Blog Geje Sesuai namanya, blog geje, segala sesuatu yang ngga jelas dapat ditemukan disini :)

Blog Category: Review
Aug
30
2009

 

 

     

Category : Childrens Books

  Author:   Lucy Maud Montgomery

 

"Marilla, bukankah menyenangkan jika hari esok kita pandang sebagai hari baru yang masih bersih dari kesalahan?"

Anne

Ini tentang kisah seorang gadis yatim piatu bernama Anne. Pasangan kakak-beradik Matthw dan Marilla Cuthbert yang tidak menikah memutuskan untuk mengadopsi seorang anak lelaki dari panti asuhan untuk membantu mereka mengurus tanah pertanian mereka di ranch milik mereka yaitu Green Gables. Namun alangkah terkejutnya mereka ketika yang mereka dapatkan justru seorang anak perempuan.

Anne seorang gadis kecil berusia 11 tahun berambut merah, bukanlah gadis kecil biasa, dia ceria, sangat suka berbicara, ceplas-ceplos dan sangat suka berimajinasi dalam sekejab Anne langsung jatuh cinta akan keindahan Green Gables dan desa Avonlea. Kendati bukan anak laki-laki seperti yang diharapkan, Matthew ternyata langsung menyukai Anne, yang kehadirannya justru membuatnya merasa nyaman dan membuat Green gables menjadi sangat hidup. Namun tidak demikian dengan saudara perempuannya Marilla, dia keberatan dan bermaksud untuk mengembalikan Anne, namun entah bagaimana Marilla juga merasa tidak tega untuk menyerahkan Anne yang polos terhadap orang tidak dikenal dan akhirnya memutuskan untuk tetap mengadopsi Anne.

Kehadiran Anne membawa nuansa baru bagi Green Gables, Matthew yang sudah menyukai Anne sejak awal senang mendengarkan celotehan Anne yang sangat suka berimajinasi dan memberi nama-nama unik pada segala sesuatu hal yang menurutnya indah seperti Kanopi Kekasih, Permadani Violet, Hutan Berhantu, dll. Sedangkan Marilla yang memutuskan untuk mengasuh Anne dan mengajarinya berbagai macam hal seperti tata krama dan sopan santun pelan-pelan mulai juga menyukai Anne.

Sedangkan bagi Anne sendiri, Green Gables adalah rumah barunya yang sangat dia sukai, disini Anne juga menjalani kehidupan normalnya sebagaimana anak-anak lain, (dimana sebelumnya dia harus mengalami kehidupan tidak pasti akibat berpindah-pindah pengasuhan) berkenalan dengan anak perempuan sebayanya, Diana Barry yang langsung menjadi sahabat terbaiknya dan juga bersekolah di desa Avonlea dan membuatnya mendapat banyak teman seperti Ruby dan Jane. Satu hal penting, jangan sebut Anne dengan sebutan wortel, sebagaimana yang dilakukan Gilbert Blythe, yang langsung membuat Anne marah dan menjadikannya musuh dan rival dalam berbagai macam hal.

Anne juga anak yang cerdas, dengan segera dia menjadi populer di antara anak-anak sekolah lain dan sikapnya yang menyenangkan membuat orang paling kaku pun menjadi luluh padanya.

___________________________________________________________________________________________________________

Saya sangat setuju dengan quote di tampilan cover tentang novel Anne of Green Gables yang kisahnya tak lekang oleh zaman. Buku ini diterbitkan tahun 1908, sudah benar-benar lama sekali, tapi tidak perlu khawatir akan merasa bosan ataupun basi saat membacanya. Sebagaimana literatur klasik, novel ini sangat kaya akan detail deskripsi pemandangan alamnya, membuat saya benar-benar berharap saya dapat tinggal di Green Gables juga :D

Bagi yang pernah menonton serial TV lama berjudul Little House on Prairie, mungkin bisa membayangkan beberapa kisah Anne mirip dengan Laura. Dengan latar belakang landscpae indah seperti hutan, tanah peternakan, sungai, pegunungan dan alam pedesaan lain, tapi yang terlihat nyata dibuku ini adalah bagaimana masa anak-anak itu harus dinikmati, karena masa anak-anak adalah salah satu fase kehidupan yang menyenangkan dan seperti petualangan, karena anak-anak itu umumnya imajinatif.

Bagi penggemar buku-buku Enid Blyton, buku ini juga sangat saya rekomen, kisah persahabatan anak-anak perempuan saat bersekolah, jamuan minum teh, saat-saat menghadapi ujian di sekolah, dll semuanya benar-benar seperti dejavu saat membacanya.

Bagi yang gemar menulis kisah cerita, buku ini juga kasih saran menarik dalam salah satu bab-nya yaitu Terbentuknya Klub Cerita, seperti, "Jauh lebih romantis untuk mengakhiri suatu cerita dengan pemakaman daripada dengan pernikahan" dan "terlalu banyak percintaan lebih buruk daripada terlalu sedikit" :P

FYI, Anne of Green Gables juga termasuk salah satu literatur klasik populer sepanjang masa, bahkan di Jepang, buku ini sudah dimasukkan dalam curriculum pelajaran untuk anak-anak sekolah dasar (wah sayang banget coba di Indonesia juga begitu, seperti Totto Chan, buku ini juga sedikit banyak menjelaskan mengenai metode pendidikan dan pengajaran) setting buku ini di Canada sebagaimana negara asal penulis.

Akhir kata, saya sangat suka dan menikmati membaca buku ini, setelah sekian lama buku anak-anak jaman sekarang lebih banyak berkutat dalam kisah fantasy dan science fiction yang melibatkan terlalu banyak khayalan canggih yang cenderung ribet tentang dunia-dunia ajaib dan mahluk-mahluk mistik dengan plot cerita yang secara general seragam, membaca buku ini ibarat oasis di padang gurun.

Views: 501
Posting: 30-Aug-2009 00:50:57 WIB
Comments: 1 comments
Category: Review
Jul
28
2009

Iseng-iseng coba post review tentang buku yang baru dibaca, tapi belum berani kalau bikin blog tentang buku-buku yang habis dibaca dalam 1 bulan kaya baladewi dan mer-Majesty, maklum kadang-kadang gw masih suka males dan moody dalam membaca.

 

book

 

Drachenreiter

Ini kisah petualangan tentang seekor naga bernama Lung dalam mencari jati dirinya, mengenai tempat dimana para leluhurnya dulu berasal. Kisah bermula dari pemberitahuan seekor tikus yang panik dan berkata tempat tinggal para naga akan terancam dengan kehadiran manusia, mendengar hal itu, Lung seekor naga muda memtuskan untuk melakukan perjalanan guna mencari tempat yang bernama Kaki Langit.

Sang naga perak, Lung tidak sendirian dalam melakukan petualangannya, dia ditemani oleh Bulubelerang seekor gadis Goblin yang sangat menyukai jamur, dalam perjalanannya mencari Kaki Langit, Lung dan Bulubelerang bertemu dengan seorang anak laki-laki yatim piatu bernama Ben, setelah membantu naga dan goblin meloloskan diri dari kejaran manusia, maka Lung memutuskan untuk mengajak serta Ben.

Tapi perjalanan mereka tidak selalu mulus, karena rupanya ada musuh yang suka memburu naga. Musuh itu bernama Nesselbrand, naga emas yang kejam, licik dan pembohong. Selain berusaha menemukan tempat bernama Kaki Langit, Lung dan kawan-kawannya juga harus menghindari bahaya selain Nesselbrand. Sebab dalam petualangannya, mereka bertemu dengan musuh lain seperti Basiliks, peri-peri jail penyesat, burung raksasa Roc maupun kurcaci-kurcaci licik yang suka meminta imbalan.

Namun selain musuh, dalam perjalanannya mereka juga mendapatkan banyak teman, seperti Proffesor Wisegrund sang arkeolog yang selalu ingin bertemu dengan mahluk-mahluk dongeng dan banyak memberi informasi mengenai keberadaan kaki Langit, lalu Kakiranting si homonculus mini yang berpengetahuan luas, Subaida Ghalib si peneliti naga nomor 1 di dunia, dll. ___________________________________________________________________________________________________________

Kesan saya tentang buku ini : fun and adventurious. Untuk ukuran buku anak-anak kisah petualangannya seru tapi ringan namun tidak membosankan. Selain seru, kisah ini dan juga kaya akan unsur mythologi. Selain banyak mahluk mythologi, ada juga unsur fabel disini yaitu binatang-binatang yang bisa berbicara dan bertingkah seperti layaknya manusia. Membaca buku ini mengingatkan saya akan Narnia, selain tokoh utamanya anak-anak, mahluk mythologi dan fabel, juga sangat terasa petualangannya, bedanya mungkin kalau dalam Narnia, kebanyakan anak-anak harus masuk ke dunia lain dulu untuk berteu dengn mahluk-mahluk ajaib, tidak demikian dengan Drachenreiter, yang diceritakan bahwa mahluk-mahkuk ajaib seperti naga, peri maupun jin memang ada di dunia nyata, hanya saja selama ini mereka menyembunyikan keberadaannya dari manusia.

Saat membacanya, saya merasa seperti anak-anak yang suka berpetualang, penuh rasa ingin tahu, selalu optimis akan cita-citanya dan selalu penasaran akan hal-hal baru, sesuatu yang kadang suka hilang saat kita dewasa.

 

BTW kalau mau lihat review lain dari gw, silakan visit  http://arynity.multiply.com/reviews

Views: 554
Posting: 28-Jul-2009 00:23:29 WIB
Comments: 2 comments
Category: Review