| Kreatif Karena Kepepet Gunakan Serbuk Kayu untuk Memasak |
|
Pagedangan, SerpongKita.com- Salah satu warga kelurahan Medang, kecamatan Pagedangan untuk menjalankan aktifitas berjualan nasi uduk dan gado ini, menggunakan bahan bakar serbuk kayu gergaji. Haryani (38) warga kelurahan Medang, Kecamatan Pegedangan Kabupaten Tangerang mengungkapkan, dirinya menggunakan serbuk kayu itu sejak 2 tahun silam. Pasalnya, biaya hidupnya tidak mencukupi untuk memberikan nafkah kelima anak kandungnnya tersebut."Ide menggunakan serbuk kayu untuk memasak nasi dan lainnya ini karena biaya hidup tidak mencukupi," kata Haryani. Serbuk kayu yang diperoleh itu dari pabrik kayu dengan harga Rp 3000 per satu karung beras 50kg. Menurutnya pengeluaran biaya hidupnya itu lebih irit dibandingkan dengan menggunakan bahan bakar minyak atau gas elpiji. "Serbuk kayu ini dalam satu karung bisa untuk tiga hari, walaupun untuk memasak nasi jualan," tambahnya menjelaskan iritnya penggunaan serbuk kayu untuk memasak. Haryani menjelaskan, serbuk kayu tersebut mulanya dimasukkan ke dalam kompor masak yang menggunakan kaleng bekas. Selanjutnya serbuk kayu ini ditumbukkan hingga padat. Bila tidak ditumbukan hingga padat, serbuk tak bisa menyala untuk memasak. "Satu kompor bisa untuk memasak hingga delapan jam. Selain itu, hasil memasak menggunakan serbuk ini lebih harum dibandingkan menggunakan minyak atau gas elpiji. Api kompor serbuk kayu berwarna biru, hampir sama dengan menggunakan kompor gas elpiji, "paparnya. (riz) |
