Nulis Yuk Belajar Nulis

Welcome to My Blog
Please sit down and relax...
Jun
08
2010

Gedung terminal Sir Norman Foster’s Virgin Galactic di padang pasir New Meksiko dan sejumlah pesawat berbentuk futuristik siap membawa wisatawan menembus atmosfer. Memang menurut informasi yang diterima Belajar HTML bahwa itu masih cetak biru yang hendak direalisasikan. Hal pertama yang akan dilihat di bandara yang disebut Mojave Air & Space Port itu ialah sejumlah pesa-wat komersial yang diparkir di bawah terik sinar matahari gurun pasir. Iklim di daerah itu merupakan lokasi yang tepat bagi manufaktur pesawat untuk menyimpan armada terbang mereka.

Lokasi itu lima mil dari Tehachapi Pass Wind Farm, pembangkit listrik tenaga angin terbesar kedua di dunia dengan 5.000 turbin angin. Pemandangan di sana tampaknya telah menginspirasi pengusaha luar biasa dan para pemikir yang menggerakkan industri alternatif. Salah satunya tentu Spaceship Company yang memiliki workshop pembuatan pesawat ulang-alik.

Pesawat ulang-alik ini dibuat dari serat karbot yang diberi tenaga dari gas dan nilon daur ulang.Pesawat itu dapat meluncur lurus ke bumi setelah melakukan penjelajahan antariksa. Sir Richard Branson pemilik Virgin Galactic bukanlah satu-satunya perusahaan yang mengincar pasar wisata antariksa secara serius. Ada beberapa pesaing,termasuk Sir Norman Foster yang mendesain bandara Spaceport America di New Meksiko.

Virgin Galactic hampir mendekati tekadnya untuk merealisasikan mimpi bahwa orang-orang biasa dapat melakukan perjalanan antariksa. Cukup membayar 140.000 poundsterling (Rp1,9 miliar) untuk melakukan perjalanan antariksa. “New Meksiko telah mengesahkan undang-undang pada Maret untuk mengizinkan peserta yang serius dalam program wisata antariksa,” papar Will Whitehorn, mewakili Virgin Galactic.

“Saat ini, berdasar regulasi Amerika Serikat, orang-orang ini dapat berpartisipasi dalam program antariksa tersebut”. Menurut Virgin Galactic, baru 500 orang yang pernah berada di antariksa sejak 1961-an melalui berbagai program pemerintah di sejumlah negara.Virgin Galactic bertekad membawa 500 orang pada tahun pertama perusahaan wisata antariksa itu mulai beroperasi.

Untuk mencapai target tersebut, Virgin Galactic memerlukan satu armada pesawat antariksa yang dapat membawa wisatawan menuju ketinggian 50.000 kaki pada hari peluncuran pertama. Rencana ini dibuat Spaceship Company, perusahaan patungan antara Virgin Galactic dan Scaled Composites yang berbasis di Mojave.

Menurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia bahwa mereka akan membangun tiga pesawat peluncuran dan lima pesawat ulang-alik. Ini sesuai upaya Virgin Galactic membawa wisatawan menuju ruang sub-orbit pada tahun 2012.Virgin Galactic juga menargetkan tiga kali pener-bangan setiap hari menuju antariksa.

Views: 74
Posting: 8-Jun-2010 14:06:53 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas
Jun
01
2010

Selain bertaburan bintang, premier "Sex and the City 2" (SATC2) semakin meriah dengan dirilisnya perhiasan Liza Collection dari Liza Minnelli. Tampaknya, tak ada tempat yang lebih baik untuk memamerkan koleksi perhiasan baru di SATC2. Langkah ini yang dilakukan Liza Minnelli saat berlenggok di blue carpet, New York City, 24 Mei malam, menurut informasi yang diterima Belajar HTML.

Memakai salah satu perhiasan edisi terbatas dari koleksi terbarunya hasil kerja sama dengan HSN, Liza tampak sumringah. "Menjadi seorang penghibur telah memberikan saya kemampuan untuk mengumpulkan pakaian indah yang dirancang oleh bintang-bintang yang cemerlang di dunia mode," kata Liza dalam sebuah pernyataan.

"Saya senang dapat bekerja sama dengan HSN dalam meluncurkan Liza Collection dan memiliki kesempatan untuk berbagi dengan menunjukkan koleksi favorit saya kepada jutaan wanita yang ingin terlihat luar biasa dan merasa seperti bintang," promosi Liza yang dikutip dari People, Kamis (27/5/2010).

Menurut hasil pemantauan Hosting Murah Indonesia Indositehost.com bahwa Koleksi Liza akan menampilkan pakaian terbatas yang dikelola dan perhiasan yang terinspirasi dari merek dagang para bintang, termasuk memisahkan koleksi pakaian berpayet, celana flowy, dan perhiasan. Koleksi Liza akan diluncurkan HSN pada 30 Juni pukul 10 EST, dengan kisaran harga USD40-USD90.

Views: 109
Posting: 1-Jun-2010 00:05:08 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas
May
30
2010

Selepas ditinggal salah satu punggawa Ada Band yaitu Khrisna Balagita pada keyboard, terasa ada yang hilang di telinga para pendengar musik, khususnya bagi para fans Ada Band. Lepasnya satu personel ini bisa saja terjadi di setiap band manapun, namun itulah misteri atau sebuah tanda tanya besar yang selalu muncul di benak para penikmat lagu, menurut Belajar HTML.

Ibaratnya, setiap ada personel yang hilang, maka menghilang lah esensi dari musik original suatu band. Hal inilah dimunculkan oleh Ada Band di album barunya bertajuk ‘Mystery Of Musical’, album yang membuat pendengarnya sedikit bertanya-tanya akan misteri dari musik Ada Band sendiri.

Meskipun terasa janggal, tapi musik yang ditawarkan oleh Donnie dkk ini masih enak dinikmati fans Ada Band atau yang kerap dijuluki armADA. Karya yang disuguhkan oleh Donnie Sibarani (Vokalis), Marshal Suryarachman (Gitaris), serta Suriandika Satjadibrata (Basis) tetap tidak menghilangkan unsur genre cinta dan pop yang masih melekat secara kental.

Perjalanan Ada Band tak melulu mulus untuk memenuhi keinginan pasar industri musik. Mulai dari gonta-ganti personel sampai vakum pun pernah dilewati oleh band ini. Tak disangka, mereka masih bisa eksis di tengah kerasnya perjuangan musik di tanah air di awal tahun 2010.

Band yang terbentuk sejak 1996 ini pun menawarkan 12 track di dalam album terbarunya. Berbagai ragam jenis instrumen musik pun disajikan. Perlu diketahui, karakter suara dari Donnie Sibarani masih menjadi ciri khas.

Tema yang diangkat dalam album ini pun tak jauh dari cerita tentang kedekatan dengan seorang wanita, pengkhianatan, arti cinta sejati, putus cinta, serta rangkaian cinta. Namanya juga album baru, toh pastinya juga ada yang baru.

Hasil pengamatan Hosting Murah Indonesia Indositehost.com bahwa Begitulah yang terjadi di Ada Band, di mana sosok Yoyo “Padi” menjadi tamu dari grup band yang digaet label EMI ini. Dengar saja lagu Misteri, ciri khas dari drummer Padi ini sangat kental terasa. Penasaran? Jadi, jika ingin tahu perbedaan Ada Band di 2010, semuanya ada di ‘Mystery of Musical’.

Views: 96
Posting: 30-May-2010 01:34:22 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas