Kunjungi Belajar Nulis

Welcome to My Blog
Please sit down and relax...
Jun
08
2010

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono siang ini dijadwalkan menerima kedatangan empat relawan yang mengalami insiden penyerangan tentara Israel di kapal kemanusiaan Mavi Marmara, menurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia melalui sumber media massa.

Berdasarkan informasi dari Biro Pers Sekretariat Istana Presiden, Yudhoyono akan berbincang dengan empat relawan yakni Ferry Nur, Muhendri Muchtar, dan Hardgito Warno dari Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (Kispa), serta jurnalis TvOne, Muhammad Yasin di kantor Kepresidenan, Jakarta pukul 13.00 WIB, Selasa (8/6/2010).

Bersama keempat relawan, presiden akan menerima Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz Mehdawi dan Duta Besar Jordania untuk Indonesia, menurut informasi yang di dapat Belajar HTML. Sebelum menerima kedatangan relawan, presiden akan mengikuti peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Istana Negara pukul 10.00 WIB.

Views: 106
Posting: 8-Jun-2010 14:36:37 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bloging
Jun
01
2010

Menurut informasi yang didapat Belajar HTML Muhammad Jibril menegaskan bahwa dirinya seorang jurnalis bukan teroris, seperti yang dituduhkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan.

Hal tersebut dikatakan putra Abu Jibril itu ketika membacakan pledoi setebal 49 halaman dengan judul yang sama “Saya Jurnalis Bukan Teroris”.

“Penting bagi kami untuk menjelaskan bagaimana tujuan dan latar belakang munculnya Ar Rahmah Media. Ketika tidak ada satu kelompok pun di dalam negeri ini yang menyuarakan gerakan jihad secara obyektif. Saat itulah munculnya media online arrahmah.com ini,” ucap M Jibril di Pengadilan Negeri Selatan, Jalan Ampera Raya, Kamis (27/5/2010).

Dia menambahkan saat arrahmah.com mempublikasikan dan memberi opini tentang jihad lalu diartikan oleh berbagai pihak sebagai tindakan terorisme.

“Bahkan aktivitas gerakan Islam yang handak membangun kebaikan di bawah bendera syariat Islam, akses informasinya dimatikan bahkan dijauhkan dari pandangan publik,” bebernya.

Dalam pledoi yang dibacakan sekira pukul 14.30 WIB tadi M Jibril juga menantang JPU untuk menunjukkan bukti-bukti seperti yang tertera dalam dakwaannya, salah satunya dakwaan JPU yang menyebutkan bahwa perbuatan M Jibril telah merugikan negara.

“Dapatkah Anda (JPU) menunjukkan bukti dan menjelaskan kepada saya apa bentuk kerugian yang dialami oleh pemerintah atau negara karena perbuatan Saya? Kemudian bandingkan dengan kerugian kasus Bank Century, pelakunya ditangkap dan ditahan dan diadili seperti Saya,” tegas M Jibril.

Menutup pledoinya, M Jibril meminta kepada majelis hakim agar menegakkan keadilan tanpa pengaruh dari kuasa elit politik. Dia juga meminta dibebaskan dari semua tuduhan.

Hendaklah hakim bersedia memberi pertolongan kepada sesama muslim dan senantiasa bersedia menegakkan keadilan, menurut informasi yang diterima Hosting Murah Indonesia Indositehost.com. Hendaklah majelis hakim berhati-hati dalam memutuskan hukum, jika tidak risikonya amat dahsyat,” tukasnya. Sidang akan dilanjutkan Selasa pekan depan dengan agenda pledoi penasihat hukum terdakwa.

Views: 93
Posting: 1-Jun-2010 00:26:32 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas
May
30
2010

Sudah tidak tahan dengan drama perselingkuhan yang dilakukan oleh suaminya yang anggota DPRD Maluku, seorang istrinya menggerebek keberadaan suaminya yang sedang berselingkuh di Jakarta, menurut informasi yang diterima Belajar HTML.

Adalah anggota DPRD Maluku dari Fraksi Golkar, Yusri Arifin (50), yang kedapatan berselingkuh dengan pegawai negeri sipil Dinas Perindustrian dan Koperasi Halmahera Selatan Nurmaya Thalib (40).

Keduanya dibekuk saat tengah melakukan badan di sebuah kamar kos-kosan di Jalan Mardani Raya No 36, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, sekira pukul 20.30 WIB, Kamis (27/5/2010).

Penggerebekan itu berdasarkan info yang diperoleh istri Yusri, Nailah Ibrahim, yang kemudian dilaporkan ke Polres Jakarta Pusat. Bersama petugas, Yusri menggerebek pasangan haram itu di sebuah kamar yang berukuran 3x4 meter.

Menurut Nailah, Yusri telah berrhubungan dengan pasangan selingkuhnya selama empat tahun. Selama itu, sebenarnya Nailah sudah mengetahuinya. Namun, berusaha ditutupi untuk menjaga nama baiknya suaminya.

"Permepouan ini awalntya bawahan bapak. pegawai honorer. Karena kedekatan perselingkuhan ini terjadi. Selama ini saya menjaga nama baik bapak," ucap Nailah yang juga mengatakan telah menikah dengan Yusri selama 12 tahun.

Kini dua pasangan haram itu digelandang petugas kepolisian ke Polres Jakarta Pusat, untuk dimintai keterangan lebih lanjut, menurut informasi yang diterima Hosting Murah Indonesia Indositehost.com. Nailah sendiri ikut menyertai dua pasangan tersebut ke Polres Jakarta Pusat

Views: 118
Posting: 30-May-2010 22:28:59 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas