TELEVISI 3D memang berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan jangka
panjang pasar global televisi. Namun untuk jangka pendek, IETV adalah
pendorong pertumbuhan utama. Para produsen utama televisi di dunia
menggelar kampanye pemasaran besar-besaran untuk mendongkrak popularitas
televisi tiga dimensi (3D), demi meningkatkan pertumbuhan penjualan.
Namun demikian, televisi 3D ternyata bukan generator pertumbuhan pasar.
Firma riset iSuppli Corp menilai, pendorong utama pertumbuhan penjualan
televisi di dunia sesungguhnya adalah televisi internet, alias
Internet-Enabled Television (IETV. Dan dukungan untuk artikel yang
berjudul Blogger Templates Colorizetemplates.com
Sebab,
penjualan global IETV akan jauh melampaui volume televisi 3D. iSuppli
menjelaskan, volume penjualan global IETV pada 2010 akan sanggup
menembus angka 27,7 juta unit. Pada saat yang sama, iSuppli menegaskan,
volume penjualan global televisi 3D ternyata hanya akan mencapai total
4,2 juta unit. iSuppli mengakui, televisi 3D memang berpotensi menjadi
pendorong pertumbuhan jangka panjang pasar global televisi.Namun untuk
jangka pendek, iSuppli menyebutkan, IETV adalah pendorong pertumbuhan
utama.
"Terlepas dari promosi besarbesaran yang dilakukan para
produsen utama televisi di dunia, adopsi televisi 3D di dunia pada 2010
akan tetap terbatas pada volume kecil," ujar Director & Principal
Analyst Television Systems iSuppli Corp Riddhi Patel. Pada 2010, iSuppli
menemukan, televisi 3D hanya dibeli oleh konsumen yang memiliki
anggaran belanja nyaris tidak terbatas, dan antusias mencoba teknologi
baru. Sementara itu,sebagian besar konsumen yang lain enggan membeli
televisi 3D karena sejumlah kendala.
"Televisi 3D masih
menghadapi sejumlah tantangan besar.Antara lain harga yang masih terlalu
tinggi, konten yang masih sangat terbatas, serta rendahnya tingkat
interoperabilitas. Sebaliknya, IETV tidak menghadapi kendalakendala
tersebut," tutur Patel. Pada saat ini, iSuppli menegaskan, konsumen
memang lebih mudah memanfaatkan IETV daripada televisi 3D karena konten
berupa video online sudah sangat banyak tersedia di internet. Untuk
menghubungkan IETV ke jaringan internet, konsumen pun tidak menjumpai
kesulitan teknis. Sebab, IETV mampu langsung mengakses internet, baik
melalui kabel atau pun secara nirkabel, tanpa bantuan alat tambahan.
Di
samping itu, pilihan produk IETV yang tersedia di pasar juga sangat
beragam karena para produsen utama televisi di dunia sudah
menawarkannya. iSuppli mencermati, para produsen televisi terbesar di
dunia seperti Samsung Electronics Co Ltd,LG Electronics Inc,Sony Corp,
Panasonic Corp,dan Sharp Corp pada saat ini sudah menawarkan IETV.
Produk-produk tersebut pada saat ini tersedia dengan ukuran layar mulai
24 inci hingga 65 inci. Dengan IETV, pengguna juga bisa menonton video
online secara lebih nyaman, daripada di layar komputer atau smartphone
yang berukuran lebih kecil," ujar Analyst Television System Research
iSuppli Corp Tina Tseng. Berkat dukungan konten dan keberagaman pilihan,
iSuppli memperkirakan, volume penjualan global IETV akan bertumbuh
rata-rata 50 persen mulai 2010 hingga 2014.
Khusus untuk 2010,
iSuppli menyebutkan, volume penjualan global IETV bahkan mampu meraih
pertumbuhan 124,9 persen. Karena itu, iSuppli mempercayai, volume
penjualan global IETV pada 2014 akan menembus angka 148,3 juta unit dan
menguasai paling sedikit 54 persen pangsa di pasar televisi flat-panel
global. Artinya, sebagian besar televisi flat-panel yang beredar di
dunia pada 2014 sudah bisa mengakses internet.
"Kehadiran IETV
adalah bagian dari evolusi teknologi televisi. Inovasi adalah syarat
utama pertumbuhan pasar televisi. Sebab jika tidak ada teknologi
baru,maka konsumen tidak akan bersedia mengganti televisi lama dengan
yang baru," tandas Patel. Firma riset DisplaySearch Ltd menambahkan,
konsumen tidak akan lagi ragu mengadopsi IETV karena teknologi IETV pada
saat ini sudah semakin matang, sebab IETV sudah mampu menyuguhkan
sejumlah fungsi komputer. Misalnya konferensi video.
"Di
rumah,konsumen tentu lebih nyaman melakukan konferensi video dengan IETV
daripada komputer karena IETV memiliki layar jauh lebih besar," tutur
Director Electronics Research Display- Search Ltd Paul Gray. Survei
DisplaySearch di sejumlah negara maju menemukan, sekitar 55 persen
televisi yang beredar di pasar kini sudah dilengkapi konektivitas
internet. Karena itu, DisplaySearch meyakini, volume penjualan global
IETV pada 2010 akan mampu menembus volume 45 juta unit, atau 19 persen
dari total volume pasar televisi flat-panel.
DisplaySearch
memprediksi, pangsa IETV di pasar global televisi flat-panel akan terus
meningkat. Alhasil, DisplaySearch menegaskan, pada 2014 IETV akan
menguasai pangsa 42 persen, atau 119 juta unit dari total volume
penjualan televisi flat-panel global. Firma riset Strategy Analytics Inc
pun menilai, peningkatan popularitas IETV merupakan peluang, tidak
hanya bagi para produsen televisi, tetapi juga para pengembang konten
internet, dan penyedia jasa internet. IETV sudah menjadi bagian dari
desain rumah masa depan konsumen. Para produsen televisi, pengembang
konten, dan penyedia jasa internet harus merespons cepat tren yang
berkembang pesat ini," papar Analyst Digital Home Observatory Strategy
Analytics Inc Christopher Dodge.
Menurut informasi yang diterima Blogger Templates Colorizetemplates.com
bahwa tergiur peluang besar pertumbuhan televisi internet, para raksasa
teknologi pun berlomba terjun ke pasar tersebut.Tidak terkecuali
perusahaan media internet terbesar di dunia Google Inc, yang berencana
merilis platform Google TV pada akhir 2010. Director Multiplay Market
Dynamics Service Strategy Analytics Inc Ben Piper menegaskan, kehadiran
Google TV adalah sebuah revolusi. Sebab, Google TV akan mengubah total
cara manusia menonton televisi. Selama ini, pemirsa harus mengikuti
jadwal yang ditentukan stasiun televisi untuk menonton siaran
favorit.Tetapi dengan televisi online,terutama Google TV,pemirsa bisa
menonton siaran televisi kapan pun sempat," tutur Piper.
Kemenangan Argentina atas Meksiko makin menajamkan penampilan apik
mereka di Piala
Dunia 2010. Maka Maradona pun makin yakin Albiceleste bisa
mengalahkan Jerman di perempatfinal.
Argentina yang terseok-seok
di kualifikasi ternyata mampu membungkam prediksi sebagian orang bahwa
juara dunia itu tak bisa tampil baik di Afrika Selatan ini. Lolos dari
fase penyisihan dengan jadi juara grup dan menorehkan nilai sempurna.
Di
perdelapan final mereka dihadapkan dengan Meksiko dan ternyata tim
CONCACAF itu pun tak mampu menahan laju Argentina. Diwarnai dua gol
Carlos Tevez,-salah satunya kontroversial- 'Tim Tango' menang 3-1.
Empat
kemenangan beruntun, moral tim yang sedang bagus-bagusnya plus
tampilnya Gonzalo Higuain di puncak daftar topskorer dengan empat gol
jadi modal berharga bagi Maradona untuk berduel dengan juara dunia tiga
kali Jerman di babak delapan besar Sabtu 3 Juni di Green Point Stadium.
Apalagi
Argentina punya rekor bagus saat menghadapi raksasa Eropa tersebut
dengan memenangi delapan dan hanya kalah lima dari 18 pertemuan mereka.
Ini
juga pertemuan kedua beruntun mereka di perempatfinal setelah empat
tahun lalu Jerman mengalahkan mereka lewat adu penalti. Dan miliki Jadwal
Babak 16 Besar Piala Dunia 2010 Siaran Langsung di RCTI.
"Kami
akan melihat situasi kami dulu lalu kami akan mencoba dan menyatukan
tim terbaik untuk menunjukkan kemampuan kami saat melawan Jerman," sahut
Maradona di situs resmi FIFA.
"Tim itu nantinya akan menjamin
kami bisa memenangi laga melawan Jerman. Kami tahu Jerman berbeda dengan
Meksiko yang baru saja kami hadapai. Mereka kuat namun kami akan
menurunkan pemain yang tepat untuk mengalahkan mereka," tegas pria
berjuluk El Pibo Del Oro itu. Dan update terus Hasil
Lengkap Pertandingan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.
Menurut informasi yang diterima Type
Approval Indonesia bahwa Draf Rancangan Undang-Undang (RUU)
Perindustrian sudah tuntas 90% dan masuk tahap finalisasi. Nantinya,
draf RUU tersebut segera diserahkan kepada Kementerian Hukum dan HAM
(Kemenhuk dan HAM) untuk dilakukan harmonisasi.
Rencananya, pekan
depan siap diserahkan ke Kemenhukham untuk dilakukan harmonisasi.
Setelah itu, Presiden menerbitkan Amanat Presiden untuk segera dibahas
di DPR,”ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin)
Agus Tjahajana di Jakarta belum lama ini. Dia menjelaskan,ada beberapa
substansi baru yang dimasukkan dalam draf revisi UU Perindustrian
tersebut.
”Misalnya soal industri hijau. Dan juga mengatur
tentang pembentukan Dewan Daya Saing,” paparnya. Kepala Badan Penelitian
dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Dedi Mulyadi mengatakan,
secara substansial ada sekitar 70% perbedaan antara draf RUU tersebut
dengan UU yang lama.Misalnya kata dia,mengenai standardisasi yang
sebelumnya hanya sebatas perumusan, sekarang diterapkan secara lembaga.
Selain
itu,penerapan teknologi diarahkan menjadi inovasi, kemudian pertumbuhan
industri difokuskan pada kompetensi daerah, serta kemitraan publik dan
swasta dikembangkan merata untuk industri. ”Juga fokus upaya mewujudkan
industri hijau yakni bagaimana menekan limbah,” ungkap Dedi. Kemenperin,
lanjut Dedi, melakukan kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung
(ITB) untuk memetakan industri berdasarkan potensi limbah dan karbon
yang dihasilkan.
Hal itu, sebagai pedoman penentuan standar dan
sertifikasi industri low carbon. ”Industri prioritas untuk pengurangan
karbon, misalnya pengolahan semen,petrokimia,pulp dan kertas, keramik,
dan tekstil,” ujarnya. Pemetaan tersebut, menurut Dedi, dilakukan dengan
memakai metode survei, sampling, dan sensus. Pemetaan itu, membutuhkan
dana kurang lebih sekitar Rp15 miliar.
Menurut informasi yang
diterima Belajar HTML bahwa Semoga
saja dalam waktu dekat selesai dan anggaran yang dimohonkan, lancar
diturunkan,” tandas Dedi. Agus menambahkan, penyusunan draf revisi juga
dilakukan berdasarkan kajian dengan para pihak terkait, termasuk Kamar
Dagang dan Industri (Kadin). Persoalannya, kata dia, dalam UU itu,akan
membahas antisipasi terkait gangguan-gangguan industri, baik dari faktor
internal maupun eksternal.”Karena selama ini ada gangguan yang coba
diselesaikan sendiri oleh perusahaan,” ujarnya.