Radengem Belajar Ngeblog

Welcome to My Blog
Please sit down and relax...
Jun
08
2010

Dua bulan setelah menyerahkan diri ke polisi, aktivis politik oposisi Somyot Pruksakasemsuk ditahan tanpa dakwaan di pangkalan militer Thailand. Publik khawatirkan pengekangan kebebasan berekspresi, menurut informasi yang diterima Belajar HTML.

DIA hanya satu dari ratusan orang yang dipenjara Pemerintah Thailand terkait unjuk rasa “Kaus Merah”. Penahanan itu dikecam berbagai kelompok pembela hak asasi manusia (HAM).Menurut kelompok HAM, pelaksanaan keadaan darurat di sepertiga wilayah negara itu, termasuk Bangkok, kurang transparan dan melanggar hak kebebasan berekspresi.

Kelompok HAM Clean Clothes Campaign yang berbasis di Belanda menyerukan pembebasan Somyot dengan alasan kesehatan dan keamanan.Pengacara HAM yakin Somyot ditempatkan di penjara terisolasi. Somyot merupakan editor majalah pendukung gerakan Kaus Merah yang antipemerintah.

Dia menggelar konferensi pers pada 21 Mei yang mendesak Perdana Menteri (PM) Thailand Abhisit Vejjajiva mundur.Somyot berjanji melanjutkan perjuangan gerakan oposisi sampai kapan pun. Sehari kemudian, surat penahanan terhadapnya dikeluarkan pemerintah berdasarkan peraturan keadaan darurat.“Tidak ada dakwaan terhadapnya. Dia hanya diduga menyebabkan kekerasan atau kekacauan,” kata pengacara Somyot, Krisdang Nutjaras,kemarin.

Unjuk rasa Kaus Merah yang dibubarkan militer secara paksa pada 19 Mei silam telah melumpuhkan Bangkok. Bentrok antara demonstran dan militer menewaskan 89 orang, sebagian besar merupakan warga sipil, sementara sekitar 1.900 orang terluka. Pengkritik menyatakan, pemerintah mungkin memperbesar krisis dengan memberlakukan keadaan darurat untuk melumpuhkan dan menyensor gerakan protes.

Pengunjuk rasa terus bertahan dengan tuntutan agar pemerintah segera menggelar pemilu. Tapi, pemberlakuan keadaan darurat membuat publik khawatir pemerintah berusaha membunuh kebebasan mengungkapkan pikiran dan pendapat. “Kami mengkhawatirkan dampaknya terhadap masyarakat dan kebebasan berekspresi.

Kami khawatir ruang politik telah ditutup,” kata Benjamin Zawacki, peneliti Amnesty International untuk Asia Tenggara. Abhisit mendeklarasikan keadaan darurat saat pengunjuk rasa menduduki Bangkok pada 7 April. Pemerintah melarang perkumpulan massa lebih dari lima orang dan memberi wewenang besar pada polisi dan militer untuk menindak tegas demonstran.

Meski saat ini unjuk rasa Kaus Merah telah berakhir, keadaan darurat masih diberlakukan. Menurut Kementerian Kehakiman Thailand, pemerintah telah menahan lebih dari 300 orang demi mengendalikan kekerasan. Sayangnya pemerintah tidak memberi penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi orang-orang yang ditahan. Human Rights Watch (HRW) telah menulis surat pada Abhisit untuk mengumumkan keterangan jelas tentang siapa saja yang ditahan, nomor identitas, lokasi, dan kondisi para tahanan yang telah dibui selama 30 hari tanpa dakwaan apa pun,berdasarkan peraturan keadaan darurat.

“Publik masih tidak tahu nama-nama orang yang ditahan dan kondisinya.Penahanan itu dapat mendorong Kaus Merah melakukan gerakan bawah tanah dan semakin radikal,” kata Sunai Phasuk, seorang pengamat Thailand dari HRW. Sementara itu,dalam kunjungan luar negeri pertama pasca kerusuhan di Thailand, PM Abhisit menyatakan, negaranya telah “kembali” setelah kekerasan berdarah.

“kami kembali, stabil, dan aman,” kata Abhisit dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Asia Timur yang digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam,kemarin. “Saya tidak akan bisa hadir dalam Forum Ekonomi Dunia jika digelar dua pekan lebih awal.Kehadiran saya menunjukkan bahwa Thailand akan berupaya melakukan bagian kami untuk berkontribusi dalam pertumbuhan regional,” papar Abhisit.

Menurut hasil informasi yang diterima Type Approval Indonesia bahwa Asosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sebelumnya menyerukan bahwa kekerasan di Thailand telah terkendali. “Kini mereka telah melewati periode itu dan stabilitas tampaknya akan kembali. Rekonsiliasi kini dalam proses. Saya pikir saya bisa katakan bahwa seluruh negara ASEAN menghela nafas lega, bahwa kami telah pulih,” kata Sekretaris Jenderal ASEAN Surin Pitsuwan di sela-sela WEF.

Views: 64
Posting: 8-Jun-2010 14:44:23 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas
Jun
01
2010

Isu perlindungan lingkungan merasuk di dunia mode. Hal tersebut dilakukan para pelaku mode Barat, layaknya Eropa dan Amerika, sekaligus di Asia. Salah satu pelaku mode yang memfokuskan diri pada gerakan mode hijau adalah firma asal Jerman, Messe Frankfurt.

Untuk keenam kalinya menurut pengamatan Hosting Murah Indonesia Indositehost.com, Messe Frankfurt menggelar ”Ethical Fashion Show” yang mempertunjukkan koleksi busana ramah lingkungan di Paris. Pertunjukkan khusus tersebut berhasil menarik perhatian ribuan penikmat mode, buyer, juga kalangan media. Sekaligus menjadi salah satu highlight ajang fashion capital tersebut.

”Pertunjukan ini menjadi komitmen kami untuk membantu lingkungan dan memajukan pembangunan berkelanjutan dari sisi mode,” ujar Direktur Messe Frankfurt Detlef Braun.

Braun mengatakan, green fashion merupakan salah satu cara bagi pelaku mode untuk ikut melakukan gerakan perlindungan lingkungan tanpa harus bersusah payah.” Singkatnya, dengan memilih membeli kaus yang dibuat dari serat organik, berarti Anda telah membantu mengurangi pencemaran lingkungan dari insektisida,” paparnya.

Messe Frankfurt aktif mengampanyekan gerakan mode hijau melalui trade fair sejak 6 tahun lalu. Setiap tahunnya, Messe Frankfurt menggelar 100 pameran di seluruh dunia yang menghadirkan ratusan pelaku industri tekstil yang telah melakukan gerakan mode hijau.

Lebih lanjut, Braun mengatakan bahwa green fashion sebenarnya merupakan celah industri yang potensial untuk digarap. Tahun lalu, Messe Frankfurt berhasil membukukan transaksi total sebesar USD671 juta untuk pameran yang mereka gelar di Inggris.

Messe Frankfurt memulai ”Paris Ethical Fashion Show” pada 2004 dengan hanya 20 desainer. Dan kini, pertunjukan mode ramah lingkungan tersebut telah didukung lebih dari 90 perancang mode dari seluruh dunia.


”Melalui acara ini, kami ingin menyampaikan informasi kepada masyarakat dan penikmat fashion bahwa green fashion tidak harus mahal atau serbaorganik,” ujar Isabelle Quehe, pendiri Messe Frankfurt.

Satu hal yang ingin dicapai Quehe adalah membantu meningkatkan kesejahteraan negara-negara miskin. Menurut Belajar HTML bahwa banyak perusahaan mode menggunakan tenaga kerja dari negara miskin untuk menekan biaya produksi, yang justru tidak memberikan banyak keuntungan bagi para pekerja. Harapan gerakan mode hijau ini agar masyarakat semakin sadar dan selektif dalam memilih brand yang ramah lingkungan dan beretika sosial,” tutur Quehe.

Views: 70
Posting: 1-Jun-2010 00:34:08 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas
May
30
2010

DI awal pertama perjumpaan, si dia terlihat begitu penuh pesona. Memasuki babak kencan, rupanya ada sesuatu yang terselubung yang selama ini tak terkuak ke permukaan, menurut informasi yang diterima Belajar HTML. Si dia mulai menunjukkan sifat aslinya dan ternyata pasangan bukan pria yang Anda impikan.

Kondisi ini sering disadari kaum hawa pada kencan kedua atau ketiga. Sulit dipercaya, tapi ini benar terjadi. Dia yang selama ini Anda yakini sebagai Mr Right, ternyata seorang Mr Wrong yang sudah sepatutnya Anda hindari.

Untuk memastikan Anda menghindari orang yang salah, Sheknows memaparkan beberapa pelajaran penting yang bisa membantu Anda menghindari kencan bersama Mr Wrong. Di antaranya:

Belajar memercayai insting Anda

Mungkin ini bisa berupa suara yang berkecamuk di kepala Anda. Intuisi Anda dengan cepat akan mengatakan adanya peringatan mengenai sesuatu yang patut Anda hindari.

Ketika Anda sedang berkencan dengannya, dan tiba-tiba pasangan berperilaku tidak sopan. Mungkin kasar pada pelayan atau hanya berbicara tentang dirinya sendiri sepanjang malam, maka perhatikan setiap reaksinya akan memberitahu Anda lebih banyak bagaimana karakter teman kencan Anda yang sesungguhnya.

Pikirkan tentang apa yang Anda inginkan dalam suatu hubungan

Ini bukan tentang bagaimana Anda menjadi seorang pemilih. Melainkan ini mengenai bagaimana Anda mendefinisikan apa yang diinginkan dalam hidup dan berdiri teguh pada pendirian Anda.

Tidak berarti bahwa Anda harus melepaskan seorang pria yang hebat karena dia botak, atau tidak memiliki uang simpanan sebesar satu juta dolar di bank. Tapi sebaliknya, ini mendorong Anda untuk menyadari apa yang Anda inginkan dan butuhkan dalam sebuah hubungan.

Jika Anda menemukan perbedaan utama atau mengamati perilaku yang tidak tepat dengan pemikiran Anda, perhatikan. Meskipun menyenangkan untuk memberi seseorang kesempatan kedua, tapi apakah Anda benar-benar ingin melanjutkan kencan dengan pria yang Anda sudah Anda tahu dia adalah Mr Wrong? Hati-hati, jika Anda tak ingin terjebak dalam hubungan yang hanya membuat Anda menikmati kepahitan.

Pandangan pertama terkadang bisa salah, namun pandangan kedua bisa membuka mata Anda lebar-lebar!

Pikirkan mengenai pendapat ini dengan saksama. Pandangan pertama membuat Anda begitu mengaguminya, namun saat memasuki sesi kencan Anda bisa saja menerima kekecewaan. Memasuki babak awal kencan, Anda akhirnya melakukan reservasi di sebuah restoran dengan harapan bisa menikmati kencan yang begitu mengagumkan dengan pria impian Anda.

Anda tiba di tempat kencan, namun pasangan belum juga datang. Anda bisa berpikir hal itu tidak apa-apa karena mungkin dia hanya sibuk. Anda melakukan pemesanan sambil menunggu.

Satu jam berlalu, si dia belum juga muncul, sehingga salad jadi layu, steak jadi dingin. Rasa kekecewaan pun kini telah menyelimuti hati. Mungkin terlintas dalam benak Anda ingin menikmati kencan selanjutnya di tempat ini, tapi sepanjang malam, pasangan tak juga datang dan ternyata Anda salah dan tidak akan pernah menginjakkan kaki di restoran ini lagi.

Jika di kencan selanjutnya, Anda mendapatkan pasangan dengan sikap bermuka masam, ini berarti Anda harus berhenti memimpikan kencan bersamanya.

Namun perlu Anda ketahui menurut Hosting Murah Indonesia Indositehost.com, dengan sendirinya perasaan hati Anda akan memberi tahu Anda apakah dia pria yang tepat untuk Anda atau tidak. Dan jika Anda tetap membina hubungan dengan orang yang salah, maka Anda telah menutup pintu rapat-rapat dengan kehadiran Mr Right

Views: 82
Posting: 30-May-2010 22:49:56 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas