Bagi anda penyuka ikan emas,dan ingin mendapatkan variasi dari hidangan yang berbahan dasar ikan ini, tak perlu khawatir, di Kabupaten Bogor tepatnya di Jl Sukasari I No.12A, ada sebuah resto yang berlabel Kahurun. Di resto tersebut, terdapat beraneka ragam makanan ringan (camilan) diantaranya ikan balita. Ikan balita Kahurun sangat populer khususnya bagi masyarakat Bogor, namun tak sedikit juga pendatang yang tahu mengenai ikan ini.
Ikan balita adalah makanan yang berbahan dasar ikan mas muda yang masih balita,digoreng garing setelah sebelumnya diberi bumbu seperti bawang merah, bawang putih,ketumbar, kemiri dan dll (sama seperti bumbu ikan mas goreng yang biasa),enak juga dimakan pakai nasi dengan cocolan sambal. Banyak orang yang berdatangan ke resto ini dan memilih ikan balita sebagai buah tangan dari perjalanan mereka.Karena Ikan balita ini dapat bertahan lama ± 3 bulan tanpa bahan pengawet.
Resto yang berdiri sekitar 8 tahun yang lalu ini dimiliki oleh Ika Yuliska yang memulai usahanya dari nol dengan modal pertamanya lebih kurang Rp 500 ribu. Ika menggoreng dan mengemas sendiri ikan mas-ikan mas tersebut tanpa bantuan orang lain lalu menjajakannya via telepon dan door to door ke tetangga terdekatnya terlebih dahulu. Ternyata, ikan mas olahan Ika tersebut banyak peminatnya dan sampai pada akhirnya ia memutuskan untuk membuka kios di Jl Sukasari I.
Tetapi karena pesanan semakin banyak, ia menyewa tempat yang kini sudah menjadi miliknya sendiri di Jl Raja Simplak No. 172 sebagai tempat produksi karena tidak hanya ikan mas saja, makanan seperti Gepuk (daging sapi) kue-kue basah pun diproduksinya dengan bantuan 43 pegawainya, sedangkan tempat pemasaran tetap di Jl Sukasari I. Kini pegawai Ika sudah mencapai 48 orang, 5 di bagian kasir dan pemasaran, kemudian 43 di bagian produksi.
Ikan balita produksi Ika itu dijual dengan harga Rp 55 ribu per dus besar (250 gram) dan Rp 32.500 per dus kecil (125 gram). Setiap hari kerja rata-rata laku terjual sejumlah 150 dus besar dan 30 dus kecil, namun Sabtu dan Minggu rata-rata terjual hingga 200 dus besar dan 100 dus kecil.
Omset yang didapat dari ikan balita ini cukup besar. Per hari kerja sebesar sekitar Rp 8.250.000 dari penjualan dus besar dan Rp 975.000 dari penjualan dus kecil, sedangkan pada Sabtu dan Minggu penjualan dus besar bisa mencapai Rp 11juta dan Rp 3.250.000 untuk penjualan dus kecil.
Ika Yuliska sangat optimis usahanya ini akan sukses karena memiliki prospek yang cerah untuk 5 tahun kedepan ini. Namun, dibalik keoptimisannya, ada juga kecemasannya yaitu persaingan, ia harus siap menghadapi persaingan pasar untuk tahun-tahun mendatang, tetapi dengan usaha yang gigih, giat dan ulet ia yakin akan bisa melewati persaingan tersebut dengan selamat. ins
enak nih