Bulan Sabit Belajar Ngeblog

Welcome to My Blog
Please sit down and relax...
Jun
08
2010

Menurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia bahwa Bangladesh kemarin mencabut larangan akses terhadap Facebook. Pencabutan itu setelah sepekan pelarangan situs tersebut lantaran memuat gambar karikatur Nabi Muhammad dan para pemimpin Bangladesh.

Komisi Pengatur Telekomunikasi Bangladesh (BTCR) memerintahkan untuk membuka akses terhadap situs Facebook setelah sepakat memindahkan gambar dan isi karikatur Nabi Muhammad. “Facebook kini dapat diakses,” papar wakil ketua BTCR Hasan Mahmud Delwar kepada AFP kemarin. Secara resmi,larangan Facebook dicabut pada Sabtu malam (5/6) waktu setempat.

Menurut pemerintah Bangladesh, pemuatan karikatur Nabi Muhammad menyakiti perasaan keagamaan negara-negara mayoritas muslim. Facebook juga telah menampilkan gambar Bapak Bangsa Bangladesh Sheikh Mujibur Rahman, Perdana Menteri Sheikh Hasina, dan pemimpin oposisi lainnya dalam bentuk yang dinilai tidak sepatutnya. “Kita puas dengan penutupan akun-akun yang berisi hal negatif oleh tim Facebook.

Dengan demikian, kita akan membuka Facebook untuk publik,”ujar Ketua BTCR Zia Ahmed kepada The Daily Star. Dia juga menambahkan, Bangladesh akan memantau terus isi situs jejaring sosial paling populer tersebut. Belum ada komentar resmi dari Facebook. Namun, The Daily Star mengutip surat dari pejabat keamanan Facebook, Joe Sullivan, yang mengatakan kepada BTRC bahwa perusahaannya akan mempromosikan privasi dan keamanan untuk penggunaan Facebook di Bangladesh.

Facebook membuat sebuah program yang mampu memindahkan isi akun yang bermasalah di masa mendatang, tulis Sullivan dalam suratnya. Jumlah pengguna Facebook di Bangladesh mencapai 1 juta. Menurut Belajar HTML bahwa Pelarangan Facebook sempat menggempar Bangladesh. Ratusan pemrotes berunjuk rasa di Dhaka menuntut pencabutan larangan akses Facebook.

Views: 103
Posting: 8-Jun-2010 13:47:34 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bloging
May
31
2010

Menurut Belajar HTML"Sex and the City" Sarah Jessica Parker bersama Matthew Broderick termasuk pasangan selebriti harmonis yang jauh dari gosip miring. Bahkan, kehidupan pernikahan keduanya termasuk langgeng. Apa rahasianya?

Pasutri yang telah memiliki tiga anak itu sama-sama bahagia dengan pernikahan yang mereka jalani. Pasalnya, mereka selalu menyimpan rahasia dan selalu menghargai privasi masing-masing.

"Aku suka misteri dalam hubungan kami, aku akan selalu menyimpan rahasia dalam hidupku, aku juga tidak mengetahui segala sesuatu tentang suamiku. Aku pikir masyarakat harus menyimpan hal-hal pribadi agar tidak diketahui orang lain. Aku pikir, baik untuk memiliki privasi dan menyimpan beberapa rahasia dalam kehidupan kita," ungkap pemeran Carrie Bradshaw dalam "SATC" yang dikutip dari Zimbio, Kamis (27/5/2010).

Bintang 45 tahun ini juga mengaku kalau suaminya tidak keberatan saat dirinya beradegan mesra dengan aktor lain dalam sebuah film.

Menurut informasi yang diterima Hosting Murah Indonesia Indositehost.com Dia mengatakan kepada Parade.com, "Kami telah bersama selama bertahun-tahun, kami berdua telah membintangi banyak film dengan lawan main yang cantik atau ganteng, cerdas, orang yang menarik. Tapi kita masih pulang ke rumah yang sama, satu sama lain tidak cemburu. Ketika aku sedang dalam sebuah film dengan seorang pria seksi, dia tidak merasa terancam oleh itu. Aku tidak tahu, mungkin dia tidak peduli.

Views: 82
Posting: 31-May-2010 23:27:08 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bloging
May
30
2010

AKIBAT kronik paling gawat dari penggunaan nikotin adalah ketergantungan. Sekali seseorang menjadi perokok, maka sulit baginya mengakhiri kebiasaan itu, baik secara fisik maupun psikologis. Hal tersebut karena sifat adiktifnya-membuat seseorang menjadi ketagihan-rokok dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM IV) dikelompokkan menjadi nicotine related disorders. Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggolongkannya sebagai bentuk ketagihan. Menurut Belajar HTML Proses farmakologis dan perilaku yang menentukan ketagihan tembakau sama dengan proses yang menimbulkan ketagihan pada obat, seperti heroin dan kokain.

“Kita lihat ketergantungan dari merokok itu multidimensi. Lebih berat dari kita pakai kokain. Biasanya merokok dumulai dari remaja,” ujar Dr Tribowo T Ginting SpKJ, dokter spesialis Kedokteran Jiwa dalam acara peluncuran kampanye Break Free dengan tema “Semangat Bebaskan Diri dari Jeratan Adiksi Nikotin” di The Cone, FX Lifestyle X’nter, Jakarta, Rabu (26/5/2010).

Dalam sebatang rokok, terdapat kandungan tidak kurang dari 4.000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri atas komponen gas (85 persen) dan partikel (15 persen). Komponen gas asap rokok adalah karbon monoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida, dan formaldehid. Adapun partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol.

Lantas, apa yang menyebabkan para perokok sulit berhenti? Ternyata, nikotin biang keladinya!

“Kadar nikotin rokok kita lebih bagus dibandingkan dengan rokok-rokok di Eropa. Nikotin menghasilkan dopamin. Dopamin akan memengaruhi endorfin yang akan menimbulkan rasa senang, seperti morfin yang secara alami ada di dalam tubuh. Begitu nikotinnya turun, maka pemberian dosis biasa tidak nikmat, maka para perokok itu lebih banyak menghisap lagi,” terang Dr Tribowo.

Apakah perokok bisa melepaskan diri dari jeratan nikotin? “Modal awal dari diri sendiri, motivasi, niat, komitmen. Kalau dalam difisi adiksi dalam kedokteran jiwa. Ada tahapan-tahapan perubahan perilaku, Jika orang pengen berhenti, kita lihat dulu dari pracontemplation, itu belum sadar, belum sukarela. Pada saat dia mulai goyah, masuk ke dalam tahap contemplation,” jelas Dr Tribowo.

Sedangkan bagi artis Irianti Erningpraja yang didaulat PT Pfizer Indonesia menjadi salah satu nara sumber dalam acara peluncuran kampanye Break Free mengatakan, bila perokok ingin berhenti merokok, maka harus berada dalam titik sadar terlebih dahulu.

“Semua hal di dunia ini harus sadar dulu, kekurangan kita apa, kelebihan kita apa. Baru kita cari solusi, makanya supaya ada kesadaran. Dokter Oz yang ada di Oprah membawa paru-paru perokok yang sudah meninggal untuk dilihatkan. Jadi knowing saja tidak cukup. Harus ada kesadaran. Pada saat kita telah terinspirasi, kita bisa punya motivasi,” ungkapnya.

Lantas, bagaimana cara paling mudah membantu para perokok berhenti merokok?
“Dukungan dari keluarga, sosial, dan bantuan medis. Ada kecanduan, bisa dikalahkan dengan motivasi yang kuat. Motivasi bisa ditingkatkan. Kita kuatkan mereka, dan buat mereka goyah. Apalagi mereka sudah diberikan informasi bahaya merokok.

Mendukung dengan cara hargai usaha mereka menurut Hosting Murah Indonesia Indositehost.com, selain itu sediakan waktu untuk para perokok yang ingin berhenti jadi mereka merasa ditemani, dan yang terutama jangan menghakimi. Kemudian bila dia bisa berhenti secara bertahap, kita bisa kasih reward,” tutup Dr Tribowo.

Views: 87
Posting: 30-May-2010 01:17:20 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bloging