KOES PLUS The Legend of Music Indonesia

May
01
2008
MURRY :
"Jangan anggap enteng Koes Plus.."




24/04/2008 09:09:04 DRUMMER legendaris Murry datang tak sia-sia ke Yogya. Mantan personel Koes Plus ini hadir menghibur fansnya lewat 'Koes Plus by Request Special With Murry' yang digelar di Warung Java Jalan Magelang Yogya, Rabu malam (22/4). Di panggung yang berukuran 'mungil' Murry bernyanyi, 'ngobrol' dan memberikan 'kursus' singkat cara menabuh drum yang baik. Alhasil, para penonton dari komunitas penggemar Koes Plus merasa puas setelah menikmati pertunjukan 'sang legendaris' di atas panggung meski hanya sekitar 1 jam. Murry naik ke panggung pada pukul 22.30 setelah para penonton dihibur oleh grup band pelestari Koes Plus yaitu Cut Bray Band dan Musik Plus. Usai 2 band tampil, dilanjutkan dengan penampilan Hoss Band yang sekaligus mengiringi kehadiran Murry.

Melihat kehadiran Murry, para penonton memberikan sambutan hangat dengan applaus penghormatan. Murry pun membalas sambutan fansnya dengan lambaian tangannya. Sebelum melantunkan nyanyian dan atraksi tabuh drum, Murry memberi sedikit cerita tentang lagu-lagu Koes Plus. Ia pun memuji almarhum Tony Koeswoyo yang banyak menciptakan lagu untuk Koes Plus. Tony, menurut Murry, seorang musisi yang setiap menciptakan lagu benar-benar memperhatikan secara teliti. "Mas Tony sangat memperhatikan penjiwaan lagu dan musiknya. Jadi Koes Plus itu tidak sembarang membuat lagu. Jangan anggap enteng Koes Plus," ujar Murry.

Salah satu contoh lagu ciptaan Tony Koeswoyo menjelang wafatnya dengan judul 'Kau dan Aku', kata Murry karyanya begitu indah dan harmonis antara lirik dan musiknya. "Lagunya sederhana tapi tidak mudah," kata Murry yang langsung melantunkan lagu karya Tony Koeswoyo yang terakhir itu dengan iringan Hoss Band. Ingin memanjakan sekaligus memuaskan penonton, Murry pun menyajikan tembang 'Kembali Lagi' yang diikuti oleh para penonton. Setelah itu para penonton meminta Murry memainkan drum. Di usianya yang sudah 60 tahun, tampak Murry sudah tak seenerjik masa mudanya. Kepada KR ia mengungkapkan bahwa pada kedua bagian pahanya telah mengalami cedera dan terpaksa harus dijahit. Cedera tersebut lantaran terlalu banyak bermain drum. "Paha kiri saya dijahit tahun 1994, kemudian sebelah kanan dijahit tahun 2004.

Sebenarnya sekarang ini jahitannya terbuka lagi dan harus diperiksa dokter," katanya. Meski dua paha bagian atas cedera, ternyata Murry masih piawai memainkan drum. Atraksi main drum dipertunjukkan Murry ketika memberikan contoh cara memukul drum untuk lagu dangdut yang tanpa kendang. "Main drum untuk dangdut itu ada caranya, jadi tidak ngawur," tambahnya yang dilanjutkan dengan menabuh drum lagu dangdut melayu. Dalam pentas yang berakhir pukul 23.00 itu Murry melantunkan sejumlah lagu lainnya seperti Adikku, Pak tani, Desember dan Kolang Kaling. Diakhir penampilannya, Murry kembali melakukan atraksi solo drumnya yang memukau penonton. (Cdr/Cil)-o


Kutipan : http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=160700&actmenu=40

NEXT EVENT ...



Views: 1242
Posting: 1-May-2008 22:02:00 WIB
Comments: 2 comments
Category:
Mar
27
2008



Dear all bloggers,
khususnya fans club Koes Bersaudara / Plus

Kalau tidak ada aral melintang ...
Malam ini tanggal 27 maret 2008 hadir
KELUARGA BESAR
KOES BERSAUDARA/PLUS

di acara empat mata TRANS 7

Jangan dilewatkan ...!

KEMBALI KE LAKTOP ........




Foto Kenangan Koes Bersaudara saat pentas di TVRI
Maret 1987 ( 21 thn silam ).
Penampilan terakhir alm. TONNY KOESWOYO
sang Maestro sekaligus Pelopor Musik Pop Indonesia.










Hari ini adalah peringatan 21 tahun wafatnya Tonny Koeswoyo. Tepatnya pada tanggal 27 Maret 1987 Indonesia kehilangan Pahlawan Musik Indonesia dan Bapak Pop Progresif Indonesia dengan segala Keteguhan, komitment, dan kompetensi.
Sesungguhnya Tonny Koeswoyo telah memberikan inspirasi tentang konsistensi profesi, komitmen, profesionalisme, kekompakan, kreativitas, inovasi dan kesadaran bahwa keberhasilan profesi dicapai melalui suatu proses panjang dan tidak seketika di tengah tumbuhnya budaya ?jalan pintas?, tentu saja hal ini tidak hanya memberi inspirasi bagi generasi pelaku di bidang musik semata juga bidang-bidang lainnya. Semoga?.

Ragil Wibowo


....masihkah kau...kumiliki....
aku rindu...aku rindu...





SALAM JIWA NUSANTARA ....... MERDEKA !
Views: 929
Posting: 27-Mar-2008 04:15:00 WIB
Comments: 7 comments
Category:
Mar
03
2008
Dear Bloogers,
Dengan mengucap Syukur Alhamdillah, semalam acara perdana KMFC Tangerang yang bertajuk "Gebyar 100 Lagu-lagu Koes Plus" di Fifo Cafe Ciputat berlangsung lancar, tertib dan cukup meriah. Acara yang bermoto "dari kita untuk kita" ini dipadati penonton yang melebihi kapasitas tempat duduk meskipun panitia telah menyetop penjualan tiket sejak jam 10 pagi.

Acara dibuka oleh MC mas Ali Bens Radio yang cukup kocak menghibur penonton, tepat pada jam 6.45 atau mundur 15 menit dari yang direncanakan. Hal ini bisa dimaklumi karena banyak penonton yang berdomisili cukup jauh dari wilayah Ciputat. Dari total 108 lagu yang disipakan, ternyata hingga penutupan hanya 53 buah lagu yang berhasil didendangkan mengingat jarum jam sudah menunjuk tepat pukul 12.00 malam. Berturut-turut dimulai dari SF Band, Harpas band, Mister Plus dan puncak acara menampilkan B-Plus. Hingga selesai acara penonton masih bertahan sekitar 75%. Bahkan di antara penonton hadir pula Ibu Astrid, isteri Alm. Tonny Koeswoyo.

SF Band menyanyikan 6 lagu yaitu Bersama Lagi; Belajar Bernyanyi; Buat Apa Susah; Kelelawar; Tul Jaenak dan Termenung Lesu. Tentu saja bintang yang paling membuat kagum adalah penampilan mas Ryan sang vocalis SF Band. SF Band singkatan dari Subiharto Family, dengan sang Bapak memegang Bass, Ibu memegang drum, si sulung memegang keyboard dan kaka bungsu memegang guitar. Ryan sang vocalis yang berusia 5 tahun ini bahkan bisa menyanyikan suara 2 nya mengiringi sang kakak pada lagu Bersama Lagi!

Harpas band, adalah group band "RT" karena semua personil satu warga di Reni Jaya Pamulang. Meski baru setahun, namun penampilan Harpas Band patut diacungi jempol, dengan gaya vocalis kang Asep yang khas dan suaranya yang tidak kalah merdu dengan penyanyi masa kini. Harpas mengusung aransemen original. Berturut-turut lagu yang dibawakan Harpas adalah Jiwa Nusantara; Bilakah kau Pulang; Awan Hitam; Janjimu; Angin Laut; dan Muda-mudi.

Kalau SF Band, band sefamily dan Harpas adalah band satu warga-maka Mister Plus adalah band yang lahir satu perusahaan (Astra-Isuzu). Dikomandani oleh mas Tato yang juga Ketua KMFC Tangerang, Mister Plus mengusung semi originalitas. Walau tidak 100% original namun Mister Plus menyuguhkan tontonan yang sangat menarik karena didominasi oleh lagu-lagu irama hardbeat. Kontan saja sang vocalis berjingkrak-jingkrak membakar suasana. Berturut-turut Mister Plus menyajikan Nusantara-2; Kolam Susu (original); Bus Sekolah; Seminggu yang lalu; Layang-layang (vocal oleh Bu Agus-spontanitas quiz); Oh Kasihan; Jangan Berulang Lagi; Waktu Cepat Berlalu; Manis dan Sayang; Jemu; Rondo Katut (vocal pak Sukirno-spontanitas); Rata-rata; Kau Datang Lagi dan Rahasia Hatiku.

Tepat puku 10 malam, B Plus membuka pertunjukkannya dengan lagu I Will come to You; kemudian berturut-turut Berdiri di Sini; Isi Hatiku; Andaikan kau Datang; Aku dan Dirimu; Why Do You Love Me-pada lagu ini tiba-tiba Ryan vocalis cilik SF Band menyalakan mike di depannya dan maju ke panggung menjadi vocalis. Rrruarrrr biasssaaa! Setelah Why Do You Love Me, disusul oleh Kembali ke Jakarta; Man Oh Man (vacalis mas Bambang "Toriyomo"-spontanitas); Gadis Genit; kemudian pak Elang seorang Koesmania sejati maju ke depan membuat hangat suasana dengan lagu Hanya Temanku dan Ibu & lagunya; dilanjutkan kembali B-Plus dengan Sederhana Bersamamu; Keroncong Pertemuan (spontanitas penonton); Untukmu; Hanya Pusaramu; Bunga di Tepi Jalan; Senja demi Senja; Nuswantoro (vocalis p Dipo-spontanitas); Doa Suciku; Lagi-lagi Kamu; Nelayan; Terasa; Panah Asmara; Nasib; Cintamu Telah Berlalu; Besi Tua dan ditutup dengan Cubit-cubitan (spontanitas). Penampilan B-Plus semalam sangat prima! Baik permainan alat musik drum (Ivan), melody dan keyboard (Acil), Bass (Pipin) dan Rhtym sekaligus lead vocal (Heri) seakan membawa kita flash back memonton live Koes Plus secara utuh!

Di tengah-tengah kegembiraan penonton, tak lupa mas Ali sebagai MC menyampaikan salam mas Murry yang berhalangan hadir karena sakit dan mohon doa buat kesembuhan beliau kalau Senin masuk ke RS. Maka secara spontanitas penonton dibantu oleh Komunitas Ancol menggalang sumbangan sukarela yang akan disampaikan ke kelg. mas Murry untuk meringankan beban. Semalam terkumpul Rp. 1,048,000. Selain itu dilakukan lelang PH Koes Plus Vol 5 yang ditandatangani oleh mas Yon dan Bu Astrid - berhasil dimenangkan oleh pak Ashari senilai Rp. 1,100,000. Uang lelang ini murni akan disumbangkan juga ke kelg. mas Murry. Atas nama KMFC kami mengucapkan terimakasih tak terhingga atas spontanitas para penonton!

Tak lupa semalam Komunitas Ancol yang diwakili oleh mas Edwin, mas Wahyu, mas Satrio dll. memberikan kenang-kenangan buat mas Wasis berupa lukisan diri sebagai wujud terimakasih atas pengabdian mas Wasis selama ini membangkitkan kecintaan dan pelestarian lagu-lagu Koes Plus/Bersaudara.

Akhir kata, atas nama pengurus KMFC Tangerang mengucapkan terimakasih tak terhingga atas kesuksesan acara semalam kepada para penonton yang sangat antusias dan tertib ; Bu Astrid, para band-band pengisi acara B-Plus, SF Band, Harpas band dan Mister Plus; mas Ali Bens Radio -MC; panitia yang tidak kenal lelah (Bu Yeti cs), pihak Fifo Cafe, pak Wasis dan pihak-pihak yang membantu terselenggaranya acara yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Seperti pepatah tiada gading yang tak retak, kami mohon maaf sekiranya ada hal-hal yang tidak berkenan karena keterbatasan kami sebagai pemula. Mohon maaf jika acara semalam, kami belum bisa mengundang band-band pelestari dari Bekasi, Bogor dan kota-kota lainnya dikarenakan satu dan lain hal. Kritik dan saran demi kesempurnaan acara di masa mendatang senantiasa kami nantikan.

Salam JN Nusantara - Merdeka!

Atas nama KMFC Tangerang,

Final Prajnanta
Views: 1023
Posting: 3-Mar-2008 06:22:00 WIB
Comments: 2 comments
Category:
Feb
20
2008


Dear Koesmania di mana saja Anda berada,
Salam Jiwa Nusantara! Merdeka!!!


Koes Music Fans Club- Tangerang akan menyelenggarakan
Gebyar 100 Lagu-lagu
Koes Plus / Koes Bersaudara :


- Hari dan Tanggal : Sabtu, 1 Maret 2008
- Tempat : Kafe Fifo, Situgintung - Ciputat Tangerang
- Waktu : 18.00 - 24.00 WIB
- Menampilkan :

1) B-Plus, Jakarta
2) Mister Plus, Tangerang
3) Harpas Band, Tangerang
4) SF Band, Tangerang dengan vocalis usia 5 tahun!


- MC : Mas Ali (Bens Radio)
- Tiket masuk : Rp. 40.000 (harga termasuk makan malam)




Berhubung tiket sangat terbatas, maka silahkan anda pesan
dan beli sekarang juga ke :

1) Subiharto 08170152936
2) Final Prajnanta 0811810762
3) Sugiharto 08889753853
4) Rahman 085691039829
5) Asep 0813102449845
6) Tato 0811868853

Ayo ajak teman, sahabat , keluarga atau kekasih anda untuk mendengarkan lagu-lagu Koes Plus dan Koes Bersaudara sambil makan malam bersama. Juga tak ketinggalan ada acara jam-session! Anda pun dapat menyanyi bersama
selama 6 jam non-stop!

Lebih menarik lagi akan banjir door-prize/lucky draw pada acara ini. Hingga hari ini tempat duduk sudah terjual 40%. Pembelian 5 tiket sekaligus akan mendapat hadiah menarik. Don't miss it!

Salam Jiwa Nusantara,
Atas nama KMFC - Tangerang,


Final Prajnanta

Mari kawan semua, jangan melamun saja
Dengarkan lagu gembira
Kita berjoget bersama
Marilah ......
Views: 4704
Posting: 20-Feb-2008 02:22:00 WIB
Comments: 8 comments
Category:
Jan
28
2008




Foto Kenangan Pak Harto,
kini tinggal kenangan yang tak telupakan.


Innalillahi wa ina ilaihi Roji'un
Telah meninggalkan kita semua, Presidennya orang Indonesia yang
didalamnya adalah ribuan penggemar Koes Bersaudara dan Koes Plus

Semoga segala ibadahnya mendapat balasan dari Allah Subhana wa'ta ala
dan diampuni segala dosa dosanya.

Dan diberi ketabahan dan kekuatan bagi segenap keluarga yang
ditinggalkan Beliau

Pak Harto dalam Ingatan JIWA NUSANTARA KOES MUSIC FANS CLUB

Hari pertama. Jum'at 11 Agustus 2007

Panggung Arsipel yang letaknya persis di belakang Pulau Papua - Di
Danau Archipelago TMII tempat diadakan hajatan besar JIWA NUSANTARA
yaitu FESTIFAL KOES PLUS dan Pemecahan Rekor MURI.

Baru tuntas jam 10.00 pagi sementara pengunjung yang tidak terlalu
banyak mendengarkan dendang Personel Pelestari Koes melagukan karya
cipta Koes dari radius 200 meter, hanya beberapa puluh yang duduk di
plesteran berundak yang memang diperuntukkan oleh penonton.
hampir 20 puluhan lagu meluncur. Dan Break karena Adzan Jum'at
Bergema.

Sedangkan stand sponsor tengah didirikan, termasuk Show Room Jiwa
Nusantara yang memajang sebagian reproduksi sampul2 Piringan Hitam
juga digarap.

Jam 14.00 Musik live Pelestari mengalun. dan Jiwa Nusantara
kedatangan seorang peneliti Musik Etnis dari Amerika Serikat-Alan
Bishop yang menyatakan keterikatannya dengan Koes Plus. Beliau khusus
meneliti musik musik Timur Tengah, Timur Jauh dan Asia Tenggara.
Belia sengaja hadir karena tahu ada pameran Koes plus dari pedagang
Kaset di Jl. Surabaya Jakarta.

Dan ketika pelestari Koes memainkan salah satu lagu Koes era 1962-
1972. Serta merta dia menggambil "handy cam"nya untuk mengabadikan
personel.
Jam 15.30 Pertunjukan terhenti. penonton merapat merangsek ke pintu
masuk ARSIPLE PLAZA. Tidak disangka Mantan presiden Suharto terlihat
turun dan berkenan mampir ke ARSIPEL PLAZA yang pendiriannya dibiayai
oleh Pak Harto. Dengan Tongkat di tangan, belia pelahan pasti
berjalan melihat sekeliling Plaza Arsipel, kemudian menyempatkan
beristirahat di sisi yang menghadap langsung dana archipelago.
Dan suara mercon menyambut kehadirannya.

Tidak terlihat seorang wartawanpun. Sementara itu Paspanpres
membiarkan masyarakat mendekat dan malah sebagian personel pelestari
dan penonton diberi kesempatan untuk menyapa dan bersalaman. Dengan
tekun beliau menyalami puluhan masyarakat. Teman saya yang bernama
Koestono malah bertanya di telinga pak Harto (mengikuti saran
paspanpres) "Bagaimana Kabarnya Eyang ?" Pak Harto menjawab "Seperti
yang kalian lihat. saya sedang Sehat", Pak Harto balik bertanya
"Siapa kamu ?" Koestono menjawab "Saya penggemar Koes Plus". Raut
Muka Pak harto tetap pasif "Oh.. Koes Plus..." sambil mengangguk.
Paspanpres, Direksi TMII orang orang disekeliling pak Harto terlihat
mesam mesem.

Kemudian masyarakat lain juga menyempatkan bersalaman bahkan ada yang
berkesempatan berfoto bersama. Hilang kesan sebagai orang nomor satu
di Indonesia yang pada waktu itu tentu sangat sulit didekati.
Beberapa Direksi menjelaskan tentang keterlibatkan Koes plus dan fans
Club dalam penggunaan Perdana Panggung Arsipel. Sementara itu Fokoes
mencoba menyanyikan lagu lagu Jawa seperti Tul jaenak. Mungkin
maksudnya untuk menarik perhatian pak Harto.
Jam 17.30 Acara berakhir karena panggung digunakan untuk Pentas KDI.


Salam Jiwa Nusantara


Ditulis oleh : Wasis Susilo
Views: 1013
Posting: 28-Jan-2008 16:57:00 WIB
Comments: 2 comments
Category:
 1 2 3 4 5 6 >