Page One Google Just another site

Blog Category: Program
Nov
25
2013

Iran dan enam negara kuat mencapai kesepakatan untuk membatasi program nuklir Iran. Sebagai balasan, sejumlah sanksi atas Iran dikurangi.(baca juga: Idm Terbaru 2013)

Kesepakatan itu terjalin melalui pakta sementara antara Iran dengan Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Inggris, China dan Rusia di Jenewa pada Minggu 24 November 2013. Di Iran, pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei mengkritisi dengan hati-hati kesepakatan ini. Sementara Israel menyebut kesepakatan itu sebagai "kesalahan sejarah". 

AS menyatakan, kesepakatan itu membatasi peningkatan program nuklir Iran termasuk pembangunan reaktor air-berat Arak yang dicemaskan Barat bisa untuk pengayaan plutonium, salah satu bahan utama pembuatan bom atom. Kesepakatan juga membatasi pengayaan uranium hanya pada kadar kemurnian fisil 20 persen, sehingga butuh lebih banyak lagi untuk bisa dibuat jadi bom.

Sebagai balasannya, Iran bisa mendapatkan penghasilan US$1,5 miliar dari perdagangan emas dan logam berharga lainnya dan pencabutan sejumlah sanksi di sektor otomotifnya.  Namun kesepakatan ini, tetap tidak membolehkan minyak Iran memasuki pasar Barat.

Presiden AS Barack Obama yang berjanji meningkatkan hubungan dengan Iran di kampanye pemilihan 2008, menyatakan kesepakatan ini memotong rute Iran membuat bom nuklir. Obama juga meyakinkan sekutu utamanya, Israel, melalui telepon ke Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahwa AS tetap mempertahankan hubungan kuat dengan musuh Iran itu.

Disambut Meriah 

Menteri Luar Negeri Iran yang juga pimpinan negosiator Mohammad Javad Zarif pulang ke rumah dengan disambut meriah rakyat Iran. Dia disambut bak pahlawan dengan bunga dan bendera, sebuah pertanda kegembiraan rakyat Iran yang lelah dengan sanksi dan isolasi internasional.(baca juga: Download Game Android Terbaru)

Dalam wawancara dengan stasiun televisi negara, Zarif menyatakan Iran akan segera melaksanakan perjanjian dan siap memulai pembicaraan untuk sebuah perjanjian final. "Dalam beberapa minggu ke depan, di akhir Tahun Masehi, kita akan memulai program untuk fase pertama. Di saat yang sama, kita bersiap memulai negosiasi untuk resolusi final," kata Zarif.

AS memutus hubungan diplomasi dengan Iran setelah Revolusi Iran 1979. Sejak itu, AS selalu mencemaskan negara itu memiliki kemampuan pengayaan nuklir.

Source: http://dunia.news.viva.co.id/

Views: 452
Posting: 25-Nov-2013 09:38:01 WIB
Comments: 2 comments
Category: Iran, Setuju, Batasi, Program, Nuklir
Blog Category