Dolpin Belajar Ngeblog

Blog Archive: July 2010
Jul
07
2010

11 pasangan kandidat bupati dan wakil bupati,dari enam pilkada,resmi menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). menurut Dolpin Ke-11 pasangan tersebut menggugat KPU di enam daerah karena menilai pasangan yang ditetapkan cacat hukum,meraih kemenangan dengan cara melanggar aturan. Kandidat yang menggugat berasal enam kabupaten yang menggelar pilkada serentak (dari 10 kabupaten) di Sulsel, yakni Kabupaten Gowa, Kepulauan Selayar, Maros, Barru,Pangkep,dan Luwu Timur. Pasangan yang mengajukan gugatan, yakni Andi Maddusila A Idjo- Jamaluddin Rustam (Gowa),Syamsu Alam Ibrahim-Ince Langke dan Nursyamsina Aroeppala-M Gunawan Muchtar (Kepulauan Selayar), NurHasan-KarimSalehdanMuh Asdar- Rijal Assagaf (Maros), dan Malkan Amin-Sofyan Lakki (Barru).

Di Pangkep ada dua pasangan, Taufik Fachruddin-Nurul Jaman dan Baso Amirullah-Andi Kemal Burhanuddin, serta tiga pasangan di Lutra, yakni Nur Husain-Majid Tahir, Muhammad Nur Parentean- Aspar Syafar, dan R Umar Makkandiu-Ilham Labbase. Dua daerah yakni Bulukumba dan Luwu Utara untuk saat ini dipastikan para kandidat belum melayangkan protes karena memasuki putaran kedua. Begitupun dengan Tana Toraja dan Soppeng yang belum menetapkan pasangan terpilih pasca insiden kerusuhan. Kandidat Wakil Bupati Gowa Jamaluddin Rustam mengatakan, pihaknya sudah mendaftarkan gugatan ke MK kemarin.

Selain menggugat hasil pilkada, mereka juga melaporkan dugaan pelanggaran pada proses pilkada, seperti penggelembungan suara dan money politics yang dituduhkan kepada pasangan terpilih Ichsan Yasin Limpo-Abd Razak Bajidu (IYLBaji). "MK sekarang sudah jauh masuk memeriksa proses sebelum pencoblosan.Bukan lagi hanya soal sengketa hasil. Ini yang membuat kami yakin akan menang," jelas kader Partai Demokrat ini. Kepastian pengajuan gugatan juga disampaikan Andi Maddusila. “Kami sudah mendaftar melalui tim kuasa hukum yang sudah dibentuk,” papar Andi Maddusila, kemarin. Materi laporan serupa juga disampaikan oleh tim kuasa hukum pasangan Samsu Alam-Ince Langke.

Pasangan ini melaporkan dugaan penyalahgunaan kekuasaan dan wewenang yang dilakukan oleh incumbent Syahrir Wahab. Laporan ke MK didaftarkan sejak Senin (5/7) lalu. "Pelanggaran di Selayar itu berlangsung secara sistematik, terstruktur dan massif.Kami sudah siapkan sekitar 400 bukti untuk dibawa ke MK," jelas Ketua Tim Kampanye Samai Ince, Halim Rimamba kemarin. Materi gugatan ke MK sedikit berbeda di daerah yang tidak memiliki kandidat incumbent. Di Pangkep misalnya, gugatan utama Taufik-Nurul (Tajam) adalah terkait praktik money politics dan masalah DPT. Juru Bicara Tajam,Arkam Azikin mengatakan, laporan tersebut diterima panitera di MK dengan nomor berkas 980/PAN.MK/V2010. Pendaftaran ini dilakukan melalui tim kuasa hukum yang dipimpin Andi Agung SH MH.

"Kalau proses di MK berjalan baik, kami yakin akan memenangi gugatan.Apalagi, fakta kecurangan itu bukan hanya ditemukan Tajam, tapi juga oleh kandidat lain," jelas Arkam. Syahrir Cakkari, kuasa hukum Malkan Amin-Sofyan Lakki, menilai pilkada Barru dipenuhi kecurangan. Kecurangan tersebut antara lain, adanya mobilisasi birokrasi mendukung kandidat tertentu. Kubu Malkan juga mempersoalkan daftar pemilih tetap (DPT) yang sejak awal dinilai bermasalah. "Fakta kecurangan itu yang mendasari kami menggugat ke MK," jelas Syahrir. Master Campaign pasangan Nur Husain-Majid Tahir,Dedy Hasta mengatakan, pihaknya telah resmi melakukan pendaftaran ke MK pada hari Senin (5/7) dan tinggal menunggu jadwal persidangan.

"Pengajuan ini melalui tim kuasa hukum yang sudah dibentuk oleh tiga pasangan calon di Luwu Timur. Kita berharap ada perhatian dari MK agar permohonan tiga pasangan ini diterima," papar Dedy,kemarin. Di hari yang sama, pasangan Baso Amirullah-Andi Kemal Burhanuddin juga turut melakukan pendaftaran ke MK terkait hasil Pilkada Pangkep. Pengajuan ini melalui tim advokasi yakni Sirul Haq. Ketua Tim Advokasi Pasangan Basmalah Beramal Sirul Haq yang dikonfirmasi secara terpisah mengakui dirinya sudah melakukan pendaftaran di MK, kemarin. Namun, pihaknya enggan menyebutkan bahan yang dipersoalkan di Pilkada Pangkep.

Diberitakan, dua pasangan di Maros telah resmi mendaftarkan gugatan di MK pada Jum,at lalu (2/7).Yakni pasangan Nur Hasan- Karim Saleh dan pasangan Prof Asdar- Rijal Assagaf. Pasangan calon bupati dan wakil bupati Maros Nurhasan-Andi Karim Saleh (Nur Karim) yang sudah memasukkan gugatannya ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil pilkada, akan menyiapkan 200 saksi. Untuk menguatkan gugatan, juru bicara Tim Hukum Nur Karim, Rizal N Pribadi, menyatakan, pihaknya teleh memersiapkan 200 saksi. “Mereka akan ungkap semua kecurangan-kecurangan yang ditemukan, baik menjelang pemilihan maupun pasca pencoblosan.

Disamping itu, tentuk kami siapkan juga bukti-bukti pelanggaran lainnya, termasuk money politics,” terang Rizal, kepada Seputar Indonesia,kemarin. Pengamat hukum dan politik Mappinawang mengatakan, gugatan yang dilayangkan kandidat itu bukan hanya terkait sengketa hasil, melainkan juga pada proses sebelum pencoblosan. "Sepertinya gugatan itu didasari pada putusan MK sebelumnya,seperti yang terjadi di Kabupaten Konawe Selatan. MK sekarang juga mengadili proses," jelas mantan ketua KPU Sulsel ini.

Jayadi cs Kumpulkan KPU se-Sulsel

Sementara itu, KPU Sulsel kembali mengumpulkan delapan KPU kabupaten penyelenggara pilkada, kemarin. Pertemuan minus Soppeng dan Tana Toraja ini berlangsung di aula kantor KPU Sulsel,Jalan AP Pettarani. Rapat koordinasi ini dilakukan untuk menghadapi materi gugatan sengketa pilkada calon bupati dan wakil bupati di daerah ini yang diajukan ke MK. Ketua KPU Sulsel Jayadi Nas usai pertemuan menegaskan berdasarkan pemaparan sejumlah pimpinan KPU di daerah ini,pihaknya optimistis bisa memenangkan gugatan di MK.

Selain itu, sejumlah materi gugatan yang disebutkan diajukan ke MK bukan masuk dalam ranah kerja KPU sebagai penyelenggara seperti praktik money politics maupun persoalan nomor induk kependudukan (NIK) ganda. "Rapat koordinasi sebagai bahan persiapan identifikasi gugatan pemohon di MK.Walaupun kami yakin dan percaya, teman- teman sudah bekerja sesuai aturan main yang ada,tetapi wajar jika ada yang kurang puas. Pada dasarnya kita siap menghadapi gugatan, ada jalur hukum.Tentu kita optimistis menghadapi itu," katanya. Ketua KPU Luwu Timur Ayyub dan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pencalonan KPU Pangkep Mutahar menegaskan kesiapannya menghadapi persidangan di MK.

Jayadi menjelaskan meski KPU belum menerima pemberitahuan resmi dari MK terkait pendaftaran gugatan cabup di daerah ini, namun, pihaknya sudah lebih awal menyiapkan identifikasi gugatan yang disampaikan termasuk data dan dokumen yang kelak diperlukan untuk menghadapi gugatan. KPU juga sudah menyiapkan langkah strategis dan tindakan hukum menjawab gugatan pemohon. Sejumlah nama sudah ditunjuk KPU kabupaten sebagai pengacara menghadapi gugatan di MK di antaranya Mappinawang yang disebutkan akan mendampingi empat daerah,Marhumah,serta Asdar Thosibo.

Pilkada Soppeng

Parcapenetapan calon terpilih di Pilkada Soppeng kemarin, lima pasangan calon yang tergabung dalam Kaukus Pilkada Jujur dan Bersih yang menyatakan diri menolak hasil pilkada tersebut akan segera mengajukan gugatan ke MK. “Dalam tiga hari kedepan, kami segera menyiapkan segala bahan tuntutan yang akan diajukan ke MK, karna kami menemukan banyaknya indikasi kecurangan, dan itu akan segera disiapkan sebelum masanya berakhir,” ungkap mantan anggota KPU Soppeng Asnaidi, yang tergabung dalam kaukus itu. Menurut Dolpin bahwa Lima pasangan yang akan menggugat,yakni pasangan A Kaswadi Razak-A Rizal Mappatunru, Samsu Niang-A Hendra Pabeangi, A Herdi Bunga-Basrah G,A Sarimin Saransi-KM Sulaiman, A Sulham Hasan-Supriansa.

Views: 738
Posting: 7-Jul-2010 03:30:46 WIB
Comments: 0 comments
Category: Artikel
Jul
07
2010

Polemik yang terjadi di tubuh Partai Hanura Sulsel belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Hingga kemarin Tim 11 DPP Hanura yang bertugas menyelesaikan polemik musyawarah daerah (Musda), belum juga menghasilkan keputusan. Menurut informasi yang diterima Dolpin bahwa Sengketa yang melibatkan dua calon ketua DPD, yakni Dewie Yasin Limpo dan Rahman Halid,hingga kemarin belum menemukan titik temu. Sekretaris Tim 11 DPP Syaiful Nur kepada SI kemarin mengatakan, timnya hingga kemarin masih terus melakukan penyelidikan. Dia belum bisa memastikan kapan Tim 11 akan menuntaskan tugasnya. ”Kami akan sampaikan hasilnya kalau memang sudah ada keputusan. Soal kapan itu, kami tidak bisa pastikan,”jelas Syaiful. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Hanura Dosi Iskandar mengatakan,seluruh Musda Hanura di Indonesia akan tuntas pada 10 Juli, termasuk Musda yang bermasalah.” Memang ada jadwal seperti itu.Namun,sepertinya untuk Musda Sulsel harus ada pengecualian,” jelas Syaiful.

Kisruh Musda Hanura Sulsel berawal ketika terjadi kericuhan yang melibatkan DPC pendukung kandidat ketua DPD Dewie Yasin Limpo dengan pendukung Rahman Halid.Ada 17 ketua DPC yang menarik diri dari arena Musda pada 11 Juni lalu karena menilai Musda berlangsung tidak sesuai aturan. Bahkan, sebagian ketua DPC tersebut mengaku diintimidasi oleh preman yang ada di arena Musda. Ke-17 DPC tersebut lalu melaporkan kasus itu ke DPP dan meminta status Dewie sebagai ketua DPD terpilih dibatalkan karena cacat hukum. Dewie Yasin Limpo mengklaim sebagai ketua DPD yang sah karena sudah dilantik oleh pengurus DPP.

Menurut Dolpin, proses Musda tetap sah karena peserta yang hadir lengkap dan masing-masing membawa mandat. Sekretaris DPD Hanura Sulsel (demisioner) Muhammad Ali mengatakan, dia masih menunggu keputusan DPP. ”Kami belum bisa berkomentar karena masih harus menunggu keputusan DPP,” jelas Ali yang berada di kubu Rahman Halid ini.

Views: 376
Posting: 7-Jul-2010 03:28:40 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bloging
Jul
05
2010

Sebanyak delapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten akan berkumpul di KPU Sulsel,Selasa besok (6/7) untuk membahas persiapan menghadapi gugatan. Menurut Dolpin bahwa Ketua KPU Sulsel Jayadi Nas mengatakan, pertemuan yang dikemas dalam rapat koordinasi itu hanya mengumpulkan penyelenggara yang telah melakukan penetapan hasil Pilkada.“Rapat itu terkecuali Soppeng dan Toraja karena belum melakukan penetapan calon terpilih,”papar Jayadi. Penyelenggara yang hadir yakni KPU Bulukumba,Selayar,Gowa, Maros,Pangkep, Barru, Luwu Utara (Lutra), dan Luwu Timur (Lutim).“ Salah satu hal yang dibahas dalam persiapan gugatan itu yakni mengumpulkan semua dokumen untuk dijadikan sebagai dasar dalam mengambil keputusan sesuai dengan peraturan dan perundangundangan,” tegas Jayadi.

Sesuai tahapan pilkada serentak di Sulsel, masa pengajuan gugatan terhitung tanggal 2 hingga 5 Juni atau selama tiga hari pada hari kerja. “Hari Rabu pekan depan, kandidat yang mengajukan gugatan ke MK sudah dapat diketahui,” tandas alumnus Unhas ini. Sementara itu, dua peserta Pilkada Selayar 2010, Syamsul Alam Ibrahim-Ince Langke (Samai Ince) dan pasangan Nursyamsina Aroeppala- Gunawan Muchtar (Nusinara’na), akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut Master Campaign Tim Pemenangan Pasangan Samai Ince, HalimRimamba,pihaknya menolak hasil tersebut karena dua alasan yaitu, telah ditemukan indikasi keterlibatan PNS dan dugaan money politics yang diduga kuat menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Bukti-bukti atas adanya arogansi dan penyalahgunaan kekuasaan dengan keterlibat pelibatan PNS seperti kepala SKPD, camat, kepala desa, dan lainnya,” paparnya,kemarin. Dia menambahkan,dugaan pelanggaran yang dilakukan secara massif itu dialamatkan kepada incumbent yakni Syahrir Wahab – Saiful Arif. Pelanggaran tersebut secara terpola, sistimatis dan menyeluruh yang bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan. “Penyelesaian penolakan itu akan diserahkan kepada MK. Demokrasi yang sehat adalah,apapun hasilnya harus diperoleh dari proses yang benar,dimana penegakan hukum adalah pilarnya,”tegasnya.

Pihaknya sangat menyayangkan Pilkada Selayar yang telah dibayar mahal oleh rakyat telah tercederai oleh perilaku yang tidak demokratis dan tidak elegan.“Kami sudah berupaya untuk tidak terjadi anarkis, sehingga sampai saat ini aman, dengan menjanjikan bahwa segala kecurangan akan diselesaikan secara hukum,”tandasnya. KPU Selayar menetapkan bupati hasil pilkada melalui rapat pleno Jum’at pekan lalu.Sesuai Surat Keputusan KPU Kabupaten Kepulauan pasangan nomor urut 1 Syahrir Wahab-Saiful Arif (Syiar) sebagai cabup-cawabup terpilih.

Menurut informasi yang diterima Dolpin bahwa Pasangan nomor urut 1 memperoleh suara tertinggi sebesar 35.124 suara.Disusul pasangan nomor urut 2 Syamsu Alam Ibrahim- Ince Langke dengan perolehan suara 24.214 atau (33,62%), terakhir Nur syamsina Aroeppala-M Gunawan Muchtar sebanyak 2.681 suara (17,61%) Ketua KPU Selayar Zulfinas Indra mengatakan,penetapan itu sesuai hasil pilkada yang mengunggulkan incumbent untuk duduk kembali menjadi bupati didaerah berjuluk Tanah doing itu. Saya menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga kepada semua pihak atas dukungan,kerja sama, dan partisipasinya dalam menyukseskan penyelenggaraan pilkada yang mampu meraih tingkat partisipasi pemilih tertinggi di Sulsel dalam pilkada serentak ini,” ungkapnya.

Views: 414
Posting: 5-Jul-2010 23:51:25 WIB
Comments: 0 comments
Category: Update
Jul
05
2010

Dua calon bupati dan wakil bupati (cabup-cawabup) di Pilkada Bulukumba Andi Sukri Sappewali-Rasyid Sarehong ( Aspirasi) dan Abd Kahar - Askar (Akar) Muslim batal memasukkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut informasi yang diterima Dolpin bahwa Belum ada penjelasan secara rinci tentang batalnya gugatan dua pasangan tersebut.Namun,menurut informasi diperoleh dari Aspirasi, batal melakukkan gugatan, karena lebih memilih memperkuat penjajakan koalisi bersama kandidat lain, sedangkan tim Akar beralasan sejumlah pelanggaran selama pilkada yang dimasukkan ke materi gugatan tidak cukup bukti. Ketua Tim Aspirasi Hamzah Pangky mengatakan, lebih memperkuat koalisi ke para kandidat dalam menghadapi pilkada dua putaran, ketimbang melayangkan gugatan ke MK.Namun, alasan yang lebih mendasar batalnya gugatan tersebut, Hamzah,enggan memberikan penjelasan rinci.

“Kami tidak jadi menggugat ke MK.Kami lebih memilih menguatkan koalisi ke kandidat lain,untuk menghadapi pemilihan dua putaran,”tutur anggota legislatif Bulukumba,kepada wartawan,kemarin. Sebelumnya pasangan ini, sangan emosional melayangkan gugatan ke MK atas putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menetapkan pilkada Bulukumba ini dua putaran. Bahkan, ketua tim pemenangan Hamzah Pangky ini, sudah membeberkan keinginannya menggugat keputusan KPU ke MK yang memutuskan pilkada dua putaran. Tim pasangan Akar, Basri Yulianto mengatakan, memang tim Akar sudah melayangkan gugatan pelanggaran ke MK, disertai bukti yang ada.Namun, setelah sampai ke MK, ternyata ditolak dengan alasan tidak cukup bukti,sehingga membatalkan proses gugatan tersebut.

Menurut informasi yang diterima Dolpin bahwa MK mengembalikan berkas gugatan tentang indikasi pelanggaran pilkada,karena tidak cukup bukti MK mengembalikan berkas tersebut,”tuturnya. Materi gugatan pasangan Akar, yang dilayankan ke MK yakni, dugaan money politics, keterlibatan oknum PNS dalam kampanye oleh salah satu pasangan calon bupati di daerah itu, dugaan pembagian sembako dan pakaian ke warga. Sementara itu,Ketua KPU Bulukumba Arum Spink mengatakan, hingga kini belum menerima pemberitahuan tentang adanya gugatan Akar ke MK. Begitu juga MK belum melayangkan undangan tentang ada kandidat pilkada yang melayangkan gugatan tentang pilkada di Bulukumba. ”Hingga hari ini (kemarin), pihak MK belum melayangkan undangan1.

Views: 500
Posting: 5-Jul-2010 23:48:59 WIB
Comments: 0 comments
Category: Artikel
Jul
05
2010

Masyarakat Indonesia terbukti beberapa kali tidak terlalu terpengaruh dengan gonjang-ganjing krisis. Menurut Dolpin bahwa di masa krisis ketika banyak pertumbuhan ekonomi sejumlah negara negatif, perekonomian Indonesia tetap positif dan bahkan menempati peringkat ketiga setelah China dan India. Kini di saat sedang terjadi pemulihan ekonomi global, giliran Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Indonesia berada di salah satu tempat teratas. Berdasarkan hasil penelitian lembaga The Nielsen Company, IKK Indonesia menempati peringkat kedua dunia di bawah India dengan poin 116 pada kuartal I/2010. Angka tersebut meningkat tipis 1 poin dibandingkan kuartal III/2009. Kenaikan IKK Indonesia tersebut juga berbanding lurus dengan IKK global yang juga mengalami peningkatan. Menurut Executive Director Consumer Research Nielsen Catherine Eddy, IKK secara global meningkat dan mencapai tingkat tertinggi sejak kuartal III/2007. Hal ini mengindikasikan perbaikan bahwa dunia akan kembali pulih dari resesi. IKK Indonesia memang dalam beberapa kali survei Nilesen selalu menempati peringkat teratas.

Berdasarkan survei Nielsen, konsumen Indonesia selalu memperlihatkan sentimen positif. Artinya konsumen Indonesia selalu optimistis. Bahkan ketika ekonomi global masih mengalami krisis tahun lalu, kepercayaan konsumen Indonesia juga positif. Hal ini terlihat pada survei IKK Nielsen pada Maret–April tahun lalu, Indonesia menempati peringkat teratas.Saat itu poin IKK Indonesia sebesar 104 diikuti Denmark dengan 102 poin, kemudian India 99 poin.

Dalam survei yang sama pada kuartal II/2009, IKK Indonesia juga berada di peringkat teratas dengan 112,5 poin. Jika pada masa krisis global saja konsumen Indonesia menunjukkan indikasi positif, tidak aneh jika di saat perekonomian menunjukkan indikator pertumbuhan yang baik konsumen Indonesia juga menunjukkan adanya peningkatan optimisme. Masyarakat Indonesia begitu optimistis negara ini tidak berada dalam masa krisis. Bahkan, ke depan masyarakat juga yakin bahwa tidak akan ada gangguan yang berdampak pada pekerjaan mereka. Setidaknya, lebih dari setengah konsumen Indonesia yang disurvei Nielsen mempunyai anggapan optimistis tersebut. Sementara itu, 31% konsumen yang beranggapan Indonesia masih berada pada masa krisis pun yakin bahwa keadaan akan membaik dalam 12 bulan mendatang.

Dengan kenyamanan dan optimisme itu, tidak mengherankan jika hal itu mendorong IKK Indonesia menempati posisi tertinggi kedua dibandingkan kuartal III/2009 yang mengantongi 115 poin. Seiring dengan kepercayaan pada prospek pekerjaan yang naik dalam enam bulan terakhir, hal ini mendorong kenaikan pada kepercayaan konsumen global dan kembalinya kebiasaan berbelanja masyarakat. Pada kuartal I/2010, sekitar 70% konsumen Indonesia menggambarkan bahwa prospek pekerjaan di Indonesia lebih bagus dibandingkan pendapat 57% konsumen di wilayah Asia Pasifik. Kendati begitu,keyakinan konsumen Indonesi masih lebih rendah dibandingkan India (91%) dan Singapura (76%).Konsumen di kedua negara lebih optimistis mengenai pekerjaan mereka di tahun mendatang.

”Seiring dengan sentimen positif mengenai prospek pekerjaan, 46% konsumen Indonesia berpikir bahwa saat ini adalah saat yang baik untuk membeli barang-barang yang mereka inginkan atau butuhkan.Angka ini naik 5% dari enam bulan lalu sehingga optimisme tumbuh dan dengan semua hal tetap seperti ini, artinya konsumen akan berbelanja,” kata Catherine. Menariknya, menurut Catherine, di Indonesia ekonomi merupakan kekhawatiran kedua untuk konsumen. Prioritas utama mereka adalah keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan (18%) serta ekonomi (17%) di peringkat kedua, diikuti pendidikan anak (14%), kebahagiaan dan kesejahteraan orang tua (13%). Berdasarkan survei Nielsen, konsumen Indonesia terlihat optimistis mengenai kondisi keuangan mereka untuk 12 bulan ke depan. Konsumen Indonesia berencana menggunakan uang sisa (spare cash) untuk memanjakan diri mereka sendiri. Misalnya,konsumen Indonesia akan mengeluarkan lebih banyak untuk liburan (39%) dibandingkan 32% pada kuartal III/2009.

Konsumen Indonesia juga memilih untuk membeli pakaian baru (24%), naik dibandingkan enam bulan lalu yang hanya 16%. Lebih lanjut lagi, jumlah konsumen yang mengeluarkan uang mereka untuk membayar pinjaman atau utang turun menjadi 28% dari 30% pada kuartal III/2009. ”Terlihat bahwa konsumen Indonesia mulai mengendurkan pengeluaran mereka dengan adanya kenaikan keinginan untuk berbelanja produk-produk dari kategori yang memanjakan diri (indulgence),” ujar Catherine. Lalu, konsumen berencana menggunakan 36% dana mereka untuk membeli peralatan teknologi baru, jumlah ini naik 1% dibandingkan enam bulan lalu.Adapun untuk merenovasi dan dekorasi ulang rumah, konsumen Indonesia menggunakan 22% dana atau naik 2% dari enam bulan sebelumnya. Menurut Catherine, konsumen yang mengaku tidak mempunyai dana sisa sekitar 2%.

Keyakinan konsumen untuk berbelanja juga mendorong pertumbuhan manufaktur. Catherine optimistis pertumbuhan manufaktur bisa mencapai 10%. ”Konsumen siap berbelanja. Hal itu didorong persepsi 70% konsumen di Indonesia yang menggambarkan prospek pekerjaan di Indonesia dalam 12 bulan mendatang tetap bagus,”papar Catherine. Optimisme konsumen juga dirasakan para pelaku industri.Ketua Gabungan Perusahaan Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengakui pihaknya sependapat dengan hasil survei Nielsen tersebut.Konsumen Indonesia memperlihatkan agresivitasnya. Hal ini terbukti dari pertumbuhan industri makanan dan minuman olahan yang berkembang cukup bagus dalam setahun terakhir. Optimisme konsumen ini juga merupakan suatu peluang yang menggiurkan bagi pelaku industri, menurut Dolpin. Setidaknya, hasil survei Nielsen menggambarkan bahwa optimisme masyarakat tentang nasib perekonomian ke depan sangat jelas terlihat.

Views: 417
Posting: 5-Jul-2010 15:51:54 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bloging
 1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Blog Category