Lautan Indonesia - Forum Indonesia Terbesar dan Terlengkap
Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Login with username, password and session length
March 13, 2010, 10:44:26 am
Pages:  1 [2] 3 4 5   Go Down
  Print  
Author Topic: Mahasiswa Vs Polisi (Tindakan sewenang-wenang aparat)  (Read 1612 times)
Jenos The Cerberus
Chingu
**
Offline Offline

Posts: 1194


I will crush evil in this world especially Israel


WWW
« Reply #10 on: December 22, 2008, 09:20:20 am »

Di mana lagi tuh? Makassar? Ga heran lg gw. Hampir tiap minggu ada berita kerusuhan dr sana. Ngerusak imej propinsi aja    Hammer Hammer Hammer

Mahasiswa jg parah sih, disuruh bubar ato mundur baik2 malah nantangin polisi. Motor2 yg ada disana didorongin smua ampe rusak. Dan giliran aparatnya mundur, malah ada mahasiswa yg maju ngelemparin batu. Wajar aja aparatnya emosi & merengsek balik

Klo mahasiswa emang pengen menyampaikan apirasi, ga usah bikin macet jalan. Emangnya mereka dah bisa bayar pajak sendiri? Jalan tuh fasilitas umum, jd hormatilah mereka yg dah bayar & pengen make tanpa gangguan. Dan polisi selaku pengatur ketertiban hanya ngelaksanain tugas mereka
Jujur, demo kayak gini bikin gw malu menyebut diri gw mahasiswa...    Thumbs Down

Mereka ga mikir apa, aparat jg manusia. Mereka cm bawahan dr badan yg lebih tinggi. Klo mereka menolak mengawasi mahasiswa, mereka sama aja dianggap desersi & resikonya dipecat

Gw malu ama mereka yg melakukan aksi2 anarkis atas nama demokrasi. Klo dah gini, lebih pantes disebut sebagai "demokrasi koboi". Ga suka ama suatu hal langsung maen ngerusak, tindakannya bener apa salah urusan belakangan

Saya pribadi juga gak setuju dengan demo yang sampe mengganggu kepentingan umum sih karena saya pernah jadi 'korban'nya berkali2.
Cuman insiden minggu lalu betul2 membuat saya jengkel sama polisi. Masak orang yang datang mau melerai en minta teman2nya untuk mundur en kembali masuk ke kampus malah dihantam, diinjak2 sampe tulang rawan hidungnya patah, tulang di bagian kaki, en rusuknya juga patah. Pas polisi dikonfrontir pertanyaan mengenai korban tersebut (Febriyanto), polisi mengelak en bilang kalo korban dianiaya oleh rekannya sesama mahasiswa. Padahal nih:


Minggu, 21-12-2008 
Kapolda Bantah Kekerasan, Rektor Tampilkan Rekaman
 
SECARA mendadak Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Idrus Paturusi bertemu dengan Kapolda
Sulselbar, Irjen Polisi Sisno Adiwinoto, di Restoran Imperial Start, Makassar, Jumat (19/12) malam.
 
Pertemuan dikabarkan berlangsung alot mulai pukul 20.00 hingga 23.00 wita. Kedua belah pihak membahas penyelesaian bentrokan antara polisi dengan mahasiswa Unhas di Kampus Unhas, Tamalanrea, Rabu (17/12) lalu.
Pejabat polda yang hadir, di antaranya, Wakapolda Brigjen Wisjnu Amatsastro, Kabid Propam Kombes Polisi Antoni Hutabarat, Kapolwiltabes Makassar Kombes Burhanuddin Andi, Kabid Humas Polda Kombes Polisi Hery Subiansauri, Direktur Polair Polda Kombes Polisi Agus Sutikno, serta Kapolresta Makassar Timur AKBP Kamaruddin.
Sedangkan Idrus didampingi Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Nasaruddin Salam MT dan sejumlah pejabat strukturan Unhas.
Sumber Tribun mengungkapkan, kapolda sempat membantah tudingan bila aparatnya melakukan kekerasan atau tindakan berlebihan saat menangani demo mahasiswa Unhas yang menentang pengesahan Undang-Undang (UU) Badan Hukum Pendidikan (BHP).
Namun pimpinan Unhas tetap yakin terjadi tindakan kekerasan oleh sejumlah oknum polisi dengan menunjukkan gambar rekaman yang memperlihatkan mahasiswa yang dipukul dan mengalami luka parah.
"Pertemuannya alot karena pihak mereka (polisi) tetap membantah ada kekerasan di dalam kampus. Pak Rektor pun meminta rekaman video diputar. Pak Kapolda pun menonton rekaman tersebut," kata sumber tersebut.
Korban luka adalah Febrianto (22), mahasiswa fakultas teknik. Dia mengalami patah di bagian kaki dan retak di bagian tulang hidung sehingga harus dioperasi.
 
 Trus anehnya lagi di daerah kampus sebenarnya ada Rumah Sakit en malah Rumah Sakit terbesar di Indonesia Timur (RSWS) tapi korban malah dibawa ke RS polisi (RS Bhayangkara Andi Mappaodang) en sesampainya di sana korban tidak langsung ditangani, nanti pada saat Rektor Unhas datang baru deh dia ditangani. Nih lengkapnya:

Minggu, 21-12-2008 
Diabaikan di RS Bhayangkara
 
KORBAN aksi kekerasan oknum aparat kepolisian di kampus Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Febrianto (22), sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara sebelum dirawat inap di RS Umum Regional Dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
 
Humas Unhas, Dahlan Abubakar, mengatakan, saat tiba di RS Bhayangkara, Febrianto dibiarkan tergeletak di atas tempat tidur tanpa pertolongan.
Mahasiswa Fakultas Teknik Unhas berada di RS milik Polri tersebut sekitar dua jam tanpa penanganan dengan baju yang kotor dan belumuran darah.
Korban baru ditangani ketika Rektor Unhas, Prof Dr dr Idrus Paturusi SpBO, datang bersama sejumlah pimpinan universitas lainnya ke RS tersebut.
"Setelah Pak Rektor datang, baru petugas menangani korban. Makanya Pak Rektor langsung memutuskan memindahkan Febrianto ke RS Wahidin dan menangani langsung tindakan medisnya," ujar Dahlan, Sabtu (20/12).
Selain sebagai rektor, Idrus juga dokter senior di daerah ini. Mantan Dekan Fakultas Kedokteran Unhas ini dikenal sebagai dokter ahli bedah tulang.
Operasi kaki Febrianto yang patah di bagian mata kaki juga langsung ditangani oleh Idrus yang memimpin tim medis yang melakukan pembedahan, Jumat (19/12).
Febrianto mengalami luka cukup parah di bagian kaki dan hidung. Selain tulang di mata kaki yang harus dipasangi kawat, tulang hidung mahasiswa yang akrab disapa Ebit ini juga retak.
Hingga tadi malam, anak sulung dari empat bersaudara ini masih terbaring di ruang perawatan Lontara II RS Wahidin. Puluhan rekan korban dari fakultas teknik silih berganti menjaga mahasiswa asal Parepare ini. Ibu korban, Aisyah, dan sejumlah keluarga dekat lainnya juga ikut menjaga di RS Wahidin.

Kantor Polisi
Sebelum dilarikan ke RS Bhayangkara, korban Febrianto kabarnya sempat dibawa ke Mapolresta Makassar Timur oleh polisi dengan menggunakan sepeda motor.
Tiga mahasiswa yang lainnya yang diamankan juga dibawa ke Mapolresta Makassar Timur menggunakan mobil. Aisyah mengatakan, tiga mahasiswa yang diamankan sempat diminta membersihkan darah di tubuh korban.
"Saya sesalkan, kenapa anak saya tidak langsung dibawa ke RS Wahidin tetapi justru dibawa dulu ke kantor polisi. Padahal waktu itu, anak saya sudah pingsan," kata ibu empat anak ini.
Penyesalan juga disampaikan oleh alumnus Unhas yang kini berkiprah sebagai dosen di Universitas Islan Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Haidir Fitrah Siagian.
"Yang patut menjadi pertanyaan, RS Wahidin itu berada di lingkungan kampus dengan jarak yang sangat dekat. Tapi kenapa korban dibawa ke RS yang lebih jauh," kata Fitrah.
Menurut Sekretaris Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Alauddin ini, dia dan sejumlah alumni Unhas lainnya aktif menggalang komunikasi untuk menyikapi kasus kekerasan aparat di dalam kampus tersebut.
"Kalau melihat tayangan di televisi dan foto-foto di koran, apa yang terjadi pada saat bentrokan tersebut sangat memiriskan. Kita melihat bagaimana adik-adik mahasiswa diseret dan dipukul oleh belasan sampai puluhan oknum aparat," katanya.
 

Jadi buat rekan-rekan sekalian yang membela polisi, cari tahu dulu dong fakta yang terjadi di sini.

Nb: Saya besar di lingkungan polisi jadi ... tahu sendirilah.
« Last Edit: December 22, 2008, 09:56:39 am by Jenos The Cerberus » Logged

FREE PALESTINE NOW, OR ELSE!
Jenos The Cerberus
Chingu
**
Offline Offline

Posts: 1194


I will crush evil in this world especially Israel


WWW
« Reply #11 on: December 23, 2008, 05:41:20 pm »

Comment please Grin Grin Grin.
Comment please  Grin Grin Grin
Logged

FREE PALESTINE NOW, OR ELSE!
Ale
Penyelam Unggul
*****
Offline Offline

Posts: 23683

Gw Bukan Cowok Baik-Baik. Tapi Masih Perjaka Loh!!


« Reply #12 on: December 23, 2008, 05:51:31 pm »

Klo tentang polisi, gw juga ga suka. Pokoke setiap liat polisi bawaan gw pasti pengen marah2. Ga pernah damai hati gw liat polisi.

Cuman mahasiswa sekarang juga sok2an gayanya. Dah berasa yang paling benar aja. Merasa mewakili aspirasi rakyat.

Apa sebelum demo sudah pernah melakukan pendekatan2 lain?? Dikit2 demo, emang dengan berdemo permasalahan akan selese??
Logged

Half of My Heart.
Jenos The Cerberus
Chingu
**
Offline Offline

Posts: 1194


I will crush evil in this world especially Israel


WWW
« Reply #13 on: December 23, 2008, 05:59:17 pm »

Iya sih, secara objektif emang aksi mahasiswa dengan demo justru kontra-produktif en hanya menghambat kepentingan umum karena berdemonstrasi dengan menutup jalan. Tapi Polisi juga tidak boleh bertindak represif dalam membubarkan demonstrasi mahasiswa. Mereka seharusnya memakai pendekatan persuasif dan mahasiswa pun harus menghindari demo yang anarkis dan menanggapi positif intensi Polisi yang ingin membubarkan demo yang dianggap sudah mengganggu kepentingan umum.
Logged

FREE PALESTINE NOW, OR ELSE!
Ale
Penyelam Unggul
*****
Offline Offline

Posts: 23683

Gw Bukan Cowok Baik-Baik. Tapi Masih Perjaka Loh!!


« Reply #14 on: December 23, 2008, 06:06:02 pm »

Klo mahasiswanya tertib2 seh, masa' polisinya main kasar??
Justru gw liat polisis bertindak seperti itu karena dari mahasiwanya udah melakukan aksi anarkis dan mengganggu ktertiban. Main bakar ban di tengah jalan lah, blokir jalan lah, emang tuh jalan punya nenek moyangnya??
Grow up!!

Di perusahaan temannya abang gw, katanya klo ada mahasiswa yang mo ngelamar kerja, trus dulunya dia aktivis kampus. Tuh orang ga bakalan diterima.

Karena takutnya ntar bukannya dia kerja, malah yg ada protes2 mulu. sok kritis lah, sok idealis lah. mentok2nya, kerjaan ga beres2 Grin Grin Grin Grin
Logged

Half of My Heart.
Cerberus
Chingu
**
Offline Offline

Posts: 1689


Level 85


WWW
« Reply #15 on: December 23, 2008, 06:29:09 pm »

aaah dalam keadaan kacau balau bgitu polisi mau ga mau kudu ambil tindakan...meskipun ntu mahasiswa yg mo melerai. susah klo dipilih2
Logged

heroin^_^today
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 9


I'm Not a Drug


« Reply #16 on: December 23, 2008, 07:17:14 pm »

Comment please Grin Grin Grin.
Comment please  Grin Grin Grin
you have to go home. jgn posting melulu
Logged
Ale
Penyelam Unggul
*****
Offline Offline

Posts: 23683

Gw Bukan Cowok Baik-Baik. Tapi Masih Perjaka Loh!!


« Reply #17 on: December 23, 2008, 07:20:50 pm »

^^ kloningan detected.........
Logged

Half of My Heart.
Jenos The Cerberus
Chingu
**
Offline Offline

Posts: 1194


I will crush evil in this world especially Israel


WWW
« Reply #18 on: December 23, 2008, 07:26:28 pm »

Comment please Grin Grin Grin.
Comment please  Grin Grin Grin
you have to go home. jgn posting melulu

@heroin today: Yee penting nih hon.

@ Ale: bukan kloningan saya nih mas tapi temen saya.
Logged

FREE PALESTINE NOW, OR ELSE!
heroin^_^today
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 9


I'm Not a Drug


« Reply #19 on: December 23, 2008, 07:28:10 pm »

Comment please Grin Grin Grin.
Comment please  Grin Grin Grin
you have to go home. jgn posting melulu

@heroin today: Yee penting nih hon.

@ Ale: bukan kloningan saya nih mas tapi temen saya.
MY NAME IS NOT HON. maybe u got a wrong person!
Logged
Lautan Indonesia - Forum Indonesia Terbesar dan Terlengkap
   

 Logged
Pages:  1 [2] 3 4 5   Go Up
  Print  
 
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.10 | SMF © 2006-2009, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!
Page created in 2.479 seconds with 26 queries. (Pretty URLs adds 0.434s, 3q)