Umur pada anjing bervariasi tergantung dari jenisnya, anjing ras besar umumnya menjelang umur 6 tahun sedang kan anjing ras kecil menjelang umur 7 tahun. Selain faktor jenis ras, pertahanan hidup hewan di usia tua juga sangat ditentukan dari kondisi kesehatan dan perawatan yang baik. Seiring dengan berjalannya waktu, Anda perlu mengenali perubahan yang terjadi pada anjing Anda, karena kebutuhan dan penanganan terhadap anjing tua pada dasarnya berbeda dengan anjing muda dan dewasa.
1. Periksa secara berkala kesehatan gigi dan gusi mereka karena Penyakit periodontal (gigi dan gusi) sangat umum terjadi pada anjing tua. Jika diabaikan dapat menimbulkan masalah yang lebih serius. Bakteri yang berasal dari saluran mulut akan masuk ke dalam saluran pembuluh darah, menyebabkan gangguan pada fungsi tubuh, seperti jantung. Hal ini dapat membahayakan.
2. Sejalan dengan pertambahan umur, bulu anjing mengalami kerontokan disertai kulit kering. Penyikatan dapat memperbaiki sirkulasi kulit dan membantu menstimulasi produksi dari minyak alami untuk menjaga bulu tetap berkilau. Selain itu, memandikan anjing menggunakan sampo anjing khusus kulit kering juga direkomendasikan.
3. Ketika melakukan pet grooming, Periksa apakah ada yang aneh pada anjing ANda, sepeti benjolan, bercak, kerontokan bulu, luka, adanya parasit yang tidak biasa.
4. Potong kuku secara berkala karena pada kuku anjing yang sudah berumur mudah memanjang dan rapuh.
Semoga bermanfaat. (Mew)
Memelihara hewan bukanlah hal mudah, banyak yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan. Banyak kasus ketika kita akan bepergian jauh atau bahkan pindah tempat tinggal dengan lokasi yang lumayan jauh, pemindahan hewan peliharaan juga harus diperhatikan agar hewan peliharaan tetap nyaman.
Pet relocation/ pemindahan hewan peliharaan seperti kucing tidak dapat dilakukan ketika kucing peliharaan Anda sakit. Berikut tanda-tanda kucing sakit, ini hampir sama untuk semua jenis kucing baik itu kucing persia maupun kucing anggora dan jenis kucing lainnya :
Kucing terlihat sangat kelelahan dan lesu.
Menggelengkan kepala secara berlebihan.
Selera makan dan minum turun atau sebaliknya naik gila-gilaan.
Mengeluarkan cairan dalam jumlah banyak dari mata, hidung, dan telinga.
Susah buang kotoran.
Berat badan naik atau turun secara mencolok.
Sikapnya menjadi lebih agresif atau hiperaktif.
Perubahan cara berjalan atau sulit untuk berdiri.
Terdapat bagian-bagian tubuh yang mengalami bengkak.
Bila gejala-gejala ini dialami oleh hewan peliharaan, maka sebaiknya jangan memaksakan diri melakukan pemindahan hwan peliharaan (pet relocation), Anda bisa menitipkan pada orang yang dapat dipercaya untuk memelihara kucing peliharaan Anda hingga sehat dan dapat dipindahkan ke tempat Anda yang baru. (Mew)