the special one just a simple blog with simple words

Apr
25
2012
Barcelona Vs Chelsea 2012: Balasan Semifinal Liga Champions Musim 2008/2009

Takdir mungkin memiliki jalan tersendiri. 6 Mei 2009, Didier Drogba meledak di depan kamera setelah Chelsea ditahan imbang Barcelona 1-1. Ia dan para pemain Chelsea mengklaim, semestinya wasit Tom Ovrebo menghadiahkan tiga hingga empat penalti. Namun, sang wasit tidak menggubris, dan The Blues rontok hanya satu langkah menuju partai puncak.

Ketika itu, lawan yang dihadapi tak lain tak bukan adalah Barcelona di musim pertama Josep Guardiola menangani klub. Bermain di Stamford Bridge, Chelsea ketika itu cuma membutuhkan satu gol kemenangan untuk menyingkirkan Barcelona. Maklum, di leg pertama di Camp Nou, The Blues berhasil menahan El Barca 0-0. Skenario kemenangan Michel Ballack terjadi di menit 9. Michael Essien sukses membobol gawang Victor Valdes.

Sepanjang pertandingan, meski Barcelona unggul dalam ball possessions, strategi Chelsea terbukti lebih ampuh; setidaknya hingga injury time. Di detik-detik terakhir, ketika seluruh Stamford Bridge hampir merayakan final kedua berturut-turut dalam dua musim, Andres Iniesta menghancurkan mimpi tersebut. Tembakannya dari jarak 20 yard menghentikan napas Chelsea di menit 93. Tembakan Iniesta tadi adalah satu-satunya tembakan on target Azulgrana; dari 14 percobaan.

Tiga musim berselang, kedua tim kembali bertemu. Gol injury time yang menjadi horor bagi Chelsea pada musim 2008/2009, kini berbalik arah. Semua gol The Blues, baik satu gol Didier Drogba di leg pertama maupun gol Ramires dan Fernando Torres di leg kedua, hadir dalam tambahan waktu.

Ramires mencetak gol di penghujung babak pertama, dan Torres membunuh Victor Valdes di akhir babak kedua. Barcelona yang sebelumnya unggul 2-1 dan terus menyerang, kehabisan tenaga oleh gol El Nino. Takdir pun berputar balik. Dua tim saling melukai oleh gol-gol penghujung laga.

Bagi Barcelona sendiri, kekalahan tadi pagi sangat menyesakkan. Mereka yang unggul ball possessions hingga 83%, memiliki 23 tembakan, dan bermain satu orang lebih banyak, tak mampu membongkar pertahanan Chelsea lebih dari 2 gol. Untuk ketiga kalinya berturut-turut, pasukan Josep Guardiola dibuat “hangus” menunggu gol. Sementara, lawan-lawan mereka (Chelsea 2 kali dan Real Madrid sekali), seolah begitu mudah membobol gawang Victor Valdes dari serangan balik (sidomi).

Views: 730
Posting: 25-Apr-2012 08:26:33 WIB by extra_ordinary
Category: Bola, Liga Champions
Tools: Print
2 Responses to "Barcelona Vs Chelsea 2012: Balasan Semifinal Liga Champions Musim 2008/2009"
ericsiswanto - 25-Apr-2012 15:26:42 WIB

Thanks for share. Salam Agen Bola dan Agen Bola

extra_ordinary - 26-Apr-2012 18:27:41 WIB

hello bro eric salam kenal ya

Your Comment:
Anda harus login bila ingin mengisi komentar