Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?
Login with username, password and session length
  

RiJi

Page 14

Pertama kali saya mengenal Jacky Zhu Fan Gang dari debut album solonya sebagai pendatang baru di akhir tahun 1999. Di kala itu malah lebih terkenal karena seputar hubungan kasihnya dengan Elva Xiao yang sedang mencapai puncak pupularitas. 

Lajang berusia 28 tahun yang berulangtahun setiap 22 Agustus ini menapaki dunia entertainment setelah memenangkan kompetisi menyanyi (juga bersama Elva) di Vancouver, Canada tempat ia dibesarkan. Pengalaman pertamanya di kontes menyanyi sangat tragis, tidak sampai 1 menit ia dipersilakan meninggalkan panggung namun hal itu menjadi pemicu keberhasilan Jacky yang mempunyai suara berkualitas dan kemampuan menyanyi yang prima.

Selain senang menyanyi, hobi lainnya adalah main basket. Berasal dari keluarga yang berkecukupan, Jacky tetap rendah hati selain fasih berbahasa Ingrris dan Mandarin, ia juga menguasai bahasa kanton. Jacky pandai bermain piano dan gitar, ia pun sangat suka menari dan gemar merancang koreografi sendiri. Dari Canada, Jacky hijrah ke Taiwan atas undangan seorang produser yang menawarinya rekaman. 

Merintis karir di Taiwan awal tahun 2000, Jacky terlebih dulu bergabung di agensi model yang membintangi beberapa iklan telefon seluler. Baru setahun kemudian, album solonya Gao Jie/CONFESSION dirilis. Namun, keberuntungan di penjualan rupanya belum berpihak pada Jacky walau albumnya banyak dipuji kritikus musik kala itu. "Gao Jie" sendiri merupakan ekspresi dan penghayatan dari pribadi Jacky yang tidak pandai mengekspresikam perasaannya. Putusnya hubungan kasih dengan Elva diakuinya karena jarak yang kian memisahkan. 

Sampai kemudian pada tanggal 7 September 2004, Jacky bergabung dengan Jungiery Star di bawah pimpinan Sun De Rong. Hanya 8 hari sesudah Ehlo Huang Yu Rong bergabung dengan Jungiery. Pernah menelurkan satu album, tidak menjadikannya menapak jalan mudah di Jungiery. Seperti juga senior2nya, masuk ke Jungiery berarti pelatihan keras dari titik nol untuk beradaptasi kembali dari titik nol. 

Jacky pertama kali memcuri perhatian lewat cameo nya di serial Tian Guo de Jia Yi (Bride From Paradise) yang dibintangi kakak seperguruannya Cyndi Wang. Selain aktinng, ini kali pertama ia dan 183Club unjuk kebolehan dalam original soundtrack yang menelurkan hits Zhe Mo/TORTURE. Jacky sebagai lead vocal mampu menonjolkan penghayatan lagu yang sedemikian dalam. 



Setelah Bride From Paradise, Jacky kembali mengadu akting dengan Celest Chong, He Yun Wen, Tuo Zhong Hua, dll di serial yang bercerita tentang kehidupan awak pesawat di Hi-FLY/Sheng Kong Gao Fei. Kerinduan terbesar Jacky tetaplah bernyanyi, obsesi membuat album solo dengan 183Club terus menjadi obsesi yang akan dicapainya. 

Penampilan 183Club pada JStar concert pada bulan February 2005 mengawali karir gemilang yang akan dicapai 183Club. Penampilan prima membawakan slow hits bukan berarti mereka tidak bisa menyanyikan lagu dengan beat cepat. Hal itu dibuktikan dengan membawakan Livin' La Vid Loca milik Ricky Martin yang mampu menghidupkan konser tersebut. Diikuti dengan menjadi bintang iklan sebuah merk pakaian dalam terkemuka dan kembali bergabung dengan artis-artis Jungiery dalam album kompilasi Love Miracle dan tampil juga pada beberapa konser selanjutnya. 

Tahun ini merupakan tahun keberuntungan buat Jacky bersama 183Club. Mendulang peluang dari serial idola The Prince Who Turns Into A Frog/Wang Zi Bian Qing Wa yang membawa Jungiery Star dan 183Club pada puncak popularitas. Peran utama dibawakan Ming Dao, Sam Wang, Ehlo Huang serta Johny Yan dan Jacky Chu sebagai cameo menjadikan original soundtracknya seakan menjadi album perdana 183Club karena di dalamnya terdapat hits hits yang dinyanyikan oleh mereka begitu juga kolaborasi dengan adik seperguruannya, 7Flowers.



Pada tahun 2005 pula lah, abang dari Jacky yaitu James Chu bergabung di Jungiery Star. James yang handal dalam membuat lagu memperkuat Jungiery Star dengan lagu-lagu ciptaannya bersama Victor. Berdua, Victor dan James mengusung grup VJ yang juga inisial dari masing-masing nama mereka. Kehadiran James di Jungiery tentu saja disambut baik oleh Jacky. Setidaknya, mampu mengobati kerinduan Jacky akan keluarga. 

Belum usai meraup sukses dari serial The Prince Who Turns Into A Frog, 183Club kembali berjaya di tahun 2006 dengan serial Magicians Of Love/Ai Qing MO Fa Shi. Album soundtrack kedua pun diluncurkan dan mengukuhkan posisi 183Club sebagai boyband terHOt di Taiwan setelah F4. Peran Jacky sebagai Fernando membuahkan gosip miring tentang kepribadiannya yang mirip seperti Fernando, seorang playboy. Jacky memilih tidak menanggapi gosip dan tetap menjalani hidup apa adanya. Baginya, senantiasa dikuntit paparazzi tidak akan membuatnya menjalani kehidupan berpura-pura. 


Berbekal 2 album dan sejumlah penampilannya, 183Club datang ke Indonesia untuk pertama kalinya untuk menggelar konser di sebuah resort di Medan Berastagi. Fans Indonesia sangat beruntung dapat menyaksikan langsung penampilan 183Club di puncak popularitas, terutama mengenal Jacky lebih baik. Apalagi di konser ini pula fans Indonesia berkumpul untuk merayakan ultah Jacky. Jacky sangat terharu dan membuat permohonan doa agar setiap tahun 183Club bisa konser di Indonesia. 



Beberapa hari yang terasa sangat singkat di Berastagi meninggalkan kesan mendalam tentang Jacky. Suara jernih dan vokal yang prima ditunjukkan Jacky Chu dan kawan-kawan dengan tampil LIVE. Operasi tenggorokan yang sempat membuat khawatir fans atas kondisinya tidak menghalangi penampilan primanya. Dukungan terhadapat 1st album 183Club digalang di Taiwan, Malaysia, Hong Kong dan China. Indonesia tidak mau ketinggalan, ikut serta mendukung 1st album yang dinanti-nanti. Di konser perdana ini pulalah, sebuah komunitas fans : ZHENAI183 mengukuhkan diri sebagai fans club pertama untuk 183Club dan berkomitmen untuk mendukung 183Club selalu. 

Dengan kesuksesan konser perdana, resort di Berastagi tersebut kembali mengundang Jacky & Ehlo untuk mendampingi 7Flowers hanya berselang 2 bulan kedatangan 183Club. Kali ini sambutan meriah diberikan fans untuk Jacky, apalagi bersama Ehlo menyanyikan hits One Umbrella/Yi Ba San album perdana yang baru saja dirilis terasa sangat harmonis. Kepopuleran mereka mengembangkan sayap sampai ke China dan seperti juga Indonesia, fans China cukup beruntung karena sering mendapatkan kunjungan dari 183Club. 



Persahabatan yang kental dijalin sesama anggota 183Club dan Jacky terkenal sebagai prinadi yang setia kawan dan humoris yang kerap kali menjadi perekat di antara mereka berlima. Bahkan, Jacky lah yang mengajarkan Sam Wang dan yang lainnya sedikit bahasa kanton di kala mereka harus melakukan kunjungan promosi ke Hongkong. Kehidupan pribadi Jacky kian tersorot oleh media dan membuat gerah Jacky. Beberapa kali perwakilan dari manajemen mengeluarkan bantahan akan gosip-gosip yang menimpa Jacky terutama soal teman wanita dan kegemarannya dugem. 

Tahun 2007 183Club disibukkan dengan promosi album dan personilnya sibuk tampil menjadi bintang tamu serta shooting untuk beberapa serial idola. Namun tidak begitu hal nya dengan Jacky. Berbagai gosip dan kabar miring menimpanya serta mencapai puncak pada perseteruannya dengan manajemen. Namun, fans Indonesia menantikan janjinya untuk kembali datang ke Indonesia apalagi selain Berastagi, 183Club akan menggelar konser di Jakarta. Janji itu terpenuhi oleh Jacky dan 183Club namun sekaligus menjadi konser perpisahan yang menjadi kenangan manis untuk fans Indonesia karena tak lama setelah konser di Berastagi, Jacky dinyatakan dikeluarkan oleh pimpinan Jungiery Star, Sun De Rong.

Banyak kesan yang didapat pada konser kala itu, termasuk oleh saya yang menyaksikan sendiri konser yang penuh kenangan itu (baca RiJi page 8) namun fans Indonesia telah mengerahkan kekuatan untuk membuatnya bertahan dan agar Sun De Rong melunakkan hati dan mau menerima Jacky kembali, Keputusan terakhir, walaupun tidak menyatakan secara langsung namun hanya diwakilkan manajemen membuat luka di hati fans yang sangat mengharapkannya untuk tetap bersama 183Club. Jacky adalah kekuatan di 183Club bahkan 4 rekannya pun menyesali keadaan yang mengharuskan Jacky mundur setelah hanya kurang lebih 3 tahun bersama. 

Merayakan ulang tahunnya kini, membawa para fans ke memori setahun yang lalu dengan semangat baru untuk mendukung karir solo Jacky. Setelah cukup rehat dan mengevaluasi kembali, walaupun tak putus harapan fans agar Jacky diperbolehkan kembali ke 183Club dipastikan Jacky akan bersolo karir terlebih dahulu. Personil 183Club membuatkan surprise ulang tahun untuk Jacky dan hal ini menandai eratnya persahabatan di antara mereka. Jacky pun sangat senang mendapatkan surprise dari kawan lamanya. Jia you Jacky, kami menunggu album solo ke-2 secepatnya :-P(adminda@indosiar.com)

untuk memberi komentar, silakan login dahulu...
More RIJI:
[ more RiJi ]
MUSIK Terkait:
[ more musik ]
NEWS Terkait:
[ more news ]
© 2007 indosiar.com