Anak-Ku ,
"Waktu adalah uang" Aku yakin kamu pernah mendengar ungkapan itu sebelumnya. itu hanya berarti bahwa waktu itu penting.
Apakah kamu sadar bahwa hanya hari ini yang bisa kamu miliki? Kamu tidak bisa hidup di hari kemarin , dan kamu tidak bisa hidup pada hari esok. Kmau hanya bisa hidup hari ini. Dengan hal itu di dalam pikiran, jangan membuang waktumu. Kamu mempunyai waktu yang terbatas. kelihatannya mungkin seperti kamu bisa hidup selamanya di bumi, tetapi takkan demikian. Oleh karena itu, mengapa kamu memboroskan waktu pada perasaan-perasaan yang merusak seperti kemarahan dan kepahitan ? Belajarlah untuk mengampuni.
Janganlah membuang waktu melakukan hal-hal yang tidak penting. Tentu, bersenang-senanglah... bersantailah. Namun jangan hanya duduk. Aku mempunyai hal-hal yang menakjubkan bagimu untuk dikerjakan dan dialami, dan kamu takkan menemukannya dengan hanya duduk di depan televisi sepanjang hari. Aku mempunyai sesuatu yang lebih baik bagimu.
Pencipta waktu,
Tuhan
Mazmur 90:12
Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, sehingga kami beroleh hati yang bijaksana.
Anak-Ku,
Pada suatu waktu di Prancis, para buruh berunjuk rasa karena mereka tidak mempunyai roti lagi untuk dimakan. Ratu yang tidak tahu apa-apa mendengar tentang hal itu dan berkata," Ah, biarkan mereka makan kue." Ia begitu terbiasa dikelilingi oleh kekayaan dan kemewahan sehingga tidak dapat membayangkan rakyat yang tidak mempunyai makanan sama sekali.
Sejumlah orang berpikir bahwa Aku seperti ratu itu. "Tuhan tinggal di Surga. Bagaimana Ia bisa tahu apa yang dialami kita manusia?" Tetapi Aku tahu, karena Aku memilih untuk hidup bersamamu. begitu mengerti, sehingga putra-Ku yang juga Tuhan, menjadi seorang laki-laki. Ia tidak hanya mengunjungi bumi. ia menjadi manusia. Di kayu salib, Yesus merasakan semua kesakitan yang pernah dirasakan manusia lain. Maka, Aku merasakan kesakitanmu. Aku tahu seperti apa rasanya. Aku bersamamu.
Bapamu,
Tuhan
Imamat 26:11-12:
Aku akan menempatkan kemah suci-Ku di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak melihat kamu. Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku.
Anak-Ku Tercinta,
Aku ingin kamu memilih kehidupan. Memilih kehidupan berarti melihat kehidupan dengan harapan dan cinta dan bukan dengan kekhawatiran dan keragu-raguan.
Memilih kehidupan berarti peduli dengan orang lain daripada terobsesi dengan dirimu sendiri. Memilih kehidupan berarti memandangi matahari terbenam atau memberi semangat kepada teman, daripada terpaku di depan TV setiap malam. Memilih kehidupan berarti mempercayai- Ku untuk menolongmu melakukan hal-hal yang sulit, daripada menyerah bahkan sebelum mencobanya. Memilih kehidupan adalah tertawa bersama anak-anak daripada memikirkan kecurigaan-kecuriga an. Memilih kehidupan berarti mensyukuri anugerahmu sendiri daripada iri terhadap orang lain.
Memilih kehidupan berarti berdiri bagi hal yang tepat dan benar, meskipun orang mencelamu karena melakukannya. Memilih kehidupan adalah mengasihi-Ku.
Milikmu untuk Selamanya,
Tuhan
Ulangan 30:19:
Pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupanmu, supaya engkau hidup.