus-bagus, harap ingat kisah Stephen King, seorang petugas laundri yang saking miskinnya sampe2 waktu anaknya sakit, dia harus jual perabotan rumah. Dia terus menulis sebanyak dia ditolak penerbit. Dia tetap mempelajari tulisannya apa yang salah dan memperbaiki apa yang harus diperbaiki, namun dia tetap ditolak dan ditolak. Saat kecewa ia buang naskahnya ke tempat sampah, istrinya menyemangatinya untuk tetap menulis. Stephen King pun menulis lagi dan karyanya diterbitkan. Karya itu menjadi novel horor terlaris pada masanya.
Buat yang ga modal, jangan pernah menyerah dan tetaplah gigih! Ingatlah kisah J.K Rowling, siapa yang gak kenal dia sekarang? Dulu dia termasuk dari orang-orang yang saking miskinnya sampai-sampai disantuni oleh pemerintah. Bahkan untuk mencetak novel sendiri dia ga punya uang buat bayar fotokopi, dia ketik ulang semuanya pake mesin secara manual. Benar-benar kegigihan yang ga dipunyai semua orang! Dia memang telah membuktikan bahwa ia lebih unggul dari kita, dan karena itulah dia sukses.
Buat yang merasa terlalu muda, jangan jadikan itu blokade untuk menerbitkan novel. Christopher Paolini menulis Eragon waktu dia masih imut-imut di usia 15 tahun! Dia menghabiskan waktu 3 tahun hingga novelnya terbit dan booming! Sekarang novel itu menjadi tren novel fantasi generasi baru (karena gw denger penikmat fantasi generasi 4 dekade lalu udah ga enjoy lagi baca Eragon). Takut dengan komentar pedas kritikus? Worry not! Christopher sama sekali ga memikirkan pendapat kritikus kalau mereka membaca karyanya, "I just write what I like to read" and the world like his story too.
Setiap kali kamu merasa terhambat, carilah figur-figur inspiratif yang senasib dengan kamu, contoh semangat mereka dan perjuangan mereka. Ga semua orang bisa sukses. Yang menentukan kesuksesan seseorang adalah saat dia mengenal dirinya sendiri dan mengenal orang lain lalu menciptakan sesuatu yang bisa menyatukan dirinya dengan orang lain.
Ok, daripada gw makin sotoy di sini, mending gw sudahi dulu.
Keep writing!
Salam
Inspirasi adalah ... saat kau bermain Lineage 2, lalu kau mengolahnya dalam mimpi-mimpi yang muncul berulang kali membuatmu berputar-putar dalam labirin, kemudian kau menemukan jalan untuk dilangkahi setelah menonton film Avatar : The Last Airbender.
Inspirasi adalah ... saat kau dipojokkan, dikhianati, ditusuk dari belakang, punya orangtua yang nggak banget, hidup dalam intimidasi takdir dan kehidupan, namun Tuhan memberkatimu dengan semangat pantang menyerah, kemudian kau menemukan jalan untuk dilangkahi setelah membaca manga Berzerk by Kentaro Miura.
Inspirasi adalah ... saat kau bermain game, melihat apa yang kau lihat seperti puluhan script-script Technict Informatika yang tak berakhir, saat kau duduk di kafe hanya memesan minuman termurah, duduk di sudut ruangan agar dapat melihat keseluruhan ruangan dan mengawasi gelagat, psikologis, karakterisitik orang-orang. kemudian kau menemukan jalan untuk dilangkahi setelah menonton film Lie to Me.
Inspirasi ada dimana-mana,
Inspirasi adalah buah dari hidupmu,
Inspirasi takkan ada tanpa kreatifitas dan keinginan untuk berkembang, tumbuh dan berubah