Dolpin Belajar Ngeblog

Blog Archive: April 2011
Apr
10
2011

 Ketua Badan Pengawas Pemilu Bambang Eka Cahya Widodo mengatakan, kinerja Bawaslu masih perlu dioptimalkan. Pasalnya, saat ini terdapat beberapa kelemahan dalam pelaksanaan pengawasan pemilu khususnya di tingkat provinsi.

"Kita lihat saat ini ada beberapa hal yang fundamental dari sisi kelembagaan yang masih perlu ditingkatkan dari sisi organisasi dan sisi kewenangan," ujar Bambang saat menghadiri acara perayaan HUT ke-3 Bawaslu di kantor Bawaslu, Jakarta, Sabtu (9/4/2011).

Salah satu yang perlu dioptimalkan adalah kewenangan dalam penanganan pelanggaran administrasi pemilu. Menurut dia, saat ini pelanggaran administrasi selalu menempati angka yang tinggi. "Pelanggaran memang saat tinggi. Tetapi, ketika direkomendasikan ke KPU tidak mendapat respons yang memadai," jelas Bambang.

Selain itu, lanjut Bambang, kategori kelembagaan di tingkat provinsi juga harus dipermanenkan. Hal itu mengingat saat ini jumlah peserta pemilu sudah semakin banyak. Karena itu, jika dipantau langsung oleh pusat akan membutuhkan waktu yang lama untuk merespons permasalahan yang terjadi dalam proses pengawasan pemilu. "Sering kali ketika masalah yang sudah besar, baru dapat kita respons," kata Bambang.

Untuk itu, ia mengharapkan, agar beberapa pihak yang terkait dalam proses pemilu nanti mampu bekerja secara maksimal agar kelemahan-kelemahan tersebut dapat diminimalisasi. Ia juga berjanji akan terus melakukan pembenahan dalam bawaslu agar pemilu yang akan datang nanti dapat berjalan dengan baik.

"Masalah masih cukup banyak yang bisa diperbaiki. Oleh karena itu, dibutuhkan kerelaan semua pihak untuk memperkuat kelembagaan Bawaslu maupun kewenangannya," kata Bambang. Demikian catatan online Dolpin tentang Ketua Badan Pengawas Pemilu Bambang Eka Cahya Widodo.

Views: 436
Posting: 10-Apr-2011 14:12:34 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas
Apr
08
2011

Dinas Pendidikan (Disdik) seluruh kabupaten/kota di Sulsel akhirnya bisa bernapas lega. Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) RI akhirnya mencairkan anggaran ujian nasional (UN) Rp16 miliar, kemarin.

Dana miliaran rupiah tersebut akan dipakai untuk pelaksanaan UN mulai tingkat SD hingga SMA/SMK yang akan dimulai pada pertengahan April ini, mulai percetakan, pengiriman soal, hingga pemeriksaan hasil UN. “Anggaran Rp16 miliar yang dialokasikan untuk UN Sulsel sudah turun pada hari ini.Anggaran ini mulai pemerintah provinsi (pemprov), kabupaten/kota,serta sekolahsekolah penyelenggara UN,” ungkap ketua panitia penyelenggara UN 2011 Sulsel Abdul Jabbar kemarin.

Jabbar, yang juga Sekretaris Disdik Sulsel, mengatakan, dari seluruh anggaran tersebut, Disdik Sulsel mendapatkan alokasi Rp4,1 miliar untuk pembiayaan penggandaan dan percetakan soal UN yang diperuntukkan bagi seluruh sekolah di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Selebihnya diperuntukkan bagi kabupaten/kota dan uang tunai langsung diberikan kepada sekolah-sekolah penyelenggara UN mulai tingkat SD hingga SMA/SMK.

“Kami itu hanya mengelola 15% dari total anggaran, sedangkan 85% dikelola langsung kabupaten/ kota dan sekolah,”katanya kepada media massa. Kadisdik Sulsel Patabai Pabokori sempat mengeluhkan lambatnya pencairan anggaran UN Sulsel dari Pemerintah Pusat. Dengan keterlambatan itu, beberapa sekolah di daerah ini terpaksa menggunakan biaya sendiri untuk menutupi belum cairnya anggaran ujian kompetensi siswa. Sementara itu, saat ini Disdik Sulsel mulai melakukan pengerjaan percetakan dan penggandaan soal UN di tiga perusahaan percetakan pemenang tender yang dilakukan Pemprov Sulsel belum lama ini.

Proses percetakan soal dipastikan aman dari kebocoran karena dijaga ketat aparat pengamanan. Abdul Jabbar mengakui, di tiga perusahaan yang terletak di Kota Makassar tersebut, pengamanan dilakukan langsung aparat Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel serta dibantu tim Universitas Hasanuddin sebagai pengawas langsung UN di Sulsel. Jika tak ada aral melintang, seluruh ujian untuk siswa di Sulsel akan rampung pada Minggu (10/4).

“Sekarang ini sudah tahap percetakan dan penggandaan soal. Direncanakan seluruhnya selesai 9 atau 10 April,”ungkapnya. UN untuk SMA/SMK akan digelar 18–21 April, SMP digelar 25–28 April, sedangkan UN tingkat SD digelar pada 10–12 Mei. Jadwal tersebut tidak akan mengalami perubahan dan telah disetujui Pemerintah Pusat. Pihaknya sangat optimistis penyelenggaraan UN kali ini akan lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Pasalnya selama ini, kurikulum pelajaran yang diberikan mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA tidak ketinggalan zaman. Selain sebagai salah satu penentu kelulusan peserta didik, UN juga menjadi pemetaan mutu program satuan pendidikan secara nasional dan pintu masuk untuk pembinaan dan perbaikan mutu pendidikan, baik di tingkat satuan pendidikan maupun nasional. “Yang jelas kami sudah siap 100% untuk penyelenggaraan UN dan hasilnya pun insya Allah memuaskan. Kami optimistis itu,”pungkasnya. Demikian catatan online Sapu Jagat tentang Akhirnya bisa bernapas lega.

Views: 340
Posting: 8-Apr-2011 09:27:51 WIB
Comments: 0 comments
Category: News
Apr
08
2011

Penyanyi papan atas Indonesia Agnes Monica, menemui penggemarnya di KFC Sam Ratulangi Makassar dalam acara Meet and Greet With Agnes Monica kemarin (7/04/11). Acara yang berlangsung pada pukul 16.00 Wita kemarin, dipadati warga yang menyukai lagu-lagu mantan penyanyi cilik itu. Dalam meet and greet itu,Agnes juga memperkenalkan album barunya ‘Agnes is My Name’ yang merupakan kolaborasi antara KFC Indonesia, PT Swara Sangkar Emas, dan Aquarius Musikindo. Kepada wartawan, Agnes Monica mengungkapkan, album tersebut merupakan kompilasi karya terbaik dalam karir bermusiknya.

Dalam album itu terdapat lagu ‘Jera’dan ‘BilangSaja’yang berasal dari album pertamanya ‘And The Story Goes’ yang dirilis 2003.Sementara lagu ‘Tak Ada Logika’,‘Bukan Milikmu Lagi’, ‘Tanpa Kekasihku’ dan ‘Cinta Di Ujung Jalan’ diambil dari album ‘Whaddup A’..?!’ yang beredar pada 2005.

Sementara Direktur Utama Aquarius Musikindo Suwardi Wijaya mengatakan, sejak peluncuran album pertama hingga ketiga, perkembangan musikalitas Agnes sangat meningkat. Sehingga peluncuran album ‘Agnes is My Name’ disebutnya sebanyak sebagai the best album sebagai buah dari totalitasnya dalam berkarya.

General Manager Business Development PT Fastfood Indonesia,Tbk.(KFC) Gandhi Lie menambahkan, kerjasama KFC Indonesia, PT Swara Sangkar Emas, dan Aquarius Musikindo dalam peluncuran album ”Agnes is My Name”ini adalah bukti kepercayaan music label terhadap perusahaan itu mendistribusikan album artis papan atas Indonesia. Album “Agnes is My Name” itu beredar serentak sejak 2 Februari 2011 dan bisa diperoleh di seluruh store KFC di Indonesia. Demikian catatan Sapu Japu tentang Penyanyi papan atas Indonesia Agnes Monica.

Views: 437
Posting: 8-Apr-2011 09:25:36 WIB
Comments: 0 comments
Category: Blogging
Apr
08
2011

Kejari Makassar menetapkan dua pejabat Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan peralatan information and communication technologies (ICT), kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media massa, kedua pejabat yang dianggap bertanggung jawab dalam kasus yang merugikan negara senilai Rp10 miliar tersebut, yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kabag Umum LPMP, Abdul Halim Muharam, dan Ketua Panitia Lelang LPMP Amirullah.Kejari juga menetapkan Direktur PT Astra Gravia Tbk Nur Berdikari sebagai tersangka.

“Pihak yang dianggap bertanggung jawab dalam kasus dugaan korupsi ICT di LPMP lebih dari satu orang,” ungkap Kajari Makassar Yusuf Handoko, seusai ekspose perkara, kemarin. Dengan penetapan tersangka tersebut, otomatis status perkara ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Hal ini didukung temuan Kejari terkait adanya tindakan melawan hukum dan indikasi kerugian negara dalam kasus tersebut.

“Ada rekayasa pelelangan, termasuk dua kali pelelangan tanpa alasan yang mendasar menjadi indikasi pidana,”kata mantan Kajari Maros itu. Jumlah barang dalam proyek pengadaan itu, yakni 374 printer, 374 proyektor, 374 modem, dan 1.122 unit notebook. Peralatan ICT tersebut dibagikan kepada 374 kelompok guru di Sulsel dan Sulbar. Untuk sementara,penyidik memastikan adanya temuan dugaan mark-up dalam pengadaan notebook.

Kepastian dugaan kemahalan itu disimpulkan setelah Kejari melakukan pengecekan ke distributor alat elektronik itu.“Total kerugian negara untuk pengadaan notebook saja karena kemahalan mencapai Rp1 miliar lebih, belum pengadaan tiga item yang lain,”papar dia. Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar Muhammad Syahran Rauf menambahkan, pihaknya akan kembali mendalami kasus melalui penyidikan.

Penyidik akan kembali memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kasus itu.“Bukti awal kantelah cukup, makanya di tingkat penyidikan, kasus ini akan menjadi lebih jelas,”ujarnya. Amirullah yang dikonfirmasi terkait penetapan dirinya sebagai tersangka,enggan berkomentar.

Dia meminta menghubungi pihak Kejari Makassar terkait masalah yang melilit dirinya. “Langsung saja ke penyidiknya,”katanya. Dalam kasus dugaan korupsi ini, untuk sementara Kepala LPMP Sulawesi Selatan Qashas Rahman yang menjadi kuasa pengguna anggaran, belum tersentuh. Demikian catatan online Dolpin tentang Kejari Makassar menetapkan dua pejabat Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan.

Views: 354
Posting: 8-Apr-2011 09:10:49 WIB
Comments: 0 comments
Category: Update
Blog Category