Ngalengko Sekedar catatan online saja

Welcome to My Blog
Please sit down and relax...
Jun
08
2010

Menurut informasi yang diterima Belajar HTML bahwa Kegiatan reklamasi Pantai Utara Jakarta yang tidak terkendali dikhawatirkan akan mengancam pasokan listrik di Ibu Kota. Persoalannya, pembangkit listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di wilayah tersebut sangat mengandalkan air laut sebagai pendingin mesin pembangkit.

”Sebagian besar reklamasi,menimbun laut menjadi daratan.Kenaikan temperatur air dan penurunan jumlah pasokan air pendingin ke pembangkit PLN dikhawatirkan dapat mengganggu kegiatan operasional pembangkit, terutama penurunan daya mampu pembangkit,”ujar Manajer Bidang Pembangkitan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) PLN Jonny Havianto di Jakarta akhir pekan lalu.

Saat ini terdapat tiga pembangkit besar milik PLN yang berlokasi di kawasan Pantai Utara Jakarta. Ketiga pembangkit itu adalah PLTU Muara Karang dengan kapasitas 1.375 megawatt (MW); PLTU Priok (1.248 MW); dan PLTGU Muara Tawar (1.745 MW). Ketiga pembangkit listrik tersebut juga sudah ditetapkan sebagai obyek vital nasional berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No 63/2004 tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional.

Seperti diketahui ketiga pembangkit ini menyuplai listrik ke pusat pemerintahan dan bisnis, seperti Istana Negara, Monas, kawasan bisnis Thamrin–Sudirman, Senayan, dan Bandara Internasional Soekarno Hatta. Muara Karang dan Priok memasok lebih dari 35% ke Jakarta, paparnya. Sementara itu, Kepala Puslitbang PLN Hadi Harmono mengakui, maraknya pembangunan apartemen di pesisir Jakarta berdampak kepada operasional pembangkit milik PLN.

Sebab menurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia bahwa saat dibangun, pembangkit listrik tersebut dirancang menggunakan sistem pendingin air laut. ”Ini akan mempengaruhi kemampuan atau efisiensi dari pembangkit,” ujar Hadi. Senior Specialist pada Direktur Niaga PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Koespraptini Ria menjelaskan, pada awal dibangunnya pembangkit, suhu air pendingin hanya sekitar 27–28 derajat celsius. Kini, suhunya mencapai 29–31 derajat celsius. ”Itu baru masuknya. Keluarnya sekitar 38–39 derajat celsius,”ungkap Ria.

Views: 130
Posting: 8-Jun-2010 14:50:14 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas
Jun
01
2010

TERNYATA bukan hanya manusia yang tidak pernah merasa puas. Kisah Shrek dalam instalemen terakhir, “Shrek: Forever After” membuktikan hal itu. Alkisah, Shrek (Mike Myers) dan Fiona (Cameron Diaz) kini sudah dikaruniai tiga anak lucu untuk melengkapi kehidupan bahagia mereka. Bersama keluarga dan teman-teman dekatnya, Donkey (Eddie Murphy) dan Puss (Antonio Banderas), Shrek menjalani kehidupan yang sangat konvensional dan jauh dari citra ogre menyeramkan yang pernah disandangnya dulu, menurut informasi yang di dapat oleh Belajar HTML.

Namun, hal itu ternyata tidak lantas membuat Shrek “berbahagia sampai akhir hayat”. Merasa ‘tercekik’ dengan kehidupan rutin sebagai seorang suami dan ayah, Shrek merindukan masa-masa kebebasannya sebagai ogre lajang tanpa tanggung jawab apapun.

Saat itulah, muncul Rumplestilskin (Walt Dohm), seorang pria licik yang gemar menjebak orang-orang membuat perjanjian magis demi menguntungkan dirinya sendiri. Kebetulan, Rumple memiliki dendam pribadi terhadap Raja dan Ratu Far Far Away di masa lalu. Tidak heran, dia berusaha keras mendekati Shrek untuk membalaskan dendam tersebut.

Dalam sebuah ‘pertemuan tidak sengaja’, Rumple menjanjikan Shrek kehidupan bebas layaknya ogre lajang selama 24 jam. Syaratnya, Shrek harus memberikan satu hari dari kehidupannya sebagai alat barter. Tergiur dengan janji itu, Shrek tidak ambil pusing dan menyuruh Rumple mengambil semua yang dia mau.
Bisa ditebak, keputusan itu salah besar. Rumple mengambil hari kelahiran Shrek dan mengubah sejarah. Kerajaan Far Far Away kini menjadi milik Rumple, setelah Raja dan Ratu mengikat perjanjian setan untuk menyelamatkan Fiona dari Istana Naga. Sementara, Fiona, yang berhasil menyelamatkan diri, menjadi pemimpin revolusi yang berniat menjungkalkan Rumple.

Bukan hanya itu. Sahabat terbaik Shrek, Donkey, tidak pernah mengenalinya. Sedangkan Puss adalah kucing obesitas yang terlalu dimanja. Tidak ada pernikahan bahagia dan tidak ada anak-anak lucu yang dimiliki Shrek bersama Fiona.
Terlambat untuk menyesali perbuatannya. Shrek harus mencari akal untuk mengembalikan keadaan. Satu-satunya cara untuk membatalkan perjanjian, seperti yang diketahuinya belakangan, adalah mengupayakan ciuman sejati dengan Fiona. Namun, mungkinkah dia bisa melakukannya sementara Fiona sama sekali tidak tertarik kepadanya?

Kisah akhir ogre hijau kesayangan Hollywood memang terasa lebih dewasa ketimbang film-film sebelumnya. Tapi, salah besar jika mengira film ini akan berjalan membosankan. Shrek: Forever After masih memberikan hiburan ringan menyenangkan kepada para penonton.

Bahkan, di Hollywood, film garapan Mike Mitchell ini mendapat penilaian lebih baik dibandingkan Shrek The Third yang ikut menampilkan bintang pop Justin Timberlake sebagai salah satu pengisi suara. Meskipun, secara finansial, Shrek: Forever After ($70,838,207) mencatat pendapatan hari pertama yang jauh lebih kecil dibandingkan dua seri sebelumnya, Shrek The Third ($121,000,000) dan Shrek 2 ($108,000,000).

Tidak terlalu banyak karakter baru yang muncul dalam instalmen terakhir ini. Namun, kehadiran Fiona dan Puss dalam ‘bentuk’ baru tampaknya cukup memberikan nuansa segar. Apalagi, pada seri ini, Dreamworks Animation juga menyuguhkan kesempatan untuk menyaksikan petualangan Shrek dalam format tiga dimensi.

Rasanya menurut Hosting Murah Indonesia Indositehost.com, bukan hanya anak-anak kecil yang akan menikmati tingkah polah Shrek dkk dalam film ini. Tema yang diusung cukup mengena untuk para penonton yang lebih dewasa, terutama mereka yang sudah menikah dan memiliki buah hati. Adakah cara yang lebih baik ‘menertawakan’ pernikahan selain melalui film animasi?

Views: 84
Posting: 1-Jun-2010 00:39:13 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas
May
30
2010

Menurut informasi yang diterima Belajar HTML bahwa Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengaku telah mengirim surat ke Mabes Polri terkait perlindungan kepada Komjen Pol Susno Duadji yang kini mendekam di tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

“Iya, kami sudah datang ke Mabes memberikan surat pemberitahuan kepada Polri,” ujar anggota LPSK Lili Pintauli Siregar melalui sambungan telopon kepada wartawan, Kamis (27/5/2010)

Namun Lili mengaku tidak bertemu dengan Kapolri ataupun Kabareskrim karena sedang berada di luar.

“Kami titip surat ke Sepri, menurut Sepri di sana mereka akan ada hari Senin besok,” imbuhnya.

Lili menambahkan ketika bertemu Kapolri pihaknya akan membahas second detail

“Karena dia (Susno) juga saksi, perlindungan setiap saat dimintai keterangan kesaksian pada tahap apa pun. Kami akan memberikan pendampingan,” katanya.

LPSK mengaku belum memastikan Senin nanti akan kembali ke Mabes Polri, menurut informasi yang diterima Hosting Murah Indonesia Indositehost.com. Tadi itu kan informasinya dari Seperi, katanya Kapolri dan Wakapolri akan ada hari Senin, tapi kami juga belum tentu ke sana karena saya juga harus kembali membawa hasil rapat paripurna (LPSK),” tutupnya.

Views: 82
Posting: 30-May-2010 22:57:18 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas