tumben skrg lancar sekali....haha
post gw kali ini ngebahas rencana pemerintah naikkin BBM...
gw bukan pembela satu kaum, tapi, apa yg dilakukan pemerintah semestinya kurang tepat..
1. BBM yg naik (menjadi non subsidi) adalah buat mobil keluaran 2005 keatas (alasan, org kaya yg beli)
2. Di beberapa SPBU, hanya akan menjual Pertamax aja, non subsidi pun ga ada... (alasan, kehabisan stok)
3. Mobil perusahaan harus pakai BBM non subsidi
dari 3 hal diatas aja, gw uda mikir satu hal, PEMERINTAH itu GA KONSISTEN!!!! why??
ketika pemerintah kita menjadi tuan rumah KTT pemanasan global, satu poin yg selalu getol diperjuangkan oleh Indonesia, yaitu uang pembayaran karbon.. Uang itu lantas dipakai (katanya) buat nanem pohon, mendukung ramah lingkungan..
fakta pertama, mobil, semakin tua, semakin boros pemakaian energinya (semakin ga efisien)! Oleh karena itu, dibeberapa negara tertentu, mobil keluaran 10 tahun yang lalu sudah ga boleh turun ke jalan, turun pun kena pajak yg gila2an, makanya pemilik mobil memilih menukar tambah dgn mobil gres, daripada membayar pajak (dan pemerintah disana peduli, sehingga pemilik mobil ga kesulitan membeli mobil baru)
fakta kedua, semakin jauh anda berjalan, semakin habis energi anda! Satu hal yg gw catat, jika SPBU terdekat dari rumah gw hanya menjual Pertamax, dan gw ga pny cukup uang buat beli pertamax, maka gw akan pergi mencari SPBU lain, dan efeknya gw menghabiskan bahan bakar lebih banyak.
fakta ketiga, jika biaya yang dikeluarkan perusahaan bengkak, maka effectnya bakal berlanjut seperti post gw sebelom ini. Korea (selatan pastinya) membedakan biaya listrik perusahaan dan konsumsi rumahan, itu dilakukan guna membuat perusahaan maju, dan membuat konsumsi rumahan berhemat...
so, 3 fakta diatas aja uda membuktikan, pemerintah kita ngeluarin peraturan aneh2 p==q
2 post pada pojok renungan sebelomnya membuat gw menambahkan sebuah alasan lagi, yaitu bahan2 yg berada pada "lingkaran setan", salah satu yg paling tampak dan yg paling berpengaruh adalah bahan bakar minyak a.k.a BBM.
kalo mo ngambil sebuah ilustrasi, ketika sebuah harga minyak naik, maka effect yg ditimbulkan bakal sangat besar. semua hal yg memakai BBM otomatis akan naik jg.. pertama Beras, seperti yg Anda ketahui, beras tidak diproduksi di kota, nah buat ngangkut ke distributor besar pake apa? semua transportasi membutuhkan BBM, jadi ketika bbm naik, maka beras jg akan naik, daging, sayur mayur, terigu, de el el... itu Faktor pertama.
kedua, Anda tahu bahwa sebagian besar penduduk bekerja dgn naik alat transportasi, otomatis, tarif angkutan umum jg ikut naik. Nah, apa yg terjadi pada bagian pedagang kelas menengah (kelompok yg mengambil barang dari distributor/retailer besar)? mereka akan ikut menaikkan harga barang jualannya.
berikutnya, apakah ketika mengambil ikan, nelayan hanya memancing?? tidak bukan. mereka naik kapal, dan kapal membutuhkan BBM, otomatis mereka akan menaikkan harga ikan jg, begitupun yg terjadi pada mereka yg bekerja dgn bantuan BBM.
Nah, mata rantai belom terputus disitu, bagi bidang perkantoran, harga2 yg naik memaksa kepala bagian ikut menaikkan gaji, effectnya adalah harga jual dari barang yg diproduksi akan naik jg...
Sebagian dari mereka mengambil langkah pintas, yakni me"rumah"kan sebagian dari karyawannya, sehingga hasil dapat ditebak, angka pengangguran naik.
terakhir, bagi mereka yg kena PHK, ato yg penggangguran, ato yg miskin, apa effectnya?? mereka tambah miskin, tambah susah, dll. BLT?? dulu ada, skrg malah ga jelas...
herannya, minggu ini, gw denger menteri bodoh kita mo menaikkan BBM p(**)q
Di blog sebelumnya, gw menjelaskan tentang masyarakat yg semakin lama semakin ga toleran, endingnya gw sempat mencoba menjelaskan kenapa hal itu bisa terjadi.
Di semua wilayah di bumi tercinta ini, punya iman seolah2 ga cukup, yg lebih penting adalah satu hal: UANG!! yup money is everything buat sebagian besar penduduk d seluruh dunia..
dalam hal ini gw ingin bilang UANG BUKAN SEGALANYA, uang penting, TAPI bukan segalanya. Namun dalam kehidupan, uang akan membutakan semua hati.
Nah apa hubungannya dengan tulisan ini dan tulisan sebelum2nya?? Ini dia hubungannya.
Bukan mencoba sok ahli dalam hal ekonomi, gw banyak dikritik di dalam maupun diluar (salah satunya di forum FI) yg mempertegas bahwa gw masih bodoh dalam hal ekonomi, namun gw mencoba melihat dari sisi samping bagaimana cara berpikir gw.
Pertama, orang butuh uang buat hidup, itu sudah sebuah ke"hampir"pastian, tanpa uang kita ga bisa membeli makan, membeli pakaian, tinggal dan lain sebagainya, tanpa uang sebuah status ga bisa didapat, dll.
Kedua, ada berjuta2 jalan mendapatkan uang, entah itu bekerja, mencuri, mencuri secara diam-diam(korupsi salah satunya), mencuri tanpa disadari sendiri(disuap), dan sejuta cara lain, bagaimana caranya.
Ketiga, ada beberapa faktor dimana uang itu berlaku ato ga berlaku, Anda membeli roti di warung dan membayar dengan Bath tentu akan ditolak, begitupun jika harga roti 4000 rupiah dan anda membayar dengan 1000 rupiah, sudah pasti ditolak. so, ada faktor yg namanya Harga dan Mata Uang.
Keempat, faktor kedua dan faktor ketiga, dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya adalah faktor Inflasi dan faktor Pertumbuhan Ekonomi.
nah, faktor INFLASI dan PERTUMBUHAN EKONOMI adalah kebijakan pemerintah bagaimana mengelolanya. faktor itu lahir dalam kehidupan masyarakat dan harus dikendalikan oleh pemerintah agar keadaan menjadi semakin stabil.
coba kita catat inflasi kita berdasarkan fakta CIA, inflasi kita 4,8% pada 2009 dan pertumbuhan ekonomi (berdasarkan GDP) adalah 4,5% pada 2009 (industri 3,5%). seimbangkah??
bagaimana dengan pendapatan pemerintah dan belanja?
pendapatan pemerintah(2009) adalah 93,03 Milyar Dollar, sedangkan belanja(2009) adalah 101,8 Milyar Dollar, artinya secara ga langsung kita merugi 8 milyar dollar setaon, berapa banyak bunga yg harus dibayar? dan berapa banyak utang yang terus diproduksi oleh pemerintah?? berapa banyak porsi pinjaman dalam pendapatan negara??
Anda bisa bayangkan sendiri dari sisi sini saja sudah menimbulkan berbagai masalah...
next, masih seputar ini, namun ditambah penjelasan... PEACE^^
Mulai post ini, gw mulai sedikit bicara bijak, entah Anda yg membaca akan merasa digurui ato ga, bukan masalah, yg jelas, gw mencoba melihat realita kehidupan sekarang ini.
Pertama gw liat kasus PERCOBAAN pembakaran Al-Quran, oke, gw bukan penganut Muslim, tapi apa yg terjadi membuat situasi semakin kacau... itu di AS, sedangkan di negeri kita sendiri, kasus penyerangan fisik terhadap 3 pendeta, patut disimak baik2 demi menjaga kerukunan beragama...
Dalam kamar mandi, gw mendengar celotehan dari luar yg mengatakan, sekarang ini, kalo mo kemana2 (lewat transportasi udara maupun laut) waspadalah, jangan menganggap kalo ada orang yg bertanya sesuatu, menawarkan sesuatu dll. Kemudian berlanjut, saat ini hipno, gendam, dll paling gampang dilakukan, terutama bagi yg ada d tempat umum macam halte (bisa jg bandara or pelabuhan) dan bis (ato angkutan umum lainnya).
Pernah jg terdengar kabar penculikan, terakhir ini di kota gw, kasusnya Aaron, anak kecil diculik (tapi diculik karena masalah keluarga, makanya bebas) namun ga semua kasus penculikan dapat selesai dgn cara demikian.
Ada jg kasus perampokkan di rumah, kosong maupun berisi (mencerminkan kenekatan org yg merampok) dengan berbagai modus yg sangat rapi (entah menyamar jadi petugas AC, sampe memakai gendam), dll
Terakhir kasus perampokkan CIMB Niaga di Medan, yg sampe skrg belom terungkap, malah ada Brimob(bayangkan BRIMOB!!) yg menjadi korban.
Kalo mo diliat2 kasus2 diatas membuat orang menjadi WASPADA, kewaspadaan yang berlebihan dapat membuat org menjadi TIDAK TOLERAN, entah karena takut maupun apalah, org menjadi cuek, ga pernah melihat kenyataan hidup, dan jg menjadi acuh tak acuh terutama dalam melihat org yg belom dikenal (jgnkan yg belom dikenal, yg sudah dikenal pun org masih was2)
gw sendiri kalo terjun langsung dalam situasi demikian, pasti mencoba untuk acuh, mgkn iman gw belom kuat untuk menjadi WASPADA dalam hal normal sehingga menjadi acuh..
namun kalo mo diliat2 semua akibat pasti muncul dari sebab, semua reaksi pasti didahului oleh aksi...
di post berikutnya gw pengen menelaah, apa sebab dari semua ini, dan apa aksi yang mendahului hal ini..