![]()
Sinopsis :
Di buku 1 diceritakan Hana Suzuki, anak tukang tahu yang punya hobi TIDUR (hobinya persis swami deh..). Waktu SD dan SMP sering dihukum karena suka telat, disamping itu letak sekolah yang jauh membuatnya makin parah. Nah, sekarang dia berhasil masuk SMA yang diidam-idamkannya. Cuma karena ingin tidur lebih lama, dia belajar keras (catet: prestasi di SMP ranking 2) supaya bisa masuk SMA elite yang jaraknya hanya 3 menit berjalan kaki dari rumahnya. Hhmm.. tekad yg kuat!
Karena sebuah kecelakaan, dia dipaksa masuk klub hockey. Grand Hockey Club ini diketuai oleh si cakep Izumi Oda, yang punya kata2 favorit “Aku adalah hukum!”. Selain itu ada 4 anggota lainnya yg juga cakep: si kembar Ayuhara, cowok yg cantik Natsuki Serizawa dan wakil kapten Itoigawa; kesemuanya adalah anak orang kaya. Parahnya, klub itu ga seperti klub hockey karena tak seorangpun anggotanya bisa bermain. Jadi, kerjaannya cuma jalan-jalan. Hana yang paling stres karena gara2 latihan hockey harus bangun pagi2. Sampai pernah tidur 64 jam, trus pernah sampe dijemput dan digendong sama Izumi Oda (miauw… mauuu.. :D).
Mereka kemudian berencana bertanding ke Miyagi. Yg paling penting disana juga karena banyak pemandian air panasnya. Jadi mereka tuh intinya jalan2 yang nomer 1. Berangkatnya pun pake helikopter, padahal Hana ngebet pgn naik kereta Shinkansen. Setelah helikopter mo mendarat di lapangan sekolah yg dituju, disana telah berdiri lawan2 mereka dan pelatihnya. Bagian serunya.. Wuusss !!! Wig pelatih lawan diterbangkan angin dari baling2 helikopter. Huwaa… Begitu mereka mendarat langsung diteriakin ”Pulang!!!” oleh pelatih gundul tsb. Ga jadi bertanding dehh..tapi teuteup ke pemandian aer panas…
Rencana bertanding selanjutnya ke Shiga, Kyoto. Kali ini naik Shinkansen, demi Hana. Disini Hana dan Izumi bikin ulah. Gara2 beli makanan dulu, mereka ketinggalan kereta. Akhirnya mereka nyusul dg kereta berikutnya. Tapi gara2 kekenyangan, sampe stasiun terakhir dan kereta mo balik ke Tokyo, mereka masih tidur pules. Walah, gagal lagi deh…
Rencana selanjutnya, atas ajakan si Izumi buat berlibur ke vila Kairuzawa milik keluarganya sekaligus bertanding dg sekolah di daerah sana. Disini ni yg paling konyol, mulai bersahabat dg monyet dan berkelahi dg beruang, yang akhirnya jadi temennya Hana. Trus pas mo tanding hockey, Hana ga bisa jadi penjaga gawang karena kakinya sakit. Lalu dg begonya, Izumi langsung nunjuk si beruang buat jadi penjaga gawangnya. Hwakakaka… Pas mo tanding, grauw.. grauw..gyaaa!!! Ketauan deh! Lawannya kabur smuwa..
Review :
mAnga buatan Ai Morinaga memang selalu membuat kita terbahak - bahak ketika membacanya. Tak terkecuali yang satu ini. Pokoknya manga ini amat sangat layak buat dikoleksi deh