MyBloG BLOG NYA TOPI SD

Blog Archive: November 2008
Nov
20
2008

lagi sukaaaakkk banget lagu ini..

lagu kebangsaaan setiap musim moto GP digelar ^^

ada yang mau nyanyiin n maen gitarnya sekalian ??

 



INTRO:

Play these Chords one time Each:

G#m, E, B, F#

The Pick Grind

VERSE:

G#m
Hey girl, you know you drive me crazy.
E
One look puts the rhythm in my head.
B
Still I’ll never understand why you hang around.
F# Harmonic
I see what’s going down.
G#m
Cover up with makeup in the mirror,
E
Tell yourself it’s never gonna happen again.
B F#
You cry alone and then he swears he loves you

CHORUS:

G#m E
Do you feel like a man when you push her around?
B F#
Do you feel better now–she falls to the ground.
G#m E
Well, I’ll tell you my friend, one day this world’s going to end
B F# G#m
As your lies crumble down, a new life she has found.

VERSE:

G#m
A pebble in the water makes a ripple effect;
E
Every action in this world will bear a consequence.
B
If you wait around forever you will surely drown.
F#
I see what’s going down.
G#m E
I see the way you go and say you’re right again,
B
Say your right again
F#
Heed my lecture

CHORUS:

G#m E
Do you feel like a man when you push her around?
B F#
Do you feel better now? She falls to the ground.
G#m E
Well, I’ll tell you my friend, one day this world’s going to end
B F#
As your lies crumble down, a new life she has

Views: 310
Posting: 20-Nov-2008 13:50:55 WIB
Comments: 3 comments
Category: My Music
Nov
20
2008
Berikut ada kisah menarik dari tulisan George W Burns (psikoterapist) yang saya forward dan mudah2an bisa jadi perenungan dan pencerahan bagi kita semua
 
Pada suatu ketika, ada sebuah pulau yang dihuni oleh semua sifat manusia. Ini berlangsung lama sebelum mereka menghuni tubuh manusia, dan lama sekali sebelum kita mengotak-ngotakkannya kedalam istilah baik atau buruk. Pokoknya mereka ada, dengan ciri-cirinya sendiri.
 
Bahkan sifat-sifat tersebut berdiri sendiri sebagaimana manusia.
Mungkin itu sebabnya pada akhirnya mereka bersatu.
Dipulau tersebut hiduplah Optimisme, Pesimisme, Pengetahuan, Kemakmuran, Kesombongan, dan Kasih Sayang.
 
Sudah barang tentu sifat-sifat yang lain hidup disana juga. Pada suatu hari dimaklumatkan bahwa pulau tersebut pelan-pelan tenggelam. Ketika sifat-sifat tersebut mendengar berita ini, mereka dilanda kepanikan.
Mereka berlarian kesana kemari seperti semut yang rumahnya diinjak sampai hancur.
 
Setelah beberapa saat mereka mulai tenang dan merencanakan tindakan positif.
Karena hidup di pulau, kebanyakan dari mereka punya perahu, jadi mereka semua memperbaiki perahu mereka dan mengatur pemberangkatan dari pulau.
 
Kasih Sayang belum siap. Dia tidak memiliki perahu sendiri. Mungkin dia telah meminjamkannya kepada seseorang bertahun-tahun yang lalu.
Dia menunda keberangkatannya hingga saat-saat terakhir agar dia bisa membantu orang lain bersiap-siap. Pada akhirnya Kasih Sayang memutuskan bahwa dia harus meminta bantuan.
 
Kemakmuran baru saja berangkat dari dermaga didepan rumahnya yang besar.
Perahunya besar sekali, lengkap dengan semua teknologi paling mutakhir dan perangkat navigasi. Jika bepergian dengannya sudah pasti perjalanan mereka akan menyenangkan.
"Kemakmuran," panggil Kasih Sayang, "bolehlah aku ikut bersamamu?"
"Tidak bisa," jawab Kemakmuran. "Perahuku sudah penuh.
Berhari-hari kuhabiskan untuk memenuhinya dengan seluruh emas dan perak milikku.
Bahkan hanya tersisa sedikit ruang untuk perabotan antik dan koleksi seni. Tidak ada ruang untukmu disini."
 
Kasih Sayang memutuskan untuk minta tolong kepada Kesombongan yang sedang lewat didepannya menaiki perahu yang unik dan indah.
 
"Kesombongan, sudikah engkau menolongku?"
"Maaf, " kata kesombongan. "Aku tidak bisa menolongmu.
Tidakkah kau lihat sendiri? Kamu basah kuyup dan kotor. Coba bayangkan, betapa kotornya dek perahuku yang mengilat ini nanti jika kamu naik."
 
Lalu Kasih Sayang melihat Pesimisme yang sedang berusaha sekuat tenaga mendorong perahunya ke air.
Kasih Sayang meletakkan tangannya ke buritan kapal dan membantu Pesimisme mendorong perahunya.
 
Pesimisme mengeluh terus menerus. Perahunya terlalu berat, pasirnya terlalu lembut, dan airnya terlalu dingin. Sungguh hari yang tidak tepat untuk melaut.
 
Peringatan yang diberikan mendadak sekali, dan pulau ini tidak seharusnya tenggelam.
Mengapa semua kesialan ini terjadi padanya? Mungkin dia bukan teman seperjalanan yang menyenangkan.
 
Situasi Kasih Sayang sudah sangat kepepet.
"Pesimisme, bolehkah aku menumpang perahumu?"
"Oh, Kasih Sayang, engkau terlalu baik untuk berlayar denganku. Sikapmu yang penuh perhatian bahkan menjadikanku merasa lebih bersalah dan tidak keruan.
 
Bayangkan, seandainya ada ombak besar yang menghantam perahu kita dan engkau tenggelam. Bagaimana menurutmu perasaanku jika itu terjadi? Tidak, aku tidak bisa mengajakmu."
 
Salah satu perahu yang dilihat terakhir kali meninggalkan pulau adalah Optimisme. Dia tidak percaya dengan segala omong kosong tentang bencana dan hal-hal buruk, yaitu bahwa pulau ini akan tenggelam. Seseorang akan mampu berbuat sesuatu dan sebelum pulau ini benar-benar tenggelam.
 
Kasih Sayang berteriak memanggilnya, tetapi Optimisme terlalu sibuk menatap kedepan dan memikirkan tujuan berikutnya sehingga dia tidak mendengar.
 
Kasih Sayang berteriak memanggilnya sekali lagi, tetapi bagi Optimisme tidak ada istilah menoleh kebelakang. Dia sudah meninggalkan masa lalu dibelakang, dan berlayar menuju masa depan.
 
Pada saat Kasih Sayang sudah nyaris putus asa, dia mendengar sebuah suara, "Ayo, naiklah keperahuku."
Kasih Sayang merasa begitu lelah dan letih sehingga dia meringkuk diatas perahu dan langsung tertidur.
 
Dia tertidur sepanjang perjalanan sampai nakhkoda kapal mengumumkan bahwa mereka telah sampai ditanah kering dan dia bisa turun.
Dia begitu berterimakasih dan gembira karena perjalanannya berjalan aman sehingga dia berterimakasih kepada sang nakhoda dengan hangat, kemudian meloncat kepantai.
 
Dia melambaikan tangannya ketika pelaut itu meneruskan perjalanannya. Baru pada saat itulah dia sadar kalau lupa menanyakan nama nakhoda itu.
 
Ketika dipantai dia bertemu dengan Pengetahuan dan bertanya,"Siapa tadi yang menolongku?"
 
"Itu tadi Waktu"jawab Pengetahuan.
 
"Waktu?" tanya Kasih Sayang,
"Mengapa hanya Waktu yang mau menolongku ketika semua orang tidak mau mengulurkan tangan?"
 
Pengetahuan tersenyum dan menjawab,"Sebab hanya Waktu yang mampu mengerti betapa hebatnya Kasih Sayang."
Views: 1001
Posting: 20-Nov-2008 11:47:56 WIB
Comments: 0 comments
Category: Kisah Inspiratif
Nov
20
2008

 

The best poem of 2006

This poem was nominated by UN as the best poem of 2006, Written by an
African Kid




When I born, I black
When I grow up, I black
When I go in Sun, I black
When I scared, I black
When I sick, I black
And when I die, I still black


And you white fellow

When you born, you pink

When you grow up, you white

When you go in sun, you red

When you cold, you blue

When you scared, you yellow

When you sick, you green

And when! You die , you gray


And you calling me colored?

 

Views: 259
Posting: 20-Nov-2008 11:43:34 WIB
Comments: 4 comments
Category: Renungan, Wulan's Blog
Nov
19
2008

Jumat, 26 September 2008 | 04:34 WIB
Di sebuah shopping arcade di pusat kota Kyoto , saat sedang menikmati segelas cappucino sambil mengamati orang berbelanja, tiba-tiba saya dikejutkan suara keras tangisan anak kecil. Rupanya ada gadis kecil berumur 4 tahunan tersandung dan jatuh. Lututnya berdarah. Kami heran ketika melihat respons ibunya yang hanya berdiri sambil mengulurkan tangan ke arah gadis kecilnya tanpa ada kemauan untuk segera meraih anaknya. Cukup lama. Beberapa menit adegan ini berlangsung. Si ibu tetap sabar dan keras hati untuk menunggu anaknya menyelesaikan sendiri rasa shock dan sakitnya. Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya si gadis kecil mulai berusaha berdiri lagi, dan dengan bantuan kecil tangan ibunya dia kembali berdiri. Masih sambil terisak-isak ia pun berjalan lagi.

Dalam benak saya waktu itu, kok tak punya hati ibu si gadis kecil ini? Tega membiarkan anaknya dalam kondisi kesakitan. Ingatan langsung terbang ke Indonesia . Jika kejadian yang sama terjadi di Kota Jakarta ataupun Yogyakarta , saya yakin si ibu pasti akan langsung meraih dan menggendong untuk menenangkan anaknya.

Dari adegan itu, bisa kita bayangkan perbedaan cara pengasuhan anak Jepang dan anak Indonesia . Dari pengamatan saya selama hampir setahun tinggal di Jepang, anak Jepang cenderung dibiasakan dari kecil untuk mengatasi berbagai kesulitan sendiri, sementara anak Indonesia selalu disediakan asisten untuk mengatasi kesulitannya. Babysitter atau pembantu rumah tangga pun tidak ada dalam kebiasaan keluarga-keluarga di Jepang. Sebaliknya di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta , Bandung , Yogyakarta dan lain-lain kehadiran mereka wajib ada sebagai asisten keluarga maupun sebagai asisten anak-anaknya.

Dalam sebuah studi perbandingan yang dilakukan oleh Heine, Takata dan Lehman pada tahun 2000 yang melibatkan responden dari mahasiswa Jepang dan mahasiswa Kanada dinyatakan bahwa mahasiswa Jepang lebih tidak peduli dengan inteligensi dibandingkan orang Kanada. Hal ini disebabkan orang Jepang lebih menghargai prestasi didasarkan pada usaha keras daripada berdasarkan kemampuan inteligensi. Artinya, bagi orang Jepang kemauan untuk menderita dan berusaha keras menjadi nilai yang lebih penting daripada kemampuan dasar manusia seperti inteligensi.

Dalam keseharian dengan mudah kita dapat menyaksikan mereka selalu berjalan dalam ketergesaan karena takut kehilangan banyak waktu, disiplin dan selalu bekerja keras. Suasana kompetitif dan kemauan untuk menjadi yang lebih baik (yang terbaik) sangat menonjol. Studi ini juga menemukan bahwa orang Jepang memiliki budaya kritik diri yang tinggi, mereka selalu mencari apa yang masih kurang di dalam dirinya. Untuk kemudian mereka akan segera memperbaiki diri.

Lain lagi Indonesia , yang saat ini terjebak dalam kesalahan umum di mana hasil akhir menjadi segala-galanya. Hasil akhir lebih dihargai dibandingkan usaha keras. Tengok saja kompetisi yang terjadi dari anak usia sekolah tingkat SD hingga perguruan tinggi untuk mendapatkan nilai kelulusan yang tinggi. Guru, orang tua maupun masyarakat umum selalu menekan anak untuk mendapatkan nilai kelulusan yang tinggi, sehingga mereka pun menghalalkan segala cara. Kita baca di koran polisi menangkap para guru karena berlaku curang dalam ujian nasional, sementara di tempat lain orang tua membeli soal ujian, siswa menyontek dan lain sebagainya.

Pola pengasuhan ini, pada gilirannya pasti berperan besar dalam pembentukan karakter anak dalam perkembangan berikutnya. Oleh karenanya, memberi kesempatan seluas-luasnya pada anak untuk mengembangkan semua potensinya adalah satu prinsip dasar dari satu pola pengasuhan yang sangat baik bagi pembentukan karakter anak. Orang tua, asisten, atau pun orang yang lebih dewasa jangan mengambil alih tanggung jawab anak.

Sebagai contoh, beri kesempatan pada anak untuk belajar makan secara benar dengan tangannya sendiri sejak dia mampu memegang sendok. Jangan diambil alih hanya karena alasan akan membuat kotor. Atau beri kesempatan pada anak untuk menghadapi dunia sekolah pertama kali tanpa banyak intervensi dari pengasuh maupun orang tua. Memberi rasa aman pada anak memang penting jika diberikan pada saat yang tepat. Tetapi menunggui anak selama dia belajar di sekolah adalah pemberian rasa aman yang tidak perlu. Momen ini adalah momen penting bagi anak untuk belajar menghadapi dunia di luar rumah tanpa bantuan langsung orang-orang di sekitarnya.

Pengalaman anak merasa mampu menghadapi persoalan dengan kemampuannya sendiri akan menumbuhkan kepercayaan diri. Oleh karena itu, orang tua sebaiknya membatasi diri hanya menjadi partner diskusi yang membantu anak menemukan berbagai kemungkinan solusi. Orang tua kadang harus berteguh hati membiarkan anak mengalami rasa sakit, menderita, dan rasa tertekan dalam isi dan porsi yang tepat, karena hal itu akan sangat baik untuk perkembangan mental anak.

Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang siap menghadapi tantangan hidup dan tidak mudah menyerah. Hargai anak bukan dari hasil akhirnya melainkan dari proses perjuangannya. Anak perlu diberi pembelajaran (dan juga orang tua perlu belajar) untuk bisa menikmati dan menghargai proses, meskipun proses seringkali tidak nyaman.


Dr. Christina Siwi Handayani, Staf Pengajar Fakultas Psikologi, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta

Views: 880
Posting: 19-Nov-2008 08:52:20 WIB
Comments: 1 comments
Category: Kisah Inspiratif
Nov
14
2008

 

Hogwarts Logo

 

 

I. PENDAHULUAN

Seperti halnya semua penyihir hebat, mereka mencapai kemahsyuran dan kepandaian sihirnya melalui sekolah pada masa remajanya. Sekolah Sihir adalah sekolah dimana para penyihir cilik dapat belajar menggunakan sihir dengan benar dan memaksimalkan kemampuan yang dimiliki. Hogwarts adalah salah satu sekolah sihir terbaik dunia yang berada di Inggris, tepatnya di Skotlandia yang berfungsi melatih anak-anak yang berumur mulai 11 hingga 18 tahun yang memiliki kemampuan sihir untuk menjadi para penyihir yang berkualitas. Hogwarts didirikan sekitar abad millenium yaitu sekitar tahun 1000M oleh empat penyihir hebat bernama Godric Griffindor, Salazar Slytherin, Rowena Ravenclaw, dan Helga Hufflepuff. Nama-nama mereka kemudian dijadikan sebagai nama asrama murid-murid Hogwarts yang memiliki kepribadian yang sesuai dengan keempat pendiri tersebut. Hogwarts memiliki semboyan "draco dormiens nunquam titillandus" yang berarti "jangan membangunkan naga tidur".

II. PENDIRI HOGWARTS

1. Godric Gryffindor

Godric Gryffindor adalah pendiri asrama Gryffindor dimana ia bersama 3 rekannya yang lain  mendirikan sekolah sihir Hogwarts Peninggalan Gryffindor adalah pedang berhiaskan rubi yang dibuat oleh goblin dan topi seleksi Kedua benda ini memiliki keunikan tersendiri, dimana bila seseorang yang bersifat seperti Gryffindor memerlukannya, pedang akan keluar dari topi. Godric Gryffindor lahir di suatu desa yang sepi di pedalaman Inggris yang penuh dengan komunitas penyihir bernama ”Godric’s Hollow” (nama desa yang diabadikan dengan namanya). Gryffindor dikatakan memiliki keberanian yang terpuji, kebulatan tekad dan kekuatan hati di atas semua kualitas. Oleh karena itu, ia memilih siswa untuk asramanya berdasarkan dari keberaniannya. Ia juga mendukung agar Hogwarts menerima penyihir kelahiran Muggle. Nama Godric merupakan bentuk dari Anglo-Saxon, dan memiliki beberapa arti, seperti, "Ia yang berkuasa dengan Tuhan" atau "Ia yang berkuasa dengan baik. Gryffindor dan asramanya ditandakan dengan seekor Singa Emas dengan latar belakang merah. Pada awalnya ia merupakan sahabat baik Salazar Slytherin, tetapi persahabatan itu terputus, walaupun belum pernah dinyatakan, tetapi bisa jadi perbedaan pandangan terhadap penyihir kelahiran Muggle yang menjadi alasan mereka berpisah. Saat ini Kepala Asrama Gryffindor adalah Profesor Mac.Gonagall yang mengajar Transfigurasi.

2. Helga Hufflepuff

                                Helga Hufflepuff                                 Helga Hufflepuff adalah pendiri asrama Hufflepuff. Harta peninggalannya adalah gelas piala dari emas yang memiliki kekuatan. Helga Hufflepuff, menilai kerja keras, kesetiaan, toleransi dan keadilan di atas semuanya. Binatang identitas asrama adalah badger dan kenari dengan kuning dan hitam sebagai warna kebanggannya. The Fat Friar adalah hantu penjaga asrama. Hufflepuff berkesuaian dengan elemen tanah, dimana asrama tempat tinggal mereka berlokasi di suatu tempat di ruangan bawah tanah, pintu masuknya dapat ditemukan melalui lukisan yang berada di sekitar dapur. Sandi harus diberikan ketika akan masuk. Ruang bersama Hufflepuff dipenuhi warna kuning dan kursi malas dan memiliki terowongan bawah tanah yang tembus ke asrama, dimana semuanya memiliki pintu lingkarang sempurna, seperti ujung tong. Kepala asrama saat ini adalah Professor Pomona Sprout yang mengajar Herbologi.

 

 

 

 

3. Rowena Ravenclaw

Rowena Ravenclaw

Rowena Ravenclaw menilai kecerdasan, kreativitas, akal dan kebijaksanaan. "Wit beyond measure is man's greatest treasure" adalah kutipan yang sering diulang oleh Ravenclaw. Harta peninggalannya adalah mahkota. Diyakini dengan mahkota itu kebijaksanaan dan kepintaran digunakan secara maksimal. Binatang identitasnya adalah elang, dan menggunakan warna biru dan perunggu. Hantu asrama adalah Grey lady, yang dicurigai sebagai Helena Ravenclaw, putri dari pendiri Hogwarts, Rowena Ravenclaw. Ravenclaw berhubungan dengan elemen udara. Ruang bersama dan asrama Ravenclaw berada di Menara Ravenclaw di bagian barat sekolah. Ruang bersama berbentuk lingkaran, seperti halnya Gryffindor, dan memiliki langit-langit kubah yang dilukiskan bintang-bintang. Juga terdapat terdapat patung dada dari Rowena Ravenclaw memakai mahkotanya. Untuk masuk ke dalam ruang bersama Ravenclaw, teka-teki logis harus diselesaikan. Hal ini sangat kontras dengan Ruang bersama Gryffindor, Hufflepuff dan Slytherin, yang menggunakan sandi untuk masuk. Kepala asrama saat ini adalah Filius Flitwick yang mengajar Mantra.

 

 

 

4. Salazar Slytherin

Salazar Slytherin

Salazar Slytherindijelaskan sebagai "haus kekuasaan" oleh Topi Seleksi, dan datang dari "tanah rawa". Tanah Rawa di bagian timur Inggris adalah kawasan lahan gambut di sekitar Norfolk, Lincolnshire, Cambridgeshire dan wilayah sekitarnya. Slytherin merupakan seorang Parselmouth, (ahli sihir yang mampu berbicara dengan ular) pertama yang dicatat, Legilimens yang ulung, dan terkenal karena kekuasaan darah murni. Asramanya di Hogwarts sering digambarkan dengan ular dengan warna hijau dan perak. Harta peninggalannya adalah kalung dengan liontin emas berlogo huruf “S”. Seperti Ravenclaw dan Gryffindor, Slytherin memilih dengan hati-hati pelajar yang akan memasuki asramanya. Mutu pelajar yang disukainya adalah kepintaran, kesungguhan tekad dan keberanian untuk tidak terlalu mengindahkan peraturan, termasuk kemampuan berbicara parseltongue. Dia juga memilih pelajar yang licik, bercita-cita tinggi dan berdarah murni. Slytherin menggunakan darah murni sebagai kunci pemilihan murid dari awal berdirinya Hogwarts. Dia menginginkan pengajaran sihir hanya untuk keluarga sihir saja. Dia percaya bahwa kelahiran Muggle tidak boleh dipercayai dan dia tidak mau mengajar murid dari kalangan Muggle. Kepala Asrama Slytherin saat ini adalah profesor Horace Slughorn yang mengajar Ramuan.

 

 

 

III. MANTRA PELINDUNG

Pada masa itu, komunitas Penyihir dan Komunitas Muggle berseteru. Banyak korban dari dua belah pihak, baik itu Penyihir atau pun Muggle. Sekolah itu didirikan jauh dari para Muggle karena ketika itu manusia biasa takut akan penyihir, dan menyiksa mereka. Bahkan banyak diantara para Muggle yang mencoba menyingkirkan penyihir dengan cara pembakaran. Hogwarts juga dilindungi dengan banyak sihir oleh setiap kepala sekolah yang sedang menjabat untuk melindungi baik dari komunitas muggle maupun komunitas penyihir. Untuk menyembunyikan keberadaan Hogwarts dari komunitas Muggle, bangunan Hogwarts diperlihatkan sebagai rumah tua yang tidak berpenghuni. Terhadap penyihir, Hogwarts dilindungi dari penyihir-yang-tidak-diundang. Bahkan penyihir terbaik pun tidak bisa mempergunakan ilmu "apparate" dan "disapparate" untuk datang ke dan pergi dari Hogwarts. Beberapa mantra yang digunakan kemungkinan besar adalah mantra Fidelius, mantra anti tak terlihat, dan mantra-mantra rumit lain yang hanya dapat dikuasai oleh Penyihir yang sudah ahli dan berpengalaman. Mantra sihir tingkat tinggi ini bukan hanya melindungi penyihir dari para Muggle dan penyihir yang tak diinginkan, namun juga melindungi Hogwarts dari kejadian-kejadian buruk, binatang nyasar, bencana alam, dan mantra-mantra tak terdeteksi dari penyihir lain.

 

IV. PENUTUP

Hogwarts adalah sekolah sihir hebat dengan sejarah hebat. Sekolah ini menghasilkan penyihir-penyihir besar seperti Kepala Sekolah kita sendiri, Profesor Albus Dumbledore. Ratusan anak dari seluruh penjuru dunia dengan berbagai suku bangsa, warna kulit, dan perbedaan lainnya, setiap tahun berkumpul menjadi satu di Hogwarts untuk belajar bersama. Sekolah ini dimaksudkan agara para penyihir muda dapat membaur dengan semua golongan, baik itu Muggle atau penyihir, untuk mencapai kedamaian dunia. Sihir diajarkan untuk digunakan dengan baik, tidak mencedarai dan agar timbul rasa saling menghargai dan menghormati baik itu sesama penyihir, entah itu darah murni, campuran, kelahiran Muggle atau Mugle pada umumnya.

 

 

Sumber :

  1. Section: Wizard of the Month Godric Gryffindor JKRowling.com Retrieved 30 June, 2007
  2. ^ Oxford Minidictionary of First Names
  3. ^ New Wizard of the Month June 2007 mugglesguide.com.
  4. wikipedia.org

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Views: 3361
Posting: 14-Nov-2008 09:29:25 WIB
Comments: 5 comments
Category: Indohogwarts Rpg Forum(ravenclaw), Esai, Sejarah Sihir
 1 2 >