TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia ~> Gaya hidup masyarakat kota tak akan lepas dari pusat perbelanjaan dan perkantoran. Tak heran jika kaum hawa yang punya banyak kegiatan memilih simpel dalam menjalani kesehariannya.
Apartemen yang satu blok dengan mal dan kantor menjadi pilihan kaum hawa usia 30 - 40 tahun lajang atau sudah menikah yang menjadi wanita karir. “Jadi kalau perlu apa-apa, pakaian atau makan, bisa langsung. Tidak perlu jauh-jauh dan terjebak macet,” kata Ajeng, seoarang karyawan bank swasta.
Ia menambahkan, daerah tengah kota Surabaya sudah sering macet di jam-jam pulang maupun berangkat kerja. Tak hanya soal pilihan tempat tinggal,merekajugamemikirkan produk penampilan.Seperti busana, tas, sepatu dan aksesoris yang branded. “Jadi kita tidak perlu ke Singapura atau Hongkong untuk cari produk branded,” sahut Ria,teman Ajeng.
Fenomena itu ditangkap Tunjungan Plaza (TP) dengan merencanakan membangun apartemen yang berdiri di areal mal. “Stay High (tinggi) dengan tinggal di apartemen, berdampingan dengan mal yang menyediakan barang kelas menengah ke atas,”jelas Direktur Marketing PT Pakuwon Group,Sutandi Purnomosidi di sela-sela pameran Pakuwon Expo,kemarin.
Mengusung tema Everyone Can Stay High,sambung Sutandi, pameran ini dalam rangka memfasilitasi tren lifestyle masyarakat metropolis dalam memilih hunian baru di kota ini.“Tidak bisa dihindari hunian vertikal telah menjadi sebuah kebutuhan baru bagi masyarakat Surabaya. Karena lahan terbuka semakin sempit,” katanya. Sutandi menambahkan,dengan tinggal di tempat yang bagus, akan semakin menaikkan gaya hidup masyarakat.
Baik dalam pergaulan, sosialisasi dan hubungan pekerjaan. Pameran yang diselenggarakan hingga 16 oktober mendatang juga menampilkan fashion show, unjuk kebolehan anak-anak berprestasi dari sekolah dalam kawasan Pakuwon Group. Diramaikan juga dengan talkshow tentang pendidikan kesehatan, ajang kumpul dan interaksi beragam komunitas seperti sepeda, blackberry dan pecinta kecantikan.
Perdana Menteri (PM) Jepang yang baru, Naoto Kan, tampaknya akan
menggunakan susunan kabinet pendahulunya tanpa banyak melakukan
perubahan, menurut informasi yang diterima Belajar HTML. Tapi, dia akan
mengurangi pengaruh Ichiro Ozawa yang selama ini merupakan orang kuat di
Partai Demokrat Jepang (DPJ).
Kan tampaknya akan memilih mantan
Deputi Menteri Keuangan (Menkeu) Yoshihiko Noda, 52, sebagai
penggantinya di Kementerian Keuangan. Menkeu yang baru akan bertanggung
jawab memulihkan perekonomian negara ekonomi terbesar kedua di dunia itu
dan mengurangi utang publik. PM Kan berencana mempertahankan sejumlah
anggota kabinet penting, termasuk Menteri Luar Negeri Katsuya Okada,
Menteri Pertahanan Toshimi Kitazawa, dan Menteri Transportasi Seiji
Maehara.
Mantan Menkeu Jepang itu dipilih menjadi PM pada Jumat
(4/6) melalui pemungutan suara di parlemen. Pada Sabtu (5/6) dia
menyatakan akan memilih Yukio Edano, 46, sebagai sekretaris jenderal
DPJ, posisi tertinggi setelah pemimpin partai.Yukio merupakan pengkritik
utama Ozawa.
Selain itu, Yoshito Sengoku, 64, akan dipilih
sebagai kepala sekretaris kabinet, tangan kanan Kan dan juru bicara
pemerintah.Yoshito juga pengkritik Ozawa. Ozawa, mantan sekretaris
jenderal DPJ itu dianggap sebagai kekuatan nyata di belakang PM Jepang
Yukio Hatoyama yang mundur pekan lalu.Hatoyama mundur setelah kurang
dari sembilan bulan menjabat PM.
Dia mundur karena tidak dapat
melaksanakan janjinya untuk memindahkan pangkalan militer Amerika
Serikat (AS) dari Okinawa.Selain itu, Hatoyama juga terlilit skandal
pendanaan politik. Ozawa yang dijuluki “Shogun Bayangan” itu merupakan
arsitek kemenangan DPJ dalam pemilu Agustus silam. Kemenangan itu
meruntuhkan kekuasaan Partai Demokrat Liberal (LDP) yang telah berkuasa
lebih dari 50 tahun.
Tekanan publik terhadap pemerintahan DPJ
semakin kuat saat Ozawa dituduh menerima suap dari sebuah perusahaan
konstruksi. Hatoyama menghadapi kritik atas skandal donasi
politik.Keduanya lolos dari dakwaan di meja hijau tapi publik memberikan
hukuman sosial yang lebih berat. Ditambah masalah pangkalan militer AS
di Okinawa yang tidak jadi dipindah, Popularitas Hatoyama langsung
merosot hingga kurang dari 20%,dari semula lebih 70%.
Kan, 63,
merupakan aktivis sayap kiri dan PM pertama dalam satu dekade terakhir
di Jepang yang tidak berasal dari dinasti politik. Presiden AS Barack
Obama memberi selamat atas terpilihnya Kan melalui percakapan telepon
pada Sabtu (5/6).Kedua pemimpin berjanji bekerja sama dalam berbagai isu
yang dihadapi kedua negara.
Debut diplomatik Kan sebagai PM
mungkin dimulai dengan lawatan ke China karena Hatoyama telah
menjadwalkan kunjungan ke World Expo di Shanghai pada Sabtu (12/6)
depan. Jepang dan China merupakan kekuatan ekonomi yang saling bersaing
selama beberapa tahun terakhir.
Menurut Type Approval Indonesia bahwa Survei
pertama sejak Kan menggantikan Hatoyama, yang dirilis kemarin
menunjukkan, 60% publik Jepang memiliki ekspektasi tinggi terhadap
pemimpin barunya. Surat kabar Asahi menulis, “Sebanyak 82% responden
mendukung pendekatan kritis Kan terhadap Ozawa.” Sedangkan survei di
harian Mainichi menyatakan, 81% dari 1.000 pemilih menyambut pengunduran
Ozawa dari DPJ.
RUMAH yang indah biasanya didukung desain sempurna serta penataan yang
apik. Salah satu yang esensial adalah penataan furnitur ruangan, semisal
meja nakas. Meja nakas sejatinya memiliki fungsi hampir sama dengan
jenis meja lain. Furnitur satu ini bisa lho dijadikan alternatif point
of interest di dalam hunian Anda. Hanya, permasalahan yang kerap dialami
penghuni rumah adalah menentukan cara penerapannya. Bagian mana yang
harus ditonjolkan pada meja nakas tersebut? Apakah lebih tertuju pada
meja atau aksesori yang berada di atasnya?
Menurut arsitek Haris
Prabawa, meja nakas umumnya diletakkan di kamar tidur. Menurut Belajar HTML Rata-rata ukurannya
kecil dan tidak terlalu menonjol. Meski demikian, kalau Anda ingin
menjadikannya point of interest ruangan, tetap bisa kok. Hanya,
sebaiknya aksesori pendukung meja yang dibuat lebih dominan.
Hal
serupa dikatakan arsitek Anjar Kusuma. Menurutnya, meja nakas merupakan
elemen dekoratif yang keberadaannya bisa sangat bermakna. Ukurannya yang
tidak besar, namun dapat mengisi suatu ruangan dan menjadikan ruangan
tersebut lebih hidup. Menariknya, elemen ini dapat disandingkan dengan
elemen lain sehingga tidak hanya memiliki sifat dekoratif, tapi juga
fungsional.
Walaupun fungsi meja nakas cukup bervariasi, kita tak
lantas bisa mengaplikasikannya secara sembarangan. Ada beberapa hal
yang perlu dipertimbangkan. Anjar memaparkan, sebelum kita
mengaplikasikan meja nakas ke dalam ruangan, yang harus dipikirkan
adalah: ingin diletakkan di mana meja tersebut? Pertanyaan ini perlu
diajukan karena meja nakas tidak hanya boleh diletakkan di kamar tidur,
melainkan juga di ruangan lain seperti ruang tamu, ruang makan, dan
ruang tengah.
Di ruang tamu, meja nakas bisa dijadikan tempat
untuk meletakkan vas bunga, lampu, ataupun foto-foto keluarga. Sementara
di kamar tidur, jenis meja ini boleh digunakan untuk menaruh lampu dan
menjadi rak buku.
Hal kedua yang harus dipikirkan yakni jenis
ruangannya. Dalam arti, berapa besar lahan di ruangan itu? Ini perlu
diketahui untuk menaksir besar-kecil meja nakas yang hendak digunakan.
Anjar mengatakan, ukuran meja nakas kisaran umumnya adalah 30–60 x 30–60
cm. Namun, semua itu tetap bisa disesuaikan dengan luas ruang yang
tersedia.
Hal serupa disampaikan costumer service dari Jepara
Furnitur Ine Vidiyati. Menurut dia, ukuran nakas standarnya 60x60 cm.
Yang paling besar bisa mencapai lebar 70 cm. Pertimbangan ketiga adalah
jenis furnitur yang ada di ruangan tersebut. Sebab, jika tidak berfungsi
lebih, buat apa nakas diletakkan di sana? Selain itu, kehadiran nakas
juga jangan sampai merusak jalur sirkulasi penghuni rumah.
Pertimbangan
terakhir yakni kebutuhan pengguna karena kebiasaan tiap orang
berbeda-beda. Contoh, sejumlah orang punya kebiasaan suka membaca
sehingga dapat dibuatkan nakas dengan fungsi sebagai rak dan tempat
meletakkan lampu.
Berfungsi Ganda
Tanpa disadari,
keberadaan meja nakas kerap diperlukan penghuni rumah. Pasalnya, meja
tersebut tidak hanya bisa dijadikan tempat untuk meletakkan sebuah
benda, tapi juga berfungsi estetis.
Menurut Anjar, perlu tidaknya
meja nakas harus ditinjau dari ketersediaan ruangan secara menyeluruh.
Bisa saja meja itu diperlukan, namun tidak jarang keberadaan nakas
justru tak dibutuhkan sama sekali. Apalagi, jenis meja ini boleh
diletakkan di mana saja, di pojok atau di tengah ruang, bergantung jenis
ruangannya.
Mengenai fungsi meja nakas, yang pertama, keberadaan
meja tersebut erat hubungannya dengan ruangan. Karena itu, meja nakas
mempunyai fungsi yang berbeda dan itu semua tergantung ruang yang
ditempati. Fungsi dasarnya tidak hanya sebagai pengisi ruang, tapi dalam
suatu desain, nakas dapat dibentuk sehingga tidak hanya bisa dijadikan
penghias ruang, tetapi juga difungsikan. Nakas dapat difungsikan untuk
meletakkan peralatan yang sering dipakai di rumah, vas bunga, lampu,
atau benda-benda dekoratif kecil yang lain.
”Namun, bukan berarti
meja nakas hanya bisa berfungsi seperti yang disebutkan tadi. Elemen
ini juga dapat berfungsi secara estetika, yaitu sebagai pengisi ruang
yang menjadikan ruang tersebut lebih hidup,” ujar Anjar.
Sama
halnya dengan elemen dekoratif lain, meja nakas juga memiliki kelebihan
serta kekurangan. Kelebihannya, meja ini dapat disandingkan atau
dijadikan tempat untuk meletakkan elemen-elemen dekoratif seperti foto,
hiasan, dan vas bunga. Sementara itu, kekurangannya adalah terkadang
nakas tidak bisa disesuaikan ukurannya apabila ditempatkan di posisi
lain. ”Sebab, asumsi bentuk ruangan tiap sisi umumnya berbeda,” kilah
Anjar.
Lalu menurut Hosting
Murah Indonesia Indositehost.com, bagaimana jika nakas ingin
ditempatkan di ruangan berlahan sempit? Anjar menyarankan nakas dibuat
memanjang, tapi dengan lebar terukur sehingga masih bisa ditempatkan
sesuatu di atasnya.