TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia ~> Forum Komunikasi Perangkat Desa (FKPD) Kendal kemarin menggelar musyawarah daerah luar biasa (musdalub) di sebuah rumah makan di Kendal. Musdalub dilakukan untuk mendepak ketua lama FKPD, Totok Haryanto, yang dinilai telah melanggar aturan organisasi. Dalam musdalub itu terpilih Hariono sebagai ketua periode 2011–2016. Hariono mengalahkan rivalnya, Triyono, dengan perolehan 35 suara berbanding 24 suara. Ketua FKPD terpilih Hariono mengatakan,musdalub digelar karena masa jabatan ketua lama sudah habis pada 18 Juli lalu.
Meski masa jabatan sudah habis, ketua lama tidak mau menggelar musda dan mempertanggungjawabkan keuangan organisasi.Ketua lama dinilai tidak proaktif menggelar musda sesuai ketentuan organisasi. Menurut Hariono,musdalub yang digelar kemarin sah karena dihadiri 14 perwakilan kecamatan dari 19 kecamatan yang ada. Sementara lima kecamatan yang tidak hadir,tidak mempersoalkan musdalub.
“Acara ini sah karena dihadiri separuh lebih dari kecamatan yang ada,” ujar Hariono perangkat Desa Puguh,Pegandon,ini. Pada kesempatan itu,Hariono minta perangkat desa tidak mudah diadu domba oleh kelompok tertentu.Perangkat desa harus kompak untuk memperjuangkan kesejahteraan anggota. Saat ini anggota FKPD mencapai 3.608 orang perangkat desa minus kades dan sekdes.
Dikonfirmasi terpisah, ketua FKPD yang dikudeta,Totok Haryanto kemarin tidak mengakui hasil musdalub karena ilegal. Pihaknya dalam waktu dekat akan mengedarkan surat penolakan hasil musdalub.Totok mengaku masa jabatannya baru akan habis pada 7 November mendatang. “Jika akan menggelar musda bukan sekarang, tapi bulan depan sesuai habisnya kepengurusan ini,”tandas Totok.
Dia mengatakan laporan pertanggungjawaban dan keuangan baru akan dipaparkan saat musda mendatang.Karena itu, Totok menolak keinginan segelintir perangkat desa yang menginginkan laporan keuangan dibuat sekarang. Meski kelak akan menggelar musda, Totok memastikan FKPD akan dilikuidasi menjadi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI).
Kejaksaan Agung hingga saat ini belum memutuskan langkah selanjutnya
terkait ditolaknya Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) perkara
Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah oleh Pengadilan Tinggi DKI
Jakarta.
Namun, bila perkara dugaan pemerasan dan penyalahgunaan
wewenang diteruskan dikhawatirkan akan kembali mengganggu kinerja Komisi
Pemberantasan Korupsi. Menurut informasi yang diterima Type Approval Indonesia bahwa hal
ini disampaikan Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas
Gajah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar.
Karena kalau ke
pengadilan, mereka (Bibit-Chandra) berhenti sementara, maka
pemberantasan korupsi berhenti lagi karena tinggal dua pimpinan," kata
Zainal saat dihubungi media massa, Senin (7/6/2010) malam.
Menurut
dia, mestinya Jaksa Agung Hendarman Supandji dengan kewenangan yang
dimiliki segera memutuskan mengambil sikap mengesampingkan perkara demi
kepentingan umum (deponeering). Dengan cara ini, diyakini polemik
perjalanan kasus Bibit-Chandra akan berakhir.
Menurut informasi
yang diterima Belajar HTML bahwa
Zainal menambahkan, langkah deponeering perkara itu sudah sesuai dengan
pesan pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono November tahun lalu.
Presiden, sambungnya, berpesan agar perkara ditutup karena bila
diteruskan lebih banyak mudarat dibanding manfaatnya. Ini tamparan buat
Presiden kalau Jaksa Agung tidak deponeering. Tim 8 kan sudah bilang
yang sama," kata dia
Menurut informasi yang diterima Belajar
HTML bahwa Sakit hati dan kekecewaan mendalam dirasakan Rini
'Idol'. Putus dari Anji yang menghamili Sheila Marcia Joseph, Rini tak
peduli apakah kelak Anji akan menikahi Sheila.
"Ya itu sih urusan
dia. Mau dinikahin boleh, enggak dinikahin juga enggak masalah buat
gue. Itu kan urusan Anji. Bukan urusan gue. Mendingan tanya saja
langsung ke dia," kata Rini, di FX, Sudirman, Jakarta, Kamis
(27/5/2010).
Nada bicara Rini agak ketus tatkala membicarakan
vokalis Drive itu. Kabarnya, Rini telah menghapus akun BBM (BlackBerry
Messenger) Anji karena tak mau kontak lagi.
"Ya yang udah
kemarin, ya sudahlah. Enggak usah diungkit-ungkit lagi. Yang penting
silaturahmi masih terjalin," ujarnya.
Rini mengaku masih menjalin
komunikasi dengan Anji. "Aku masih komunikasi lewat BBM, SMS atau
telepon. Aku juga kemarin dapat kabar dari abangnya kalau orangtuanya
sakit. Aku paling dekat sama abangnya. Kalau sama abangnya, kadang masih
suka ketemu kalau ada perlu," tuturnya.
Meski tak lagi bersama
dan Rini mulai membatasi komunikasi, Anji masih tetap berusaha menjaga
hubungan baik. "Dia kalau ada apa-apa, pasti ngasih tahu. Menurut Hosting
Murah Indonesia Indositehost.com bahwa Kemarin dia ngabarin kalau
keadaan dia dan anaknya baik-baik saja," imbuh Rini.