Makan Aja Blog Makan Aja berisikan info dan saran untuk dunia ekonomi, fashion, gaya hidup dan peluang usaha

Blog Category: Budaya cina
Jan
16
2012

 

Imlek (tahun baru cina) bagaikan buku baru yang kosong dan siap diisi dengan hal-hal baru.  Buku yang lama menjadi acuan dalam menetukan hidup kedepannya. Tahun lalu sudah dilalui dengan baik namun memasuki tahun baru, seseorang pasti ingin membuat perubahan yang baik untuk diri sendiri ataupun sekitarnya. Tahun baru menjadi patokan perubahan itu harus segera dimulai.

Saat Imlek, seseorang diharapkan menggunakan warna yang melambangkan kebahagian dan  keberuntungan seperti warna merah, kuning dan emas. Dengan menggunakan warna ini untuk dekorasi / hiasan dan baju, diharapkan buku baru seseorang akan diisi dengan kejadian yang membahagianakan dan membawa keberuntungan. Warna lain yang dianggap baik adalah warna hijau yang melambangkan kesehatan.

Selain warna yang diharuskan, ada beberapa warna yang dianggap tabu untuk digunakan pada acara –acara besar sepeti imlek. Warna yang pantang dikenakan adalah warna putih dan silver karena melambangkan kesedihan dan kematian. Selain warna putih dan silver yang melambangk kesediahan, warna lain yang kadang-kadang digunakan adalah biru dan hitam.

Melihat larangan tersebut, tidak heran kalau warna yang bertaburan dimana-mana saat imlek adalah warna merah, kuning dan emas. Bahkan kebanyak  hiasan amplop merah (angpao)  menggunakan warna emas. Selain itu, hiasan pohon sakuran yang melambangkan musim semi telah tiba pun dihiasi hiasan yang berwarna merah, kuning. Emas dan giok hijau.

Kesimpulannya adalah untuk menyiapkan baju untuk anggota keluarga (ibu, bapak dan anak) yang berwarna merah, kuning atau emas saat menjelang perayaan imlek. Namun diharapkan tidak menggenakan baju dengan warna emas yang sangat mencolok. Disarankan mengenakan baju dengan warna dasar merah dan bordiran emas agar terlihat elegan terutama untuk baju wanita shanghai yang berbentuk terusan. Selamat Imlek –hm-

 

Views: 4687
Posting: 16-Jan-2012 18:04:25 WIB
Comments: 2 comments
Category: Baju Wanita, Warna Baju, Tahun Baru Cina, Perayaan Imlek, Arti Warna, Budaya Cina, Merah Kuning, Emas Hijau, Biru Hitam, Putih Perak
Jan
16
2012

Dengan adanya artikel yang akan kue keranjang, boleh disimpulkan hampir semua orang sudah mengenal apa itu kue keranjang dan di mana harus memesan kue tersebut. Beberapa yang bisa dicoba adalah catering murah, toko kue atau kenalan yang memang menyediakan jasa pembuatan kue keranjang.

Setelah mengbahas makna dan bahan yang diperlukan untuk membuat sebuah kue keranjang, saatnya memberitahukan beberapa fakta nyata darinya. Mungkin beberapa orang sudah mengetahuinya dan yang lain belum. Beberapa fakta nyata dari kue keranjang adalah:

  1. Tidak memiliki bentuk lain selain bentuk bulat penuh.
  2. Hanya memiliki satu warna terutama kue keranjang imlek. Warna kue keranjang adalah cokelat seperti gula aren.
  3. Dibuat pertama kali sebagai hindangan bagi Dewa Dapur sebelum Imlek.
  4. Semakin lama didiamkan semakin keras kuenya.
  5. Kue yang masih lembek dan sudah keras susah dikonsumi secara langsung.
  6. Saat lembek, kue ini bagaikan permen karet yang gampang menempel pada tangan.
  7. Kue ini lebih enak ketika dicelupkan kedalam kocokan telur berbumbu kemudian digoreng hingga matang.
  8. Pada zaman dulu  saat orang akan memakan kue ini, mereka ditemani dengan teh cina yang pahit.
  9. Kue ini bisa bertahan hingga 1 bulan lebih. Biarpun sudah berjamur pada bagian atas, kue ini tetap bisa dikonsumsi. Jamur tersebut tinggal dibersihkan dengan tisu. Bila merasa risih, iris bagian yang berjamur saja karena bagian dalamnya bisa dimakan.
  10. Kue ini biasanya dibungkus dengan plastik atau daun pisang serta dilengkapi kertas merah di setiap permukaan kue.
  11. Kertas merah sekarang berisikan berbagai tulisan yang biasanya memiliki arti kebahagian, kesejahteraan, damai atau hal baik yang lainnya.
  12. Kue ini biasanya disusun menjadi bentuk pyramid dari kue yang paling besar dibawah hingga kue paling kecil di atas.

Jadi jumlah fakta unik yang disugguhkan adalah 12 buah seperti jumlah shio dan 2 angka terakhir pada tahun ini yaitu 12 dari 2012.–hm-

Views: 4882
Posting: 16-Jan-2012 17:37:18 WIB
Comments: 0 comments
Category: Kue Keranjang, Fakta Unik, Perayaan Imlek, Budaya Cina, Tahun Baru Cina, Imlek 2012, Catering Murah
Dec
31
2011

Bila idul fitri identik dengan ketupat dan natal identik dengan kue natal, imlek identik dengan kue keranjangnya. Apa itu kue keranjang? Kue keranjang adalah kue yang mirip dengan dodol namun komposisinya berbeda sehingga rasanya pun sangat berbeda. Kue keranjang hanya terbuat dari tepung ketan, gula pasir dan sedikit air bersih.

Kue ini dinamakan kue keranjang karena pada jaman dulu kue ini di cetak dengan keranjang. Pada awalnya, Kue ini dibuat  sebagai hidangan persembahan untuk Dewa dapur agar laporan yang dibawa kepada Raja Langit berisikan hal-hal yang baik.

Bentuk kue keranjang yang bulat memiliki makna tersendiri. Bulat berisikan harapan bahwa keluarga yang merayakan imlek dapart terus bersatu, rukun dan mempunyai tekad yang sama untuk menghadapi hari, minggu, dan bulan berikutnya hingga tahun imlek datang lagi.  Sedangkan kertas merah yang ditempelkan diatas kue keranjang berisikan doa untuk kebahagian dan rejeki keluarga tersebut.Dengan semua makna tersebut, tentu saja kue ini menjadi simbol yang sangat penting dalam perayaan imlek untuk menyongsong tahun dan hidup yang baru.

Permintaan kue keranjang tidak pernah berhenti ketika menjelang perayaan tahun baru cina atau imlek sehingga ini menjadi peluang usaha yang sangat dinikmati apalagi bahan yang diperlukan tidaklah banyak. Hal ini pun mempermudahkan orang-orang yang merayakan imlek untuk menemukan kue keranjang, bahkan kue ini bisa dipesan langsung ke catering murah yang memang menawarkan jasa pembuatannya.

Dalam proses pembuatan, ada beberapa hal yang harus ditaati seperti:

-       Yang boleh membuatnya hanyalah wanita.

-       Pada saat pembuatannya, wanita tidak boleh dalam keadaan datang haid atau sedang hamil.

-       Adonan yang sudah jadi tidak boleh dilangkahi.

Banyak orang percaya bila salah satu hal diatas dilanggar, kue keranjang tersebut tidak akan pernah jadi. Percaya atau tidak, ini adalah kepercayaan turun-temurun yang sudah diwariskan oleh nenek moyang. –hm-

Views: 3239
Posting: 31-Dec-2011 15:33:30 WIB
Comments: 0 comments
Category: Kue Keranjang, Adat Istiadat, Budaya Cina, Perayaan Imlek, Kepercayaan Tradisional, Nenek Moyang
Blog Category