Watzon's Land :) Love me hate me, say what you want about me...

Jan
26
2012
Dimanakah Prestasimu yang Dulu?

Blog pertama di 2012 dimulai dengan Bulutangkis #sigh

Seperti yang kita ketahui bersama, bulutangkis merupakan salah satu olahraga paling populer di Indonesia. Ya bisa heat to heat lah dengan sepakbola. Perbedaannya Bulutangkis populer karena prestasinya sedangkan sepakbola populer karena kisruhnya #plak. Kidding, mau prestasi bagus atau tidak, sepakbola tetap paling terpopuler di Indonesia maupun di dunia.

Di sini gw akan membahas prestasi pebulutangkis kita diakhir-akhir ini yang mana terus menurun drastis serta mencari tahu penyebabnya. Selama tahun ini baru 2 Super Series (Korea dan Malaysia) yang telah berlangsung tapi Indonesia belum berhasil meraih 1 gelarpun. Ya walaupun 2 turnamen itu tidak bisa dijadikan tolak ukur 100% menurunnya prestasi pemain kita tapi setidaknya dari 2 turnamen itu kita bisa memprediksi apa yang akan terjadi di turnamen selanjutnya *bakar menyan*.

Sejak dulu Indonesia dikenal sebagai salah satu Raksasa dunia bulutangkis. Kalau dihitung semua prestasi yang telah diraih, kita hanya kalah dengan Cina. Tidak hanya di sektor tim, di sektor individu juga banyak pemain-pemain kita yang sukses besar. Semua turnamen-turnamen besar seperti Thomas-Uber, Sudirman Cup, Kejuaraan Dunia pernah diraih. Olimpiade? Jangan ditanya! Sejak pertama kali dipertandingkan di Olimpiade di 1992, Indonesia sudah meraih 5 medali EMAS!

Tapi dengan berjalannya waktu, prestasi kita mulai menurun. Malaysia dan Korea Selatan yang selama ini berada di bawah bayang-bayang kita mulai menunjukan tajinya dan berada di atas kita. Cina masih terlalu tangguh. Denmark mulai bangkit lagi. Yang jadi kejutan adalah Thailand. Bisa dibilang dulu mereka berada jauh di bawah kita tapi sekarang mereka hampir selevel dengan kita.

Sampai sekarang gw masih bingung penyebab kenapa prestasi pemain kita menurun. Kalau dibilang karena skill kurang mumpuni, gw rasa tidak juga. Pemain-pemain kita punya skill yang bagus. Bisa disandingkan dengan pemain-pemain Cina. Pengalaman? Mungkin, tapi setahu gw PBSI rajin mengirimkan pemain-pemain muda bertanding ke luar negeri. Mental? Hmmm... Kayaknya ini yg jadi peyebab utamanya. Gw sering baca di koran ataupun internet, pemain-pemain kita sudah duluan loyo padahal belum bertanding kalau menghadapi pemain top apalagi pemain Cina. Jadi bagaimana mau menang kalau sebelum bertanding sudah mengakui kalah? Dan satu lagi penyebabnya, Pemain kita sering Cedera! Sebagai seoarang olahragawan pasti tidak akan lepas dari cedera tapi kayaknya pemain kita sering mengalaminya. Contoh konkritnya, Sony Dwi Kuncoro dan Maria Kristin. Mereka sering cedera. Dan kalau sudah kena, bisa berbulan-bulan absen. Akibatnya rangking merosot tajam. Sony harus berjuang dari babak kualifikasi. Maria Kristin harus merelakan dirinya didepak dari Pelatnas PBSI #rolleyes. Selain itu efeknya bisa ke performa di lapangan. Harus mencari cara agar cepat kembali ke kondisi awal yang mana bisa berhasil bisa juga Tidak.

Terlepas dari menurunnya prestasi, Indonesia masih berharap besar terhadap tim Bulutangkis di ajang Olimpiade 2012 yang akan berlangsung di London. Hingga kini belum ada cabang olahraga lain yang prestasinya sebesar Bulutangkis. Jadi wajarnya kalau bulutangkis masih jadi andalan terbesar Indonesia di event-event Internasional. Sayang skali kalau tradisi emas yang dimulai sejak 1992 terputus. Jika bukan Bulutangkis, kepada siapa lagi kita berharap?

Views: 204
Posting: 26-Jan-2012 22:26:22 WIB by watzon
Category: Olahraga
Tools: Print
Your Comment:
Anda harus login bila ingin mengisi komentar
Jumlah Pengunjung
Dunno
Dunno
My Lovely :p
Blog Category