Gianluca Zambrotta menilai kegagalan Italia bukanlah kesalahan satu
orang saja, melainkan tanggung jawab semua orang yang ada di tim. Karena
itu hasil buruk ini harus diterima, betapa pahitnya itu. Dan dukungan
untuk blog yang membahas Piala Dunia 2010.
"Hanya
ada satu analisa: berada di dasar klasemen, maka kami pantas
tersingkir," ungkap Zambrotta usai laga melawan Slowakia yang berakhir
3-2 itu.
"Di dua pertandingan pertama, kami bermain cukup baik
dan memberikan semua yang kami bisa. Hari ini, kami memainkan permainan
dengan sangat buruk, tapi kami bisa memperbaikinya di babak kedua dan
harusnya bisa lolos dengan sedikit keberuntungan."
"Itu semua
tidak cukup, jadi setiap pemain harus mengambil tanggung jawab dan
menerima kegagalan ini," ujarnya.
Zambrotta sendiri tidak merasa
komposisi tim yang bermaterikan pemain muda dan berpengalaman menjadi
alasan utama kegagalan Italia meraih hasil positif di Afrika Selatan.
"Pada
akhirnya, tim Italia memiliki gabungan yang tepat antara pemain muda
dan berpengalaman. Tapi dengan hanya mengantungi dua angka dalam tiga
pertandingan melawan tiga lawan ini, dengan segala hormat tidaklah
cukup," ungkap Zambrotta.
"Kesalahan harusnya diberikan kepada
semuanya, bukan hanya pada pelatih. Kami harus melihat diri kami
sendiri, melupakan hasil buruk di Piala Dunia ini dan menatap ke depan,"
tegasnya. Dan dukungan untuk postingan yang berjudul Hosting
Murah Indonesia Indositehost.com.
Jean Beliveau terus berjalan tanpa mengenal lelah dan cuaca yang tak
bersahabat, menurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia. Berpindah
dari satu negara ke negara lainnya terus berjalan dan bertemu dengan
orang dari berbagai latar belakang. Hampir satu dekade, Beliveau telah
berjalan sepanjang 66.700 kilometer dan melintasi 62 negara. Beliveau
mengawali perjalanan dari Montreal, Kanada, pada Agustus 2000 lalu.
Setelah ribuan hari dan malam hidup di jalanan, pria yang berusia 55
tahun tetap berkomitmen untuk melanjutkan petualangannya. “Saya pikir
hal paling penting adalah sangat sederhana, hanya buka pikiran Anda
ketika Anda bertemu orang lain,” ujarnya kepada AFP.
Kemarin,
Beliveau melintasi Sydney Harbour Bridge. “Hanya tersenyum dan
katakan,‘halo’. Itu kata yang paling indah yang saya dengar selain,
‘selamat datang’,” paparnya. “Ketika Anda mendengarkan ‘selamat datang’,
maka semua ketegangan di antara semua budaya akan terbebaskan”.
Beliveau
tidak mencari uang atas aksi gilanya itu. Dia hanya ingin mempromosikan
perdamaian dan antikekerasan untuk anakanak. Keinginan itu disampaikan
kepada keluarganya pada pertengahan tahun 2000. Dia memulai perjalaannya
pada 18 Agustus 2000 ketika dia berulang tahun ke-45.
Ketika
itu, dia berjalan menuju perbatasan Amerika Serikat melalui pantai timur
sebelum menuju negara-negara Amerika Latin. Pada tahun 2003,Beliveau
berada di Afrika Selatan.Kemudian dia berjalan ke utara dan melintas
Maroko sebelum menuju Eropa pada tahun 2005.Perjalanan itu dilaluinya
sendiri ditemani dengan troli. Kemudian, dia menuju Iran, India,
China,Korea Selatan,dan Jepang.
Pada Oktober 2009, dia tiba di
Darwin, Australia. Dari sana, dia berjalan ke wilayah yang dihuni oleh
komunitas Aborigin sebelum menuju pantai timur dan ke Sydney. Selama
penjalanannya kadang dia tidak mengetahui di mana dia akan menginap di
malam hari. Kadang-kadang,dia mendapatkan penginapan gratis dari
temantemannya atau pun perkenalan.
Beberapa hari ke depan,
Beliveau berencana berjalan kaki ke Melbourne dan Tasmania sebelum
menuju ke Selandia Baru.Di Negeri Kiwi itu, dia akan mengakhiri
perjalaan dan kembali ke Kanada pada akhir tahun 2011. Indonesia
merupakan salah satu tujuan petualangan Beliveau yang telah ditapakinya.
Dia
tiba di Indonesia dari Singapura pada 27 Juli 2009, menurut informasi
yang diterima Belajar HTML melalui
sumber media massa. Sedari awal, Jean sudah memutuskan singgah ke
Indonesia meskipun dia belum pernah mendengar banyak informasi tentang
negara ini. Indonesia berada dalam daftar tujuannya karena negara ini
merupakan penghubung Asia dan Australia.Menurut ayah Elisa dan Thomas
Eric ini,Indonesia memberi kesan nyaman dan menyenangkan.
Selain bertaburan bintang, premier "Sex and the City 2" (SATC2) semakin
meriah dengan dirilisnya perhiasan Liza Collection dari Liza Minnelli.
Tampaknya, tak ada tempat yang lebih baik untuk memamerkan koleksi
perhiasan baru di SATC2. Langkah ini yang dilakukan Liza Minnelli saat
berlenggok di blue carpet, New York City, 24 Mei malam, menurut
informasi yang diterima Belajar HTML.
Memakai
salah satu perhiasan edisi terbatas dari koleksi terbarunya hasil kerja
sama dengan HSN, Liza tampak sumringah. "Menjadi seorang penghibur
telah memberikan saya kemampuan untuk mengumpulkan pakaian indah yang
dirancang oleh bintang-bintang yang cemerlang di dunia mode," kata Liza
dalam sebuah pernyataan.
"Saya senang dapat bekerja sama dengan
HSN dalam meluncurkan Liza Collection dan memiliki kesempatan untuk
berbagi dengan menunjukkan koleksi favorit saya kepada jutaan wanita
yang ingin terlihat luar biasa dan merasa seperti bintang," promosi Liza
yang dikutip dari People, Kamis (27/5/2010).
Menurut hasil
pemantauan Hosting
Murah Indonesia Indositehost.com bahwa Koleksi Liza akan
menampilkan pakaian terbatas yang dikelola dan perhiasan yang
terinspirasi dari merek dagang para bintang, termasuk memisahkan koleksi
pakaian berpayet, celana flowy, dan perhiasan. Koleksi Liza akan
diluncurkan HSN pada 30 Juni pukul 10 EST, dengan kisaran harga
USD40-USD90.