Giting Sekedar Belajar Ngeblog

Welcome to My Blog
Please sit down and relax...
Jun
29
2010

Chili selalu rendah diri di hadapan Brasil. Tim Samba secara reguler mengeluhkan lawan yang dihadapi. Dalam lima tahun terakhir, Cili tujuh kali berturutan dikalahkan Brasil, dengan kebobolan 26 gol di Piala Dunia 2010.

Di Piala Dunia, Cili dua kali dikalahkan Brasil. Pertama di semifinal Piala Dunia 1962, atau saat menjadi tuan rumah, dengan skor 4-2. Kedua di babak kedua Piala Dunia 1998 di Prancis, dengan skor 4-1.

Tujuh kekalahan beruntun Cili atas Brasil dimulai di penyisihan grup Copa America 2004, dengan 1-0. Lalu diikuti kekalahan 5-0 di kualifikasi Piala Dunia pada tahun berikut.

Dua tahun kemudian kalah lagi 4-0 dalam laga persahabatan, lalu dipecundangi 3-0 dan 6-1 di babak penyisihan grup dan perempat final Copa Amerika. Kekalahan terakhir mengakibatkan kejatuhan pelatih Nelson Acosta.

Marcelo Bielsa merevolusi Cili pasca kepergian Acosta. Pelatih Argentina itu mengubah Cili dari salah satu tim terburuk menjadi salah satu yang terbaik di Amerika Latin.

Di kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Amerika Latin, Cili berada di posisi kedua dengan satu angka di bawah Brasil. Mereka mampu mengalahkan semua kekuatan Amerika Latin, kecuali Brasil. Dan miliki Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2010 Siaran Langsung di RCTI.

Di dua laga home and away, Cili dikalahkan 3-0 dan 4-2. Revolusi Bielsa seolah berhenti di kaki Brasil. Atau, Bielsa belum bisa mengubah Cili menjadi kakuatan yang mampu mengakhiri dominasi Tim Samba.

Bielsa menyadari hal itu. Menurutnya, Brasil selalu menakutkan bagi siapa pun karena selalu memiliki skuad versi baru, yang bermain dengan kecepatan dan lapar akan kemenangan.

Permainan Brasil berkembang ketika menghadapi tim-tim yang bermain menyerang, dan Cili berpotensi menjadi mangsa mudah dimamah. Cili memiliki kecepatan, mampu menyerang, tapi kesulitan memobilisasi lini belakangnya saat diserang.

Brasil dominan secara fisik dan skill, bermain dengan antusiasme tinggi. Mereka selalu tahu cara mengeksploitasi kelemahan di lini belakang lawan.

Lebih mengkhawatirkan lagi, Cili akan bermain tanpa dua defender regulernya; Gary Medel dan Waldo Ponce, yang terkena hukuman. Bielsa juga harus memutuskan apakah akan menurunkan Humberto Suazo, yang belum fit seratus persen, untuk mendampingi Jorge Valdivia di lini depan.

Valdivia bermain bagus saat Cili dikalahkan Spanyol 2-1. Bielsa berusaha meyakinkannya betapa dirinya bisa mencetak gol ke gawang Brasil, dan memenangkan laga.

Brasil diragukan menurunkan Felipe Melo, tapi Dunga tidak terlalu gundah. Brasil tak kekurangan pemain gelandang.

Elano telah sembuh dari cedera engkel, dan akan kembali mengisi lini tengan setelah absen saat Brasil ditahan Portugal. Kaka juga telah bebas dari masa hukuman, dan akan diturunkan.

Robinho diperlukan agar lini tengah Brasil lebih kreatif menerobos pertahanan lawan, dan menghasilkan kemelut secara reguler.

Brasil adalah tim hebat, tapi kerap mengeluh ketika lawan bermain tak sesuai keinginannya. Mereka seolah lupa betapa setiap tim memiliki pilihan strategi untuk menghadapinya, dan tidak ada tim yang memanjakan lawan.

Kini, Brasil berharap Bielsa tidak mengingkari naluri alamiahnya, dengan mengubah Cili dari tim yang memainkan sepakbola menyerang menjadi bertahan. Dan selalu update Hasil Lengkap Pertandingan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Views: 107
Posting: 29-Jun-2010 01:55:21 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bloging
Jun
08
2010

Menurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia bahwa Jefri Adriansyah bocah 9 tahun yang menghilang sejak 30 Mei 2010 lalu sudah ditemukan keluarganya. Namun nahas bocah tersebut ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Hal tersebut dibenarkan oleh paman korban, Yakin, yang mengatakan bahwa keponakannya tersebut ditemukan tewas di sebuah kebun tak jauh dari kediamannya di Gang Kubur (TPU Joglo), Jalan Joglo Raya, RT 08/03, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.

"Ditemukan sudah tewas, semalam sekitar jam 23.00 WIB di kebun Perumahan Alfa Indah, sekitar 600 meter dari rumah," tandas Yakin ketika dikonfirmasi okezone, Selasa (8/6/2010). Yakin menambahkan, keluarga diberitahu langsung oleh RT setempat bahwa jasad keponakannya itu ditemukan. "Yang memberitahu Pak RT langsung," katanya.

Menurut informasi yang diterima Belajar HTML bahwa ketika ditanya mengenai kondisi Jasad Jefri, Yakin enggan berkomentar namun dirinya memastikan menurut orangtua korban terdapat luka disekujur Jefri. "Kata orangtua terdapat luka-luka di tubuh almarhum, tapi saya belum lihat," lanjutnya.

Jasad keponakannya yang malang itu, kata dia, saat ini masih berada di RSCM dan masih menunggu pihak keluarga untuk pemakaman. "Kami masih menunggu keluarga lainnya,” pungkas Yakin.

Views: 84
Posting: 8-Jun-2010 12:50:04 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas
May
31
2010

Menurut informasi yang diterima Belajar HTML bahwa Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengaku telah mengirim surat ke Mabes Polri terkait perlindungan kepada Komjen Pol Susno Duadji yang kini mendekam di tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

“Iya, kami sudah datang ke Mabes memberikan surat pemberitahuan kepada Polri,” ujar anggota LPSK Lili Pintauli Siregar melalui sambungan telopon kepada wartawan, Kamis (27/5/2010)

Namun Lili mengaku tidak bertemu dengan Kapolri ataupun Kabareskrim karena sedang berada di luar.

“Kami titip surat ke Sepri, menurut Sepri di sana mereka akan ada hari Senin besok,” imbuhnya.

Lili menambahkan ketika bertemu Kapolri pihaknya akan membahas second detail

“Karena dia (Susno) juga saksi, perlindungan setiap saat dimintai keterangan kesaksian pada tahap apa pun. Kami akan memberikan pendampingan,” katanya.

LPSK mengaku belum memastikan Senin nanti akan kembali ke Mabes Polri, menurut informasi yang diterima Hosting Murah Indonesia Indositehost.com. Tadi itu kan informasinya dari Seperi, katanya Kapolri dan Wakapolri akan ada hari Senin, tapi kami juga belum tentu ke sana karena saya juga harus kembali membawa hasil rapat paripurna (LPSK),” tutupnya.

Views: 108
Posting: 31-May-2010 22:29:39 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas