Senjata Seo Sekedar catatan online saja

Welcome to My Blog
Please sit down and relax...
Dec
01
2010

Majelis hakim dan tim penasihat hukum terdakwa Komisaris Jenderal Susno Duadji meragukan keseriusan jaksa penuntut umum (JPU) untuk menghadirkan para saksi disidang. Pasalnya, masih banyak saksi yang belum dapat dihadirkan JPU.

Keraguan itu dilontarkan ketika JPU hanya dapat menghadirkan satu dari enam saksi yang dipanggil pada sidang hari ini, Selasa (30/11/2010). Saksi yang hadir yakni AKBP Tedi Setiadi, mantan Kepala Polres Kota Bandung Barat terkait perkara dugaan korupsi dana pengamanan pemilukada Jawa Barat tahun 2008 .

"Setelah mengikuti sidang, secara tegas kami katakan tingkat kesungguhan penuntut umum sangat diragukan," kata Hendry Yosodiningrat, penasihat hukum Susno kepada majelis hakim.

Catatan tim penasihat hukum, kata Hendry, ada beberapa saksi penting yang belum hadir meskipun telah berkali-kali dipanggil. Saksi itu diantaranya Vincent, rekan Ho Kian Huat, pengusaha Singapura yang melaporkan pemilik PT Salma Arowana Lestari yakni Anwar Salma. Saksi lain yakni AKBP Syamsulrizal, anggota Bareskrim Polri yang disebut melihat Sjahril membawa amplop cokelat berisi uang Rp 500 juta untuk diserahkan ke Susno.

Khusus untuk Vincent, Hendry meminta majelis hakim mengeluarkan surat perintah dihadapkan paksa. Hendry juga meminta majelis hakim menghadirkan Sjahril Djohan dan Haposan Hutagalung ketika Vincet bersaksi. Ketiganya diminta dikonfrontir.

Charis Mardiyanto, ketua majelis hakim sempat memerintahkan JPU agar lebih serius menghadirkan saksi. "Kalau saksinya satu-satu yang hadir padahal saksinya bejibun kapan selesainya?" tegas Charis.

Menanggapi sikap majelis hakim dan tim penasihat hukum Susno, pihak JPU mengaku sudah serius dalam menghadirkan saksi. JPU berjanji akan menghadirkan semua saksi yang belum hadir pada sidang-sidang selanjutnya.

Views: 68
Posting: 1-Dec-2010 12:53:57 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas
Oct
28
2010

Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia merupakan kata pembuka dalam postingan ini. Wacana pemindahan Ibukota negara tampaknya bisa saja terwujud. Pasalnya, wacana ini kini tengah serius digarap beberapa anggota DPR yang tergabung dalam kaukus lintas partai pemindahan ibukota.

Bahkan, Sekretarisn Fraksi PAN yang juga anggota kauskus, Teguh Juwarno, menyatakan timnya akan segera menyerahkan naskah akademis kepada Badan Musyawarah (Bamus) dan para pimpinan di legislatif.

"Yang kita pikirkan bagaimana membuat landasan hukumnya untuk pemindahan ibukota, sehingga proses pemindahan dapat berjalan lebih matang. Tentunya hal ini perlu disepakati eksekutif bersama dengan legislatif dan akhirnya merumuskannya menjadi RUU. Untuk itu, kita juga akan segera memasukkan naskah akademis ke Bamus dan pimpinan legislatif agar RUU ini masuk ke dalam prolegnas 2011," ujar Teguh, Kamis (28/10/2010), di sela-sela acara "Visi Indonesia 2033", di Wisma Antara, Jakarta.

Terkait dengan kota mana yang layak menjadi Ibukota berikutnya, Teguh mengaku tim tidak membahas persoalan tersebut. "Tapi yang jelas tidak lagi di Jawa, karena daya dukung di Jawa sudah tidak mampu lagi menanggulangi beban yang sudah terlalu berat. Kalau tetap di Jawa, nanti akan rusak lahan-lahan terbaik buat petani," ujarnya.

Ia menegaskan wacana pemindahan Ibukota dari Jakarta ke kota lainnya ini tidak akan seperti ladang berpindah yang akan menimbulkan kerusakan baru di kota berikutnya. "Kami akan buat konsep rekayasa sosial, ada gula ada semut. Gula-gula di Jakarta ini harus dipindahlan ke luar Jakarta. Lalu bagaimana dengan Jakarta? Dengan tidak menjadi pusat kehidupan politik dan pengambilan keputusan, Jakarta diharapkan bisa lebih terbuka dan menjadi perumahan bagi rakyat miskin dengan adanya rusunami atau apartemen-apartemen murah," ungkap Teguh.

Sebelumnya, sejumlah perwakilan lintas fraksi di DPR menyatakan perlunya pemindahan ibukota segera. Mereka tergabung dalam kaukus lintas partai pemindahan ibukota. Anggota kaukus tersebut adalah Arif Budimanta dan Budiman Sudjatmiko (Fraksi PDI P), Saan Mustofa (Fraksi Demokrat), M Romahurmuziy (Fraksi PPP), Akbar Faizal (Fraksi Hanura), serta Teguh Juwarno (Fraksi PAN).

Selain dorongan dari kaukus lintas partai, desakan agar ibukota dipindahkan juga muncul dari tim Visi Indonesia 2033 yang terdiri dari Andrinof A Chaniago, M Jehansyah Siregar, Ahmad Erani Yustika, dan Tata Mutasya. Bahkan, tim memberikan naskah akademis yang merumuskan Visi Indonesia 2033 kepada Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso.

Views: 93
Posting: 28-Oct-2010 23:00:30 WIB
Comments: 0 comments
Category: Artikel
Aug
03
2010

TELEVISI 3D memang berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan jangka panjang pasar global televisi. Namun untuk jangka pendek, IETV adalah pendorong pertumbuhan utama. Para produsen utama televisi di dunia menggelar kampanye pemasaran besar-besaran untuk mendongkrak popularitas televisi tiga dimensi (3D), demi meningkatkan pertumbuhan penjualan. Namun demikian, televisi 3D ternyata bukan generator pertumbuhan pasar. Firma riset iSuppli Corp menilai, pendorong utama pertumbuhan penjualan televisi di dunia sesungguhnya adalah televisi internet, alias Internet-Enabled Television (IETV. Dan dukungan untuk artikel yang berjudul Blogger Templates Colorizetemplates.com

Sebab, penjualan global IETV akan jauh melampaui volume televisi 3D. iSuppli menjelaskan, volume penjualan global IETV pada 2010 akan sanggup menembus angka 27,7 juta unit. Pada saat yang sama, iSuppli menegaskan, volume penjualan global televisi 3D ternyata hanya akan mencapai total 4,2 juta unit. iSuppli mengakui, televisi 3D memang berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan jangka panjang pasar global televisi.Namun untuk jangka pendek, iSuppli menyebutkan, IETV adalah pendorong pertumbuhan utama.

"Terlepas dari promosi besarbesaran yang dilakukan para produsen utama televisi di dunia, adopsi televisi 3D di dunia pada 2010 akan tetap terbatas pada volume kecil," ujar Director & Principal Analyst Television Systems iSuppli Corp Riddhi Patel. Pada 2010, iSuppli menemukan, televisi 3D hanya dibeli oleh konsumen yang memiliki anggaran belanja nyaris tidak terbatas, dan antusias mencoba teknologi baru. Sementara itu,sebagian besar konsumen yang lain enggan membeli televisi 3D karena sejumlah kendala.

"Televisi 3D masih menghadapi sejumlah tantangan besar.Antara lain harga yang masih terlalu tinggi, konten yang masih sangat terbatas, serta rendahnya tingkat interoperabilitas. Sebaliknya, IETV tidak menghadapi kendalakendala tersebut," tutur Patel. Pada saat ini, iSuppli menegaskan, konsumen memang lebih mudah memanfaatkan IETV daripada televisi 3D karena konten berupa video online sudah sangat banyak tersedia di internet. Untuk menghubungkan IETV ke jaringan internet, konsumen pun tidak menjumpai kesulitan teknis. Sebab, IETV mampu langsung mengakses internet, baik melalui kabel atau pun secara nirkabel, tanpa bantuan alat tambahan.

Di samping itu, pilihan produk IETV yang tersedia di pasar juga sangat beragam karena para produsen utama televisi di dunia sudah menawarkannya. iSuppli mencermati, para produsen televisi terbesar di dunia seperti Samsung Electronics Co Ltd,LG Electronics Inc,Sony Corp, Panasonic Corp,dan Sharp Corp pada saat ini sudah menawarkan IETV. Produk-produk tersebut pada saat ini tersedia dengan ukuran layar mulai 24 inci hingga 65 inci. Dengan IETV, pengguna juga bisa menonton video online secara lebih nyaman, daripada di layar komputer atau smartphone yang berukuran lebih kecil," ujar Analyst Television System Research iSuppli Corp Tina Tseng. Berkat dukungan konten dan keberagaman pilihan, iSuppli memperkirakan, volume penjualan global IETV akan bertumbuh rata-rata 50 persen mulai 2010 hingga 2014.

Khusus untuk 2010, iSuppli menyebutkan, volume penjualan global IETV bahkan mampu meraih pertumbuhan 124,9 persen. Karena itu, iSuppli mempercayai, volume penjualan global IETV pada 2014 akan menembus angka 148,3 juta unit dan menguasai paling sedikit 54 persen pangsa di pasar televisi flat-panel global. Artinya, sebagian besar televisi flat-panel yang beredar di dunia pada 2014 sudah bisa mengakses internet.

"Kehadiran IETV adalah bagian dari evolusi teknologi televisi. Inovasi adalah syarat utama pertumbuhan pasar televisi. Sebab jika tidak ada teknologi baru,maka konsumen tidak akan bersedia mengganti televisi lama dengan yang baru," tandas Patel. Firma riset DisplaySearch Ltd menambahkan, konsumen tidak akan lagi ragu mengadopsi IETV karena teknologi IETV pada saat ini sudah semakin matang, sebab IETV sudah mampu menyuguhkan sejumlah fungsi komputer. Misalnya konferensi video.

"Di rumah,konsumen tentu lebih nyaman melakukan konferensi video dengan IETV daripada komputer karena IETV memiliki layar jauh lebih besar," tutur Director Electronics Research Display- Search Ltd Paul Gray. Survei DisplaySearch di sejumlah negara maju menemukan, sekitar 55 persen televisi yang beredar di pasar kini sudah dilengkapi konektivitas internet. Karena itu, DisplaySearch meyakini, volume penjualan global IETV pada 2010 akan mampu menembus volume 45 juta unit, atau 19 persen dari total volume pasar televisi flat-panel.

DisplaySearch memprediksi, pangsa IETV di pasar global televisi flat-panel akan terus meningkat. Alhasil, DisplaySearch menegaskan, pada 2014 IETV akan menguasai pangsa 42 persen, atau 119 juta unit dari total volume penjualan televisi flat-panel global. Firma riset Strategy Analytics Inc pun menilai, peningkatan popularitas IETV merupakan peluang, tidak hanya bagi para produsen televisi, tetapi juga para pengembang konten internet, dan penyedia jasa internet. IETV sudah menjadi bagian dari desain rumah masa depan konsumen. Para produsen televisi, pengembang konten, dan penyedia jasa internet harus merespons cepat tren yang berkembang pesat ini," papar Analyst Digital Home Observatory Strategy Analytics Inc Christopher Dodge.

Menurut informasi yang diterima Blogger Templates Colorizetemplates.com bahwa tergiur peluang besar pertumbuhan televisi internet, para raksasa teknologi pun berlomba terjun ke pasar tersebut.Tidak terkecuali perusahaan media internet terbesar di dunia Google Inc, yang berencana merilis platform Google TV pada akhir 2010. Director Multiplay Market Dynamics Service Strategy Analytics Inc Ben Piper menegaskan, kehadiran Google TV adalah sebuah revolusi. Sebab, Google TV akan mengubah total cara manusia menonton televisi. Selama ini, pemirsa harus mengikuti jadwal yang ditentukan stasiun televisi untuk menonton siaran favorit.Tetapi dengan televisi online,terutama Google TV,pemirsa bisa menonton siaran televisi kapan pun sempat," tutur Piper.

Views: 61
Posting: 3-Aug-2010 00:22:23 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bloging