Menurut informasi yang diterima Dolpin bahwa Ulah aktor gaek Pong Hardjatmo yang mencoret gedung kura-kura DPR terus menuai pro dan kontra. Kali ini, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) secara tegas mengecam aksi Pong tersebut. Saya sangat menyayangkan aksi yang dilakukan Pong Hardjatmo. Bagaimanapun, gedung itu adalah salah satu simbol negara yang harus dihormati,” ujar Sekretaris Fraksi Gerindra, Edhy Prabowo, kepada media massa, Sabtu (31/7/2010).
Selain itu, lanjut Edhy, aksi yang dilakukan Pong tersebut dinilai sebagai contoh yang kurang baik. Dirinya khawatir, ulah Pong diikuti oleh pihak lain dan dengan cara yang lebih ekstrem. Kami sadar mungkin DPR banyak kekurangan, karena memang tak mudah untuk menyatukan kepala ratusan anggota dewan. Seharusnya, Pong bisa melakukan protes dengan cara yang elegan. Sampai saat ini saja, kami belum pernah menerima surat protes atau masukan dari saudara Pong,” tandas Anggota Komisi VI tersebut.
Selain mengecam aksi Pong Hardjatmo, pihaknya juga mengeluarkan kritikan pedas kepada Setjen DPR yang dinilai kurang maksimal dalam melakukan pengamanan. Kejadian yang melibatkan Pong, diharapkan Edhy dapat menjadi bahan koreksi Setjen DPR untuk lebih meningkatkan pengamanan. Pengamanan harus ditingkatkan. Jangan sampai orang bisa bebas masuk dan berbuat seenaknya seperti yang dilakukan Pong,” tukas mantan pesilat nasional ini. Sebagaimana diketahui, pong Hardjatmo nekat mencoret gedung kura-kura dengan cat warna merah bertuliskan JUJUR ADIL TEGAS. Kendati demikian, Pong tidak ditahan dan hanya diperingati saja.