Kampreto on the Blog It's just a blog

Blog Archive: March 2006
Mar
16
2006

Oleh :
Anif Punto Utomo
Wartawan Republika

Sambutan apa yang paling istimewa terhadap kedatangan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Condoleezza Rice? Bukan... bukan karena dia disambut khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berikut karpet merahnya. Sambutan istimewa itu adalah kemenangan ExxonMobil.

Tidak sampai 24 jam sebelum Condy --panggilan Condoleezza-- mendarat di Jakarta, telah diumumkan bahwa Exxon Mobil menjadi kepala operator eksplorasi
Blok Cepu. Sebuah kebetulan, atau memang kebenaran sebuah isu bahwa sebelum Condy sampai di Indonesia, semua urusan soal Cepu sudah beres?

Exxon akan memimpin eksplorasi di lapangan minyak dan gas Cepu tersebut sesuai dengan keinginan mereka: 30 tahun. Pertamina yang menginginkan agar dilakukan rotasi tiap lima tahun untuk memimpin ekplorasi hanya bisa 'gigit jari'. Boleh dikata, Pemerintah ikut 'menggigit jari' Pertamina, bahkan lebih keras.

Views: 915
Posting: 16-Mar-2006 17:32:00 WIB
Comments: 6 comments
Category: Bloggaul
Mar
16
2006
Dari milis tetangga



Tahun 1936, secara tak sengaja, para peneliti dari Belanda yang hendak melihat kondisi es di puncak pegunungan di Papua, menemukan kekayaan tembaga dalam jumlah melimpah... Oleh sang peneliti, lokasi tersebut dipetakan, namun karena pemerintah Belanda tidak tertarik mengelolanya, akhirnya catatan tentang keajaiban bumi Papua itu "tidur" di perpustakaan Belanda saja.

Freeport, yang berdiri pada tahun 1912, pada awalnya hanyalah perusahaan "sederhana" penambang belerang saja, yang kemudian mengembangkan sayapnya dengan membuka pertambangan Nikel di Kuba pada tahun 1940. Namun kemudian tambang Nikel ini diambil paksa oleh Fidel Castro. Setelah hasil dari berbagai tambang mereka mengalami penurunan, (entah bagaimana) berbekal catatan peneiliti Belanda, tahun 60-an mereka menelusuri bumi Papua. Alangkah menakjubkannya, karena di situ ditemukan kandungan tembaga 13 juta ton di atas permukaan tanah (tinggal ngeruk doang, gak perlu capek-capek menggali) dan 14 juta ton di perut bumi!!! Luar biasa, dan ini menjadikan Tembagapura menjadi TAMBANG EMAS KETIGA TERBESAR DI DUNIA. Tahun 67, mereka menandatangani kontrak karya dengan Pemerintah Indonesia, dan diberi hak kelola selama 30 tahun, walau saat itu Papua belum resmi jadi milik Indonesia (inipun konon diperdebatkan juga keabsahannya, menyangkut status Papua saat itu).

Tahun 1972, Freeport melakukan ekspor perdana konsentrat tembaga. Karena saat itu USA sedang berperang habis-habisan dengan Vietnam, harga tembaga melangit, dan penambangan tembaga digenjot besar-besaran. Alhasil Freeport menangguk keuntungan yang sangat besar, dan menjadi perusahaan raksasa nan kaya raya... Dengan kekayaannya itulah Freeport mengakuisisi Mc Moran Oil and Gas, dan mengubah namanya sendiri menjadi Freeport Mc Moran. Gunung Rumput di Tembaga Pura, yang boleh disebut pula sebagai Gunung Emas, mulai dikelola oleh Freeport pada tahun 1988...Kandungan emas di gunung ini sebenarnya juga telah ditemukan tahun 1936 oleh peneliti Belanda tersebut, namun konon Freeport lebih tertarik mengelola tembaga.

Setelah tambang tembaga-nya adalah yang terbesar ketiga di dunia, tahukah anda bahwa tambang emas di Freeport itu ternyata kini merupakan TAMBANG EMAS TERBESAR DI DUNIA!!! Tahukah anda berapakah keuntungan yang di dulang Freeport dalam 3 tahun terakhir ini? LABA BERSIH dari Freeport, dan bukan sales ataupun laba kotor:
- Tahun 2002 NETT PROFIT-nya adalah US$ 127 million, alias 1,27 trilyun rupiah.
- Tahun 2003 NETT PROFIT-nya menjadi US$ 162 million alias 1,62 trilyun rupiah.
- Tahun 2004 NETT PROFIT-nya melompat ke US$ 934 million, alias 9,34 trilyun rupiah.

Bagaimana dengan tahun ini dan seterusnya??? Gak bisa dipungkiri lagi, keuntungannya akan menggila...Pada Januari 2001, harga Tembaga hanyalah US$ 2.13/kg saja. Pada Januari 2005, harga Tembaga sudah menjadi US$ 3.70/kg dan kini meroket (pada Januari 2006) menjadi US$ 5.43/kg alias 250% dibanding 5 tahun sebelumnya!!! Harga emas pada awal 2001 masih sekitar US$ 9000/kg, meningkat menjadi US$15900/kg di awal tahun 2005, dan kini melangit sampai ke US$ 18900/kg!!! Jangan ditanya berapa besarnya keuntungan yang dikeruk oleh tambang emas terbesar di dunia dan tambang tembaga terbesar ketiga di dunia saat ini...(mengenai harga metal, cek aja di www.kitco.com dan www.lme.com ).

Tahukah anda, berapa besar saham kita Pertambangan Paling Ajaib di dunia tersebut??? 81.2% sahamnya adalah milik Freeport Mc Moran... Pemerintah kita melalui PT Freeport indonesia hanya memiliki 9.4% saham saja!!! Sisa saham sebesar 9.4%, dimiliki oleh Indocopper Investama, yang ternyata 100% saham perusahaan ini dimiliki oleh Freeport Mcmoran juga!!! Janjinya tahun 2005, saham Indocopper akan dilepas semua oleh Freeport, tapi kini tahun 2006 sudah memasuki bulan ketiga, tetap saja dipegang oleh Freeport (ada apa nih?)...

Walau kontrak Freeport rencananya habis tahun 1997, pada tahun 1991, kontrak tersebut diperbaharui dan Freeport mendapat lisensi baru untuk mengelola selama 30 tahun, plus opsi 2 x 10 tahun...Dengan demikian Freeport berhak bertengger di bumi Tembagapura secara resmi sampai dengan tahun 2041! Mungkin mereka akan terus bercokol di sana, sampai mereka menyadari bahwa bumi Tembagapura sudah habis dikeruk dan gak ada lagi yang bisa diberdayakan...Di saat itulah mungkin mereka akan mengembalikan ke kita, yang cuma bisa meratapi kebodohannya saat itu...

Jadi.... ????
Views: 676
Posting: 16-Mar-2006 16:33:00 WIB
Comments: 1 comments
Category: Bloggaul
Download MP3 Indonesia Gratis
Science & Technology News BOX
ip address
Tags