Setiawan Belajar Ngeblog

Welcome to My Blog
Please sit down and relax...
Oct
10
2011

TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia ~> Masih simpang siurnya kompetisi Divisi Utama 2011/12 tak memengaruhi persiapan PSIM Yogyakarta. Tim berjuluk Laskar Mataramini terus memburu pemain untuk menambah barisan kekuatan mereka.

Pekan ini,PSIM mendatangkan dua striker dan satu penjaga gawang ke Stadion Mandala Krida, home basemereka.Direktur Teknik PSIM Dwi Irianto mengungkapkan, tiga pemain yang didatangkan ke PSIM merupakan rekomendasi dari tim pelatih.Dua striker yang didatangkan yakni Yudi Kenci dan Arif Kurniawan,sedangkan satu pemain lainnya di bawah mistar adalah Apriyanto.

“Kita berharap semuanya bisa datang pekan ini.Mereka semua kami datangkan atas rekomendasi pelatih.Setelah di sini, nanti tim pelatih akan kembali melihat kemampuan mereka apakah layak menjadi bagian tim ini musim depan atau tidak,” kata Dwi kemarin. Dwi yang akrab disapa Mbah Putih menjelaskan,secara kualitas dirinya belum mengetahui ketiga pemain tersebut.

Dia beralasan hanya mendapat sodoran nama dari pelatih.Tidak ada keterangan lebih jauh yang didapatnya untuk ketiga pemain yang akan didatangkan. Meski begitu,dia mengaku mendapat sedikit bocoran.Yudi Kenci misalnya,yang merupakan striker timnas PS TNI,dan eks striker PSM Makassar.Pemain ini ternyata juga menjadi incaran Hanafing saat membesut Mahesa Jenar,julukan PSIS Semarang.

Adapun Arif Kurniawan diketahui sebagai eks pemain timnas U-20. Apriyanto yang berposisi sebagai penjaga gawang adalah mantan pemain Sriwijaya FC dan Persebaya Surabaya. Arsitek tim Hanafing menandaskan, tambahan striker menjadi prioritas utama Laskar Mataram. “Sebenarnya tidak di striker saja,tapi di posisi striker stok pemain kita sangat terbatas.Kita tidak punya banyak pilihan. Mau tidak mau harus mendatangkan striker. Kalau yang lain kan masih banyak yang bisa dimaksimalkan,”ucap Hanafing.

Views: 101
Posting: 10-Oct-2011 00:14:14 WIB
Comments: 0 comments
Category: News
Jun
08
2010

Menurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia bahwa Draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Perindustrian sudah tuntas 90% dan masuk tahap finalisasi. Nantinya, draf RUU tersebut segera diserahkan kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenhuk dan HAM) untuk dilakukan harmonisasi.

Rencananya, pekan depan siap diserahkan ke Kemenhukham untuk dilakukan harmonisasi. Setelah itu, Presiden menerbitkan Amanat Presiden untuk segera dibahas di DPR,”ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Agus Tjahajana di Jakarta belum lama ini. Dia menjelaskan,ada beberapa substansi baru yang dimasukkan dalam draf revisi UU Perindustrian tersebut.

”Misalnya soal industri hijau. Dan juga mengatur tentang pembentukan Dewan Daya Saing,” paparnya. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Dedi Mulyadi mengatakan, secara substansial ada sekitar 70% perbedaan antara draf RUU tersebut dengan UU yang lama.Misalnya kata dia,mengenai standardisasi yang sebelumnya hanya sebatas perumusan, sekarang diterapkan secara lembaga.

Selain itu,penerapan teknologi diarahkan menjadi inovasi, kemudian pertumbuhan industri difokuskan pada kompetensi daerah, serta kemitraan publik dan swasta dikembangkan merata untuk industri. ”Juga fokus upaya mewujudkan industri hijau yakni bagaimana menekan limbah,” ungkap Dedi. Kemenperin, lanjut Dedi, melakukan kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memetakan industri berdasarkan potensi limbah dan karbon yang dihasilkan.

Hal itu, sebagai pedoman penentuan standar dan sertifikasi industri low carbon. ”Industri prioritas untuk pengurangan karbon, misalnya pengolahan semen,petrokimia,pulp dan kertas, keramik, dan tekstil,” ujarnya. Pemetaan tersebut, menurut Dedi, dilakukan dengan memakai metode survei, sampling, dan sensus. Pemetaan itu, membutuhkan dana kurang lebih sekitar Rp15 miliar.

Menurut informasi yang diterima Belajar HTML bahwa Semoga saja dalam waktu dekat selesai dan anggaran yang dimohonkan, lancar diturunkan,” tandas Dedi. Agus menambahkan, penyusunan draf revisi juga dilakukan berdasarkan kajian dengan para pihak terkait, termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Persoalannya, kata dia, dalam UU itu,akan membahas antisipasi terkait gangguan-gangguan industri, baik dari faktor internal maupun eksternal.”Karena selama ini ada gangguan yang coba diselesaikan sendiri oleh perusahaan,” ujarnya.

Views: 122
Posting: 8-Jun-2010 15:41:40 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas
Jun
01
2010

TERNYATA bukan hanya manusia yang tidak pernah merasa puas. Kisah Shrek dalam instalemen terakhir, “Shrek: Forever After” membuktikan hal itu. Alkisah, Shrek (Mike Myers) dan Fiona (Cameron Diaz) kini sudah dikaruniai tiga anak lucu untuk melengkapi kehidupan bahagia mereka. Bersama keluarga dan teman-teman dekatnya, Donkey (Eddie Murphy) dan Puss (Antonio Banderas), Shrek menjalani kehidupan yang sangat konvensional dan jauh dari citra ogre menyeramkan yang pernah disandangnya dulu, menurut informasi yang di dapat oleh Belajar HTML.

Namun, hal itu ternyata tidak lantas membuat Shrek “berbahagia sampai akhir hayat”. Merasa ‘tercekik’ dengan kehidupan rutin sebagai seorang suami dan ayah, Shrek merindukan masa-masa kebebasannya sebagai ogre lajang tanpa tanggung jawab apapun.

Saat itulah, muncul Rumplestilskin (Walt Dohm), seorang pria licik yang gemar menjebak orang-orang membuat perjanjian magis demi menguntungkan dirinya sendiri. Kebetulan, Rumple memiliki dendam pribadi terhadap Raja dan Ratu Far Far Away di masa lalu. Tidak heran, dia berusaha keras mendekati Shrek untuk membalaskan dendam tersebut.

Dalam sebuah ‘pertemuan tidak sengaja’, Rumple menjanjikan Shrek kehidupan bebas layaknya ogre lajang selama 24 jam. Syaratnya, Shrek harus memberikan satu hari dari kehidupannya sebagai alat barter. Tergiur dengan janji itu, Shrek tidak ambil pusing dan menyuruh Rumple mengambil semua yang dia mau.
Bisa ditebak, keputusan itu salah besar. Rumple mengambil hari kelahiran Shrek dan mengubah sejarah. Kerajaan Far Far Away kini menjadi milik Rumple, setelah Raja dan Ratu mengikat perjanjian setan untuk menyelamatkan Fiona dari Istana Naga. Sementara, Fiona, yang berhasil menyelamatkan diri, menjadi pemimpin revolusi yang berniat menjungkalkan Rumple.

Bukan hanya itu. Sahabat terbaik Shrek, Donkey, tidak pernah mengenalinya. Sedangkan Puss adalah kucing obesitas yang terlalu dimanja. Tidak ada pernikahan bahagia dan tidak ada anak-anak lucu yang dimiliki Shrek bersama Fiona.
Terlambat untuk menyesali perbuatannya. Shrek harus mencari akal untuk mengembalikan keadaan. Satu-satunya cara untuk membatalkan perjanjian, seperti yang diketahuinya belakangan, adalah mengupayakan ciuman sejati dengan Fiona. Namun, mungkinkah dia bisa melakukannya sementara Fiona sama sekali tidak tertarik kepadanya?

Kisah akhir ogre hijau kesayangan Hollywood memang terasa lebih dewasa ketimbang film-film sebelumnya. Tapi, salah besar jika mengira film ini akan berjalan membosankan. Shrek: Forever After masih memberikan hiburan ringan menyenangkan kepada para penonton.

Bahkan, di Hollywood, film garapan Mike Mitchell ini mendapat penilaian lebih baik dibandingkan Shrek The Third yang ikut menampilkan bintang pop Justin Timberlake sebagai salah satu pengisi suara. Meskipun, secara finansial, Shrek: Forever After ($70,838,207) mencatat pendapatan hari pertama yang jauh lebih kecil dibandingkan dua seri sebelumnya, Shrek The Third ($121,000,000) dan Shrek 2 ($108,000,000).

Tidak terlalu banyak karakter baru yang muncul dalam instalmen terakhir ini. Namun, kehadiran Fiona dan Puss dalam ‘bentuk’ baru tampaknya cukup memberikan nuansa segar. Apalagi, pada seri ini, Dreamworks Animation juga menyuguhkan kesempatan untuk menyaksikan petualangan Shrek dalam format tiga dimensi.

Rasanya menurut Hosting Murah Indonesia Indositehost.com, bukan hanya anak-anak kecil yang akan menikmati tingkah polah Shrek dkk dalam film ini. Tema yang diusung cukup mengena untuk para penonton yang lebih dewasa, terutama mereka yang sudah menikah dan memiliki buah hati. Adakah cara yang lebih baik ‘menertawakan’ pernikahan selain melalui film animasi?

Views: 93
Posting: 1-Jun-2010 01:35:30 WIB
Comments: 0 comments
Category: Bebas
Blog Category