Om Genit Bau Ikan Kakap proses seorang IT yg pengen make / buat LINUX

Blog Archive: January 2009
Jan
31
2009

Tangerang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu Legislatif 2009 di TPS 4, Kelurahan Kadu Agung, Tigaraksa, Tangerang, Banten. Dan yang terjadi, masih banyak kendala yang dijumpai di lapangan.

"Kita ingin melihat seberapa jauh hasil dari simulasi ini," ujar anggota KPU Endang Sulastri di lokasi, Sabtu (31/1/2009).

Menurut Endang, TPS 4 ini dipilih karena lokasinya di pedesaan dan memiliki karakter 2 lembar kertas suara. Dari simulasi ini, ditemukan masih banyak kendala dalam proses pemungutan suara, di antaranya ukuran kertas suara yang terlalu besar dan bilik suara yang terlalu sempit.

Kendala lain adalah kotak suara yang tidak cukup untuk menampung kertas suara dan setting tempat yang kurang memadai. Pulpen yang ditali juga menjadi kendala karena menyulitkan proses menyontreng.

"Nanti kita lihat keseluruhan. Hasil simulasi ini akan menjadi dasar evaluasi hingga bagaimana nanti teknis-teknisnya supaya mempermudah," ujarnya.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Tangerang Hasan Mustiofi, simulasi itu dihadiri oleh 484 orang yang masuk di dalam daftar pemilih tetap (DPT). Ia mengungkapkan, di TPS ini surat suaranya terdiri dari 2 lembar karena ada 1 partai yang memiliki banyak caleg.

"Untuk DPRD Provinsi, ada 813 caleg. Kertas yang 2 lembar itu disebabkan karena ada partai yang jumlah calegnya mencapai 30, jadi space kertas mengikuti partainya sehingga jadi 2 lembar," terangnya.

Acara yang dimulai pukul 07.30 WIB itu belum bisa diperkirakan kapan akan selesai. Ratusan warga tampak mengantre mengikuti simulasi ini. ( sho / ndr )

sumber

Ya ampun pak.. simulasi cuman lipet ama nyoblos aja lama..

padahal ada yg sama penting.. simulasi penghitungan. apakaj

1. dapat dipercaya.

2. bagaimana cara terjadi kecurangan

3. apa aja yg menjadi keputusan bila terjadi problem

Views: 347
Posting: 31-Jan-2009 12:31:58 WIB
Comments: 1 comments
Category: Pemilu, Berita, Website, Terpercaya
Jan
31
2009

Jakarta - Megawati mengkritik pemerintah yang seperti permainan yoyo. SBY pun membalas dengan pantun. Tapi soal kritik  mengkritik ini, Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat menyebut bila SBY lebih santun.

"Dia sangat santun. Kalau dilihat dan diteliti, jelas-jelas di koran atau di media lainnya, Pak SBY tidak pernah sekalipun mengkritik Ibu Mega," kata Hayono usai diskusi di Warung Daun, Jl Pakubuwono, Jakarta, Sabtu (31/1/2009).

Hayono menegaskan, apa yang dilakukan SBY selama ini adalah hal yang normatif, mengajak elit bangsa untuk bersaing menegakan etika berpolitik, sehingga bagi rakyat ini dilihat sebagai peristiwa yang lumrah.

"Seolah-olah SBY reaktif padahal tidak begitu, kalau kemudian yang mendengar atau melihat kritikan itu jadi tersinggung ya itu mereka jangan salahkan Pak SBY," jelasnya.

Dan memang hal yang wajar bagi Megawati menyampaikan kritik. Namun patut diingat hendaknya masalah pribadi jangan sampai dikeluarkan.

"Beliau menyampaikan dalam posisi oposisi dan ingin kembali jadi presiden. Dan itu tidak mudah, karena beliau pernah jadi presiden dan ingin diberi kepercayaan rakyat kembali untuk memimpin," terangnya.

Hayono juga berharap soal kritik mengkritik itu, hendaknya rakyat tidak terprovokasi oleh pernyataan yang ada. "Ini proses dan suasananya sudah hangat," tamnbahnya. ( ndr / gus )


iya pak dia ngak pernah kritik.. tp bawahannya mengkritik mulu.. pedes banget.. giliran sby.. mana ada yg berani kritik

Views: 330
Posting: 31-Jan-2009 12:27:34 WIB
Comments: 0 comments
Category: Sby, Berita, Megawati, Terpercaya
Jan
30
2009

Jakarta - Setelah pembahasan yang cukup alot, akhirnya DPRD DKI Jakarta menurunkan tarif angkutan umum di Ibukota. Untuk semua jenis angkutan trayek, tarif turun Rp 500.

"Berdasarkan rapim hari ini, disepakati tarif diturunkan sesuai dengan usulan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ)," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Dani Anwar usai Rapim soal penurunan tarif di kantornya, Jalan Kebon Sirih Raya, Kamis (22/1/2009).

Dengan keputusan itu, tarif bus Patas, reguler, dan bus sedang menjadi Rp 2.000 dari sebelumnya Rp 2.500. Sedangkan bus kecil menjadi Rp 2.500 dari sebelumnya Rp 3.000.

Selanjutnya, kata Dani, keputusan ini akan diteruskan kepada Gubernur Fauzi Bowo. Nantinya, Foke, demikian Fauzi biasa disapa, akan menerbitkan surat keputusan (SK).

Lalu bagaimana jika Organda DKI Jakarta memboikot? "Saya kira itu hak Organda," tandasnya.






Bagaimana dengan teman-teman MP, apakah Fakta di Lapangan sama halnya dengan yang ada di KORAN..?? Buswae turun juga ga yaah??


ataukah Hanya Kampanyenya partai DEMOKRAT belaka...pan mao Pemilihan Presiden nih!! liat aja Iklannya...bensin turun sampe 3x...hush! gossip aja lo!

 

apapun itu.. turun harga apakah moral kita jg ikut2an turun?

Views: 286
Posting: 30-Jan-2009 19:32:36 WIB
Comments: 1 comments
Category: Berita, Norma, Cerita, Narasi
Jan
30
2009

buat semua yg baca

minggu depan.. adalah minggu yg buruk.. dimulai dr hari ini.. HUJAN turun begitu deras.. dan kemungkinan jakarta banjir bukan cuma isapan jempol

 

tak hanya banjir.. anda akan di timpa penyakit.. JAGA kesehatan dan banyak bersiap2 untuk bencana yang tak terduga

*banjir

Views: 367
Posting: 30-Jan-2009 19:30:56 WIB
Comments: 0 comments
Category: Narasi
Jan
30
2009

SAN FRANCISCO (SuaraMedia) Raksasa internet Google mendukung penuh perkawinan sesama jenis. Mereka juga menolak undang-undang yang melarang gay dan lesbian di California.

Sejumlah warga Amerika Serikat di California tengah melakukan voting tentang upaya pencabutan hukum yang melegalkan perkawinan sejenis di California. Namun, rancangan undang-undang yang dikenal dengan nama Proposition 8, itu mendapat tentangan dari Google.

Mereka berpendapat, banyak dari karyawan Google menjadi pasangan gay dan lesbi yang menikah di California. Dan banyak dari pasangan yang sejenis itu, telah berhasil membuat Google maju. Google yang memang berbasis di California, tentu tidak senang dengan dicabutnya keputusan tersebut, sebab mereka akan kehilangan banyak bakat yang ingin bekerja di sana.

"Banyak orang berbakat, yang ingin bekerja di Google, karena mereka bisa menikah dengan sesama jenis di California," tulis Google dalam blog resminya, yang dikutip Vnunet, Minggu (18/1/2009).

"Untuk itu kami menandatangani semacama petisi untuk menolak keberadaan Proposition 8 ke Mahkamah Agung," sambung Google.

Google berpendapat pelarangan terhadap hak-hak dasar karyawan tidak daoat dibenarkan, dan tidak baik untuk bisnis. Mereka berkomitmen untuk melestarikan hak-hak dasar bagi setiap pekerja yang bekerja keras untuk membuat Google sukses.

Selain itu, jika Proposition 8 diizinkan maka akan menimbulkan masalah internal dengan sistem pembayaran seperti, asuransi kesehatan, pajak keuntungan, dan sistem perpajakan yang berlaku berdasarkan pengakuan dari perkawinan sejenis. (okz)




--------------------------------------------------------------------------------------------------

Source: http://www.suaramedia.com

 

apa kata dunia.. kawin aja sesama jenis..

Views: 408
Posting: 30-Jan-2009 19:29:02 WIB
Comments: 1 comments
Category: Google, Obrolan, Norma, Hukum
 1 2 3 4 5 > 
Home Theater
Home Theater
Harapan dimasa depan
Blog Category