Hah... Terkadang suka heran melihat anak muda sekarang *berasa udah nenek-nenek* =))
Merasa dunia hanya berputar di sekitarnya. Dan jika dunianya berhenti berputar, maka ia akan langsung merasa bahwa seluruh duniapun akan ikut berhenti berputar bersamanya.
Putus cinta... Bunuh diri
Bertengkar dengan teman... Bunuh diri
Dimarahin ortu... Bunuh diri
Gk lulus ujian... Bunuh diri
Selemah itukah pemuda pemudi indonesia?
Dimana semangat muda yang katanya berlimpah ruah itu?
Apakah semangat dan keberanian itu hanya digunakan saat tawuran?
Saat mabuk-mabukan dan bermesum ria?
Atau saat melakukan nyontek massal?
Dan semangat itu menjadi pupus saat masalah melanda.
Putus cinta serasa dunia runtuh dan menjadi abu.
Apakah tidak disadari?
Saat kita memutuskan ngambek makan karena masalah yang melanda, banyak orang di luar sana yang berhari-hari tidak makan karena tidak punya makanan.
Saat kita memutuskan tidak mau lagi bersekolah, banyak anak-anak diluar sana terpaksa putus sekolah karena tidak ada biaya, bahkan hanya untuk sekedar membeli buku.
Saat kita memutuskan bunuh diri, banyak orang di luar sana harus meregang nyawa karena tidak punya biaya untuk berobat di rumah sakit.
Setiap manusia butuh cinta, memang. Tapi cinta gk mutlak harus didapat hanya dari pacar, tapi bisa kita dapat dari teman, orangtua, adik, atau saudara yang lain. Jadi, tidak ada istilah, dunia menjadi hampa tanpa pacar kan?
Dunia ini tidak hanya luas, tapi amat sangat luas. Banyak hal lain yang bisa kita lakukan.
Dunia tidak hanya berputar di kakimu, tapi dunia juga berputar di seluruh bumi.
Saat merasa dijauhi teman, ingat saja bahwa berarti dia bukan teman yang baik, ada banyak teman yang lebih baik dari dia yang siap membantu saat dibutuhkan.
Saat merasa kecewa belum juga punya pacar, maka gejolak cinta bisa kita salurkan dengan menyayangi orangtua, teman atau saudara kita kan? Kasih sayang yang menggelora di dada bisa kita luahkan kepada orang-orang yang membutuhkan uluran tangan kita koq.
atau saat tiba-tiba merasa bahwa cinta yang dipendam bertahun-tahun hanya bertepuk sebelah tangan, maka mulailah meneguhkan hati, bahwa berarti dia bukan orang yang beruntung untuk mendapatkan cintamu. Masih banyak orang diluar sana yang menantikan cintamu.
Takkan lari gunung dikejar kan? Jadi pelan-pelan saja mengejar cintamu. Dan dalam perjalananmu mengejar cinta, cobalah melihat kanan dan kirimu. Banyak kupu-kupu indah yang menemani langkahmu, Kicauan burung yang terus menyemangatimu, alunan aliran sungai yang menyejukkanmu dan teduhnya lambaian pohon di sampingmu.
Di hadapanmu menanti hal yang lebih besar dan siap diraih.
Jadi ingat dengan lagu yang suka dinyanyikan waktu sekolah dulu :
Bangun pemudi pemuda.. Indonesia
Lengan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang... Kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas
Tak usah banyak bicara trus kerja keras
Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih
Bertingkah laku halus hai putra negri
Ayo donk... Pemuda pemudi Indonesia!!
Jangan loyo!! Ayo bangkit!! Lakukan hal yang berguna, tidak hanya untukmu, tapi juga untuk orang disekitarmu.
Karena dunia tidak hanya berputar di kakimu.
Seperti kata temenku nining, Hidup itu adalah untuk hari ini, esok dan seterusnya!
Semangat!!! ^^
*berasa jadi mario teguh dalam 1 hari* =))
Hidup itu nafas yang terus mengalir seperti air di hujan di sungai
Saya termasuk orang-orang lemah tersebut.
Saat kehidupan menghancurkan dunia mimpi ku, itulah saatnya saya berpikir untuk mati. Dan walau orang bilang apa, saya tidak peduli.
generasi emo ... ?
gw yang sering dikatain anak manja pun ga kepikir untuk nyerah dan bunuh diri.
padahal keluarga gw sendiri membuang gw haha...
pemuda-pemudi sekarang terlalu alay dan suka yg namanya "berlebihan" udah gitu selalu mengupdate barang2 terbaru dan terkini tanpa menghiraukan perasaan orang tuanya,,,,ckckckkckc,,,,kejammmmm
Menurut w,hidup w untuk dipersembahkan untuk orang-orang di sekeliling w yang w cintai soalnya karena mereka w bisa jadi seperti ini