Garudaku Sekedar Catatan Online Saja

Welcome to My Blog
Please sit down and relax...
Jun
08
2010

Program swasembada gula yang ditargetkan pemerintah pada tahun 2014 dinilai sulit untuk teralisasi, menurut pemantauan Belajar HTML. Persoalannya, pembangunan 17 pabrik gula dan ekspansi lahan tebu masih terkendala ketersediaan lahan.

Mimpi kali mau swasembada. Bagaimana mau swasembada? Memangnya membangun pabrik dan mencari lahan itu gampang?,” ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Gula dan Terigu Indonesia (Apegti) Natsyir Mansyur di Jakarta,kemarin. Dia mengatakan, meski pemerintah sendiri mengatakan gula merupakan sektor strategis, tapi tidak ada pembinaan dan pendampingan.

Kondisi ini, menurut dia, menghambat investor masuk.”Terbukti impor gula yang kemarin tidak laku kan? Karena yang laku hanya gula rafinasi,”ujarnya. Sementara itu, Natsyir mengakui, pada saat ini pihaknya masih menunggu kepastian lahan untuk merealisasikan pembangunan pabrik gula di Maros, Sulawesi Selatan.

Di mana,Natsyir menjadi salah satu investor yang ikut dalam program pembangunan 17 pabrik gula.”Perusahaan saya ikut dalam program itu, tapi mencari lahan susah.Ada yang sudah dibidik,tapi masih ditanami jarak yang tak kunjung ada pembelinya,”ungkapnya. Rencananya, Natsyir mengeluarkan dana investasi yang mencapai Rp200 miliar untuk membangun pabrik seluas 20 hektar (ha) dan lahan seluas 2.500 ha.

”Kapasitas produksinya ditargetkan sekitar 2.000 ton can per day,” tandasnya. Seperti diketahui, Letter of Intent (LoI) yang diteken Presiden SBY dengan Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg di Oslo, Norwegia pada Kamis (27/5/2010), menyepakati bahwa, Norwegia akan memberikan dana hibah senilai USD1 miliar kepada Indonesia untuk membiayai programprogram pengurangan emisi gas rumah kaca.

Adapun syarat pemberian hibah tersebut adalah Indonesia harus melakukan moratorium konversi hutan alam dan lahan gambut menjadi perkebunan. Dengan demikian, pada tahun 2011–2012 lahan gambut dan lahan berhutan tidak mendapatkan izin pelepasan hutan untuk usaha apa pun. Padahal, pemerintah menargetkan, pemetaan lahan untuk program revitalisasi industri gula selesai pada Juni 2010.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Agro dan Kimia Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Benny Wachyudi mengatakan, kejelasan dari masalah itu, masih menunggu sikap dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut). ”Menunggu penjelasan dari Kemenhut, bagaimana kebijakannya. Sementara itu, kami mencari lahan-lahan yang sudah ada,secara bertahap,”tandas Benny.

Di sisi lain, Natsir menambahkan, pemerintah juga belum bisa mengatasi ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan gula. Kondisi ini, menurut dia, akibat kebijakan tata niaga gula di Indonesia yang tidak jelas. Dengan kondisi tersebut, Natsyir mengusulkan, tata niaga gula sebaiknya diserahkan kepada pemerintah daerah (pemda). Pasalnya, kata dia, pemda lebih mengetahui kondisi kebutuhan gula di daerahnya masing-masing.

Mereka yang lebih dekat dengan konsumen di sana, menurut informasi yang didapat Type Approval Indonesia. Kalau gula itu semakin diatur, akan semakin kacau, bebernya. Natsyir menjelaskan, tata niaga gula akan selalu menjadi masalah di Indonesia. Dia mencontohkan, apabila sebelumnya modus yang digunakan adalah dengan sistem pembelian sebelum panen (forward), sekarang dengan sistem rebound (mengambil keuntungan saat panen).

Views: 87
Posting: 8-Jun-2010 13:52:12 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bloging
May
31
2010

AKIBAT kronik paling gawat dari penggunaan nikotin adalah ketergantungan. Sekali seseorang menjadi perokok, maka sulit baginya mengakhiri kebiasaan itu, baik secara fisik maupun psikologis. Hal tersebut karena sifat adiktifnya-membuat seseorang menjadi ketagihan-rokok dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM IV) dikelompokkan menjadi nicotine related disorders. Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggolongkannya sebagai bentuk ketagihan. Menurut Belajar HTML Proses farmakologis dan perilaku yang menentukan ketagihan tembakau sama dengan proses yang menimbulkan ketagihan pada obat, seperti heroin dan kokain.

“Kita lihat ketergantungan dari merokok itu multidimensi. Lebih berat dari kita pakai kokain. Biasanya merokok dumulai dari remaja,” ujar Dr Tribowo T Ginting SpKJ, dokter spesialis Kedokteran Jiwa dalam acara peluncuran kampanye Break Free dengan tema “Semangat Bebaskan Diri dari Jeratan Adiksi Nikotin” di The Cone, FX Lifestyle X’nter, Jakarta, Rabu (26/5/2010).

Dalam sebatang rokok, terdapat kandungan tidak kurang dari 4.000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri atas komponen gas (85 persen) dan partikel (15 persen). Komponen gas asap rokok adalah karbon monoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida, dan formaldehid. Adapun partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol.

Lantas, apa yang menyebabkan para perokok sulit berhenti? Ternyata, nikotin biang keladinya!

“Kadar nikotin rokok kita lebih bagus dibandingkan dengan rokok-rokok di Eropa. Nikotin menghasilkan dopamin. Dopamin akan memengaruhi endorfin yang akan menimbulkan rasa senang, seperti morfin yang secara alami ada di dalam tubuh. Begitu nikotinnya turun, maka pemberian dosis biasa tidak nikmat, maka para perokok itu lebih banyak menghisap lagi,” terang Dr Tribowo.

Apakah perokok bisa melepaskan diri dari jeratan nikotin? “Modal awal dari diri sendiri, motivasi, niat, komitmen. Kalau dalam difisi adiksi dalam kedokteran jiwa. Ada tahapan-tahapan perubahan perilaku, Jika orang pengen berhenti, kita lihat dulu dari pracontemplation, itu belum sadar, belum sukarela. Pada saat dia mulai goyah, masuk ke dalam tahap contemplation,” jelas Dr Tribowo.

Sedangkan bagi artis Irianti Erningpraja yang didaulat PT Pfizer Indonesia menjadi salah satu nara sumber dalam acara peluncuran kampanye Break Free mengatakan, bila perokok ingin berhenti merokok, maka harus berada dalam titik sadar terlebih dahulu.

“Semua hal di dunia ini harus sadar dulu, kekurangan kita apa, kelebihan kita apa. Baru kita cari solusi, makanya supaya ada kesadaran. Dokter Oz yang ada di Oprah membawa paru-paru perokok yang sudah meninggal untuk dilihatkan. Jadi knowing saja tidak cukup. Harus ada kesadaran. Pada saat kita telah terinspirasi, kita bisa punya motivasi,” ungkapnya.

Lantas, bagaimana cara paling mudah membantu para perokok berhenti merokok?
“Dukungan dari keluarga, sosial, dan bantuan medis. Ada kecanduan, bisa dikalahkan dengan motivasi yang kuat. Motivasi bisa ditingkatkan. Kita kuatkan mereka, dan buat mereka goyah. Apalagi mereka sudah diberikan informasi bahaya merokok.

Mendukung dengan cara hargai usaha mereka menurut Hosting Murah Indonesia Indositehost.com, selain itu sediakan waktu untuk para perokok yang ingin berhenti jadi mereka merasa ditemani, dan yang terutama jangan menghakimi. Kemudian bila dia bisa berhenti secara bertahap, kita bisa kasih reward,” tutup Dr Tribowo.

Views: 79
Posting: 31-May-2010 23:48:30 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bloging
May
30
2010

Menurut informasi yang didapat Belajar HTML Muhammad Jibril menegaskan bahwa dirinya seorang jurnalis bukan teroris, seperti yang dituduhkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan.

Hal tersebut dikatakan putra Abu Jibril itu ketika membacakan pledoi setebal 49 halaman dengan judul yang sama “Saya Jurnalis Bukan Teroris”.

“Penting bagi kami untuk menjelaskan bagaimana tujuan dan latar belakang munculnya Ar Rahmah Media. Ketika tidak ada satu kelompok pun di dalam negeri ini yang menyuarakan gerakan jihad secara obyektif. Saat itulah munculnya media online arrahmah.com ini,” ucap M Jibril di Pengadilan Negeri Selatan, Jalan Ampera Raya, Kamis (27/5/2010).

Dia menambahkan saat arrahmah.com mempublikasikan dan memberi opini tentang jihad lalu diartikan oleh berbagai pihak sebagai tindakan terorisme.

“Bahkan aktivitas gerakan Islam yang handak membangun kebaikan di bawah bendera syariat Islam, akses informasinya dimatikan bahkan dijauhkan dari pandangan publik,” bebernya.

Dalam pledoi yang dibacakan sekira pukul 14.30 WIB tadi M Jibril juga menantang JPU untuk menunjukkan bukti-bukti seperti yang tertera dalam dakwaannya, salah satunya dakwaan JPU yang menyebutkan bahwa perbuatan M Jibril telah merugikan negara.

“Dapatkah Anda (JPU) menunjukkan bukti dan menjelaskan kepada saya apa bentuk kerugian yang dialami oleh pemerintah atau negara karena perbuatan Saya? Kemudian bandingkan dengan kerugian kasus Bank Century, pelakunya ditangkap dan ditahan dan diadili seperti Saya,” tegas M Jibril.

Menutup pledoinya, M Jibril meminta kepada majelis hakim agar menegakkan keadilan tanpa pengaruh dari kuasa elit politik. Dia juga meminta dibebaskan dari semua tuduhan.

Hendaklah hakim bersedia memberi pertolongan kepada sesama muslim dan senantiasa bersedia menegakkan keadilan, menurut informasi yang diterima Hosting Murah Indonesia Indositehost.com. Hendaklah majelis hakim berhati-hati dalam memutuskan hukum, jika tidak risikonya amat dahsyat,” tukasnya. Sidang akan dilanjutkan Selasa pekan depan dengan agenda pledoi penasihat hukum terdakwa.

Views: 120
Posting: 30-May-2010 01:21:06 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bloging