
Petai kerap dianggap sebagai makanan "orang kampung". Maklumlah, efek memakan petai memang luar biasa. Bau langunya baru akan tercium setelah Anda selesai mengonsumsinya, entah itu dalam bentuk bau mulut atau bau air seni. Karena itulah, banyak "orang kota" yang enggan memakan petai.
Padahal, sayuran ini menyimpan banyak menyimpan manfaat. Petai sangat kaya akan protein sebagaimana famili leguminoceae (kacang-kacangan) pada umumnya. Petai juga mengandung kalsium yang bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Vitamin B6 yang terkandung di dalamnya berperan untuk memperbaiki mood seseorang, atau istilahnya cooling product dalam budaya oriental.
Petai juga berkhasiat sebagai antidepresan, karena petai mengandung tryptophan, yakni asam amino yang di dalam tubuh menghasilkan serotonin. Seperti diketahui, serotonin adalah zat yang membuat tubuh merasa rileks serta bahagia. Bisa jadi di masa depan petai akan menggantikan kedudukan cokelat sebagai makanan yang paling dicari saat orang stres.
Kandungan karbohidrat dalam petai mengandung tiga unsur utama, yakni sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Ketiganya bermanfaat sebagai energy booster. Jadi, sebelum melakukan kegiatan yang menguras energi, mengonsumsi petai akan sangat bermanfaat sebagai tambahan tenaga.
Sumber : (Marfuah Panji Astuti/Tabloid Nakita), http://female.kompas.com/read/xml/2010/02/19/11470858/jangan.sekali-sekali.meremehkan.petai
Hmm... ternyata banyak juga ya manfaatnya. Cuma baunya itu yang nggak kuat ... ^__^. Mungkin kalau makan petai harus diimbangi dengan sikat gigi+listerine + Pakai deodoran yang banyak ^__^
![]()
Akhir-akhir ini Facebook yang lagi ngetrend di Indonesia sudah banyak memakan korban. Mulai dari Mahasiswi di gorontalo yang harus berurusan dengan polisi sampai dengan siswa SMU yang dikeluarkan karena menghina gurunya di Facebook. Terus siapakah yang salah? apakah facebook atau facebookernya?
Kalau menurut gue, facebook itu ibarat pisau. kalau berada di tangan yang salah bisa dipakai untuk membunuh tapi kalau di tangan benar bisa sangat bermanfaat misal untuk memotong bahan masakan. demikian juga dengan facebook disatu sisi sangat bermanfaat untuk menggalang amal seperti fenomena koin untuk prita atau bilqis. Juga bisa menjadi alat perlawanan rakyat biasa terhadap ketidak beresan di pemerintahan (kasus cicak - buaya).
Jadi, soal fenomena facebook yang makan korban, sudah seharusnya para facebooker lebih berhati-hati dalam mengupdate status. Kala ingin mengeluarkan uneg-unegnya mungkin lebih baik di buku diari saja :D. Gak bakal menimbulkan masalah kedepannya. Untuk para orang tua, harus lebih waspada dengan anak-anaknya. Apalagi yang suka nge-facebook atau nge-twitter. Alih-alih dapat wawasan baru ... eh malah dapat masalah baru.

Negara-negara Asia Timur yang dipimpin oleh Korea Selatan, Hongkong,
dan Jepang, merupakan negara-negara yang memiliki jaringan kabel yang
paling bagus di dunia dengan kecepatan berselancar melalui internet
yang paling tinggi.
Korsel memiliki koneksi rata-rata yang paling cepat dan tinggi di seluruh dunia, yaitu 14,6 megabit per second
(Mbps)
. Jepang menduduki peringkat kedua dengan rata-rata kecepatan
internet 7,9 Mbps, yang kemudian diikuti oleh Hongkong dengan 7,6 Mbps.
Hal tersebut mencuat dalam laporan yang dilakukan oleh network provider yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Akamai Technologies.
Negara
lain yang berada dalam 10 besar di antaranya Romania, Swedia, Irlandia,
Belanda, Swiss, Denmark, dan Ceko. Sementara itu, AS justru menduduki
peringkat ke-18 dengan kecepatan rata-rata 3,9 Mbps.
Survei yang dilakukan oleh Akamai Technologies tersebut mengklasifikasikan koneksi broadband dengan kecepatan 2 Mbps atau lebih, high broadband dengan 5 Mbps atau lebih, sementara itu koneksi dengan 20 Mbps dikategorikan sebagai extremely high speed connectivity.
Di Korsel, 74 persen koneksi termasuk dalam high speed broadband.
Ini merupakan peringkat yang paling bagus di seluruh dunia. Sementara
itu, kategori yang sama di Jepang hanya mencakup 60 persennya dan di
Hongkong hanya 46 persennya.
State of the Internet dalam laporan Akamai menyebutkan, saat ini permintaan untuk konten online-video cukup tinggi. Itu sebabnya koneksi yang dibutuhkan pun harus lebih cepat.
Semoga Indonesia, bisa segera menyusul korsel... biar nonton live streaming bisa tambah maknyus....
kapan ya?
sumber : http://tekno.kompas.com/read/xml/2010/02/03/0826557/Koneksi.Internet.di.Korsel.Paling.Cepat.di.Dunia