Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia
sudah mulai berserakan di google khususnya gogle dot co dot id, ada
apakah gerangan tetang mobil keluarga tersebut? Apa ada mobil keluarga
yang tabrakan, masuk jurang, meledak, atau apa? Hus sembarangan
adminnya, hehehehe :D
Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia merupakan kontes SEO, kalau gak
tahu kontes SEO, ya cari di google apa itu kontes SEO? Nek ra ngerti
Kontes SEO yo ndeso banget lah :D
Saya tidak akan berbicara panjang lebar karena saya hanya mendukung
kontes SEO yang di selenggarakan oleh perusahaan Toyota. Agar tidak
salah dalam mengikuti kontes SEO tersebut, berikut persyaratannya:
Peraturan
Peraturan SEO Toyota Award 2010:
Perlu di ingat:
Penilaian Pemenang :
Pada tanggal 31 Januari 2011 (Jam 12.00 wib), kami akan melakukan
pencarian untuk “kata kunci” di Google dot co dot id, dan Yahoo dot co
dot id dan menggabungkan nilai dan kemudian menentukan pemenang. Skor
tersebut dihitung dengan memberikan poin ke posisi 1 – 10 pada setiap
mesin pencari. Anda akan menerima 10 poin untuk peringkat 1, dan 1 poin
untuk peringkat 10.
Sebagai contoh:
Situs web Anda: www dot domainanda dot com atau www dot domainanda dot
com/subdomain —-> (Tidak menggunakan domain dan subdomain dengan
target keyword yang di lombakan).
Jika 2 kontestan berakhir dengan Total poin sama maka peserta dengan
peringkat tertinggi di Google dot co dot id akan mengambil posisi yang
lebih tinggi.
Selain sistem nilai ini, kualitas kontent atau artikel juga diperhitungkan, dan ini merupakan hak prerogatif juri.
Juri Totota SEO Award 2010 :
Tertarik pingin ngikut?? Buruan buat artikelnya dan segera daftarkan artikel anda, jangan sampai anda terlambat, masih banyak kesempatan joq....
Tidak ada bendera putih dan layaknya keluarga yang sedang berduka.Suasana tampak seperti hari-hari biasanya,seakan tidak ada kejadian luar biasa di lokasi itu. Padahal sehari sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan mayat Daeng Ona, 80, di dalam rumah panggung di Jalan Indah 7 Kelurahan Pannampu,Kecamatan Tallo,dalam keadaan membusuk.
Saat ditemukan, mayat Daeng Ona dalam kondisi yang mengenaskan, tubuhnya membusuk dan kulit keriputnya juga mulai terkelupas. Polisi memperkirakan mayat nenek renta itu meninggal tiga hari sebelum ditemukan. Polisi yang melakukan visum juga menyatakan, almarhum mengalami kekurangan asupan gizi di samping usianya yang sudah menua. Kisah memilukan ini berawal dari derita kemiskinan yang mendera keluarga yang tidak dikaruniai anak ini. Istrinya telah lama sakit-sakitan, sementara suaminya yang kesulitan mendapatkan pekerjaan akhirnya depresi dan mengalami gangguan kejiwaan.
Kondisi ini makin diperburuk dengan sikap tak acuh pemerintah setempat terhadap kondisi yang dialami keluarga miskin ini. Saat ditemui SINDO di rumah panggung Daeng Ali,sang suami hanya ditemani Daeng Ngeppe,keluarga dekatnya.Tidak satu pun anggota keluarga lainnya yang datang melayat. Ali mengenakan sarung, berkemeja batik lengan panjang, dan kopiah di kepala.Sekilas dia tampak seperti orang normal.Pakaian yang dikenakannya tidak menunjukkan dia sedang berpenyakit jiwa.Dengan ramah menyilakan penulis masuk ke rumah berlantai papan itu. Menurut Daeng Ngeppe, lelaki yang pernah bekerja di salah satu perusahaan tambang di Pangkep itu mengalami depresi, lantaran kehilangan pekerjaannya.
Kendati mengalami gangguan kejiwaan,dia masih bisa menghidupi keluarganya dengan menjual batu permata dengan penghasilan yang tidak menentu. Daeng Ngeppe, warga Kampung Berua Makassar ini, mengatakan, alasan tidak mengubur jenazah istrinya, lantaran tidak memiliki biaya. Hal ini senada dengan pengakuan Daeng Ali kepada polisi,sehari sebelumnya.Untuk membeli kain kafan sekalipun, Daeng Ali tidak mampu, apalagi membayar lahan kuburan seluas 2X1 meter seharga ratusan ribu, lelaki ini angkat tangan. Lelaki asal Labbakkang Kabupaten Pangkep ini kemudian meninggalkan istrinya di rumah dalam keadaan pintu terkunci di dalam rumah.Kepada polisi dia beralasan mencari biaya pengurusan jenazah istrinya.
Ironisnya setelah tiga hari mencari uang, dia tidak membawa pulang uang. Dia juga tidak menyampaikan kepada tetangganya bahwa istrinya meninggal. Kejadian ini baru diketahui setelah tetangganya mencium bau busuk dari dalam rumah dan menemukan mayat Daeng Ona dalam kondisi yang mengenaskan. Kondisi ekonomi keluarga Daeng Ali ini tampak dari kondisi rumahnya itu. Di ruang tamu hanya ada tujuh kursi plastik dan satu meja. Di ruang tamu itu pula terdapat sebuah lemari pakaian dilengkapi cermin yang tidak bisa digunakan, lantaran buram dan tidak bisa memantulkan cahaya. Rumah ini tidak memiliki jaringan listrik PLN. Masih di ruang tamu, ranjang besi dengan kelambu masih terpasang.
Ranjang yang dilengkapi kasur lusuh berwarna putih dan sudah berubah warna. Di atas ranjang itulah almarhum istrinya, Dg Ona, ditemukan terbujur kaku tidak bernyawa. Masih ada bau menyengat menusuk hidung yang kemungkinan bersumber dari kasur bekas mayat itu. Maklum, selama tiga hari, mayat istrinya dibiarkan terbaring di tempat tidur. Selain itu, bau kurang sedap bersumber dari kolong rumahnya yang digenangi air berwarna hitam pekat. Jalanan di depan rumah juga tergenang setinggi mata kaki.Oleh warga setempat sudah terbiasa dengan kondisi yang berlangsung bertahun- tahun ini,meski warga mengaku gatal-gatal akibat genangan air itu. Bahkan jika terjadi hujan lebat, air akan masuk ke rumah warga.
Kondisi ini diperparah dengan saluran air yang tidak berfungsi dengan baik. Bagian dalam rumah Daeng Ali dipisahkan menjadi dua ruangan menggunakan dinding anyaman bambu. Bagian luar digunakan sebagai ruang tamu, sedangkan bagian dalam dibuat dapur. Tidak tampak kompor gas elpiji tiga kilogram hasil konversi dari minyak tanah yang dibagikan gratis itu. Rumah itu juga tidak memiliki kamar mandi. Kamaruddin, tetangga Daeng Ali, mengatakan, keluarga tersebut sudah puluhan tahun tinggal di rumah itu. Dia mengatakan, Daeng Ali dan istrinya hidup kadang harus makan dari belas kasih tetangganya. “Kadang tetangga yang berikan makanan untuk Daeng Ali dan istrinya,” ujar Kamaruddin.
Dia mengakui Daeng Ali memang tidak memiliki daya membiayai penguburan istrinya. Beruntung, Dinas Sosial Makassar turun tangan membantu proses pemakaman almarhum Daeng Ona secara gratis. Jenazah dimakamkan di Pemakaman Boroangin Makassar. Biaya pemakaman di Boroangin ini sebesar Rp900.000 yang ditanggung sepenuhnya oleh Dinas Sosial Makassar,. Biaya ini untuk pengganti kerusakan kuburan lainnya yang rusak saat dilakukan penggalian. “Di Baroangin memang agak mahal karena penuh.Kalau ada yang dikuburkan di situ akan merusak makam yang lainnya,”tutur Kepala Dinas Sosial Makassar Ibrahim Saleh. Biaya pemakaman di Makassar memang cukup tinggi. Hal ini disebabkan terbatasnya lahan pemakaman di Makassar. “Sebenarnya ada yang gratis di pemakaman Sudiang,”kata dia.
Dia juga menyayangkan korban yang tidak segera melapor perihal meninggalnya Daeng Ona. Padahal, Dinas Sosial Makassar telah memiliki program Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM) yang salah satunya memberikan pelayanan kepada masyarakat miskin yang tidak memiliki biaya pemakaman. Hanya, program ini tidak tersosialisasi dengan baik di masyarakat. Padahal, setiap kelurahan sudah ada petugas yang siap mengurus jenazah sampai tahap pemakaman. “Sejak 2008 program ini sudah berjalan.Awalnya melalui APBN, tapi tahun ini sudah menggunakan APBD.Anggarannya Rp 320 juta,”ujarnya. Dia mengungkapkan, lebih dari 20.000 warga Makassar yang masuk dalam kategori sangat miskin dan 64.742 rumah tangga miskin.
Benteng Sombaopu akan segera disulap menjadi taman bermain keluarga atau Makassar Discovery Park (MDP). Rencananya, peletakan batu pertama proyek Rp20 miliar tersebut akan dilakukan pada Selasa (19/10) bersamaan dengan hari jadi Sulsel. MDP akan dilengkapi sejumlah fasilitas rekreasi, seperti water boom, taman burung, taman gajah, arena outbound treetop (permainan di atas ketinggian).Peresmian pembangunan proyek yang mendapatkan persetujuan DPRD Sulsel ini akan dilakukan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Investor MDP Zainal Thayeb mengungkapkan, dalam pembangunan proyek tersebut, akan digunakan lahan seluas 16 hektare (ha) dari total 100 ha tanah di Benteng Sombaopu. Proyek itu dijamin tidak akan merusak situs sejarah pada benteng peninggalan Kerajaan Gowa itu.
“Lahan yang digunakan adalah lahan kosong yang tidak termanfaatkan penduduk sekitar maupun termasuk kawasan situs benteng. Kami jamin tidak akan mengganggu keberadaan warga ataupun sejarah Benteng Sombaopu,” ungkap Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Wilayah Bali ini kepada SINDO kemarin. Pengusaha asal Bali ini mengungkapkan, untuk merealisasikan proyek tersebut, pihaknya menyiapkan anggaran Rp20 miliar. Investasi itu belum termasuk biaya mendatangkan satwa dari sejumlah daerah, seperti 20 ekor gajah dari Sumatera dan puluhan jenis burung melengkapi fasilitas di areal tersebut.
“Makassar Discovery Park dibangun dengan memperhatikan estetika sehingga dominan kawasannya ditanami pepohonan dalam rangka penghijauan,” ujarnya seusai mengikuti dengar pendapat dengan Komisi E DPRD Makassar guna mendapatkan persetujuan wakil rakyat ini kemarin. Pascapeletakan batu pertama, pihaknya akan segera memulai pekerjaan dan diprediksi pada 2012 secara keseluruhan fasilitas tempat bermain ini bisa dinikmati. Khusus outbound di atas pohon bisa dinikmati pengunjung dua hingga tiga bulan ke depan, setelah peletakan batu pertama. “Kehadiran kami memberi warna baru dalam pariwisata di Sulsel sehingga sejumlah sarana dan prasarana ekstra disiapkan bagi pengunjung, termasuk menyiapkan asuransi bagi pengunjung di setiap tiket yang dibeli Rp10.000,”tuturnya.
Dalam mendukung penyelesaian pembangunannya dan mengembalikan sejumlah modal, serta menyelesaikan sejumlah kewajiban ke Pemprov selaku pemilik lahan, pihaknya meminta proses kerja sama berlaku hingga 30 tahun. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Syuaib Mallombassi mengatakan, pengembangan lahan Somba Opu diharapkan mampu menarik wisatawan lokal dan wisatawan nusantara berkunjung ke tempat ini.Apalagi selama ini yang ditawarkan di tempat itu hanya wisata budaya. “Akta kerja samanya dalam waktu satu hingga dua hari akan dirampungkan, sisa menunggu hasil kajian biro hukum terhadap sejumlah klausal perjanjian,” katanya.
Sementara itu,Ketua Komisi E DPRD Sulsel Yagkin Padjalangi mengharapkan pembangunan taman bermain itu tetap memperhatikan keberadaan sejumlah situs budaya di lokasi benteng.Tak hanya itu, pelibatan masyarakat setempat harus dikedepankan. “Syukurlah ada yang mau kelola lahan di sana. Daripada terbengkalai dan tidak dimanfaatkan maksimal, lebih baik diberikan pengelolaannya kepada pihak ketiga, dengan tetap mengedepankan pelestarian budaya yang sudah ada di benteng itu, seperti memelihara rumah adat yang ada di sana,”tandasnya.
Iseng-iseng ikut kontes SEO dengan keyword Menjadi Blogger Yang Bahagia ternyata banyak juga pesertanya, tadinya saya kira artikel saya gak mau nongol di google, walaupun nongol pasti di urutan yang 100 karena saya telat mengikuti kontes tersebut selama satu bulan lebih, tapi saya tidak patah semangat, walaupun telat saya tetap berusaha sebisa saya dalam mengoptimasi blog Dolpin khususnya di kontes SEO Menjadi Blogger Yang Bahagia. Dan akhirnya artikel kontes saya di index juga di google, walaupun di urutan yang kesekian kalinya :D
Menjadi Blogger Yang Bahagia memang keinginan admin Dolpin setelah blog ini baru saja di buat dan sebelum saya mempunyai domain sendiri. Tapi sayangnya setelah saya punya domain sendiri, Blog ini hanya saya gunakan sebagai Blog Dummy saja. Seandainya saja kalau blog ini bisa protes, pasti dia akan protes kenapa saya tidak pernah di beri kesempatan untuk mengikuti kontes SEO, seumur-umur hanya sebagai blog dummy saja, hanya untuk memberikan dukungan ke blog-blog utama saja.
Kasihan juga blog ini, kalau hanya digunakan sebagai blog dummy, karena melihat kualitasnya lumayan bagus :D
Dolpin tadinya hanya isi dengan artikel alakadarnya dan jarang sekali saya carikan backlink, tapi koq kualitasnya sama dengan domain yang berbayar, malah sama kualitasnya, khususnya dalam hal pagerank. Padahal domain utamanya saya carikan backlink sesering mungkin dan tentunya backlink blog utama dengan Blog Dolpin lebih banyak backlink blog utamanya. Mungkin google lagi saya sama Dolpin :D
Sekedar iseng-iseng dan melatih kemampuan berseo :D saya menggunakan blog gratisan ini untuk mengikuti Kontes SEO dengan keyword Menjadi Blogger Yang Bahagia, apakah blog gratisan ini bisa meluncur ke halaman pertama mesin pencari google dan bisa bersaing dengan blog berbayar? Kalau bisa berarti blog ini di sayang sama google karena saya mengikuti kontes tersebut sudah telat lebih dari satu bulan.
Menjadi Blogger Yang Bahagia
tentunya dambaan setiap setiap blogger, buhat apa kalau jadi blogger
kalau hanya bersedih alias tidak bahagia. Menjadi blogger yang bahagia
biasanya berawal dari sebuah hobi menulis dalam sebuah web atau blog.
Dengan menulis tentang topik apa saja yang kita suka, dalam artian tidak
melanggar hukum, hal tersebut nantinya bisa mendapatkan uang.Bagaimana agar kita Menjadi Blogger Yang Bahagia?
Rasa bahagia sebenarnya berasal dari dalam hati kita, kalau kita merasa
senang dengan menulis artikel karena di sukai banyak orang, blogger
tersebut bisa dikatakan sudah bahagia. Dan lebih bahagia lagi kita bisa
mendapatkan uang dengan menjadi blogger.
Bagaimana caranya
mendapatkan uang dari hasil ngeblog? Banyak sekali caranya untuk
mendapatkan uang dari hasil ngeblog, misalnya saja dengan kita mengikuti
bisnis online PPC, kumpul blogger, google adsense dan lain-lain,
pokoknya banyak sekali bisnis online yang menghasilkan uang dengan cara
ngeblog.
Persaingan di dunia blogger semakin lama-semakin ketat,
banyaknya blogger yang melakukan copi paste membuat rusak blog kita
kalau blog kita tidak cukup kuat di search engaine. Sangat di anjurkan
oleh para blogger senior untuk Belajar SEO guna memperkuat pertahanan
blog kita. Semakin tinggi Pagerank google kita, maka semaikin bagus blog
kita di search engine. Sering-seringlah update blog untuk agar blog
kita kelihatan fresh di mesin pencari.
Silaturahmi ke blog
tetangga atau blog walking juga sangat bagus, selain menambah
pengetahuan kita tentang permasalahan atau topik yang ada di blog
tetangga, hal tersebut juga mempercepat kenaikan pagerank google dan
mempertinggi pagerank Alexa. Banyak-banyak komentarlah di khususnya di
blog dofollow yang ber pagerank tinggi agar blog kita semaikin cepat
berkualitas.
Semua blogger pasti pernah merasakan kejenuhan saat blogging, bagaimana cara Dolpin menghadapi hal tersebut? Kalau saya sudah merasa jenuh untuk ngeblog,
bisanya ide dalam pikiran saya jadi sulit untuk di keluarkan. Cara saya
untuk mengatasi masalah tersebut dengan main PS, buka jaringan sosial
seperti facebook, twitter dan lain-lain yang bisa menghibur kita untuk
menghilangkan rasa jenuh.
Kalau rasa jenuh tersebut datang pada
waktu kita capek karena habis pulang kerja bekerja, hal tersebut memang
wajar dan biasanya saya bawa istirahat atau tidur agar pikiran fresh
kembali. Setelah kita sudah merasa fresh pikiran kita, baru kita
blogging lagi. Sudahkan anda Menjadi Blogger Yang Bahagia untuk saat
ini? Pertanyaan tersebut hanya pembaca yang bisa menjawabnya.
Info Penyelenggaraan Kontes:
http://www.masdoyok.co.cc/2010/08/info-kontes-menjadi-blogger-yang.html
Di Sponsori Oleh:
www.mungbisnis.com - Jasa Pembuatan Blog
www.Distro19.Com - Jual Kaos Couple Murah