Watzon's Land :) Love me hate me, say what you want about me...

Blog Category: Motivasi
Nov
10
2010

Ingat tidak waktu kecil atau masih dibangku SD, kita sering ditanya 10 November kita (Indonesia) memperingati hari apa? Ya, setiap tahunnya ditanggal itu kita memperingati Hari Pahlawan. Jadi hari Pahlawan diperingati untuk mengenang pertempuran di Surabaya tanggal 10 November 1945.

Sejarahnya adalah : Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan oleh Soekarno-Hatta 17 Agustus 1945 pasukan Jepang mulai dilucuti oleh tentara nasional dan rakyat. Proses pelucutan ini menimbulkan bentrokan-bentrokan di berbagai daerah yang cukup banyak menimbulkan korban. Inisiatif tersebut juga dilakukan karena pihak sekutu di Indonesia masih belum juga melucuti tentara Jepang.

Pihak sekutu yang telah menjatuhkan bom di kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang juga turut akhirnya turun ke Indonesia untuk melucuti tentara Jepang. 15 September sekutu yang diwakili oleh Inggris mendarat di Jakarta dan 25 Oktober di Surabaya dengan 6.000 serdadu dari Divisi ke-23 dengan pimpinan Brigadir Jenderal Mallaby. Namun pendaratan sekutu ini didomplengi kepentingan Belanda secara rahasia melalui NICA untuk kembali menguasai Indonesia meskipun sudah memerdekakan dirinya.

Rakyat Indonesia marah mendengar konspirasi tersebut sehingga perlawanan terhadap Inggris dan NICA tetap berlanjut yang memuncak ketika pimpinan sekutu wilayah Jawa Timur Brigadir Jenderal Mallaby terbunuh 30 Oktober di Surabaya.

Inggris dan NICA melalui Mayor Jenderal Mansergh yang menggantikan Mallaby mengultimatum rakyat Indonesia untuk menyerah sampai batas akhir tanggal 10 November pagi hari. Namun di batas ultimatum tersebut rakyat Surabaya menjawabnya dengan meningkatkan perlawanan secara besar-besaran, salah satu pimpinan perlawanan tersebut adalah Sutomo, dikenal sebagai Bung Tomo (yang sampai saat ini belum diangkat secara resmi menjadi Pahlawan Nasional, hanya menerima penghargaan Bintang Mahaputra Utama pada tahun 1995 oleh presiden Suharto).

Perang tersebut melibatkan pasukan sekutu dengan 30.000 serdadu (26.000 didatangkan dari Divisi ke-5 dengan dilengkapi 24 tanl Sherman) dan 50 pesawat tempur dan beberapa kapal perang. Inggris menduga 3 hari Surabaya bisa ditaklukan namun kenyataannya memakan satu bulan sampai akhirnya Surabaya kembali jatuh ke tangan sekutu dan NICA.

Perang ini menimbulkan perlawanan lain di semua kota seperti Jakarta, Bogor, Bandung sampai dengan aksi membakar kota 24 Maret 1946 dan Mohammad Toha meledakkan gudang amunisi Belanda, Palagan Ambarawa, Medan, Brastagi, Bangka dll. Perlawanan ini terus berlanjut baik dengan senjata maupun dengan negosiasi para pimpinan negeri seperti perjanjian Linggajati di Kuningan, perjanjian di atas kapal Renville, perjanjian Roem-Royen sampai akhirnya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia pada Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda pada tahun 1949.

Empat tahun revolusi yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia, hingga akhirnya momen 10 November dijadikan Hari Pahlawan.

Lalu, siapakah pahlawan-pahlawan itu? Yang pasti banyak skali pahlawan-pahlawan Indonesia. Seseorang dinilai Pahlawan kalau punya sesuatu yang besar untuk bangsa diantaranya Perjuangan, Pengabdian, Semangat dan Kemenangan.

Tapi secara resmi mendapat Gelar Pahlawan Nasional ada prosedurnya. Pemberian gelar Pahlawan diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan. Untuk gelar, hanya satu yang disebut dalam UU ini, yakni Gelar Pahlawan Nasional.

Pahlawan Nasional adalah gelar yang diberikan kepada warga negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pahlawan Nasional adalah yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia.

Pemberian Gelar Pahlawan Nasional dilakukan Presiden. Pasal 15 kemudian mengatur, Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pemberian Gelar.

Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan terdiri atas tujuh orang anggota yang berasal dari unsur akademisi (dua orang), militer dan/atau berlatar belakang militer (dua orang) dan tokoh masyarakat yang pernah mendapatkan tanda jasa dan/atau tanda kehormatan (tiga orang). Saat ini, ketujuhnya adalah Djoko Suyanto, Haryono Suyono, Juwono Sudarsono, TB Silalahi, Quraish Shihab, Jimly Asshiddiqie, dan Edi Sedyawati.

Untuk memperoleh gelar harus memenuhi syarat umum dan khusus. Pasal 25 mengatur syarat umum terdiri atas, WNI atau seseorang yang berjuang di wilayah yang sekarang menjadi wilayah NKRI, memiliki integritas moral dan keteladanan, berjasa terhadap bangsa dan negara, berkelakuan baik, setia dan tidak mengkhianati bangsa dan negara, dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap
karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun.

Syarat khusus diatur Pasal 26. Gelar Pahlawan Nasional diberikan kepada seseorang yang telah meninggal dunia dan yang semasa hidupnya:
a. pernah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa;
b. tidak pernah menyerah pada musuh dalam perjuangan;
c. melakukan pengabdian dan perjuangan yang berlangsung hampir sepanjang hidupnya dan melebihi tugas yang diembannya;
d. pernah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara;
e. pernah menghasilkan karya besar yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat
dan martabat bangsa;
f. memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan yang tinggi; dan/atau
g. melakukan perjuangan yang mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.

Dan UU ini membuka kesempatan kepada organisasi atau kelompok masyarakat mengusulkan seseorang menjadi Pahlawan Nasional dengan merujuk syarat-syarat di atas seperti diatur Pasal 30. Dan organisasi atau kelompok masyarakat ini tidak dijelaskan lebih jauh dalam bagian penjelasan.

Secara tidak resmi, kita punya pahlawan diberbagai bidang. Misalnya Guru yang sering disebut Pahlawan tanpa tanda Jasa. Atau Olahragawan yang berjasa mengharumkan nama Bangsa.

Yang pasti dengan adanya Hari Pahlawan, kita disadarkan akan jasa-jasa mereka terhadap bangsa ini. Pertanyaan muncul, apa yang telah kita berikan untuk bangsa ini?

Well... Kita teruskan perjuangan mereka dan penuhi hari-hari dengan semangat. Jadilah yang terbaik di bidang yang Kita tekuni.

 

"Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang menghargai Jasa para Pahlawannya"

 

cr :

http://nasional.vivanews.com/news/read/183474-prosedur-pemberian-gelar-pahlawan-nasional

http://yulian.firdaus.or.id/2004/11/10/latar-belakang-hari-pahlawan/

Views: 345
Posting: 10-Nov-2010 10:43:59 WIB
Comments: 2 comments
Category: Motivasi
Oct
19
2010

Inilah kumpulan beberapa kata-kata Mutiara. Semoga kata-kata yang bijak ini dapat kita gunakan sebaik-baiknya untuk kehidupan kedepan...

Kejujuran adalah kebijaksanaan yang terbaik.

Bukan kecerdasan anda, melainkan sikap andalah yang yang akan mengangkat anda dalam kehidupan.

Memperbaiki diri adalah alat yang ampuh untuk memperbaiki orang lain

Keberanian bukanlah ketidakhadiran rasa takut, tetapi melakukannya

Kunci untuk bahagia adalah mempunyai mimpi.. kunci untuk sukses adalah membuat mimpi menjadi nyata.

Rasa percaya diri adalah kunci rahasia pertama dari sukses seseorang

Hidup adalah tentang membuat pilihan.

Jangan takut untuk belajar sesuatu. Ilmu pengetahuan adalah harta karun yang selalu dapat kita bawa kemanapun tanpa membebani.

Dengan uang anda dapat membeli rumah tetapi tidak dapat membeli kehidupan.
Dengan uang anda dapat membeli jam tetapi tidak dapat membeli waktu.
Dengan uang anda dapat membeli tempat tidur tetapi tidak dapat membeli tidur.
Dengan uang anda dapat membeli buku tetapi tidak dapat membeli pengetahuan.
Dengan uang anda dapat membeli dokter tetapi tidak dapat membeli hidup sehat.
Dengan uang anda dapat membeli darah tetapi tidak dapat membeli hidup.
Dengan uang anda dapat membeli seks tetapi tidak dapat membeli cinta.

Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan.

Setiap tantangan, kegagalan, dan kesedihan menciptakan awal keberuntungan yang luar biasa.

Memiliki rasa hormat pada diri sendiri akan membimbing moral kita. Memiliki rasa hormat terhadap orang lain akan menjaga sikap sopan santun kita.

Pelajarilah masa lalu, jika ingin meramalkan masa yang akan datang

Belajarlah dari pengalaman orang lain, karena anda tidak dapat hidup cukup lama untuk bisa mendapatkan semua itu dari pengalaman anda sendiri

Pengalaman berarti tahu banyak mengenai hal-hal yang tidak perlu Anda lakukan.

cr : google

Views: 318
Posting: 19-Oct-2010 14:12:14 WIB
Comments: 0 comments
Category: Motivasi
Oct
15
2010

Well... Ditengah berbagai persoalan bangsa kita, ada sesuatu yang bisa kita banggakan. Media massa Swedia menempatkan Indonesia sebagai negara dengan masyarakatnya tersenyum paling tinggi di dunia.

Dalam jajak pendapat yang dilakukan tahun 2008 yang menyangkut lebih dari 2,5 juta pertanyaan mengenai Senyum (Smile) dan Salam (Add-Greeting) pada penjualan di 66 negara, Swedia menempatkan Indonesia pada bagian atas daftar.

Media Swedia melaporkan Indonesia sebagai negara yang paling tersenyum sebagai hasil dari pelanggan layanan data dari evaluasi yang dilakukan di seluruh spektrum dan pameran oleh AB Bisnis di seluruh dunia, di Swedia.

Dalam laporan itu disebutkan Indonesia sebagai negara tertinggi tersenyum dengan 98 persen. Selain itu, Indonesia juga merupakan negara dengan ucapan yang paling tinggi yaitu 98 persen.

Sementara itu Swedia berada di nomor 24 pada daftar untuk kategori senyum dengan angka 77 persen dan urutan 31 untuk ucapan salam dengan 81 persen.

Industri yang banyak senyum adalah di bidang kesehatan dan kecantikan perawatan serta transportasi dengan 86 persen dan nilai terendah berada di layanan bisnis B2B dengan hanya 52 persen.

Disebutkan bahwa dalam jajak pendapat itu disebutkan bahwa ucapan Salam tahun 2008 dan 2007 tercatat 81 persen dibandingkan dengan 88 persen pada 2004.

Ucapan salam tertinggi selain Indonesia juga menempatkan Hong Kong dengan 98 persen, sementara yang terendah adalah Maroko dengan 48 persen.

Ucapan yang terbaik ditemukan pada layanan di pemerintahan dengan 94 persen sementara di kalangan bisnis (B2) hanya 70 persen.

Dalam layanan penjualan skor tertinggi dicatat oleh Pakistan dengan 82 persen dan terendah adalah Finlandia dengan tiga persen. Dalam pelayanan B2B memiliki nilai tertinggi mencapai 65 persen sementara dalam segi kenyamanan tercatat sangat rendah dengan 40 persen.

Dalam laporan itu terdapat kesenjangan yang besar antara antara benua Australia memiliki skor tertinggi dari semua benua, dengan Senyum sebesar 89 persen dan Salam 92 persen sementara Afrika disebutkan terendah dengan 61 persen Senyum dan 51 persen Salam .

Source : http://yafi20.blogspot.com/2010/10/indonesia-dinobatkan-sebagai-negara.html

Keramahan masyarakat Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Dan senyum yang merupakan salah satu bagian dari keramahan masyarakat kita sudah diakui di dunia Internasional.

Seperti kata pepatah, Senyum adalah jarak yang terdekat antara dua manusia. Senyum akan membuat hubungan seseorang dengan keluarga, sahabat, teman atau siapapun menjadi baik.

So, keep Smiling!! :)

 

 

 

Views: 612
Posting: 15-Oct-2010 21:21:22 WIB
Comments: 2 comments
Category: Motivasi
Jumlah Pengunjung
Dunno
Dunno
My Lovely :p
Blog Category