Purple's Diary It's all about my purple life

Blog Archive: June 2011
Jun
18
2011

Baca berita tentang Ibu siami : Ibu Siami Si Jujur yang Malah Ajur?

 

Tiba-tiba jadi inget dengan masa-masa sekolah dulu. Pernahkah aku nyontek dulu waktu sekolah?

Ngeek, kayaknya gk perlu make mikir langsung bisa jawab, pastilah nyontek *tak tau malu*

 

Ingat-ingat jaman TK... sama sekali gk mikir soal ini, bahkan arti nyontek juga gk tau :D

Masa TK, lebih banyak maen, dibikin nangis sama temen sekelas, bahkan pensil patah duank bisa bikin aku nangis garung-garung *cengeng akut*

 

Masa SD.... seingetku aku gk pernah nyontek... Udah tau sih arti kata nyontek, tapi belum terlalu faham dengan manfaatnya. Malah temen-temenku yang kadang suka nyontek ke aku, mulai dari cuma sekedar PR, tugas di sekolah atau pas ujian. Tapi waktu itu aku juga belum faham menyontek itu gk baik. Setauku itu adalah salah satu cara membantu teman. =))

Tapi, ada satu kejadian, waktu kelas 6 SD kan aku duduk sama cowok, nah hari itu ujian matematika mendadak, tiba-tiba entu temen cowok di sebelahku megang-megang pundakku (ngerangkul gitu) sambil bilang gini : "ri. ntar kasih tau ya.. ya..", dengan ekspresi ngerayu menjijikkan gitu.

Saat itu aku belum mengerti dengan yang namanya pelecehan, tapi melihat ekspresinya & tindakan merangkulnya itu, tiba-tiba membuatku jijik pada temenku itu, muak & benci setengah akut. Kalau dia minta dengan ekspresi bersahabatnya seperti yang biasa, aku pasti akan dengan senang hati memberi contekan, tapi karena dia memakai cara menjijikkan itu, sumpah aku jadi langsung mengambil keputusan untuk gk pernah lagi memberi contekan padanya.

 

Malah curcol, lanjut, waktu SMP. Nah, waktu SMP ini aku mulai tertarik dengan namanya menyontek. Melihat teman-teman yang sama sekali gk belajar, trus nyontek, tiba-tiba dapet nilai yang lebih tinggi dari aku yang belajar setengah idup, membuatku sangat iri, benci, resah, sebel, campur aduk jadi satu.

Akhirnya, aku memutuskan. Ngiiik. Ujian selanjutnya aku membuat contekan. Aku ingat, waktu itu ujian kenaikan kelas ke kelas 3, rumus fisika & istilah ilmiah biologi yang harus dihapal banyak bener, sedangkan aku paling lemah di pelajaran fisika & biologi. Akhirnya, dengan mengikuti tindakan temanku, aku membuat contekan di selembar kertas kecil lalu di tempelkan di belakang penggaris.

Selama ujian berlangsung aku gk bisa tenang. Lirikan dari guru membuat nyaliku ciut, sindiran dari guru membuatku langsung keringet dingin, dan mengira bakal ketauan oleh guru. Akhirnya sampai ujian selesai aku cuma bisa menyontek 1 rumus di belakang penggaris. Selesai ujian, aku merasa serasa ikatan di tubuhku di lepas,&  bisa bernapas leg.

Selain kejadian itu sebenarnya ada beberapa kali aku menyontek juga, tapi cuma sekedar bertanya ke teman, saat guru pengawas sedang keluar ruangan, tapi itu di ujian harian biasa, bukan ujian besar seperti kenaikan kelas

 

Waktu SMU, aku ada beberapa kali menyontek juga. Tapi kejadian paling parah & paling kuinget adalah waktu di kelas 2 SMU. Waktu ujian mendadak mata pelajaran Ekonomi. Di rumah aku sama sekali tidak membaca bahan yang disuruh oleh guru. Jadi ketika teman sekelas banyak yang nyontek, aku juga ikutan menyontek, tidak hanya menyontek dari teman sebelahku, tapi juga menyontek dari buku yang kuselipkan di bawah meja. *sungguh terlalu* =))

Soal keringat dingin jangan ditanya lagi, panik udah mencapai tingkat tertinggi. Merasa bersalah sebenarnya, tapi rasa itu tergerus karena melihat sebagian besar teman di kelas juga menyontek.

 

Jadi, yah, bisa disimpulkan masa-masa jayaku dalam menyontek itu waktu SMP & SMU.

 

Dan akhirnya kuliah. Yey... catatanku bersih waktu kuliah. Aku gk pernah nyontek (bener gk ya?) *dilempar*. Karena disini aku mulai bisa berpikir, bahwa, aku kuliah untuk mencari ilmu, bukan mencari nilai.

Dan saat melihat teman yang menyontek, sudah tidak ada lagi rasa iri yang timbul, tapi justru rasa kasian. Jadi aku sudah bisa menutup mata & telinga dengan semua itu. Yang penting aku melakukan yang terbaik yang aku bisa & hasil akan mengikuti belakangan.

 

Hayooo... kamu pernah nyontek gk? :D

 

Views: 420
Posting: 18-Jun-2011 10:43:05 WIB
Comments: 4 comments
Category: Diary
Jun
17
2011

Hah... Terkadang suka heran melihat anak muda sekarang *berasa udah nenek-nenek* =))

Merasa dunia hanya berputar di sekitarnya. Dan jika dunianya berhenti berputar, maka ia akan langsung merasa bahwa seluruh duniapun akan ikut berhenti berputar bersamanya.

Putus cinta... Bunuh diri

Bertengkar dengan teman... Bunuh diri

Dimarahin ortu... Bunuh diri

Gk lulus ujian... Bunuh diri

Selemah itukah pemuda pemudi indonesia?

Dimana semangat muda yang katanya berlimpah ruah itu?

Apakah semangat dan keberanian itu hanya digunakan saat tawuran?

Saat mabuk-mabukan dan bermesum ria?

Atau saat melakukan nyontek massal?

 

Dan semangat itu menjadi pupus saat masalah melanda.

Putus cinta serasa dunia runtuh dan menjadi abu.

Apakah tidak disadari?

Saat kita memutuskan ngambek makan karena masalah yang melanda, banyak orang di luar sana yang berhari-hari tidak makan karena tidak punya makanan.

Saat kita memutuskan tidak mau lagi bersekolah, banyak anak-anak diluar sana terpaksa putus sekolah karena tidak ada biaya, bahkan hanya untuk sekedar membeli buku.

Saat kita memutuskan bunuh diri, banyak orang di luar sana harus meregang nyawa karena tidak punya biaya untuk berobat di rumah sakit.

Setiap manusia butuh cinta, memang. Tapi cinta gk mutlak harus didapat hanya dari pacar, tapi bisa kita dapat dari teman, orangtua, adik, atau saudara yang lain. Jadi, tidak ada istilah, dunia menjadi hampa tanpa pacar kan?

Dunia ini tidak hanya luas, tapi amat sangat luas. Banyak hal lain yang bisa kita lakukan.

Dunia tidak hanya berputar di kakimu, tapi dunia juga berputar di seluruh bumi.

 

Saat merasa dijauhi teman, ingat saja bahwa berarti dia bukan teman yang baik, ada banyak teman yang lebih baik dari dia yang siap membantu saat dibutuhkan.

Saat merasa kecewa belum juga punya pacar,  maka gejolak cinta bisa kita salurkan dengan menyayangi orangtua, teman atau saudara kita kan? Kasih sayang yang menggelora di dada bisa kita luahkan kepada orang-orang yang membutuhkan uluran tangan kita koq.

atau saat tiba-tiba merasa bahwa cinta yang dipendam bertahun-tahun hanya bertepuk sebelah tangan, maka mulailah meneguhkan hati, bahwa berarti dia bukan orang yang beruntung untuk mendapatkan cintamu. Masih banyak orang diluar sana yang menantikan cintamu.

Takkan lari gunung dikejar kan? Jadi pelan-pelan saja mengejar cintamu. Dan dalam perjalananmu mengejar cinta, cobalah melihat kanan dan kirimu. Banyak kupu-kupu indah yang menemani langkahmu, Kicauan burung yang terus menyemangatimu, alunan aliran sungai yang menyejukkanmu dan teduhnya lambaian pohon di sampingmu.

Di hadapanmu menanti hal yang lebih besar dan siap diraih.

 

Jadi ingat dengan lagu yang suka dinyanyikan waktu sekolah dulu :

Bangun pemudi pemuda.. Indonesia

Lengan bajumu singsingkan untuk negara

Masa yang akan datang... Kewajibanmu lah

Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

 

Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas

Tak usah banyak bicara trus kerja keras

Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih

Bertingkah laku halus hai putra negri

 

Ayo donk... Pemuda pemudi Indonesia!!

Jangan loyo!! Ayo bangkit!! Lakukan hal yang berguna, tidak hanya untukmu, tapi juga untuk orang disekitarmu.

Karena dunia tidak hanya berputar di kakimu.

Seperti kata temenku nining, Hidup itu adalah untuk hari ini, esok dan seterusnya!

Semangat!!! ^^

 

 

*berasa jadi mario teguh dalam 1 hari* =))

Views: 381
Posting: 17-Jun-2011 13:10:35 WIB
Comments: 5 comments
Category: Sepenggal Kisah
Jun
10
2011

Ngomong-ngomong tentang promosi, kayaknya blog lautan sekarang banyak banget yang make buat promosi ya.

Dan uniknya, dia gk langsung promosi tentang sesuatu yang pengen dia "jual", tapi dengan melakukan "kamuflase" (bunglon kali) =))

Contohnya, bikin blog yang berisi berita atau info terkini, atau dengan membuat suatu ID di forum lalu membuat signature di profile tentang produknya, memberi komen di blog orang dengan memberi link dari profilenya langsung ke "produk" yang ingin dijual. Kalau yang ini aku masih bisa memaklumi.

Tapi kadang, ada yang ngasih link "jebakan", seolah-olah dia ngasih link tentang suatu berita heboh, tapi begitu kita buka, eh taunya "jualan produk". Suka sebel, karena itu jelas-jelas penipuan.

Memang sih, konsumen kadang suka "kabur" duluan kalau langsung disuguhin... "ini loh produk kami, kami mau jual ini, produk kami itu begini begitu".

Jujur, aku sendiri aja ya, kalau ke supermarket mau beli susu, trus kan biasanya kita liat-liat dulu tuh kemasannya, kandungan susunya, harganya, dst. Tiba-tiba didatengin sama SPG nya... "susu ini bagus loh mba, harganya murah, trus... bla.. bla.. bla.."

Sumpah, aku langsung males mau beli entu susu.. wkwkwkwk

Padahal tadi, rada tertarik juga pengen beli. Tapi karena entu SPG nyerocos gk brenti, jadi langsung ilpil. =))

Sebenarnya bukan apa-apa, tapi sales itu kan memang dilatih untuk pinter ngomong, mempengaruhi orang dengan opininya, dan kadang rada memaksa untuk membeli.

Padahal, kita sebagai konsumen, dituntut untuk selalu jeli, karena saat ini, banyak yang "bohong" pake "kata manis" untuk menjual produknya, ujung-ujungnya konsumen yang dirugikan.

Contoh sebuah penipuan "jualan" pernah dialami temenku.

Ceritanya, temanku pernah datang ke sebuah mall, tiba-tiba dia didatangi oleh seorang mbak2 menawan nan cantik jelita (halah apaan coba?), dituntun ke sebuah konter penjualan (diseret sih tepatnya, karena saat itu dia masih bengong melihat kecantikan entu mbak).

Lalu entu mbak cantik bilang : "kami sedang melakukan survey mas, cuma butuh waktunya bentaaar aja, tolong diisi & jawab pertanyaan di selebaran ini ya"

Temenku yang masih bingung dengan situasi, cuma bisa manggut-manggut aja, ngisi formulir entah apa. Setelah selesai tiba-tiba entu mba cantik ngomong lagi :

"wah, selamat ya mas... setelah kami hitung, ternyata mas orang ke-100 yang mau ngisi formulir ini loh. Beruntung banget ya. Kami punya hadiah untuk mas"

Temenku yang denger kata hadiah, langsung "ijo" matanya & sumringah.

"Tapi, untuk dapetin hadiahnya, ada syaratnya mas, gk susah koq. Gini, kebetulan, di sini, kami kan jual produk ini juga. Nah, kalau mas beli 2 produk ini, hadiahnya langsung bisa diambil. Harganya cuma 200rb mas"

Kening temenku langsung berkerut.

"Tenang aja mas, ini lagi discount koq. Kalau mas beli di tempat lain harganya bisa 400rb loh. Ini kami kasih disc sampe 50%. Gimana? keren kan? Cuma dengan 200rb, mas bisa bawa pulang 2 produk keren ini plus hadiah dari kami" entu mbak-mbak senyum lebar sambil kedip-kedipin matanya (biar keliatan makin cantik kali ye maksudnya).

"Haduh, gimana ya mba, saya mau hadiahnya, tapi saya gk mau beli entu produk. saya gk butuh", temenku memberi wajah memelas.

"Yah, mas... ini produk kan bisa mas kasih ke pacar mas, atau ke ortu atau ke temen. Produknya bagus begini, cuma 200br loh", entu mbak masih memaksa

"Tapi mba... saya gk punya uang segitu", temenku udah jelek banget mukanya.

"Mas udah isi formulir ini, jadi mas harus beli produk kami. Kalau tidak, mas harus bayar ganti rugi", mbak nya mulai sangar.

"Yah... koq gitu mba? saya bener-bener gk punya uang segitu", masih jelek mukanya

"Mana sini dompetnya, mas punya nya berapa? ntar kami kasih disc lagi deh", mbak nya masih keukeh

Temenku ngeluarin dompetnya."Saya cuma punya 10rebu mba, inipun cuma buat ntar pulang naek angkot. Wong saya ke mall cuma mau cuci mata koq, gk beli apa-apa", cengengesan gk jelas.

"Huh, bilang donk dari tadi kalau kere", si mbak nya langsung ngeloyor pergi cari korban baru.

Waktu diceritain entu temen, aku cuma bisa ngakak. Katanya, di dompet dia emang cuma ada 10rb, dia mau nonton, tapi rencana mau ambil duit di ATM di belakang mall dulu, eh, keburu di cegat entu mbak ganjen. =))

 

Jadi teman.... kalau mau promosi sah-sah aja koq. Tapi pakai cara yang gentle ya. Jangan dengan menipu.

Bener sih kata orang,

"Semakin canggih ilmu pengobatan, semakin canggih juga penyakit yang nongol"

"Semakin canggih teknologi, semakin canggih juga penipuan"

"Semakin pinter konsumen , makin pinter pula penjual untuk menipu"

ck.. ck.. ck.. dunia oh dunia... *mendadak merasa tua & lelah pada dunia* (halah, gk penting banget) =))

Views: 426
Posting: 10-Jun-2011 10:40:11 WIB
Comments: 4 comments
Category: Info, Sepenggal Kisah
Jun
09
2011

Udah beberapa kali kuperhatiin, pasti masukin berita yang mengundang kontroversi. Kadang hoax, & sumbernya gk jelas.

 

Kemarin sempat baca tentang seorang penderita AIDS berhasil sembuh 100% dari virus tersebut.

Dan langsung deh pro kontra bermunculan bak jamur merang. :D Tapi, ada satu komen yang bikin aku mau ketawa,

Ketika banyak yang mengucapkan, Subhanallah, Alhamdulllah, atas kuasa Allah, dst..

Tiba-tiba ada yang nyeletuk : "Woi... ngapain loe bilang atas kuasa Allah? jelas-jelas itu kejadiannya di tanah kafir, itu bukan Tuhannya orang islam"

 

Memangnya Tuhan ada berapa cuy? Tuhan ya cuma 1. Apakah itu Yesus, Allah, Alloh, Budha atau apapun juga namanya, Tuhan cuma 1. Manusialah yang merubah berbagai macam namanya. Jadi, segala yang terjadi di dunia ya karena kuasa Tuhan.

Orang muslim bilangnya, kuasa Alloh.

Kristen mungkin bilangnya, kuasa Allah atau yesus.

Budha dan Hindu beda lagi sebutan Tuhannya.

 

Tuhan cuma 1, sebutannya yang berbeda2 untuk setiap agama. :).

tapi bukan berarti semua agama itu sama, krn stp agama jelas beda, semua agama mengajarkan kebaikan, yup itu benar. kita punya Tuhan yang sama, yup benar. Tapi, perlu diingat,  kita punya cara yang berbeda dalam menyatakan cinta kita untuk Tuhan (ibadah). Kita punya persepsi yang berbeda tentang seperti apa Tuhan kita (aqidah & tauhid)

 

Lalu ada pembahasan tentang pemanfaatn kotoran babi sebagai sumber biogas anternatif.

Langsung deh, timbul pro kontra, banyak yang komen kalau itu haram, dengan merujuk pada hadist :

"Allah mengharamkan penjualan (dan pembelian) arak, bangkai, dan ----". Seorang shahabat bertanya: "Ya Rasulullah, bagaimana dengan lemak ----? Ia dapat digunakan untuk mengecat perahu, menghaluskan kulit dan digunakan pula untuk penerangan (lampu)". Beliau menjawab: "Allah melaknat orang-orang Yahudi. Allah mengharamkan mereka makan lemak ----, tetapi mereka mengumpulkannya lalu menjualnya dan makan harganya".(Diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, dan Ashabussunan)

 

Pendapat Pribadi :

Itu hadist tentang memakan lemak babi, jelas itu haram. Memperjualbelikannya, juga haram.

Daging babi haram :

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, “ [Al-Qur'an 5:3]

 

Sedangkan kotoran itu adalah najis, apakah dari hewan halal atau haram.

Yang najis berarti tidak boleh dimakan (haram), & kalau terpaksa tersentuh harus disucikan dengan air & tanah.

 

Lalu bagaimana dengan sayuran yang ditanam dengan pupuk dari kotoran hewan yang najis?

Sayurannya tentu saja halal, dan untuk mencegah najis yang menempel ya dicuci dengan benar.

 

Bagaimana dengan pemanfaatan biogas dari kotoran babi?

Apakah kita memakan gas tersebut?

 

Kalau iya, berarti kita memakan najis, dan itu haram

Kalau tidak, berarti ya tidak haram.


Dua contoh berita diatas sebenarnya masih mending, kadang yahoo malah masukin berita yang sumbernya lebih gk jelas, pernah masukin hoax, penelitian yang gk falid, penelitian yang belum selesai.. yang zzz... zzzz....

Bagi yang pernah baca, mungkin ingat tentang penelitian tentang  laki-laki yang melihat payudara wanita, apalagi yang bukan punya istri/pacar, bisa memperpanjang usia yang ternyata hoax atau berita penelitian soal kopi, kontroversi seputar yesus, hingga soal atheisme? Itu cuma sedikit contoh berita yang nongol di halaman yahoo.

Tapi........

Yah, namanya juga orang promosi ye. Pengen terkenal ya harus bikin ya rada kontroversial *jadi inget depe yang mau operasi keperawanan* hohohohoho

 

*brb kerja lagi*

Views: 330
Posting: 9-Jun-2011 10:18:50 WIB
Comments: 5 comments
Category: Info, Diary
Jun
08
2011

Beberapa hari yang lalu ada seorang teman yang menulis status di facebooknya, bahwa semua notenya hilang tak berbekas.

Kejadian ini terjadi setelah dia sempat melakukan deactive pada facebooknya.

Aku pernah mengalami kejadian yang serupa sekitar satu tahun yang lalu. Dimana aku sempat tereak-tereak : "Dimana Note Facebookku?"

Tapi, akhirnya, noteku kembali lagi, setelah beberapa langkah yang aku lakukan ini :

1. Aku melakukan deactive pada akun facebookku sekali lagi.

2. Setelah beberapa lama, aku activekan kembali. (5 menit kemudian juga gk pa-pa) ==>> kayak acara masak memasak =="

3. Masuk ke Facebook > Notes > Notes : Bugs and Known Problems > I just reactivated my account and my groups, events, notes or other content is missing > Fix

 

Setelah melakukan langkah ini, noteku kembali & note temanku itu juga kembali lagi.

Syukurlah. Walaupun gk penting-penting banget, kadang note itu mempunyai kenangan tersendiri, apalagi kalau ada komen-komen membangun dari temen-temen kita. ^^

Views: 635
Posting: 8-Jun-2011 12:50:54 WIB
Comments: 3 comments
Category: Info
Saringan
Kicauan