Masker Mulut dapat dikatakan sangat booming ketika isu virus SARS begitu santer, namun setelah isu itu tidak lagi menghantui masyarakat, kesadaran sebagian masyarakat akan fungsinya pemakain masker mulut sedikit meningkat. Dari yang melihat aneh orang yang memakai masker mulut, kini kita sudah biasa melihat hal itu. Masker mulut dapat dengan mudah di beli di Toko Alat Kesehatan hingga dijajakan. Bahkan bagi sebagian orang merasa ada yang kurang bila bepergian tidak menggunakan masker mulut. Namun sebenarnya masker mulut tidak 100% melindungi kita. Berikut fakta mengenai masker mulut.
1. Mengenakan masker wajah dapat mengurangi kemungkinan terkena influensa dalam keadaan tertentu.
2. Bahaya masker adalah alat itu mungkin membuat orang merasa lebih aman dari yang sebenarnya, sedangkan masker sebenarnya TIDAK menjamin perlindungan menyeluruh dari influensa.
3. Bila seseorang jatuh sakit, ia harus mengenakan masker wajah (atau kain tebal terikat erat) bila ada orang lain di dekatnya.
4. Masker tidak boleh dipakai bersama, tidak boleh dijamah setelah dipakai, dan harus diganti secara teratur.
5. Bila masker jenis rumah sakit tidak tersedia, masker buatan sendiri dapat digunakan, tetapi tidak sebaik – dan barangkali sama sekali tidak sebaik masker rumah sakit/toko alat kesehatan.
6. Masker sekali-pakai dapat dicuci dengan seksama dengan sabun dan air, dan dijemur di terik matahari bila memungkinkan.
7. Bila seseorang harus pergi ke tempat kerumunan orang/ tempat banyak orang, masker dapat membantu melindungi seseorang dari orang lain yang batuk dan bersin dan melindungi orang lain dari batuk dan bersin orang yang mengenakan masker. (Mew)
Memakai masker kini bukan hal yang aneh lagi, kini dimana-mana sudah dapat sering kita temui orang yang mengenakan masker untuk menutupi hidung dan mulutnya. Ini membuktikan bahwa kini masyarakat kita sudah terbiasa dengan pemakaian masker yang dapat kita beli di toko alat kesehatan ataupun di pinggir jalan.
Memakai Masker dapat mencegah berbagai macam penyakit menular, seperti mencegah terjadinya efek yang disebabkan oleh debu dan bercampur dengan kuman-kuman bertebaran disekitar kita yang terhirup oleh hidung ataupun mulut.
Yang paling utama adalah Virus flu yang berasal dari keluarga Orthomyxoviridae memasuki tubuh melalui selaput lendir hidung, mata, atau mulut dan dapat menginfeksi burung dan mamalia. Umumnya virus ini menular melalui udara atau percikan ingus/ludah dari penderita flu lainnya, dengan memakai masker virus ini akan tidak mudah masuk dalam tubuh kita.
Memakai Masker kadang sangat tidak di perhatikan oleh beberapa orang pada saat mengendarai kendaraan ataupun para Petugas Kesehatan terutama Perawat bersentuhan langsung dengan Pasien pada waktu di RS padahal hampir 50 % penyakit dapat tertular melalui udara.
Bagaimana dengan Anda? (mew)