Lautan Indonesia - Forum Indonesia Terbesar dan Terlengkap
Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Login with username, password and session length
February 10, 2010, 12:10:57 am
Pages:  [1] 2 3 4 5 ... 35   Go Down
  Print  
Author Topic: Mystery on the world by ORO (cuttest person) wkwkwk  (Read 132763 times)
oRo_b!tch
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 418


oRo_b!tch


WWW
« on: February 29, 2008, 11:30:24 am »

Finally thread ORO rampung juga, setelah cukup lama mempelajari dan mengumpulkan bahan dr berbagai sumber, thread ORO yg ditunggu" sekian lama akhirnya dipublikasikan perdana pada hari ini, wkwk, silakan menikmati... oh ya, yang paling penting thread ORO TIDAK PERNAH MEMBUKA CABANG DIMANAPUN!!! Grin


Tragedy misterius Mary Celeste

Pada tanggal 4 November 1872 berangkatlah kapal layar jenis square rigged dari pelabuhan New York menuju Italia. Kapal ini ditemukan pada 4 Desember 1872 oleh kapal Dei Gratia sedang dalam keadaan kosong tanpa ada penumpang satupun.
Tidak ada tanda2 telah terjadi perompakan. Semua barang terlihat utuh rapi termasuk barang2 berharga. Satu2nya petunjuk yang tak berarti adalah catatan terakhir Kapten Kapal Benyamin Spooner Brigg. Di dalamnya hanya tertulis cuaca tampak buruk dan mungkin akan terjadi badai sebentar lagi.

Yang menjadi pertanyaan hingga saat ini adalah kemana semua penumpang Marry Celeste? Andaikan terjadi badai yang hebat kenapa barang2 yang ada tidak berantakan? Masih tetap rapi pada tempatnya. Di sana juga sempat ditemukan sebotol obat yang telah dibuka tutup botolnya masih utuh tanpa adanya bekas2 tumpahan.

Lebih aneh lagi kapal ini ditemukan (tanpa ada seorang pun didalamnya), tetap pada jalur pelayarannya yang benar dan telah meninggalkan New Yor sejauh kurang lebih 500 kilometer jauhnya.

Kemana semua awak dan penumpang kapal Mary Celeste? Apa yang membuat kapal tanpa awak tersebut tetap pada jalur pelayaran yang benar setelah jauh dari pelabuhan asalnya?



kapal Hantu Mary Celeste



Kutukan Tutankhamen

Pada tahun 1922, seorang pria Inggris yang kaya bernama Howard
Carter menemukan lokasi penguburan dari Raja Tutankhamen di dalam situs makam Lembah
Raja-raja. Ada banyak peninggalan berharga berupa emas, barang2, dan bahkan makanan
yang dikuburkan di dalam lokasi ini. Karena ini adalah penemuan arkeologis besar, banyak
ahli arkeologi lain pergi ke situs makam Lembah Raja-raja. Segera setelah itu
berbagai hal misterius mulai terjadi. Banyak dari ahli arkeologi, itu
yang pernah memasuki makam jatuh sakit dan pada akhirnya meninggal. Diberitakan
selama era 1920's, lebih dari (sekedar) dua lusinan orang ini meninggal tidak lama sesudah
memasuki makam Raja Tutankhamen . Inilah permulaan kutukan dari RajaTutankhamen.
Di sekitar musim semi th 1923, Lord Carnarvon (donatur dari ekspedisi Howard Carter)digigit oleh
nyamuk di pipi ketika bercukur. Hal Itu menyebabkan dia
terkena infeksi dan kemudian Lord Carnarvon meninggal, dan pada saat yang bersamaan
seluruh lampu2 di dalam kota Cairo secara aneh padam. Pagi itu pada saat
Lord Carnarvon meninggal anjing nya mulai menggonggong dan lalu secara tiba2 mati . Kutukan Raja Tutankhamen mulai banyak dipublikasikan oleh
media. Pemberitaan yang luar biasa media itu menimbulkan berita2 yang lain bermunculan. Ada satu berita yang menyatakan burung kenari Howard carter mati dipatok ular kobra tepat setelah penemuan pintu makam.
Banyak orang percaya kutukan dari Raja Tut adalah benar, sampai pada
1986 seorang dokter Prancis, Caroline Stenger-Phillip menemukan satu
penjelasan untuk kematian-kematian yang misterius tersebut. Dr. Stenger-Phillip menyatakan
adanya buah-buahan dan sayur-mayur di dalam makam mungkin menyebabkan
timbulnya partikel-partikel debu organik. Partikel-partikel ini
mungkin punya mempunyai suatu potensi penyebab alergi. Ia juga mengklaim bahwa para
ahli arkeologi mengidap suatu alergi setelah menghirup semua
partikel-partikel yang selanjutnya menggiring kepada kematian mereka. Ia tidak percaya bahwa kutukan dari Tut adalah peyebab kematian-kematian yang misterius.

Kutukan dari Raja Tutankhamen masih menjadi suatu misteri. bagi sebagian orang hal itu
hanyalah takhyul, tetapi namun masih banyak dari mereka yang sungguh2 percaya
pada suatu kutukan. Apakah kutukan sungguh2 ada?
Apakah Anda percaya akan "Kutukan dari Raja Tutankhamen ?"


mengganggu tidur abadi sang raja



Atlantis, Misteri yang Abadi

Mitos tentang Peradaban Atlantis pertama kali dicetuskan oleh seorang filsafat Yunani kuno bernama Plato (427 - 347 SM) dalam buku Critias dan Timaeus.



Dalam buku Timaeus Plato menceritakan bahwa dihadapan selat Mainstay Haigelisi, ada sebuah pulau yang sangat besar, dari sana kalian dapat pergi ke pulau lainnya,
di depan pulau-pulau itu adalah seluruhnya daratan yang dikelilingi laut samudera, itu adalah kerajaan Atlantis. Ketika itu Atlantis baru akan melancarkan perang besar dengan Athena, namun di luar dugaan Atlantis tiba-tiba mengalami gempa bumi dan banjir, tidak sampai sehari semalam, tenggelam sama sekali di dasar laut, negara besar yang melampaui peradaban tinggi, lenyap dalam semalam.

Dibagian lain pada buku Critias adalah adik sepupu dari Critias mengisahkan tentang Atlantis. Critias adalah murid dari ahli filsafat Socrates, tiga kali ia menekankan keberadaan Atlantis dalam dialog. Kisahnya berasal dari cerita lisan Joepe yaitu moyang lelaki Critias, sedangkan Joepe juga mendengarnya dari seorang penyair Yunani bernama Solon (639-559 SM).
Solon adalah yang paling bijaksana di antara 7 mahabijak Yunani kuno, suatu kali ketika Solon berkeliling Mesir, dari tempat pemujaan makam leluhur mengetahui legenda Atlantis.

atlantis_harbor.jpg

Garis besar kisah pada buku tersebut Ada sebuah daratan raksasa di atas Samudera Atlantik arah barat Laut Tengah yang sangat jauh, yang bangga dengan peradabannya yang menakjubkan. Ia menghasilkan emas dan perak yang tak terhitung banyaknya. Istana dikelilingi oleh tembok emas dan dipagari oleh dinding perak. Dinding tembok dalam istana bertahtakan emas, cemerlang dan megah. Di sana, tingkat perkembangan
peradabannya memukau orang. Memiliki pelabuhan dan kapal dengan perlengkapan yang sempurna, juga ada benda yang bisa membawa orang terbang. Kekuasaannya tidak hanya terbatas di Eropa, bahkan jauh sampai daratan Afrika. Setelah dilanda gempa dahsyat,
tenggelamlah ia ke dasar laut beserta peradabannya, juga hilang dalam ingatan orang-orang.



Jika dibaca dari sepenggal kisah diatas maka kita akan berpikiran bahwa Atlantis merupakan sebuah peradaban yang sangat memukau. Dengan teknologi dan ilmu pengetahuan pada waktu itu sudah menjadikannya sebuah bangsa yang besar dan mempunyai kehidupan yang makmur.
Tapi kemudian saya mempunyai pertanyaan, apakah itu hanya sebuah cerita untuk pengantar tidur pada jamannya Plato atau memang Plato mempunyai bukti2 kuat dan otentik bahwa atlantis itu benar-benar pernah ada dalam kehidupan di bumi ini?

Terdapat beberapa catatan tentang usaha para ilmuwan dan orang-orang dalam pencarian untuk membuktikan bahwa Atlantis itu benar-benar pernah ada.

Menurut perhitungan versi Plato waktu tenggelamnya kerajaan Atlantis, kurang lebih 11.150 tahun yang silam. Plato pernah beberapa kali mengatakan, keadaan kerajaan Atlantis diceritakan turun-temurun. Sama sekali bukan rekaannya sendiri. Plato bahkan pergi ke Mesir minta petunjuk biksu dan rahib terkenal setempat waktu itu. Guru Plato yaitu Socrates ketika membicarakan tentang kerajaan Atlantis juga
menekankan, karena hal itu adalah nyata, nilainya jauh lebih kuat dibanding kisah yang direkayasa.

Jika semua yang diutarakan Plato memang benar-benar nyata, maka sejak 12.000 tahun silam, manusia sudah menciptakan peradaban. Namun di manakah kerajaan Atlantis itu? Sejak ribuan tahun silam orang-orang menaruh minat yang sangat besar terhadap hal ini. Hingga abad ke-20 sejak tahun 1960-an, laut Bermuda yang terletak di bagian barat Samudera Atlantik, di kepulauan Bahama, dan laut di sekitar kepulauan
Florida pernah berturut-turut diketemukan keajaiban yang menggemparkan dunia.

Suatu hari di tahun 1968, kepulauan Bimini di sekitar Samudera Atlantik di gugusan Pulau Bahama, laut tenang dan bening bagaikan kaca yang terang, tembus pandang
hingga ke dasar laut. Beberapa penyelam dalam perjalanan kembali ke kepulauan Bimini, tiba-tiba ada yang menjerit kaget. Di dasar laut ada sebuah jalan besar! Beberapa penyelam secara bersamaan terjun ke bawah, ternyata memang ada sebuah jalan besar membentang tersusun dari batu raksasa. Itu adalah sebuah jalan besar yang dibangun dengan menggunakan batu persegi panjang dan poligon, besar kecilnya batu
dan ketebalan tidak sama, namun penyusunannya sangat rapi, konturnya cemerlang. Apakah ini merupakan jalan posnya kerajaan Atlantis?

Awal tahun ‘70-an disekitar kepulauan Yasuel Samudera Atlantik, sekelompok peneliti
telah mengambil inti karang dengan mengebor pada kedalaman 800 meter di dasar laut, atas ungkapan ilmiah, tempat itu memang benar-benar sebuah daratan pada 12.000 tahun silam. Kesimpulan yang ditarik atas dasar teknologi ilmu pengetahuan, begitu mirip seperti yang dilukiskan Plato! Namun, apakah di sini tempat tenggelamnya kerajaan Atlantis?

Tahun 1974, sebuah kapal peninjau laut Uni Soviet telah membuat 8 lembar foto yang jika disarikan membentuk sebuah bangunan kuno mahakarya manusia.
Apakah ini dibangun oleh orang Atlantis?

Tahun 1979, ilmuwan Amerika dan Perancis dengan peranti instrumen yang sangat canggih menemukan piramida di dasar laut “segitiga maut” laut Bermuda.
Panjang piramida kurang lebih 300 meter, tinggi kurang lebih 200 meter, puncak piramida dengan permukaan samudera hanya berjarak 100 meter, lebih besar dibanding piramida Mesir. Bagian bawah piramida terdapat dua lubang raksasa, air laut dengan kecepatan yang menakjubkan mengalir di dasar lubang.
Piramida besar ini, apakah dibangun oleh orang-orang Atlantis? Pasukan kerajaan Atlan pernah menaklukkan Mesir, apakah orang Atlantis membawa peradaban piramida ke Mesir? Benua Amerika juga terdapat piramida, apakah berasal dari Mesir atau berasal dari kerajaan Atlantis?

Tahun 1985, dua kelasi Norwegia menemukan sebuah kota kuno di bawah areal laut “segitiga maut”. Pada foto yang dibuat oleh mereka berdua, ada dataran, jalan
besar vertikal dan horizontal serta lorong, rumah beratap kubah, gelanggang aduan (binatang), kuil, bantaran sungai dll. Mereka berdua mengatakan mutlak percaya terhadap apa yang mereka temukan itu adalah Benua Atlantis seperti yang dilukiskan oleh Plato. Benarkah itu?



Yang lebih menghebohkan lagi adalah penelitian yang dilakukan oleh Aryso Santos, seorang ilmuwan asal Brazil. Santos menegaskan bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang ini disebut Indonesia.
Dalam penelitiannya selama 30 tahun yang ditulis dalam sebuah buku “Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato’s Lost Civilization” dia menampilkan 33 perbandingan, seperti luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah Indonesia. Sistem terasisasi sawah yang khas Indonesia, menurutnya, ialah bentuk yang diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di Meksiko.

Santos menetapkan bahwa pada masa lalu Atlantis itu merupakan benua yang membentang dari bagian selatan India, Sri Lanka, Sumatra, Jawa, Kalimantan, terus ke arah timur dengan Indonesia (yang sekarang) sebagai pusatnya. Di wilayah itu terdapat puluhan gunung berapi yang aktif dan dikelilingi oleh samudera yang menyatu bernama Orientale, terdiri dari Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.



Sedangkan menurut Plato Atlantis merupakan benua yang hilang akibat letusan gunung berapi yang secara bersamaan meletus. Pada masa itu sebagian besar bagian dunia masih diliput oleh lapisan-lapisan es (era Pleistocene). Dengan meletusnya berpuluh-puluh gunung berapi secara bersamaan yang sebagian besar terletak di wilayah Indonesia (dulu) itu, maka tenggelamlah sebagian benua dan diliput oleh air asal dari es yang mencair. Di antaranya letusan gunung Meru di India Selatan dan gunung Semeru/Sumeru/Mahameru di Jawa Timur. Lalu letusan gunung berapi di Sumatera yang membentuk Danau Toba dengan pulau Somasir, yang merupakan puncak gunung yang meletus pada saat itu. Letusan yang paling dahsyat di kemudian hari adalah gunung Krakatau (Krakatoa) yang memecah bagian Sumatera dan Jawa dan lain-lainnya serta membentuk selat dataran Sunda.

Santos berbeda dengan Plato mengenai lokasi Atlantis. Ilmuwan Brazil itu berargumentasi, bahwa pada saat terjadinya letusan berbagai gunung berapi itu, menyebabkan lapisan es mencair dan mengalir ke samudera sehingga luasnya bertambah. Air dan lumpur berasal dari abu gunung berapi tersebut membebani samudera dan dasarnya, mengakibatkan tekanan luar biasa kepada kulit bumi di dasar samudera, terutama pada pantai benua. Tekanan ini mengakibatkan gempa. Gempa ini diperkuat lagi oleh gunung-gunung yang meletus kemudian secara beruntun dan menimbulkan gelombang tsunami yang dahsyat. Santos menamakannya Heinrich Events.

Dalam usaha mengemukakan pendapat mendasarkan kepada sejarah dunia, tampak Plato telah melakukan dua kekhilafan, pertama mengenai bentuk/posisi bumi yang katanya datar. Kedua, mengenai letak benua Atlantis yang katanya berada di Samudera Atlantik yang ditentang oleh Santos. Penelitian militer Amerika Serikat di wilayah Atlantik terbukti tidak berhasil menemukan bekas-bekas benua yang hilang itu. Oleh karena itu tidaklah semena-mena ada peribahasa yang berkata, “Amicus Plato, sed magis amica veritas.” Artinya,”Saya senang kepada Plato tetapi saya lebih senang kepada kebenaran.”

Namun, ada beberapa keadaan masa kini yang antara Plato dan Santos sependapat. Yakni pertama, bahwa lokasi benua yang tenggelam itu adalah Atlantis dan oleh Santos dipastikan sebagai wilayah Republik Indonesia. Kedua, jumlah atau panjangnya mata rantai gunung berapi di Indonesia. Di antaranya ialah Kerinci, Talang, Krakatoa, Malabar, Galunggung, Pangrango, Merapi, Merbabu, Semeru, Bromo, Agung, Rinjani. Sebagian dari gunung itu telah atau sedang aktif kembali.

Ini ada lagi yang lebih unik dari Santos dan kawan-kawan tentang usaha untuk menguak misteri Atlantis. Sarjana Barat secara kebetulan menemukan seseorang yang mampu mengingat kembali dirinya sebagai orang Atlantis di kehidupan sebelumnya “Inggrid Benette”. Beberapa penggal kehidupan dan kondisi sosial dalam ingatannya masih membekas, sebagai bahan masukan agar bisa merasakan secara gamblang peradaban tinggi Atlantis. Dan yang terpenting adalah memberikan kita petunjuk tentang mengapa Atlantis musnah. Di bawah ini adalah ingatan Inggrid Bennette.

Kehidupan yang Dipenuhi Kecerdasan
Dalam kehidupan sebelumnya di Atlantis, saya adalah seorang yang berpengetahuan luas, dipromosikan sebagai kepala energi wanita “Pelindung Kristal” (setara dengan seorang kepala pabrik pembangkit listrik sekarang). Pusat energi ini letaknya pada sebuah ruang luas yang bangunannya beratap lengkung. Lantainya dari pasir dan batu tembok, di tengah-tengah kamar sebuah kristal raksasa diletakkan di atas alas dasar hitam. Fungsinya adalah menyalurkan energi ke seluruh kota. Tugas saya melindungi kristal tersebut. Pekerjaan ini tak sama dengan sistem operasional pabrik sekarang, tapi dengan menjaga keteguhan dalam hati, memahami jiwa sendiri, merupakan bagian penting dalam pekerjaan, ini adalah sebuah instalasi yang dikendalikan dengan jiwa. Ada seorang lelaki yang cerdas dan pintar, ia adalah “pelindung” kami, pelindung lainnya wanita.

Rambut saya panjang berwarna emas, rambut digelung dengan benda rajutan emas, persis seperti zaman Yunani. Rambut disanggul tinggi, dengan gulungan bengkok jatuh bergerai di atas punggung. Setiap hari rambutku ditata oleh ahli penata rambut, ini adalah sebagian pekerjaan rutin. Filsafat yang diyakini orang Atlantis adalah bahwa “tubuh merupakan kuilnya jiwa”, oleh karena itu sangat memperhatikan kebersihan tubuh dan cara berbusana, ini merupakan hal yang utama dalam kehidupan. Saya mengenakan baju panjang tembus pandang, menggunakan daun pita emas yang diikat di pinggang belakang setelah disilang di depan dada. Lelaki berpakaian rok panjang juga rok pendek, sebagian orang memakai topi, sebagian tidak, semuanya dibuat dengan bahan putih bening yang sama. Seperti pakaian seragam, namun di masa itu, sama sekali tidak dibedakan, mengenakan ini hanya menunjukkan sebuah status, melambangkan kematangan jiwa raga kita. Ada juga yang mengenakan pakaian warna lain, namun dari bahan bening yang sama, mereka mengenakan pakaian yang berwarna karena bertujuan untuk pengobatan. Hubungannya sangat besar dengan ketidakseimbangan pusat energi tubuh, warna yang spesifik memiliki fungsi pengobatan.

Berkomunikasi dengan Hewan
Saya sering pergi mendengarkan nasihat lumba-lumba. Lumba-lumba hidup di sebuah tempat yang dibangun khusus untuk mereka. Sebuah area danau besar yang indah, mempunyai undakan raksasa yang menembus ke tengah danau. Pilar dua sisi undakan adalah tiang yang megah, sedangkan area danau dihubungkan dengan laut melalui terusan besar. Di siang hari lumba-lumba berenang di sana, bermain-main, setelah malam tiba kembali ke lautan luas. Lumba-lumba bebas berkeliaran, menandakan itu adalah tempat yang sangat istimewa. Lumba-lumba adalah sahabat karib dan penasihat kami. Mereka sangat pintar, dan merupakan sumber keseimbangan serta keharmonisan masyarakat kami. Hanya sedikit orang pergi mendengarkan bahasa intelek lumba-lumba. Saya sering berenang bersama mereka, mengelus mereka, bermain-main dengan mereka, serta mendengarkan nasihat mereka. Kami sering bertukar pikiran melalui telepati. Energi mereka membuat saya penuh vitalitas sekaligus memberiku kekuatan. Saya dapat berjalan-jalan sesuai keinginan hati, misalnya jika saya ingin pergi ke padang luas yang jauh jaraknya, saya memejamkan mata dan memusatkan pikiran pada tempat tersebut. Akan ada suatu suara “wuung” yang ringan, saya membuka mata, maka saya sudah berada di tempat itu.

Saya paling suka bersama dengan Unicorn (kuda terbang). Mereka sama seperti kuda makan rumput di padang belantara. Unicorn memiliki sebuah tanduk di atas kepalanya, sama seperti ikan lumba-lumba, kami kontak lewat hubungan telepati. Secara relatif, pikiran Unicorn sangat polos. Kami acap kali bertukar pikiran, misalnya, “Aku ingin berlari cepat”. Unicorn akan menjawab: “Baiklah”. Kita lari bersama, rambut kami berterbangan tertiup angin. Jiwa mereka begitu tenang, damai menimbulkan rasa hormat. Unicorn tidak pernah melukai siapa pun, apalagi mempunyai pikiran atau maksud jahat, ketika menemui tantangan sekalipun akan tetap demikian.

Saya sering kali merasa sedih pada orang zaman sekarang, sebab sama sekali tidak percaya dengan keberadaan hewan ini, ada seorang pembina jiwa mengatakan kepadaku: “Saat ketika kondisi dunia kembali pada keseimbangan dan keharmonisan, semua orang saling menerima, saling mencintai, saat itu Unicorn akan kembali”.

Lingkungan yang Indah Permai
Di timur laut Atlantis terdapat sebidang padang rumput yang sangat luas. Padang rumput ini menyebarkan aroma wangi yang lembut, dan saya suka duduk bermeditasi di sana. Aromanya begitu hangat. Kegunaan dari bunga segar sangat banyak, maka ditanam secara luas. Misalnya, bunga yang berwarna biru dan putih ditanam bersama, ini bukan saja sangat menggoda secara visual, sangat dibutuhkan buat efektivitas getaran. Padang rumput ini dirawat oleh orang yang mendapat latihan khusus dan berkualitas tinggi serta kaya pengetahuan. “Ahli ramuan” mulai merawat mereka sejak tunas, kemudian memetik dan mengekstrak sari pati kehidupannya.

Di lingkungan kerja di Atlantis, jarang ada yang berposisi rendah. Serendah apa pun pekerjaannya, tetap dipandang sebagai anggota penting di dalam masyarakat kami. Masyarakat terbiasa dengan menghormati dan memuji kemampuan orang lain. Yang menanam buah, sayur-mayur, dan penanam jenis kacang-kacangan juga hidup di timur laut. Sebagian besar adalah ahli botani, ahli gizi dan pakar makanan lainnya. Mereka bertanggung jawab menyediakan makanan bagi segenap peradaban kami.



Sebagian besar orang ditetapkan sebagai pekerja fisik, misalnya tukang kebun dan tukang bangunan. Hal itu akan membuat kondisi tubuh mereka tetap stabil. Sebagian kecil dari mereka mempunyai kecerdasan, pengaturan pekerjaan disesuaikan dengan tingkat perkembangan kecerdasan mereka. Orang Atlantis menganggap, bahwa pekerjaan fisik lebih bermanfaat, ini membuat emosi (perasaan) mereka mendapat keseimbangan, marah dan suasana hati saat depresi dapat diarahkan secara konstruktif, lagi pula tubuh manusia terlahir untuk pekerjaan fisik, hal tersebut telah dibuktikan. Namun, selalu ada pengecualian, misalnya lelaki yang kewanitaan atau sebaliknya, pada akhirnya, orang pintar akan membimbing orang-orang ini bekerja yang sesuai dengan kondisi mereka. Setiap orang akan menuju ke kecerdasan, berperan sebagai tokoh sendiri, semua ini merupakan hal yang paling mendasar.



Seluruh kehidupan Atlantis merupakan himpunan keharmonisan yang tak terikat secara universal bagi tumbuh-tumbuhan, mineral, hewan dan sayur-mayur. Setiap orang merupakan partikel bagiannya, setiap orang tahu, bahwa pengabdian mereka sangat dibutuhkan. Di Atlantis tidak ada sistem keuangan, hanya ada aktivitas perdagangan. Kami tidak pernah membawa dompet atau kunci dan sejenisnya. Jarang ada keserakahan atau kedengkian, yang ada hanya kebulatan tekad.

Teknologi yang Tinggi
Di Atlantis ada sarana terbang yang modelnya mirip “piring terbang” (UFO), mereka menggunakan medan magnet mengendalikan energi perputaran dan pendaratan, sarana hubungan jenis ini biasa digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Perjalanan jarak pendek hanya menggunakan katrol yang dapat ditumpangi dua orang. Ia mempunyai sebuah mesin yang mirip seperti kapal hidrofoil, prinsip kerja sama dengan alat terbang, juga menggunakan medan energi magnet. Yang lainnya seperti makanan, komoditi rumah tangga atau barang-barang yang berukuran besar, diangkut dengan cara yang sama menggunakan alat angkut besar yang disebut “Subbers.”

Atlantis adalah sebuah peradaban yang sangat besar, kami berkomunikasi menggunakan kapal untuk menyiarkan berita ke berbagai daerah. Sebagian besar informasi diterima oleh “orang pintar” melalui respons batin, mereka memiliki kemampuan menerima dengan cara yang istimewa, ini mirip dengan stasiun satelit penerima, dan sangat akurat. Maka, pekerjaan mereka adalah duduk dan menerima informasi yang disalurkan dari tempat lain. Sebenarnya, dalam pekerjaan, cara saya mengoperasikan kristal besar, juga dikerjakan melalui hati.

Pengobatan yang Maju
Dalam peradaban ini, tidak ada penyakit yang parah. Metode pengobatan yang digunakan, semuanya menggunakan kristal, warna, musik, wewangian dan paduan ramuan, dengan mengembangkan efektivitas pengobatan secara keseluruhan.

Pusat pengobatan adalah sebuah tempat yang banyak kamarnya. Saat penderita masuk, sebuah warna akan dicatat di tembok. Lalu pasien diarahkan ke sebuah kamar khusus untuk menentukan pengobatan. Di kamar pertama, asisten yang terlatih baik dan berpengetahuan luas tentang pengobatan akan mendeteksi frekwensi getaran pada tubuh pasien. Informasi dialihkan ke kamar lainnya. Di kamar tersebut, sang pasien akan berbaring di atas granit yang datar, sedangkan asisten lainnya akan mengatur rancangan pengobatan yang sesuai untuk pasien.

Setelah itu, kamar akan dipenuhi musik terapi, kristal khusus akan diletakkan di pasien. Seluruh kamar penuh dengan wewangian yang lembut, terakhir akan tampak sebuah warna. Selanjutnya, pasien diminta merenung, agar energi pengobatan meresap ke dalam tubuh. Dengan demikian, semua indera yang ada akan sehat kembali, “warna” menyembuhkan indera penglihatan, “aroma tumbuh-tumbuhan” menyembuhkan indera penciuman, “musik yang merdu” menyembuhkan indera pendengaran, dan terakhir, “air murni” menyembuhkan indera perasa. Saat meditasi selesai, harus minum air dari tabung. Energinya sangat besar, bagaikan seberkas sinar, menyinari tubuh dari atas hingga ke bawah. Seluruh tubuh bagai telah terpenuhi. Teknik pengobatan selalu berkaitan dengan “medan magnet” dan “energi matahari” , sekaligus merupakan pengobatan secara fisik dan kejiwaan.

Pendidikan Anak yang Ketat
Saat bayi masih dalam kandungan, sudah diberikan suara, musik serta bimbingan kecerdasan pada zaman itu. Semasa dalam kandungan, “orang pintar” akan memberikan pengarahan kepada orang tua sang calon anak. Sejak sang bayi lahir, orang tua merawat dan mendidiknya di rumah, menyayangi dan mencintai anak mereka. Di siang hari, anak-anak akan dititipkan di tempat penitipan anak, mendengar musik di sana, melihat getaran warna dan cerita-cerita yang berhubungan dengan cara berpikiran positif dan kisah bertema filosofis.

Pusat pendidikan anak, terdapat di setiap tempat. Anak-anak dididik untuk menjadi makhluk hidup yang memiliki inteligensi sempurna. Belajar membuka pikiran, agar jasmani dan rohani mereka bisa bekerja sama. Di tahap perkembangan anak, orang pintar memegang peranan yang sangat besar, pendidik mempunyai posisi terhormat dalam masyarakat Atlantis, biasanya baru bisa diperoleh ketika usia mencapai 60-120 tahun, tergantung pertumbuhan inteligensi. Dan merupakan tugas yang didambakan setiap orang.

Di seluruh wilayah, setiap orang menerima pendidikan sejak usia 3 tahun. Mereka menerima pendidikan di dalam gedung bertingkat. Di depan gedung sekolah terdapat lambang pelangi, pelangi adalah lambang pusat bimbingan. Pelajaran utamanya adalah mendengar dan melihat. Sang murid santai berbaring atau duduk, sehingga ruas tulang belakang tidak mengalami tekanan. Metode lainnya adalah merenung, mata ditutup dengan perisai mata, dalam perisai mata ditayangkan berbagai macam warna. Pada kondisi merenung, metode visualisasi seperti ini sangat efektif. Bersamaan itu juga diberi pita kaset bawah sadar. Saat tubuh dan otak dalam keadaan rileks, pengetahuan mengalir masuk ke bagian memori otak besar. Ini merupakan salah satu metode belajar yang paling efektif, sebab ia telah menutup semua jalur informasi yang dapat mengalihkan perhatian. “Orang pintar” membimbing si murid, tergantung tingkat kemampuan menyerap sang anak, dan memudahkan melihat bakat tertentu yang dimilikinya. Dengan begini, setiap anak memiliki kesempatan yang sama mengembangkan potensinya.

Pemikiran maju yang positif dan frekwensi getaran merupakan kunci utama dalam masa belajar dan meningkatkan/mendorong wawasan sanubari terbuka. Semakin tinggi tingkat frekwensi getaran pada otak, maka frekwensi getaran pada jiwa semakin tinggi. Semakin positif kesadaran inheren, maka semakin mencerminkan kesadaran ekstrinsik maupun kesadaran terpendam. Ketika keduanya serasi, akan membuka wawasan dunia yang positif: Jika keduanya tidak serasi, maka orang akan hanyut pada keserakahan dan kekuasaan. Bagi orang Atlantis, mengendalikan daya pikir orang lain adalah cara hidup yang tak beradab, dan ini tidak dibenarkan.

Dalam buku sejarah kami, kami pernah merasa tidak aman dan tenang. Karakter leluhur kami yang tak beradab masih saja mempengaruhi masyarakat kami waktu itu. Misalnya, memilih binatang untuk percobaan. Namun, kaidah inteligensi dengan keras melarang mencampuri kehidupan orang lain. Meskipun kita tahu ada risikonya, namun kita tidak boleh memaksa atau menghukum orang lain, sebab setiap orang harus bertanggung jawab atas perkembangan sanubarinya sendiri. Pada masyarakat itu, rasa tidak aman adalah demi untuk mendapatkan keamanan. Filsafat seperti ini sangat baik, dan sangat dihormati orang-orang ketika itu, ia adalah pelindung kami.

Kiamat yang Melanda Atlantis
Saya tidak bersuami. Pada waktu itu, orang-orang tidak ada ikatan perkawinan. Jika Anda bermaksud mengikat seseorang, maka akan melaksanakan sebuah upacara pengikatan. Pengikatan tersebut sama sekali tidak ada efek hukum atau kekuatan yang mengikat, hanya berdasarkan pada perasaan hati. Kehidupan seks orang Atlantis sangat dinamis untuk mempertahankan kesehatan. Saya memutuskan hidup bersamanya berdasarkan kesan akan seks, inteligensi dan daya tarik. Di masa itu, seks merupakan sebuah bagian penting dalam kehidupan, seks sama pentingnya dengan makan atau tidur. Ini adalah bagian dari “keberadaan hidup secara keseluruhan”, lagi pula tubuh kami secara fisik tidak menampakkan usia kami, umumnya kami dapat hidup hingga berusia 200 tahun lamanya.

Ada juga yang orang berhubungan seks dengan hewan, atau dengan setengah manusia separuh hewan, misalnya, tubuh seekor kuda yang berkepala manusia. Di saat itu, orang Atlantis dapat mengadakan transplantasi kawin silang, demi keharmonisan manusia dan hewan pada alam, namun sebagian orang melupakan hal ini, titik tolak tujuan mereka adalah seks. Orang yang sadar mengetahui bahwa ini akan mengakibatkan ketidakseimbangan pada masyarakat kami, orang-orang sangat cemas dan takut terhadap hal ini, tetapi tidak ada tindakan preventif. Ini sangat besar hubungannya dengan keyakinan kami, manusia memiliki kebebasan untuk memilih, dan seseorang tidak boleh mengganggu pertumbuhan inteligensi orang lain. Orang yang memilih hewan sebagai lawan main, biasanya kehilangan keseimbangan pada jiwanya, dan dianggap tidak matang.

Teknologi Maju yang Lalim
Pada masa kehidupan saya, kami tahu Atlantis telah sampai di pengujung ajal. Di antara kami ada sebagian orang yang tahu akan hal ini, namun, adalah sebagian besar orang sengaja mengabaikannya, atau tidak tertarik terhadap hal ini. Unsur materiil telah kehilangan keseimbangan. Teknologi sangat maju. Misalnya, polusi udara dimurnikan, suhu udara disesuaikan. Majunya teknologi, hingga kami mulai mengubah komposisi udara dan air. Terakhir ini menyebabkan kehancuran Atlantis.

Empat unsur pokok yakni: angin, air, api, dan tanah adalah yang paling fundamental dari galaksi dan bumi kami ini, basis materiil yang paling stabil. Mencoba menyatukan atau mengubah unsur pokok ini telah melanggar hukum alam. Ilmuwan bekerja dan hidup di bagian barat Atlantis, mereka “mengalah” pada keserakahan, demi kekuasaan dan kehormatan pribadi bermaksud “mengendalikan” 4 unsur pokok. Kini alam tahu, hal ini telah mengakibatkan kehancuran total. Mereka mengira dirinya di atas orang lain, mereka berkhayal sebagai tokoh Tuhan, ingin mengendalikan unsur pokok dasar pada bintang tersebut.

Menjelang Hari Kiamat
Ramalan “kiamat” pernah beredar secara luas, namun hanya orang yang pintar dan yang mengikuti jalan spritual yang tahu penyebabnya. Akhir dari peradaban kami hanya disebabkan oleh segelintir manusia! Ramalan mengatakan: “Bumi akan naik, Daratan baru akan muncul, semua orang mulai berjuang lagi. Hanya segelintir orang bernasib mujur akan hidup, mereka akan menyebar ke segala penjuru di daratan baru, dan kisah Atlantis akan turun-temurun, kami akan kembali ke masa lalu”. Menarik pelajaran, Lumba-lumba pernah memberitahu kami hari “kiamat” akan tiba, kami tahu saat-saat tersebut semakin dekat, sebab telah dua pekan tidak bertemu lumba-lumba. Mereka memberitahu saat kami akan pergi ke sebuah tempat yang tenang, dan menjaga bola kristal, lumba-lumba memberitahu kami dapat pergi dengan aman ke barat.

Banyak orang meninggalkan Atlantis mencari daratan baru. Sebagian pergi sampai ke Mesir, ada juga menjelang “kiamat” meninggalkan Atlantis dengan kapal perahu, ke daratan baru yang tidak terdapat di peta. Daratan-daratan ini bukan merupakan bagian dari peradaban kami, oleh karena itu tidak dalam perlindungan kami. Banyak yang merasa kecewa dan meninggalkan kami, aktif mencari lingkungan yang maju dan aman. Oleh karenanya, Atlantis nyaris tidak ada pendatang. Namun, setelah perjalanan segelintir orang hingga ke daratan yang “aneh”, mereka kembali dengan selamat. Dan keadaan negerinya paling tidak telah memberi tahu kami pengetahuan tentang kehidupan di luar Atlantis.

Saya memilih tetap tinggal, memastikan kristal energi tidak mengalami kerusakan apa pun, hingga akhir. Kristal selalu menyuplai energi ke kota. Saat beberapa pekan terakhir, kristal ditutup oleh pelindung transparan yang dibuat dari bahan khusus. Mungkin suatu saat nanti, ia akan ditemukan, dan digunakan sekali lagi untuk maksud baik. Saat kristal ditemukan, ia akan membuktikan peradaban Atlantis, sekaligus menyingkap misteri lain yang tak terungkap selama beberapa abad.



Saya masih tetap ingat hari yang terpanjang, hari terakhir, detik terakhir, bumi kandas, gempa bumi, letusan gunung berapi, bencana kebakaran. Lempeng bumi saling bertabrakan dengan keras. Bumi sedang mengalami kehancuran, orang-orang di dalam atap lengkung bangunan kristal bersikap menyambut saat kedatangannya. Jiwa saya sangat tenang. Sebuah gedung berguncang keras. Saya ditarik seseorang ke atas tembok, kami saling berpelukan. Saya berharap bisa segera mati. Di langit asap tebal bergulung-gulung, saya melihat lahar bumi menyembur, kobaran api merah mewarnai langit. Ruang dalam rumah penuh dengan asap, kami sangat sesak. Lalu saya pingsan, selanjutnya, saya ingat roh saya terbang ke arah terang. Saya memandang ke bawah dan terlihat daratan sedang tenggelam. Air laut bergelora, menelan segalanya. Orang-orang lari ke segala penjuru, jika tidak ditelan air dahsyat pasti jatuh ke dalam kawah api. Saya mendengar dengan jelas suara jeritan. Bumi seperti sebuah cerek air raksasa yang mendidih, bagai seekor binatang buas yang kelaparan, menggigit dan menelan semua buruannya. Air laut telah menenggelamkan daratan.

schilderij-zondvloed.gif

Sumber Kehancuran
Lewat ingatan Inggrid Benette, diketahui tingkat perkembangan teknologi bangsa Atlantis, berbeda sekali dengan peradaban kita sekarang, bahkan pengalamannya akan materiil berbeda dengan ilmu pengetahuan modern, sebaliknya mirip dengan ilmu pengetahuan Tiongkok kuno, berkembang dengan cara yang lain. Peradaban seperti ini jauh melampaui peradaban sekarang. Mendengarnya saja seperti membaca novel fiktif. Bandingkan dengan masa kini, kemampuan jiwa bangsa Atlantis sangat diperhatikan, bahkan mempunyai kemampuan supernormal, mampu berkomunikasi dengan hewan, yang diperhatikan orang sekarang adalah pintar dan berbakat, dicekoki berbagai pengetahuan, namun mengabaikan kekuatan dalam.

Bangsa Atlantis mementingkan “inteligensi jiwa” dan “tubuh” untuk mengembangkan seluruh potensi terpendam pada tubuh manusia, hal ini membuat peradaban mereka bisa berkembang pesat dalam jangka panjang dan penyebab utama tidak menimbulkan gejala ketidakseimbangan. Mengenai punahnya peradaban Atlantis, layak direnungkan orang sekarang. Plato menggambarkan kehancuran Atlantis dalam dialognya sebagai berikut:

“Hukum yang diterapkan Dewa Laut membuat rakyat Atlantis hidup bahagia, keadilan Dewa Laut mendapat penghormatan tinggi dari seluruh dunia, peraturan hukum diukir di sebuah tiang tembaga oleh raja-raja masa sebelumnya, tiang tembaga diletakkan di tengah di dalam pulau kuil Dewa Laut. Namun masyarakat Atlantis mulai bejat, mereka yang pernah memuja dewa palsu menjadi serakah, maunya hidup enak dan menolak kerja dengan hidup berfoya-foya dan serba mewah.”

Plato yang acap kali sedih terhadap sifat manusia mengatakan:
“Pikiran sekilas yang suci murni perlahan kehilangan warnanya, dan diselimuti oleh gelora nafsu iblis, maka orang-orang Atlantis yang layak menikmati keberuntungan besar itu mulai melakukan perbuatan tak senonoh, orang yang arif dapat melihat akhlak bangsa Atlantis yang makin hari makin merosot, kebajikan mereka yang alamiah perlahan-lahan hilang, tapi orang-orang awam yang buta itu malah dirasuki nafsu, tak dapat membedakan benar atau salah, masih tetap gembira, dikiranya semua atas karunia Tuhan.”

Hancurnya peradaban disebabkan oleh segelintir manusia, banyak yang tahu sebabnya, akan tetapi sebagian besar orang mengabaikannya, maka timbul kelongsoran besar, dalam akhlak dan tidak dapat tertolong. Maka, sejumlah kecil orang berbuat kesalahan tidak begitu menakutkan, yang menakutkan adalah ketika sebagian besar orang “mengabaikan kesalahan”, hingga “membiarkan perubahan” selanjutnya diam-diam “menyetujui kejahatan”, tidak dapat membedakan benar dan salah, kabar terhadap kesalahan mengakibatkan kesenjangan sifat manusia, moral masyarakat merosot dahsyat, mendorong peradaban ke jalan buntu.

Kita sebagai orang modern, dapatlah menjadikan sejarah sebagai cermin pelajaran, merenungi kembali ilmu yang kita kembangkan, yang mengenal kehidupan hanya berdasarkan pengenalan yang objektif terhadap dunia materi yang nyata, dan mengabaikan hakikat kehidupan dalam jiwa. Makna kehidupan sejati, berangsur menjadi bisnis memenuhi nafsu materiil, seperti ilmuwan Atlantis, segelintir orang tunduk pada keserakahan, tidak mempertahankan kebenaran, demi kekuasaan dan kemuliaan, mengembangkan teknologi yang salah, merusak lingkungan hidup. Apakah kita sedang berbuat kesalahan yang sama?
« Last Edit: February 29, 2008, 01:15:56 pm by oRo_b!tch » Logged

KapCil ---> kamu dijaring karena bicara vulgar
oRo_b!tch
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 418


oRo_b!tch


WWW
« Reply #1 on: February 29, 2008, 11:42:04 am »

JEJAK-JEJAK IBLIS DI DEVON

“Sebuah sensasi membuncah di wilayah Topsham, Lympstone, Exmouth, Teighmouth dan Dawlish di selatan Devon, yang dipicu oleh penemuan sejumlah besar jejak-jejak kaki yang aneh dan misterius. Sejauh ini dipercaya sebagai tanda yang dibuat langsung oleh iblis…”

Begitu kutipan dari surat kabar kuno The Times terbitan 16 Februari 1855, sebuah lead berita yang membahas soal jejak-jejak misterius yang muncul di atas lapisan salju yang menutup wilayah Devon di bagian selatan Inggris.

Kisah ini berawal saat puncak musim dingin melanda wilayah selatan Inggris, awal Februari 1855. Dimulai saat malam 7 Februari sampai dinihari 8 Februari 1855, salju tebal turun dan menutup seluruh daratan di wilayah Devon dengan warna putih yang dingin. Seorang tukang roti di kota kecil Topsham, mengawali harinya dengan sebuah kejutan. Ia menemukan jejak-jejak aneh di dekat tokonya. Jejak-jejak berderet itu tampak masih begitu segar dan sangat jelas.

Ia keluar sebentar dari tokonya, melihat jejak itu memanjang menuju wilayah sekitar. Saat berbalik akan masuk kembali ke tokonya, ia terkejut melihat jejak yang sama menempel di tembok tokonya, menuju atap. Ada lima bekas jejak yang terlihat jelas. Walau heran, tetapi ia tak mau berpikir panjang.

Tetapi kehebohan segera terjadi di pagi itu. Para tetangga yang berkunjung ke toko roti itu ramai bertutur soal jejak misterius yang terlihat di seluruh wilayah.

Bukan hanya di Topsham, jejak-jejak yang sama juga menyebar di lima wilayah dalam Distrik Devon, Inggris. Sebuah jejak berukuran sama, panjang 4 inci, lebar 2,75 inci, dengan jarak antara 8 inci per jejak.

Jejak-jejak itu terlihat di semua tempat dalam varian zig-zag dengan pola gerakan tertentu, mulai dari jalan raya, pekarangan rumah, kebun, tembok pagar, atap, kandang kuda, belukar hingga di hutan. Bahkan jejak itu juga terlihat di lapisan atas Sungai Exe yang membeku di sekitar wilayah Devon.

Hasil penelusuran merujuk pada sebuah rentang jejak yang panjang. Berawal dari wilayah Topshan dan Bicton di utara Devon, melintasi Exmouth, menyeberangi tepian perairan dekat Kastil Powdersham, terus bersambung ke berbagai kebun, permukiman, taman dan berakhir di wilayah Dawles dan Totnes di selatan Devon. Jejak aneh yang misterius itu terlihat sampai jarak ratusan mil.

Agaknya jejak-jejak itu tak terhalang oleh rintangan apa pun. Jika berhadapan dengan tembok, jejak terlihat mendaki sampai ke puncak, jejak itu juga terlihat menembus tumpukan jerami pakan ternak, meniti lubang kecil berdiameter 6 inci di dinding belakang gudang. Bahkan ada juga jejak yang melintasi saluran air bawah tanah dan menerobos pipa air.

Jejak itu tampak cukup dalam dan jelas di atas salju dan lapisan sungai yang membeku. Bekasnya seperti besi panas, sehingga mampu meninggalkan jejak menghitam di dinding rumah yang tidak tertutup salju. Di salah satu gereja di wilayah Woodbury, Devon, jejak itu membekas di pintu gereja. Terlihat seperti bekas tempelan benda panas yang jelas. Bahkan di bekas jejak di wilayah Dawlish yang menghilang ke sebuah rekahan celah di tanah, anjing-anjing meronta dan melolong seperti ketakutan.

Sejumlah besar kelompok masyarakat sejak pagi, berinisiatif meneliti dan mengikuti jejak-jejak aneh itu. Mereka mempersenjatai diri dengan garpu kebun, sekop, bahkan alat pemukul. Takut kalau-kalau binatang buas telah berkeliaran di sekitar wilayah mereka. Mereka mengikuti jejak itu bersama anjing-anjingnya hingga malam, namun anjing terus melolong dan berontak untuk tidak melanjutkan pencarian. Alhasil, kelompok itu tidak menemukan apa-apa kecuali jejak yang tetap terlihat hingga malam. Keanehan demi keanehan membuat mereka mulai dikecam rasa takut dan kepanikan.

Melihat jejak yang terpatri di atas salju, es dan banyak tempat lainnya, mereka berkesimpulan bahwa itu sama sekali bukan jejak binatang. Bentuknya mirip ladam kuda, namun dalam tekstur yang aneh seperti kuku binatang bercabang dua (kuku belah) dan berdiri di atas kedua kaki. Di tengah kekalutan, muncul anggapan bahwa itu adalah jejak-jejak “Old Nick” dalam legenda Inggris, makhluk yang dipercaya sebagai iblis yang menampakkan diri ke bumi. Jejak itu memberi pesan ancaman kutukan iblis! Benarkah?

Wilayah Itu Bernama Devon
Devon adalah sebuah distrik di wilayah baratdaya Inggris, wilayah yang terdiri dari kota-kota kecil di hamparan teritori seluas 6.710 km persegi. Dihuni kurang dari satu juta penduduk, Devon terletak di antara dua perairan, yakni Selat Inggris (English Channel) di selatan dan Selat Bristol (Bristol Channel) di utara.

Devon terkenal dengan berbagai pemandangan alamnya yang indah. Kini menjadi salah satu daerah tujuan wisata utama di Inggris. Mulai dari wisata laut, pantai, perbukitan, lembah, hingga wisata alam pedalaman di Dartmoor National Park. Ada dua sungai utama yang mengalir di wilayah Devon, yakni Sungai Tamar dan Sungai Exe.

Sejak zaman dulu, Devon telah menjadi wilayah yang sangat tenang dan damai. Terkenal dengan alamnya yang indah dan salju yang memukau di musim dingin. Namun juga dikenang sebagai salah satu daerah dengan misteri alam yang luar biasa. Jejak-jejak iblis menjadi satu kisah misteri yang tersisa di Devon.

Telapak Kaki Iblis yang Tak Terjelaskan


Jejak-jejak kaki makhluk misterius di Devon, diklaim banyak orang sebagai jejak telapak kaki iblis. Laporan mengenai penampakan jejak ini muncul dari lima daerah di Distrik Devon, Inggris, mencapai radius ratusan mil dalam satu pagi yang dingin, 8 Februari 1855.

Laporan-laporan dari ratusan saksi mata mengalir ke kantor redaksi suratkabar lokal. Hingga akhirnya artikel mengenai jejak-jejak misterius di Devon dilansir beberapa media sebagai fenomena "The Devil's Footprints". Artikel-artikel ini menarik banyak ilmuwan, paranormal dan tentu saja turis yang penasaran. Benarkah itu merupakan jejak telapak kaki iblis?

Selama seratus lima puluh dua tahun, tak ada jawaban memuaskan mengenai fenomena ini. Banyak orang yang tetap percaya bahwa itu benar-benar jejak telapak kaki iblis hingga hari ini!

Sejumlah penelitian di masa itu dan akhir-akhir ini mungkin terkendala oleh tidak adanya bukti otentik. Walau ratusan orang memberikan deskripsi dan gambaran yang sama atau hampir sama tentang hal tersebut, namun memang tidak ada bukti berupa foto atau sampel yang bisa mendukung sebuah penelitian yang tak terbantahkan.

Begitupun, ada beberapa ahli yang mencoba memberi penjelasan terhadap fenomena misterius di Devon ini. Meramu sejumlah keterangan saksi mata, mereka menghasilkan kesimpulan-kesimpulan yang mencoba menjawab pertanyaan mengenai hal tersebut.

Teori Richard Owen
Sir Richard Owen (1804-1892), seorang ahli biologi, anatomi, paleontolog Inggris, tertarik untuk melakukan penelitian terhadap fenomena jejak telapak kaki iblis di Devon. Setelah fase penelitiannya selesai, ia menyimpulkan bahwa jejak itu tak lain adalah jejak kaki badger (semacam musang). Walau hewan ini cenderung berhibernasi saat musim dingin, namun dengan alasan tertentu, sesekali bisa juga menjelajah di udara dingin untuk mencari makan.

Badger selalu berjalan dengan cara yang unik. Walau ia berkaki empat, tetapi kaki belakangnya selalu menapak persis di bekas jejak kaki depannya. Ini yang menjelaskan mengapa jejak itu terlihat seperti bekas jejak makhluk berkaki dua.

Kelemahan fatal yang dilakukan Owen, bahwa ia tidak pernah melihat langsung jejak kaki di Devon kecuali dari ilustrasi yang dibuat rekannya dari bekas jejak yang telah mencair. Sebab bentuk telapak badger sama sekali tidak mirip dengan jejak segar yang terlihat di Devon.

Begitupun banyak naturalis dan ahli biologi yang senada dengannya bahwa itu adalah jejak makhluk sejenis musang atau jejak hewan pengerat langka, bangsa tikus atau tupai dan sejenisnya.

Teori Lain


Teori lain muncul dari seorang pendeta Henry Fudsen. Berdasarkan telaah terhadap bekas jejaknya, ia yakin itu adalah semacam jejak hewan buas dari kelompok satwa berkuku belah yang tergolong langka dan belum dikenali. Tidak ada landasan ilmiah lain yang menguatkan teorinya, kecuali upaya menentang soal fenomena iblis yang menampakkan diri di bumi.

Ahli dan peneliti lain juga hanya mengajukan kesimpulan dangkal seperti dugaan jenis kanguru yang lepas dari kebun binatang keliling yang saat itu berada di dekat Devon. Ada juga yang menganggap itu adalah jejak rubah, keledai yang ladamnya rusak, tikus, kelinci, burung dan banyak satwa lainnya. Namun tak ada yang benar-benar punya landasan metodologi penelitian ilmiah yang terpercaya atau melihat langsung jejak-jejak kaki di Devon saat masih segar, kecuali hanya menebak saja. Bahkan konyolnya, ada yang menganggap itu akibat tetesan hujan dan proses pembekuan yang cepat, sehingga menimbulkan efek seperti jejak. Tapi bagaimana mungkin bisa dalam lajur pola jejak seperti makhluk yang berjalan dengan kedua kaki sejauh ratusan mil?

Maka penduduk yang melihat langsung jejak-jejak kaki di Devon tetap berkeyakinan bahwa itu adalah jejak telapak kaki iblis. Menyiratkan pertanda buruk bahwa iblis berada di sekitar mereka dan menanti saat untuk menyeret manusia dalam "neraka" yang panas. Kisah ini kemudian diturunkan dari mulut ke mulut di saat musim dingin tiba dan menjadi legenda kekal di Devon, menunggu para ahli mengungkap kebenarannya sampai jejak baru muncul.

Jejak Lain di Luar Devon

Merebaknya isu jejak-jejak iblis di Devon sangat menggemparkan daratan Inggris. Kisah ini pun menyebar ke seluruh Benua Eropa. Diceritakan dari mulut ke mulut hingga menjadi sebuah legenda hingga saat ini.

Ternyata kisah mengenai jejak-jejak iblis bukan hanya muncul dari Devon. Lima belas tahun sebelumnya, di awal tahun 1840, fenomena sejenis pernah muncul di wilayah Scotlandia, tepatnya di gugus pegunungan pertemuan wilayah Glenorchy, Glenlyon dan Glenochay.

Jejak itu muncul di saat iklim dan cuaca sama dengan yang terjadi di Devon, yaitu ketika salju sedang tebal dan dingin begitu menusuk. Seketika penduduk wilayah perbukitan itu digemparkan dengan adanya jejak-jejak kaki dengan kuku berbelah dua mirip bentuk ladam kuda. Temuan ini bukan dilaporkan satu orang, namun oleh ratusan orang di wilayah yang terhampar sejauh 12 mil. Jejak-jejak ini pun sangat mirip dengan yang terlihat di Devon lima belas tahun kemudian.

Penampakan jejak sejenis juga dilaporkan dari wilayah Piaskowa-góra (Bukit Pasir) di lereng perbatasan Galicia, Rusia–Polandia, sebuah bukit di deretan gugus Pegunungan Carpathian, Eropa tengah. Setiap kali salju menebal dan musim dingin berada pada tahap puncaknya, jejak-jejak kaki makhluk misterius itu senantiasa terlihat.

Bahkan saat salju berlalu, jejak itu sesekali muncul di atas pasir wilayah perbukitan yang sepi itu. Laporan detail mengenai jejak ini muncul pada Maret 1855. Penduduk sekitar juga meyakini bahwa ini adalah jejak-jejak kaki iblis. Mungkin sesekali iblis keluar dari “teritorinya” yang panas dan muncul ke daerah salju untuk mencari udara dingin. Begitulah spekulasi warga. Anggapan bahwa itu adalah jejak-jejak iblis memang belum terbantahkan, bahkan oleh sejumlah ilmuwan. Mungkin karena tidak adanya bukti foto atau sampel dari wilayah kejadian, kecuali laporan para saksi mata yang jumlahnya ratusan, bahkan ribuan. Karena itu, hingga kini ia menjadi satu fenomena misterius yang belum terjawab.



The Amityville Horror

'The Amityville Horror - A True Story’ adalah sebuah buku yang ditulis oleh Jay Anson, yang diterbitkan pada bulan September 1977. Buku ini juga menjadi dasar satu rangkaian film yang dibuat antara 1979 hingga 2005. Cerita tersebut berdasarkan kisah nyata, tetapi telah menyulut perkara dan kontroversi dari kisah yang sebenarnya.


Alur cerita

Pada Desember 1975, George dan Kathleen serta anak-anak mereka pindah ke sebuah rumah di 112 Ocean Avenue, sebuah rumah besar bergaya kolonial Belanda di Amityville, sebuah lingkungan di pinggiran kota di selatan Long Island, New York. Tigabelas bulan sebelum keluarga Lutz pindah, Ronald DeFeo, Jr., pemilik sebelumnya, telah menembak mati enam anggota keluarganya di rumah itu. Setelah 28 hari keluarga Lutz tinggal dirumah itu, mereka mulai merasakan hal-hal aneh dengan rumah tersebut.



Bagian ini berdasarkan buku yang ditulis oleh Jay Anson, 1977, The Amityville Horror - A True Story.

Jay Anson (1921-1980), adalah penulis The Amityville Horror

Rumah bernomor 112 di Ocean Avenue telah kosong selama 13 bulan setelah DeFeo membunuh anggota keluarganya, hingga pada Desember 1975 keluarga Lutz membeli rumah tersebut seharga $80.000. Rumah yang memiliki enam kamar tidur ini dibangun dengan gaya kolonial Belanda, dan memiliki atap yang melengkung. Rumah ini dilengkapi dengan kolam renang dan sebuah rumah tempat penyimpanan kapal. George dan Kathy telah menikah pada bulan Juli 1975 dan mempunyai rumah mereka sendiri, namun ingin memulai kembali dengan memiliki rumah baru. Kathy mempunyai tiga anak dari pernikahan sebelumnya, Daniel (9), Christopher (7), dan Melissa alias Missy (5). Mereka juga memiliki seekor anjing Labrador yang diberi nama Harry. Selama pengecekkan mereka saat akan membeli rumah tersebut, oleh agen mereka telah diberitahukan mengenai pembunuhan yang dilakukan oleh DeFeo, namun mereka menganggap hal itu bukanlah masalah.

Keluarga Lutz pindah kerumah tersebut pada 18 Desember 1975. Sebagian besar mebel dari keluarga DeFeo masih ada, karena semuanya termasuk dalam kesepakatan jual beli. Seorang teman George Lutz telah mempelajari tentang masa lalu sejarah rumah tersebut, dan mendesak agar mereka melakukan pemberkatan. Namun mereka tidak mengerti cara-caranya. George mengenal seorang Pendeta Katolik yang bernama Bapa Ray, dan ia bersedia untuk melakukan pemberkatan. (Dalam buku Anson disebutkan nama Pendeta tersebut adalah Bapa Mancuso. Hal ini dilakukan untuk menjaga privasi Pendeta tersebut, nama aslinya adalah Bapa Ralph J. Pecoraro).

Bapa Mancuso adalah seorang pengacara, imam Katolik, dan seorang psikoterapi yang tinggal di Sacred Heart Rectory. Ia tiba untuk melaksanakan berkat pada sore hari tanggal 18 Desember 1975 disaat George dan Kathy sedang membongkar barang-barang mereka. Ketika ia mengibaskan air suci yang pertama dan mulai untuk berdoa, ia mendengar suara dengan jelas yang mengatakan"Keluar!" - "Get out!". Disaat meninggalkan rumah tersebut, ia tidak menceritakan kejadian itu kepada George maupun Kathy. Pada 24 Desember 1975, Bapa Mancuso menelepon George Lutz dan menasihatkan agar dia tidak menggunakan ruang dimana ia telah mendengar suara yang aneh tersebut. Ruang ini adalah ruangan yang direncanakan Kathy digunakan sebagai ruang jahit, dan tadinya adalah kamar tidur Marc dan Yohanes Matthew DeFeo. Percakapan telepon terputus secara tiba-tiba, dan kunjungan berikutnya ke rumah tersebut mengakibatkan Bapa Mancuso menderita demam tinggi dan pada lengannya dijumpai tanda yang mirip dengan tanda stigmata.

Pada mulanya, George dan Kathy Lutz tidak merasakan hal yang aneh dengan rumah mereka. Namun kemudian, mereka merasa bahwa “masing-masing dari mereka tinggal di suatu rumah yang berbeda”.

Sebagian dari pengalaman keluarga Lutz diuraikan sebagai berikut:

* George selalu terbangun sekitar pukul 03:15 setiap paginya, dan kemudian keluar ke rumah tempat penyimpanan kapal. Waktu tersebut diperkirakan adalah waktu dimana DeFeo membunuh anggota keluarganya.
* Rumah mereka selalu diganggu oleh segerombolan lalat di setiap musim dingin.
* Kathy mendapat mimpi buruk tentang pembunuhan dan saat dimana ia melakukan persetujuan pembelian rumah tersebut. Anak-anak mereka juga mulai tertidur dengan terlungkup, posisi yang sama saat mayat DeFeo ditemukan.
* Kathy merasakan seolah-olah "sedang dipeluk" dengan penuh kasih oleh suatu kekuatan yang tidak terlihat.
* Kathy menemukan sebuah ruang kecil yang tersembunyi (sekitar empat kaki) di belakang basement. Dindingnya bercat merah dan ruangan itu tidak tampak didalam denah rumah. Ruangan itu kemudian dikenal dengan nama "The Red Room". Ruangan ini memiliki pengaruh terhadap anjing mereka Harry, yang selalu menolak untuk mendekat dan selalu berjongkok seolah-olah merasakan sesuatu yang negatif.
* Ada udara dingin, bau parfum dan kotoran didalam rumah, dimana tidak terdapat saluran udara atau jalur bagi sumber tersebut.
* Putri mereka yang berumur lima tahun, Missy, mengisahkan teman imajinasinya yang bernama "Jodie" yang memiliki mata yang sangat merah.
* George selalu dibangunkan oleh bunyi bantingan pintu depan. Ia akan segera ke lantai bawah dan menemukan anjing mereka tertidur dengan suara keras didepan pintu. Tidak ada orang lain yang mendengar suara itu kecuali dia.
* George mendengar apa yang diuraikan sebagai "Marching band Jerman" atau suara seperti radio yang tidak di setel dengan frekuensi yang tepat. Namun ketika ia ke menuju lantai bawah, suara gaduh akan berhenti.
* George disadari bahwa ia memiliki kemiripan kuat dengan Ronald DeFeo, Jr., dan mulai bermabukan di The Witches' Brew, bar dimana DeFeo adalah salah seorang pelanggannya.
* Ketika mengecek tempat penyimpanan kapal pada suatu malam, George melihat sepasang mata merah yang sedang memperhatikan dia dari jendela kamar tidur Missy. Ketika ia pergi keatas untuk melihatnya, ia tidak menemukan apa-apa. Kemudian disimpulkan bahwa itu adalah "Jodie".
* Ketika ditempat tidur, Kathy mendapatkan bekas merah didadanya disebabkan oleh suatu kekuatan tak terlihat, dan ia diangkat sekitar dua kaki dari tempat tidurnya.
* Kunci, jendela, dan pintu rumah dirusakkan oleh suatu kekuatan yang tak terlihat.
* Terdapat belahan kuku binatang yang besar di salju yang kemudian dihubungkan dengan seekor babi besar pada 1 Januari 1976.
* Dari dinding aula dan lubang kunci dari pintu kamar bermain yang ada di loteng keluar lumpur yang berwarna hijau.
* Sebuah salib 12 inchi yang digantung Kathy di kamar kecil ditemukan terpasang terbalik dan menyemburkan bau.
* George tersandung oleh sebuah keramik singa Tiongkok yang memiliki tinggi sekitar empat kaki, yang kemudian meninggalkan bekas gigitan pada salah satu mata kakinya.
* George melihat Kathy berubah menjadi seorang wanita tua yang berumur sekitar 90-an, "dengan rambut acak-acakan, muka dengan kerutan dan berbentuk buruk, dan air liur yang menetes dari mulutnya yang ompong".

George dan Kathy Lutz dikelilingi dengan berbagai media yang mengulas kasus mereka

Setelah memutuskan bahwa ada yang tidak beres dengan rumah mereka, yang tidak dapat dijelaskan secara rasional, George dan Kathy Lutz melaksanakan suatu pemberkatan dengan cara mereka sendiri pada 8 Januari 1976. George memegang sebuah salib yang terbuat dari perak selagi kedua-duanya membacakan Doa Para Raja, dan dari ruang tamu mereka, menurut dugaan banyak oang terdengar suara paduan suara yang meminta agar mereka berhenti: "Will you stop!".

Di pertengahan Januari 1976, dan setelah usaha pemberkatan yang dilakukan oleh George dan Kathy, mereka mengalami kejadian yang kemudian menjadi malam terakhir mereka berada di rumah itu. Keluarga Lutz menilai bahwa segala kejadian yang terjadi sebagai sesuatu yang sangat menakutkan, "too frightening".

Setelah berkonsultasi dengan Bapa Mancuso, mereka memutuskan untuk mengambil beberapa barang kepunyaan mereka dan memutuskan untuk tinggal di rumah ibu Kathy di dekat Deer Park, New York. Pada 14 Januari 1976, George dan Kathy Lutz bersama ketiga anaknya dan anjing mereka Harry, meninggalkan rumah dan meninggalkan banyak barang dibelakang rumah tersebut. Hari berikutnya, seorang tukang ditugaskan untuk memindahkan barang-barang untuk dikirim ke keluarga Lutz. Ia melaporkan ada fenomena yang tidak normal didalam rumah itu.

Buku ini ditulis setelah Tam Mossman, seorang editor di penerbit Prentice Hall yang mengenalkan George dan Kathy Lutz kepada Jay Anson. Mereka tidak bekerja secara langsung dengan Anson, namun disampaikan melalui rekaman tape yang berdurasi sekitar 45 jam, yang kemudian menjadi dasar bagi penulisan buku ini. Diperkirakan penjualan buku ini mencapai sepuluh juta kopi dari beberapa edisi. Anson dikatakan mengambil dasar judul bukunya "The Amityville Horror" dari "The Dunwich Horror" karangan H.P. Lovecraft yang diterbitkan pada tahun 1929.

Cerita "The Amityville Horror" dilanjutkan dengan seri buku yang dibuat oleh John G. Jones. Seri-seri tersebut adalah The Amityville Horror Part II (1982), Amityville - The Final Chapter (1985), Amityville - The Evil Escapes (1988) dan Amityville - The Horror Returns (1989).

Pada 1991, "Amityville - The Nightmare Continues" yang ditulis oleh Robin Karl diterbitkan.
« Last Edit: February 29, 2008, 01:18:46 pm by oRo_b!tch » Logged

KapCil ---> kamu dijaring karena bicara vulgar
oRo_b!tch
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 418


oRo_b!tch


WWW
« Reply #2 on: February 29, 2008, 11:44:34 am »

Kapal Hantu "THE FLYING DUTCHMAN"


Kapal Hantu Yang Meneror Tujuh Samudra


Sebelum namanya terkenal lewat trilogi layar lebar Pirates of the Carribean, The Flying Dutchman lebih dulu populer sebagai hantu bajak laut yang ditakuti warga lautan dalam kartun Spongebob Squarepants. Dan berbeda dengan anggapan kebanyakan orang, nama tersebut merupakan nama sebuah kapal bukan nama orang. Sebetulnya dari mana asalnya legenda Flying Dutchman? Mengapa kapal hantu ini (menurut legenda) terus mengarungi lautan tanpa kenal lelah? Dan apakah betul kapten dari Flying Dutchman menjadi biang keladi yang membuat seluruh penghuni kapal itu gentayangan?

Sejarah Mitos dan Legenda



Catatan sejarah ternyata memuat banyak versi cerita dari Flying Dutchman. Salah satu yang tertua adalah kisah mengenai para pelaut belanda yang sangat ambisius dalam menaklukan lautan. Pada abad 1500-1600, jauh sebelum inggris memiliki armada laut yang kuat, Belanda dikenal sebagai penakluk lautan. Disebutkan bahwa kapten Van Straaten adalah kapten yang teladan dan giat dalam mengarungi laut serta samudra, dan bersedia untuk mempertaruhkan segalanya demi menjadi kapten terkuat . Namun karena keserakahan dan keangkuhannya maka Van straaten dihukum oleh alam untuk hidup selamanya di atas kapal tanpa bisa berlabuh ke dermaga!! Kabarnya kapal miliknya yang dinamai The Flying Dutchman sering berkeliaran di daerah Cape of Good Hope dibagian selatan Afrika. Dalam mitos setempat, kapal hantu Van Straaten dapat menularkan kutukan. Alhasil, para nelayan maupun pelaut dianjurkan untuk mengubah haluan jika mereka berpapasan dengan kapal milik Van Straaten.

Lebih lanjut lagi, pada tahun 1821 ditemukan catatan tertulis pertama mengenai kisah Flying Dutchman. Dalam salah satu edisi Blackwood's Magazine yang terbit pada bulan mei di tahun tersebut, diceritakan bahwa sebuah armada laut Belanda dikutuk karena telah menantang alam . Hendrik Van Der Decken merupakan kapten dari armada itu. Cikal bakal terjadinya tragedi kutukan ini adalah ambisi Van Der Decken untuk menyelesaikan misi menemukan Cape of Good Hope. Namun sedikit berbeda dengan mitos tua Flying Dutchman, Blackwood's Magazine menjabarkan lebih banyak detail mengenai perjalanan sang kapten. 7 tahun setelah misi diberikan, Van Der Decken belum juga menemukan Cape of Good Hope. Walaupun para awak kapal sudah merasa putus asa, Namun karena sang kapten mempunyai sifat yang sangat tegas maka tidak ada seorangpun yang berani menentang keinginannya. Sampai suatu malam Van Der Decken berhasil menemukan letak Cape of Good Hope dengan bantuan teleskop. Namun untuk mencapainya maka ia harus melewati badai yang menghadang di depannya. Karena merasa kesal akhirnya Van Der Decken mengumpat pada angin kencang yang menghadangnya.

Tidak lama setelah itu sebuah kapal kecil berpapasan dengan kapal Van Der Decken, dan nelayan di kapal kecil tersebut memperingati sang kapten untuk tidak meneruskan perjalanan malam itu. Bukannya mematuhi atau setidaknya menghormati saran si nelayan, Van Der Decken malah kembali mengumpat bahwa ia lebih memilih dikutuk untuk berlayar selamanya sampai hari kiamat tiba dari pada harus kalah dari alam. Seketika itu pula, betapapun sekerasnya usaha Van Der Decken namun ia beserta awak kapalnya tidak pernah dapat menemukan dermaga untuk berlabuh. Beberapa kisah menyebutkan bahwa Van Der Decken sebenarnya tidak dikutuk dan bahkan ia hampir berhasil berlabuh. Tetapi sayangnya semua awak kapalnya terkena wabah pes sehingga mereka tidak dapat diperbolehkan untuk berlabuh karena takut akan menularkan penyakit itu pada penduduk kota. Karena tidak mendapatkan pertolongan, seluruh awak kapalnya beserta sang kapten akhirnya meninggal dalam pelayaran di tengah lautan. Rasa sakit hati membuat mereka menjadi arwah penasaran yang terus mengarungi lautan dengan kapal hantunya. Versi lai mencatat bahwa terjadi pembunuhan sadis dikapal Van Der Decken yang memakan korban seluruh penghuninya!!

Beberapa catatan sejarah jadul lainnya mengatakan bahwa seorang kapten belanda bernama Bernard Fokke disinyalir menjadi kapten Flying Dutchman lainnya. Fokke juga digambarkan sebagai kapten yang sangat piawai dalam mengarungi lautan. Dikisahkan bahwa Fokke dapat berlayar dari Holland sampai ke pulau Jawa hanya dalam waktu yang sangat singkat. Hal ini sangat mengherankan banyak pihak karena pada masa itu, kapal tercepat saja butuh waktu cukup lama untuk mencapai Jawa. Kepiwaiannya tersebut kemudian dicurigai oleh banyak orang bahwa Fokke sebetulnya bekerja sama dengan para iblis sehingga kapalnya dapat berlayar cepat.

Penampakan The Flying Dutchman



Apapun Versi ceritanya, The Flying Dutchman tetap dikenal sebagai kapal hantu yang sangat menyeramkan. Kisah mengenai Flying Dutchman juga dilengkapi dengan beberapa catatan penampakan. Salah satu yang paling terkenal adalah catatan dari Prince George of Wales yang kemudian dikenal sebagai King George V of United Kingdom. Catatan yang dibuat pada kisaran abad 1900-2000 tersebut mengatakan bahwa Prince George yang tengah berlayar dengan adiknya, Prince Albert Victor of Wales, melihat sebuah kapal aneh didekat perairan Australia. Dari atas Bacchante, kapal yang dinaiki George, 13 orang juga mengaku melihat sebuah kapal yang diselimuti kabut aneh pada saat subuh. Tidak hanya suram, kapal yang disinyalir sebagai The Flying Dutchman tersebut diliputi kilauan aura berwarna merah darah!! Namun karena tebalnya kabut yang terjadi, seluruh awak kapal aneh tersebut tidak terlihat jelas. Karena penasaran maka Prince George memerintahkan beberapa awak kapalnya untuk mendekati kapal tadi dengan memakai sekoci, namun mereka tidak berhasil menemukan siapapun. Dan dalam sekejap kapal aneh itu hilang ditelan kabut, padahal harusnya kapal sebesar itu masih dapat dilihat teleskop dalam jarak 200 yard!!

Mitos Cinta Sang Kapten

Lalu bagaimana dengan kisah Davy Jones, kapten Flying Dutchman dalam Pirates of Carribean yang ternyata memiliki tragedi cinta dengan dewi laut bernama Calypso? Apakah kisah tersebut hanya karangan sang pencipta film belaka? Tidak sepenuhnya betul, tapi juga tidak seluruhnya salah. Seiring dengan berjalannya waktu, banyak pengarang-pengarang dunia yang mengadaptasi legenda Flying Dutchman. Oleh karena itu versi dalam kapal hantu tersebut semakin beragam. Pada tahun 1980-an, seorang pengarang sekaligus aktivis lakon drama bernama Fitzball ikut mengadaptasi kisah Flying Dutchman. Untuk membuat kisah drama buatannya semakin dramatis maka disisipkan cerita bahwa sang kapten kapal menaruh cinta untuk seorang wanita yang pernah menolongnya. Tetapi akibat kutukan untuk berlayar selamanya, sang kapten akhirnya hanya memiliki kesempatan untuk menemui sang kekasih setiap 7 tahun sekali.

Menurut cerita dongeng, The Flying Dutchman adalah kapal hantu yang tidak akan pernah bisa berlabuh, tetapi harus mengarungi "tujuh lautan" selamanya. Flying Dutchman selalu terlihat dari jauh, kadang-kadang disinari dengan cahaya hantu.


Asal Usul:

Banyak versi dari cerita ini. Menurut beberapa, cerita ini berasal dari Belanda, sementara itu yang lain meng-claim bahwa itu berasal dari sandiwara Inggris The Flying Dutchman (1826) oleh Edward Fitzball dan novel "The Phantom Ship" (1837) oleh Frederick Marryat, kemudian di adaptasi ke cerita Belanda "Het Vliegend Schip" (The Flying Ship) oleh pastor Belanda A.H.C. Römer. Versi lainnya termasuk opera oleh Richard Wagner (1841) dan "The Flying Dutchman on Tappan Sea" oleh Washington Irving (1855).

Berdasarkan dari beberapa sumber, Kapten Belanda pada abad ke 17 Bernard Fokke adalah contoh dari kapten kapal hantu tersebut. Fokke mendapatkan kemasyhuran atas perjalan dari Belanda ke Jawa dengan kecepatan yang luar biasa dan dicurigai mempunyai ikatan dengan Iblis untuk meningkatkan kecepatannya. Berdasarkan dari beberapa sumber, kapten tersebut dipanggil dengan Falkenburg didalam cerita versi Belanda. Dia dipanggil dengan "Van der Decken" (artinya off the deck|Diatas Geladak) dalam versi Marryat's dan "Ramhout van Dam" dalam versi Irving's. Sumber tidak setuju bahwa "Flying Dutchman" adalah nama dari kapal atau nama panggilan untuk sang kapten.
Menurut banyak versi, sang kapten berjanji bahwa dia tidak akan mundur pada saat badai, tapi akan melanjutkan usahanya untuk mencari Cape of Good Hope walaupun sampai hari kiamat. Menurut beberapa versi, kejahatan yang mengerikan telah terjadi, atau awak kapalnya telah tertular oleh wabah penyakit pes dan tidak diijinkan untuk berlabuh di seluruh pelabuhan. Sejak itu, kapal dan awaknya dihukum untuk selalu berlayar, tidak pernah kedarat. Menurut beberapa versi, ini terjadi pada tahun 1641, yang lain menebak tahun 1680 atau 1729.

Banyak catatan persamaan dari Flying Dutchman dengan kisah umat Kristen The Wandering Jew.
Terneuzen (Belanda) disebut sebagai rumah sang legenda Flying Dutchman, Van der Decken, seorang kapten yang mengutuk Tuhan dan telah dihukum untuk mengarungi lautan selamanya, telah diceritakan dalam novel karya Frederick Marryat - The Phantom Ship dan Richard Wagner opera.

Beberapa saksi penampakan The Flying Dutchman :

1823 Kapten Oweb dari kapal HMS Leven; dua kali melihat kapal kosong yang terombang ambing di tengah samudera, salah satunya mungkin the Flying Dutchman.

1835 Sebuah kapal Inggris sempat melihat The Flying Dutchman yang melaju kencang ke arahnya tapi setelah dekat menghilang begitu saja.

1879 Beberapa awak kapal SS Petrogia sempat melihat kapal hantu tersebut.

1881 3 awak kapal HMS Baccante yang di dalamnya terdapat King George V melihatnya. Keesokan harinya seornag awak yang sempat melihat tiba2 mati secara mendadak.

1939 Terlihat di Mulkenzenberg, membuat orang2 yang melihatnya bingung karena tiba2 saja kapal tua itu menghilang begitu saja.

1941 Terdapat laporan dari Pantai Glenclaim tentang sebuah kapal tua yang menabrak karang. Setelah diselidiki tak ada sedikitpun bangkai kapal di sekitarnya.

1942 Terlihat oleh kapal MHS Jubille di dekat Cape Town, Afrika selatan
« Last Edit: February 29, 2008, 01:21:35 pm by oRo_b!tch » Logged

KapCil ---> kamu dijaring karena bicara vulgar
oRo_b!tch
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 418


oRo_b!tch


WWW
« Reply #3 on: February 29, 2008, 11:46:28 am »

Makhluk Berbulu yang Dijuluki Bigfoot


Foto tahun 1977 yang diambil Ivan Marx memperlihatkan bigfoot di California utara

Makhluk itu tidak pernah ditemukan secara meyakinkan. Yang ada hanyalah cerita dan foto-foto kabur yang masih dipertanyakan keasliannya. Tapi mengapa mitos dan legenda mengenai makhluk serupa kera besar itu hadir mendalam di berbagai kebudayaan?

Makhluk besar berbulu yang berjalan seperti manusia itu disebut-sebut bersembunyi di hutan-hutan atau wilayah yang sulit kita jangkau. Di Amerika utara mereka disebut Bigfoot atau Sasquatch. Di Asia, terutama kawasan Himalaya, mereka dikenal dengan Yeti atau manusia salju yang mengerikan. Di Amerika Selatan, kawasan Amazon, ada sebutan Mapinguari, sedang di Australia julukannya adalah Yowie.

Benarkah makhluk-makhluk itu ada di alam nyata? Seorang Sherpa tua di Himalaya pernah berkata, "Yeti itu ada di balik pikiran semua manusia, hanya mereka yang diberkatilah yang tidak dihantui makhluk itu."

Ada atau tidak, yang jelas banyak kebudayaan memiliki cerita tentang manusia berbulu. Penampakan mereka di Amerika Utara dan Asia sudah dibicarakan sejak awal tahun 1800-an. Walau sudah banyak cerita, foto, dan jejak kaki mereka, namun sejauh ini belum pernah ada bukti ilmiah bahwa mereka ada. Tidak pernah ditemukan kotorannya, tulang belulangnya, serta tubuhnya, hidup atau mati.

Laporan mengenai bigfoot yang pertama didokumentasikan adalah jejak yang ditemukan seorang pedagang Kanada tahun 1811. Nama bigfoot (kaki besar) kemudian dikenal luas setelah adanya laporan media mengenai jejak kaki besar yang ditemukan di Bluff Creek, California, tahun 1959. Sedangkan foto bigfoot paling terkenal diambil tahun 1967 walau masih diperdebatkan keasliannya.

Baru-baru ini, para pencari bigfoot seolah mendapat harapan baru ketika rambut bigfoot ditemukan penduduk Teslin di Yukon. Mereka mengklaim menemukan rambut tersebut di sekitar jejak-jejak besar yang ditinggalkan makhluk setinggi 3 meter, serupa manusia, yang terlihat di halaman rumah mereka awal bulan ini.

Para ahli genetik dari University of Alberta kemudian menguji DNA rambut itu untuk mencari tahu siapa pemiliknya. Para peneliti sesungguhnya menduga rambut itu berasal dari beruang atau bison yang umum dijumpai di Yukon. Namun bila yang ditemukan itu ternyata sesuatu yang baru, kita mungkin semakin dekat pada pengungkapan misteri bigfoot. Adapun hasil penelitian tersebut sudah diumumkan minggu lalu.

Namun itu nanti dulu. Apapun hasil penelitian Universitas Alberta, mitos mengenai bigfoot sepertinya tidak butuh fakta ilmiah untuk selalu menarik perhatian orang.

Mitos atau benar ada?

Bigfoot adalah sesuatu yang nyata bagi mereka yang mengaku pernah melihatnya. Tapi opini ini terbagi dua. Sebagian orang meyakini bigfoot sebagai makhluk berdarah daging, sementara lainnya - termasuk suku-suku asli di Amerika - mempercayainya sebagai makhluk halus yang menampakkan diri kepada manusia di saat terjadi kesusahan.

Ralph Gray Wolf, seorang anggota suku Indian Athapaska dari Alaska, mengatakan, sasquatch menampakkan diri untuk membantu kelompok yang sedang menghadapi masalah. Mereka membawa pesan perlunya suatu perubahan.

Hal yang sama juga ditemukan di Inggris, berkait dengan legenda yang sudah terdengar sejak berabad-abad. Dua tahun lalu beberapa peneliti mengadakan ekspedisi ke Danau Bolam, dekat Newcastle. Mereka menelusuri penampakan makhluk tinggi besar dan gelap yang didengung-dengungkan sejak 18 bulan sebelumnya. Pada suatu hari di tepian danau yang rimbun, enam orang dari kelompok itu akhirnya melihat apa yang mereka sebut sebagai Beast of Bolam.

"Apa yang mereka lihat bukanlah bigfoot atau sasquatch. Ia adalah sosok kabur di pepohonan, dan lebih mirip hantu daripada makhluk berdaging. Lagipula, andai makhluk itu berdaging, Inggris bukanlah tempat yang cocok bagi mereka," kata Richard Freeman, dari Centre for Fortean Zoology, yang salah satu temannya menjadi saksi penampakan tersebut.

Hal itu membuatnya yakin, legenda-legenda mengenai bigfoot - juga Manusia Besar Kelabu dari Ben MacDhui di Skotlandia dan Raja Kelabu di Wales - sesungguhnya adalah makhluk paranormal. "Mereka bukan hantu atau jiwa makhluk yang sudah mati. Saya kira mereka lebih kompleks dari itu."

Dalam perjalanannya sebagai pemburu monster profesional, Freeman telah berkelana di seluruh dunia mengumpulkan cerita dan petunjuk mengenai makhluk-makhluk misterius. Ia menemukan di banyak kebudayaan, ada type makhluk yang selalu muncul. Ia menyebutnya sebagai model umum monster internasional, yang di antaranya adalah naga beserta reptil raksasa lain, makhluk kera besar seperti sasquatch dan yeti, orang-orang kerdil seperti orang pendek dan kurcaci, burung raksasa, serta anjing dan kucing jadi-jadian.

"Mungkin monster-monster ini serupa dengan makhluk-makhluk yang ditemui leluhur kita. Persepsi leluhur mengenai makhluk itulah yang tersisa dalam pikiran kita. Nah, dalam kondisi tertentu, makhluk itu seolah muncul di hadapan kita."

"Makhluk dalam pikiran itulah yang sebenarnya sering muncul. Bila kita mempercayai keberadaan sesuatu, maka apa yang kita lihat seringkali mewujud sebagai apa yang kita yakini," kata Freeman.

Sebagai contoh, dalam percobaan di Loch Ness, para peneliti mengapungkan sebatang kayu di danau yang dikenal dihuni monster itu. Kayu diletakkan sore hari ketika sekelompok wisatawan berkunjung. Hasilnya, sebagian besar pengunjung yakin telah melihat Nessie, sang penghuni danau!

Orang-orang itu sepertinya sudah memiliki keyakinan tentang keberadaan monster, sehingga mudah bagi mereka mengatakan, "Saya melihat Nessie, atau bigfoot, atau Yeti," ketika mereka melihat sesuatu.

Nah, mengenai penampakan sasquatch terakhir di Yukon, hasil penelitian laboratorium menunjukkan bahwa bulu yang ditinggalkan sang monster ternyata adalah bulu bison. Tapi seperti kejadian-kejadian sebelumnya, cerita dan penampakan bigfoot diperkirakan bakal terus muncul. Pencarian akan terus berlangsung. Dan kebenaran mengenai keberadaannya akan tetap tersimpan di mata mereka yang pernah melihatnya.



Misteri ledakan di Tunguska 1908

Tunguska 30 Juni 1908: PECAHAN KOMET MENABRAK BUMI






Hampir seratus tahun lalu, 30 Juni 1908 terjadi ledakan besar di sekitar sungai Tunguska, Siberia Tengah, Rusia. Pukul 07:17 pagi sebuah bola api raksasa meluncur dari langit sangat cepat. Belum sempat mencapai bumi, pada ketinggian sekitar 8 km terjadilah ledakan dahsyat. Pepohonan di bawah titik ledakan terbakar dan sekitar 2000 km persegi hutan diratakan oleh hempasan gelombang kejut. Selama dua hari setelah itu debu-debu halus masih tersisa di angkasa yang menyebabkan langit malam tampak terang. Dikabarkan pada malam sesudah ledakan orang-orang di London masih bisa membaca koran di luar rumah karena terangnya langit akibat hamburan cahaya di atmosfer atas.

Ledakan itu diakibatkan oleh pecahan komet yang menabrak Bumi. Peristiwa itu terjadi 88 tahun lalu. Tetapi itu memberikan pelajaran betapa hebatnya dampak yang diakibatkan oleh komet bila menabrak Bumi. Mungkin situasi serupa atau yang lebih hebat akan terjadi di Bumi bila komet Swift-Tuttle benar akan menabrak Bumi 14 Agustus 2126.

Pagi pukul tujuh lebih terdengar suara desingan keras. Terlihat di langit sebuah bola api meluncur cepat. Nampaknya jauh lebih besar dari matahari tetapi lebih redup. Jejak di belakangnya tampak seperti debu berwarna biru. Segera setelah bola api lenyap terdengar ledakan keras, sangat keras. Bumi terasa bergetar.

Saksi mata pada jarak 80 km dari pusat ledakan merasakan embusan angin panas dan terlempar dari kursinya. Saksi mata lainnya menyatakan orang-orang ketakutan berkumpul di jalanan tidak mengerti apa yang terjadi. Sebagian ada yang pingsan. Kuda-kuda berlarian tak tentu arah.

Hutan di sekitar pusat ledakan terbakar. Embusan anginnya sangat kuat seperti topan hebat yang menyebabkan pepohonan pada radius sekitar 25 km tumbang. Suara ledakannya terdengar dari jarak 800 km (kira-kira jarak lurus Serang - Surabaya). Umat manusia masih beruntung karena pusat ledakan berada di daerah tak berpenduduk.



Pecahan Komet

Peristiwa itu tidak segera diselidiki oleh pihak Rusia. Baru setelah sepuluh tahun kemudian ada tim ekspedisi yang mengumpulkan berbagai bukti di lokasi itu dan kesaksian para saksi mata di berbagai daerah sekitarnya.

Ada yang menduga ledakan itu disebabkan oleh pertemuan antimateri dan materi yang berakibat keduanya lenyap tetapi memancarkan sinar gamma. Tetapi tidak adanya bukti radioaktivitas di lokasi ledakan menggugurkan dugaan tersebut.

Dugaan lain menyatakan bahwa mungkin itu disebabkan blackhole mini yang menembus bumi di wilayah Tunguska dari arah tenggara dan keluar lagi di lautan Atlantik utara. Blackhole ("lubang hitam") adalah benda alam semesta yang paling padat yang berasal dari sisa ledakan bintang (disebut supernova). Inti bintang yang tersisa akan memadat dan terus memadat karena tidak ada energi di inti bintang yang mampu menahan keruntuhan akibat gravitasinya sendiri. Karena luar biasa padatnya sehingga gravitasinya sangat besar. Cahaya pun ditariknya yang menyebabkannya benda itu tidak tampak sama sekali sehingga disebut "lubang hitam". Namun jika benar ledakan di Tunguska itu disebabkan oleh blackhole mini, mestinya ada gelombang kejut yang hampir mirip terjadi di lautan Atlantik utara ketika blackhole itu keluar lagi dari bumi. Tanda-tanda gelombang kejut seperti itu tidak terdeteksi sehingga dugaan itu pun tertolak.

Ada dugaan yang lebih bersifat spekulatif, bahwa mungkin saja ledakan itu berasal dari pesawat luar angkasa dari planet lain yang meledak karena sesuatu sebab. Dugaan ini dilontarkan oleh orang-orang yang mempercayai UFO sebagai piring terbang berpenumpang makhluk cerdas dari luar angkasa. Namun tidak adanya bukti reruntuhan benda semacam pesawat atau sejenisnya mematahkan dugaan spekulatif tersebut.

Bukti-bukti yang ada menyatakan bahwa terjadi ledakan hebat, gelombang kejutnya mampu merobahkan pepohonan pada areal yang luas, hutang di daerah pusat ledakan terbakar, tetapi tidak ada kawah yang terjadi di pusat ledakan itu. Bukti-bukti terbaru menunjukkan ditemukannya butiran-butiran intan halus tersebar di sekitar pusat ledakan. Bukti-bukti itu menunjukkan bahwa penyebab ledakan yang sangat mungkin adalah pecahan komet yang menabrak Bumi.

Komet sebagian besar terdiri dari es (campuran air, metana, dan amoniak) dan sedikit butiran batuan halus. Karena itu komet sering disebut sebagai tersusun dari es berdebu. Butiran batuan itu mungkin juga mengadung intan seperti yang dijumpai pada meteorit. Ketika komet menembus atmosfer Bumi, gesekan dengan udara menimbulkan panas dan terlihat seperti bola api raksasa. Es akan menguap. Uap dan debu membentuk ekor pada bola api itu. Pengereman oleh atmosfer bumi dan pelepasan energi oleh komet menyebabkan timbulnya ledakan hebat di atmosfer. Sisa-sisa butiran intan pada inti komet tidak terbakar dan jatuh ke bumi. Energi dari bola api itu mampu membakar hutan di bawahnya dan gelombang kejut ledakkannya mampu menumbangkan pepohonan pada area yang sangat luas.

Ditaksir komet itu berukuran 100 meter dengan berat sejuta ton dan bergerak dengan kecepatan 30 km/detik (108.000 km/jam). Diduga pecahan itu berasal dari komet Encke. Menurut perhitungan orbitnya, Bumi setiap tahun melintasi orbit komet Encke dua kali: sekitar 2 Juli dan sekitar 1 November. Pada saat perjumpaan sekitar 2 Juli, lintasan komet Encke berada di selatan Bumi dan komet datang dari arah Matahari. Itulah yang menyebabkan pecahan komet yang jatuh di Tunguska nampak berasal dari arah tenggara karena pengaruh rotasi Bumi dan tumbukan terjadi bukan pada malam hari.

Komet Encke pertama kali ditemukan oleh Jean Louis Pons di Merseille 26 November 1918. Johann Franz Encke, astronom Jerman menghitung periode orbit komet tersebut dan mendapatkan periodenya 3,3 tahun, periode komet terpendek. Berdasarkan perhitungan tersebut, J. F. Encke memprakirakan dengan tepat kemunculan komet tersebut 1822, 1825, dam seterusnya. Keberhasilan itu yang menjadikan namanya diabadikan sebagai nama komet tersebut. Hasil perhitungan yang lebih teliti dari berbagai penampakan disimpulkan bahwa periode komet semakin singkat sekitar 2,5 jam setiap kali mendekati Matahari.

Walaupun belum ada informasi pasti tentang pecahnya komet ini menjelang peristiwa Tunguska 1908, namun berdasarkan analisis orbitnya diduga kuat pecahan komet yang menyebabkan ledakan Tunguska memang berasal dari komet Encke. Komet Encke sendiri sampai sekarang masih mengorbit. Komet itu terakhir kali teramati pada 1994.



Punahnya Kehidupan

Bila yang menabrak Bumi 1908 bukan sekedar pecahan komet, tetapi asteroid (planet kecil) atau komet yang ukurannya lebih besar, dampak tumbukannya akan lebih fatal. Mungkin sebagian makhluk hidup akan punah, termasuk sebagian besar manusia akan tewas. Kepunahan makhluk hidup akibat komet atau asteroid menabrak bumi pernah terjadi. Sebuah asteoroid atau komet yang jatuh di Semanjung Yukatan, Meksiko, 65 juta tahun lalu diduga menyebabkan punahnya Dinosaurus.

Sebuah asteroid yang ditaksir berukuran sekitar 10 kilometer seberat setriliun ton menabrak Bumi jatuh di Semenanjung Yukatan di tepi teluk Meksiko. Ini menyebabkan terbentuknya kawah raksasa berdiameter 180 km (hampir sebesar Jawa Barat), menyebabkan gelombang raksasa di laut Karibia, dan menghamburkan debu ke atmosfer seluruh dunia. Asteroid langsung menembus bumi sehingga sisa-sisanya tidak tampak lagi.

Energi ledakannya setara dengan ledakan 5 miliar bom atom Hiroshima. Debu yang dihamburkan ke atmosfer ditaksir sekitar 100 triliun ton berdasarkan ketebalan endapan debu bercampur Iridium di seluruh dunia. Adanya logam Iridium yang jarang terdapat di Bumi, tetapi melimpah pada asteroid menjadi kunci pembuka tabir rahasia bahwa benda langit yang jatuh adalah asteorid.

Debu-debu yang dihamburkan ke atmosfer sedemikian tebalnya sehingga menghambat masuknya cahaya Matahari. Hilangnya pemanasan Matahari menyebabkan Bumi dilanda musim dingin panjang yang dikenal sebagai "musim dingin tumbukan" (impact winter). Inilah penyebab musnahnya hampir setengah makhluk hidup di Bumi, termasuk Dinosaurus.



Nuklir dan Komet

Ambisi manusia pun bisa menyebabkan kepunahan seperti pada peristiwa Yukatan itu itu. Belajar dari peristiwa di Semenanjung Yukatan tersebut (atau biasa disebut peristiwa K/T, batas masa Kretaseus dan Tertiari dalam sejarah geologi) para ilmuwan telah pula menaksir dampak perang nuklir. Energi ledakannya bila terjadi perang nuklir memang jauh lebih kecil daripada energi ledakan akibat asteroid atau komet menabrak bumi. Tetapi asap dan jelaga yang ditimbulkan dari kebakaran seratus kota dan hutan akan setara dengan dampak debu pada peristiwa K/T dalam menghambat cahaya Matahari. Bila itu terjadi, akan timbullah "musim dingin nuklir" (nuclear winter) yang mungkin memusnahkan sebagian besar kehidupan di Bumi.

Kini perang nuklir nampaknya mulai bisa diredam. Namun ada ancaman komet Swift-Tuttle yang diperhitungkan akan menabrak Bumi pada 2126. Walaupun itu masih lama, para astronom berusaha memantaunya pergerakannya. Perhitungan orbit yang lebih teliti diperlukan sebelum memastikan benar tidaknya komet Swift-Tuttle mengancam Bumi. Bila benar akan menabrak Bumi, mungkin manusia generasi mendatang mesti menyiapkan penangkal yang ampuh. Barangkali senjata nuklir akan digunakan untuk menghancurkan komet itu di angkasa luar sebelum menabrak Bumi. Manusia harus lebih arif memanfaatkan nuklir untuk mencegah nuclear winter dan sekaligus impact winter.
Logged

KapCil ---> kamu dijaring karena bicara vulgar
oRo_b!tch
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 418


oRo_b!tch


WWW
« Reply #4 on: February 29, 2008, 11:49:38 am »

MISTERI RAWA ONOM
ONOM adalah sebangsa makhluk halus,

berpusat di areal sebuah rawa seluas 947 ha, Rawa Onom
namanya.

Orang tak boleh gegabah membicarakannya sebab selalu
saja ada akibatnya. Begitu

kata penduduk Banjar, Ciamis.
ONOM itu sebangsa makhluk halus. Orang
Banjar, Kabupaten Ciamis,

menyebutnya sebagai siluman.

Siluman punya arti tersendiri untuk sebutan kelompok
makhluk halus. Kata Sanusi (50) penduduk Purwaharja,
siluman dikenakan kepada makhluk halus yang dulunya
berujud manusia biasa. Namun karena “Ngahiang”
(menghilang), dan menjadi makhluk halus, maka disebutnya
sebagai siluman.

Kata Sanusi lagi, sampai dengan tahun 1942 wilayah Kecamatan
Purwaharja ini dikenal sebagai Kampung Siluman. Mengapa
disebut begitu, sebab orang mengganggap bahwa kampung
itu masuk areal atau wilayah kekuasaan bangsa onom.

Bangsa onom konon punya kerajaan, Pulo Majeti namanya.
Hingga kini, wilayah bernama Pulo Majeti masih tetap
ada dan hingga kini pula, banyak diziarahi orang yang
datang dari mana-mana, hingga dari luar Pulau Jawa.

“Bagi mata biasa, Pulo Majeti hanya berupa gugusan
pulau kecil di tengah rawa bernama Rawa Onom, seluas
947 ha. Namun bagi orang-orang tertentu, itu adalah
sebuah kerajaan,” tutur Mamun (50)masih penduduk
sekitar situ.

Jurukunci Pulo Majeti, Bapak Omod mengabarkan bahwa
yang berkuasa di Kerajaan Pulo Majeti adalah Prabu Selang
Kuning. Istrinya bernama Ratu Gandawati. Dia punya aparat,
yaitu Patih Kalintu dan abdi dalemnya adalah Mas Bugel,Ki
Bedegel,Ki Rimpung dan Mas Jemblung. Setiap saat mereka
berada di sana dan setiap saat mereka melayani permintaan
para peziarah.

Sungguh menakjubkan. Sekarang abad 21 di mana dunia
tengah menghadapi era teknologi canggih. Namun demikian,
kepercayaan akan dunia lain masih tetap dipertahankan.
Contohnya kekuatan Rawa Onom dan Pulo Majeti ini.

Maka banyaklah orang berziarah dan bertapa di sana untuk
minta berkah, seperti ingin diluluskan segala cita-citanya,
ingin dapat jodoh, dapat kerjaan, sampai kepada ingin
anak lulus ujian.

“Tapi berziarah ke Pulo Majeti segalanya harus
serius dan harus dilakukan dengan tertib dan sopan.
Kalau ada tindak kesombongan diperlihatkan di sini,
alamat akan ada risikonya!” tutur juru kunci.

Demikian pula yang diakui oleh beberapa penziarah. Pernah
ada yang datang namun tak percaya atas keberadaan hal-hal
gaib Pulo Majeti. Maka mendadak sontak keanehan diperlihatkan.
Pernah seseorang terkencing-kencing lari sebab katanya
ada binatang aneh mengejar-ngejar terus. Sementara peziarah
lain hanya menatap

terbengong-bengong sebab apa yang ditakuti orang itu,
malah tak terlihat oleh orang lain.

Suatu malam buta, tiba-tiba hujan turun dengan deras,
disertai kilat menyambar-nyambar. Namun selang beberapa
lama kemudian, hujan berhenti dan seluruh pakaian pengunjung
mendadak kering seperti tak pernah terguyur air sebelumnya.


Dihormati penguasa

Kerajaan Bangsa Onom di Pulo Majeti yang dirajai oleh
Prabu Selang Kuning ini, kono dihormati pula oleh aparat
pemda Kabupaten Ciamis. Percaya atau tidak, beberapa
waktu yang lalu, bila di pemda akan mengadakan perayaan
apa saja, seperti HUT Kabupaten atau HUT-RI misalnya,
maka dari berbagai kalangan yang diundang, bangsa onom
pun diundang pula.

Sampai dengan dekade 1980-an bahkan pada acara-acara
perayaan khusus, panitia pernah menyiapkan sebuah kuda
yang sudah dihias.

Kuda itu dibawa karnaval dalam keadaan kosong, artinya
tanpa penunggang. Namun aneh, kuda itu ngosngosan seperti
membawa beban berat. Konon, sebenarnya kuda itu ditunggangi
oleh bangsa onom.

Di lingkungan pendopo juga, suka disediakan sebuah kamar
khusus buat “undangan khusus” ini. Di dalam
kamar itu sudah dipersiapkan berbagai penganan dan juga
pakaian baik pakaian untuk pria maupun untuk wanita.
Kata orang tua pengatur tata-cara ini, bila ada hal-hal
aneh, maka siapa pun jangan sekali-kali menggubrisnya.

Namun suatu kali ada seorang istri pejabat yang ngomongin
seorang tamu. Katanya ada tamu perempuan, kerjanya makan
melulu. Tak lama sesudah itu, bibir istri pejabat bengkak
mendadak. Dan penyakit bengkak sembuh mendadak setelah
orang tua dari panitia minta maaf atas kelancangan berbicara.

Namun seiring dengan perjalanan waktu, seiring pula
dengan peningkatan wawasan keagamaan, upacara-upacara
seperti ini sudah tak dilakukan di pendopo Kabupaten
Ciamis.
Pemberontak

Prabu Selang Kuning, penguasa Kerajaan Pulo Majeti ini,
dulunya manusia biasa juga. Dia adalah patih kepercayaan
Kerajaan Galuh.

Oleh raja diperintah membangun wilayah baru di daerah
Pulo Majeti. Patih lancang Kuning menerima perintah
ini sebaik-baiknya sehingga di Pulo Majeti yang semula
rawa, berubah menjadi istana hebat.

Namun Selang Kuning tak mau menyerahkan hasil karyanya
kepada rajanya, melainkan dia mengangkat dirinya sendiri
menjadi penguasa Kerajaan Pulo Majeti.

Untuk menghindarkan percekcokan dengan dengan Kerajaan
Galuh, maka Prabu Selang Kuning mengajak seluruh rakyatnya
pindah ke alam lain. Itulah bangsa onom.
Logged

KapCil ---> kamu dijaring karena bicara vulgar
oRo_b!tch
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 418


oRo_b!tch


WWW
« Reply #5 on: February 29, 2008, 11:51:57 am »

End Of Time


The Mayan Calendar
Begini.....teman-teman pernah dengarkan mengenai mitologi-mitologi setiap bangsa didunia,misalnya mitologi perdaban China,Mesir,Sumeria,Yunani,dsb.
Nah,dikisahkan didalam beberapa mitologi-mitologi tsb bahwa bumi ini pernah dilanda banjir dahsyat yang mengerikan,hampir semua peradaban-peradaban zaman dulu ada cerita tentang bencana yang satu ini,misalnya diantara lebih dari 130 suku Indian di Benua Amerika hampir tidak ada suku yang tidak memitoskan banjir dasyat sebagai topik.
Kalau mau lebih mudahnya,coba ingat-ingat Kisah Nabi Nuh (Noah).Dikisahkan didalam Al-Qur'an maupun Bible,bahwa seluruh peradaban manusia pada saat itu musnah,terkecuali bagi orang-orang yang percaya pada ajaran Alllah yang disampaikan oleh Nabi Nuh yang selamat dari bencana air bah yang maha dasyat itu.

Di sekitar pedalaman kaki Gunung Himalaya, Tibet misalnya, orang-orang menjumpai sebuah suku, keturunan dan rupa mereka hampir mirip dengan orang Yunani. Konon katanya, mereka adalah orang-orang yang beruntung masih hidup atas peristiwa banjir yang dahsyat itu.

Pada tahun 1986, kantor berita pemerintah Turki menyatakan bahwa 5.200 meter di atas permukaan laut puncak gunung (Ararat), telah ditemukan sebuah benda yang mirip dengan perahu Nabi Nuh yang berbentuk persegi empat, lalu mengambil gambarnya dari angkasa, dan panjang perahunya sesuai dengan yang dicatat dalam kitab suci.

Pernah beberapa waktu lalu aq sempat membaca sebuah artikel manarik,menurut penuturan dari Mister Li Hongzi (pendiri Fulun Gong/Fulun Dafa) dalam ceramah Alam Semesta-nya,Beliau menuturkan bahwa peradaban dimuka bumi ini setidaknya telah dihancurkan kurang lebih sebanyak empat kali oleh Sang Pencipta.
Dan,pada saat era dimana kita hidup sekarang ini, merupakan masa kehidupan peradaban umat manusia ke-5 dibumi.

Lalu kenapa manusia bisa mengalami bencana itu? Mitologi dari setiap negara mempunyai penjelasan yang sama terhadap hal ini. Semua ini dikarenakan kemerosotan dan kebejatan manusia, lalu Sang Penguasa Alam Semesta memutuskan untuk menghukum manusia.

Mengenai penggambaran atas peristiwa dimusnahkannya beberapa peradaban-peradaban manusia masa silam ,sebenarnya bisa kita peroleh penjelasannya dari beberapa Hadist.
Pernah aq membaca sebuah hadist riwayat (lupa tapi hadist riwayat siapa),disitu dikisahkan pada zaman nabi-nabi terdahulu,ada yang disebut sebagai zaman edan dan zaman apa gitu deh (intinya setiap manusia pada zaman ini kembali fitrah), sehabis zaman edan akan kembali lagi ke zaman fitrah sampai saatnya tiba alam semesta ini benar-benar akan dihancurkan secara keseluruhan.
Nah, dari isi hadist tsb dapat kita peroleh penjelasan,bahwa ketika suatu zaman dimana manusia telah menunjukkan kemerosotan moral yang luar biasa (zaman edan),Sang Penicipta memutuskan untuk mengahiri peradaban tersebut dengan mengirimkan beberapa bencana besar yang ahirnya mengakhiri kehidupan dimuka bumi pada saat itu.
Hanya beberapa oranglah yang disisakan untuk memulai peradaban baru selanjutnya.Pada waktu peradaban baru ini lahir,hati orang-orang yang berhasil terselamatkan tersebut kembali dalam keadaan bersih/fitrah (setelah bertobat) karena telah disadarkan oleh rentetan bencana mengerikan yang menimpanya dimasa silam.(mohon dikoreksi lagi yah hadistnya)

Siklus seperti itu terus menurus berlangsung sampai pada masa peradaban kita saat ini (masa peradaban umat manusia ke-5/matahari ke-5).
Pada saat ini,dimana tanda-tanda zaman edan telah dapat terlihat dengan begitu jelas,mungkin kembali saatnya peradaban pada saat ini harus kembali diakhiri,dan akan digantikan dengan sebuah peradaban baru yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sebelumnya.(mungkin manusia-manusia yang akan datang akan mengenal sisa-sisa peradaban kita sebagai sebuah peradaban maju yang hilang ditelan masa,seperti halnya kisah mengenai peradaban Atlantis dan Lemuria yang tenggelam dimasa silam)

Kini muncul pertanyaan,apa hubungannya peradaban ke-5 dimuka bumi ini dengan tahun 2012?



Mayan Calendar

Pada sistem penanggalan didalam Kalender Bangsa Maya/Maya Calendar yg merupakan kalender paling akurat sampe sekarang yg pernah ada di bumi.(Perhitungan Maya Calendar dari 3113 SM sampai 2012 M)
,mereka (Bangsa Maya) menyatakan pada tahun 2012,tepatnya tanggal 21 Desember 2012,merupakan "End of Times".
maksud dari "End of Times" itu sendiri masih diperdebatkan oleh para ilmuwan, dan arkeolog.
Ada yang menyatakan bahwa maksudnya adalah :
1. Berhentinya waktu (bumi berhenti berputar)
2. Peralihan dari Zaman Pisces ke Aquarius
3. Peralihan dari Abad Silver ke Abad keemasan
4. End of Times = End of the World as we know it
5. Akan ada sebuah galactic Wave yang besar, yang memberhentikan semua kegiatan di muka bumi ini, termasuk kemusnahan manusia
6. Perubahan dari dimensi 3 ke dimensi 4, bahkan 5
7. Kehidupan manusia meningkat dari level dimensi 3, ke 4, DNA manusia meningkat dari strain 2 ke 12, sehingga manusia dapat menggunakan telepati bahkan telekinesis
8. Ada yang menyatakan tidak akan terjadi apa-apa
9. Ada yang menyatakan waktu sudah tidak akan berlaku, jadi waktu tidak linear, tetapi bisa berubah2, sesuai dengan waktu yang kita alami, karena ditemukannya mesin waktu
10. Ditemukannya mesin waktu dan stargate
11. Manusia sudah dapat melakukan transportasi ke galaxi lain, melalui stargate
12. Bangkitnya messiah, yang akan menyelamatkan manusia dari kehancuran
13. Kebangkitan Isa AS / Jesus
14. First Contact pertama kali peradaban manusia dengan Alien/UFO
15. Manusia bergabung dengan komunitas antar galaxi pertama kali, manusia = galaxy being.

Dalam kalender bangsa Maya yang sangat tersohor itu, diramalkan bahwa pada periode 1992-2012 bumi akan dimurnikan, selanjutnya peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.

Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya dikenal menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi. Kesempurnaan dan akurasi dari pada penanggalannya membuat orang takjub.

Sekelompok masyarakat yang misterius ini tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang (Yucatan) Guetemala, bagian utara Belize dan bagian barat Honduras. Banyak sekali pyramid, kuil dan bangunan-bangunan kuno yang dibangun oleh Maya yang masih dapat ditemui di sana. Banyak juga batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius pada meja-meja yang ditinggalkan mereka.

Para arkeolog percaya bahwa Maya mempunyai peradaban yang luar biasa. Hal itu bisa dilihat dari peninggalannya seperti buku-bukunya, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik. Tetapi sayang sekali buku-buku mereka di perpustakaan Mayan semuanya sudah dibakar oleh tentara Spanyol ketika menyerang sesudah tahun 1517. Hanya beberapa tulisan pada meja-meja dan beberapa system kalender yang membingungkan tersisa sampai sekarang.

Seorang sejarahwan Amerika, Dr. Jose Arguelles mengabdikan dirinya untuk meneliti peradaban bangsa ini. Ia mendalami ramalan Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu, dimana prediksi semacam ini persis seperti cara penghitungan Tiongkok, ala Zhou Yi. Kalendernya, secara garis besar menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia.
Dalam karya Arguelles, The Mayan Factor: Path Beyong Technology yang diterbitkan oleh Bear & Company pada 1973, disebutkan dalam penanggalan Maya tercatat bahwa sistim galaksi tata surya kita sedang mengalami 'The Great Cycle' (siklus besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun bumi. Dengan kata lain, kalau bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.

Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan terjadi perubahan secara total, orang Maya menyebutnya, penyelarasan galaksi (Galatic Synchronization). Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap, setiap tahap evolusi pun mempunyai catatan yang sangat mendetail. Arguelles dalam bukunya itu menggunakan banyak sekali diagram-diagram untuk menceritakan kondisi evolusi pada setiap tahap. Kemudian setiap tahap itu dibagi lagi menjadi 20 masa evolusi. Setiap masa itu akan memakan waktu 20 tahun lamanya.

Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar, bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya: The Earth Generetion Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini bumi akan mencapai pemurnian total. Setelah itu, bumi kita akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru: penyelarasan galaksi.

Pada 21 Desember 2012 akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia kali ini, dalam perhitungan kalender Maya. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang. Pada hari itu, tepatnya musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas bumi, bagaikan membuka sebuah "Pintu Langit" saja bagi umat manusia.

Mulai 1992, bumi memasuki apa yang oleh bangsa Maya disebut 'Periode Regenerasi Bumi". Pada periode ini, Bumi dimurnikan, termasuk juga hati manusia, (ini hampir mirip ramalan orang Indian Amerika-Utara terhadap orang sekarang ini), subtansi yang tidak baik akan disingkirkan, dan substansi yang baik dan benar akan dipertahankan, akhirnya selaras dengan galaksi (alam semesta), ini adalah singkapan misteri dari gerakan sistem galaksi kita yang diperlihatkan oleh bangsa Maya.

Sejak tahun 1992 sampai 2012 nanti, bagaimana terjadi "pemurnian" dan bagaimana pula terjadi "regenerasi" pada bumi kita ini, tidak disebutkan secara detail oleh bangsa Maya. Dalam ramalan mereka pun tidak menyinggung tentang apa hal konkret yang memberikan semangat manusia untuk bangkit dari kesadaran dan bagaimana bumi mengalami permurnian, yang ditinggalkan oleh mereka kepada anak cucunya (barangkali tidak tercatat). Lantas, fenomena baru apa yang sudah bisa kita lihat sejak tahun 1992 sampai sekarang yang bisa kita kaitkan dengan ramalan bangsa Maya yang beradab itu?

Mungkin sudah diatur, bahwa kalender Maya tidak hilang dan sejarah manusia, dan harus diuraikan dengan kode oleh manusia sekarang. Namun ia tetap saja harus dilihat, apakah umat manusia yang terpesona oleh konsepsinya yang trerbentuk sesudah kelahiran dapat menembus batas-batas untuk mengingatkan dan memahami kebenaran yang melampoi sistim pengetahuan kita.

Sebenarnya,jika ditinjau dari beberapa penelitian yang telah dilakukan saat ini.Memang pada beberapa dua dasawarsa belakangan ini,bumi sedang mengalami suatu siklus yang dinamakan pembalikan daya magnet kutub.
Pembalikan daya magnet kutub adalah proses yang terjadi pada waktu kutub utara dan kutub selatan saling bertukar posisi. Ketika ini terjadi, untuk beberapa saat medan magnet bumi mencapai Gauss nol, yang berarti bumi pada waktu itu punya daya magnet nol. Ketika ini terjadi bersamaan dengan perbalikan orbit sebelas tahunan kutub matahari, masalah besar akan terjadi.

Menurut perhitungan computer Hyderabad, pembalikan kutub Bumi dan Matahari dapat mengakibatkan masalah besar selain elektronik tidak bekerja dengan semestinya, burung yang bermigrasi kehilangan haluan, dan bermacam macam:
1. Sistem ketahanan tubuh semua hewan dan termasuk manusia akan banyak melemah.
2. Lapisan luar bumi akan mengalami pertambahan gunung berapi, pergerakan tektonik, gempa bumi, dan tanah longsor.
3. Medan magnet Bumi akan melemah dan radiasi alam semesta berasal dari matahari bertambah berlipat ganda mengakibatkan bahaya radiasi seperti kanker dan sebagainya tidak dapat dihindari
4. Benda-benda angkasa akan tertarik masuk ke Bumi
5. Daya gravitasi Bumi akan mengalami perubahan meskipun tidak diketahui bagaimana ia akan berubah
Jika anda menambahkan semua skenario bencana yang mungkin terjadi, anda dapat dengan mudah mengatakan dengan kalimat sederhana ini, Bumi dapat menjadi tempat yang tidak cocok untuk ditinggali peradaban manusia pada 2012 ataupun mereka yang hidup dekat lapisan luar bumi. Hal ini mungkin saja dapat terjadi pada Mars jutaan tahun yang lalu.

Mungkin benar adanya apa yang dikatakan Bangsa Maya mengenai kehancuran perdaban manusia di tahun 2012 esok,hal tersebut tentunya dapat kita lihat dari sifat-sifat manusia zaman sekarang yang tau sendirikan bagaimana moralnya,kelakuan,dll, dan alam-pun kelihatannya semakin tidak bersahabat dengan kita.

Yang lebih menarik lagi kali ini aq coba mengutip pernyataan si Mama Louren (tau kan,peramal yang suka muncul di Tipi itu lo).Kata dia,"pada tahun 2012 nanti jumlah penduduk di Indonesia ini tinggal 40%".Lalu ketika ditanya apa penyebabnya,dia menuturkan ,"pada tahun itu sebuah bencana besar akan melanda Bumi secara Global,mungkin pada setiap negara nantinya hanya menyisakan 30%-40% kehidupan untuk kembali membangun kehidupan baru".

Ramalan serupa juga diutarakan oleh Beberapa Biksu di Tibet yang terkenal pengan penguasaan clairvoyance-nya yang sangat baik.Mereka mengatakan pada awal tahun 2012 merupakan tahun paling mendebarkan bagi umat manusia di muka Bumi,dimana pada permulaan tahun,beberapa fenomena aneh akan banyak bermunculan.Namun dalam penutupnya,Para Biksu mengatakan Bumi akan terselamatkan oleh sebuah kekuatan besar yang melindungi mereka secara kasat mata,sehingga memungkinkan peradaban manusia tidaklah sepenuhnya musnah.

Kalau menurutku pribadi,tidak ada seorangpun yang bisa meramalkan kapan tepatnya kiamat itu datang.Tapi dilain sisi,aq percaya akan regenarasi suatu peradaban yang diramalkan para Orang Bangsa Maya ditahun 2012 nanti.Ini bukanlah suatu kehancuran Alam semesta secara keseluruhan (Jadi belum bisa diartikan kiamat yang sebenarnya),mungkin nantinya secuil para manusia-manusia yang terselamatkan dari bencana akan kembali membangun tonggak peradaban baru yang lebih baik dan lebih bermoral daripada kita.Wallahualam bi shawab.Tapi intinya,mau kiamat itu datangnya kapan,pokoknya mulai sekarang kita harus wajib bertobat dan lebih mendekatkan diri kepada-Nya.

End Of Time 2
Lanjutan dari artikel sebelumnya (Kalau belum baca artikel bagian pertama lebih baik dibaca dulu yah,biar ngga' sesat or gentayangan.Soalnya artikel ini saling berhubungan)

Pada artikel yang pertama,aq menuliskan mengenai penyelarasan Galaksi (Galatic Synchronization) yang diramalkan bangsa Maya akan benar-benar memasuki tahap puncaknya di tahun 2012 nanti.
Telah aq uraikan juga pada artikel sebelumnya, bahwa siklus penyelarasan Galaksi ini memang terjadi setiap 5125 tahun sekali,titik permulaannya adalah pada tahun 3113 SM dan mencapai titik puncaknya di tahun 2012 M (3113 + 2012 = 5125).
Selama siklus besar ini berjalan, setidaknya ada 13 tahap paling utama yang dilalui oleh kehidupan Manusia diantara jenjang waktu 5125 tahun itu.

Berikut ini aq coba uraikan ke-13 tahap itu :



13 Baktum Cycle : Galatic Synchronization Beam Cycle

Perhatikan tabel 13 siklus perputaran Baktum diatas,
Tahap paling awal dari siklus tersebut dimulai dari yang paling kiri yaitu Baktun of The Star Planting,kemudian dilanjutkan oleh tahap berikutnya sampai ahirnya memasuki tahap ahir yang disebut Baktun Transformation of Matter (paling kanan).

Pada setiap Baktun terdiri dari 144,000 hari.Namun sampai saat ini belum ada kepastian mengenai kapan tepatnya tanggal perputaran Baktun ini dimulai.Para Sarjana banyak yang berbeda pendapat mengenai hal ini,ada yang mengatakan mulai bergulir pada tanggal 13 Agustus 3113 SM,ada juga yang mengatakan 11 Agustus 3113 SM.

Nantinya,disetiap Baktun akan diuraikan beberapa kejadian besar yang pernah dan yang akan dilalui oleh peradaban manusia ke-5 dibumi ini,yaitu dimulai dari Baktun pertama (3113 SM) sampai Baktun paling puncak/terakhir (2012 M).

Berikut ini aq coba tampilkan rentetan Kejadian-kejadian besar tersebut secara berurutan : (sengaja engga' aq jabarkan secara spesifik,soalnya panjang buanget & cape' ngetiknya T_T)
(Sambil dicocokin dengan tabel diatas yah.....

1.Baktun 0 = "Baktun of the Star Planting" (Periode 3113-2718 SM) 13.0.0.0.0
*Masuknya Bumi pada "Galactic Synchronization Beam" tahap awal
*Masuknya Bumi pada siklus "Star transmission" baru di alam semesta
*Peradaban manusia baru (ke-5) dimulai
*Bangsa Mesir Kuno muncul 3100 SM
*Expansi Sumeria 3000 SM
*Kontruksi awal Pembangunan Stonehenge dimulai 2800 SM

2.Baktun 1 = "Baktun of the Pyramids" (Periode 2718-2324 SM) 1.0.0.0.0
*Konstruksi awal pembangunan Great Pyramid Giza 2700-2600 SM
*Penyebaran Peradaban Sumeria di Timur Tengah
*Pengembangan perkakas Perunggu
*Peradaban Harapa India dimulai
*Masa becocok tanam berkembang pesat di China,Mesoamerica,dan Andes

3.Baktun 2 = "Baktun of the Wheel" (Periode 2324-1930 SM) 2.0.0.0.0
*Roda ditemukan
*Alat transportasi beroda muncul
*Code hukum ditulis
*Mulainya Imperium Babilonia pertama
*Era of Legendary Emperors China
*Peradaban Minoa,Crete dimulai

4.Baktun 3 = "Baktun of the Sacred Mountain" (Periode 1930-1536 SM) 3.0.0.0.0
*New Kingdom di Mesir
*Kerajaan Mesir mengabadikan mengenai kekuasaan keturunan Raja,memperkuat pola defensif territorial sebagai norma untuk kehidupan yang beradab
*Hancurnya peradaban Minoan (peradaban indus) oleh Bangsa Arya

5.Baktun 4 = "Baktun of the Shang" (Periode 1536-1141 SM) 4.0.0.0.0
*Dinasti Shang China berdiri,doktrin pengucapan Yin Yang,Kemajuan pengetahuan akan pengolahan perunggu
*Peradaban Vidic India dimulai
*Kemunculan Peradaban Chavin,Olmec,Mesoamerica
*Masa kenabian Ibrahim sampai Musa
*Munculnya peradaban Mesopotamia

6.Baktun 5 = "Baktun of the Imperial Seal" (Periode 1141-747 SM) 5.0.0.0.0
*Imperium Babilonia-Assyirian dimulai
*Perkenalan persenjataan Besi
*Kenaikan mycenean Yunani di Mediterania
*Awal Dinasti Chou di China
*Kuda digunakan pertamakali untuk berperang,dan munculnya pola gemar berperang pada setiap kerajaan

7.Baktun 6 = "Baktun of the Mind Teachings" (Periode 747-353 SM) 6.0.0.0.0
*Gelombang periode pertama Peradaban Maya di Mesoamerika
*Imperium Persia dimulai
*Zaman-zaman bagi para filusuf Yunani (Plato,Socrates dan Aristoteles)
*Six Schools of Vedic thought
*Mahavira dan Budha,kehidupan Confucius,Lao Tze,Chang Tzu di China
*Sistem Kalender Bangsa Maya diciptakan

8.Baktun 7 = "Baktun of the Annoited One" (Periode 353 SM - 41 M) 7.0.0.0.0
*Alexander The Great,Rise of Rome
*Teknologi Besi diperkenalkan
*Permulaan Dinasti Han
*Konstruksi The Great Wall China
*Penyebaran Budha sebagai Agama Cosmopolitan di India sampai Central Asia
*Masa Kenabian Isa Almasih/Yesus Kristus
*Difusi Olmec dan permulaan dari Teotihuacan

9.Baktun 8 = "Baktun of The Lords of Red and Black" (Periode 41-435 M) 8.0.0.0.0
*Konstruksi ahir Piramida Teotihuacan
*Konsolidasi rezim kebudayaan Mesoamerika
*Ajaran Lord and Black pertama muncul di Quetzalcoatl
*Peradaban Nazca dan Easter Island
*Ekspansi dan masa kemunduran Kerajaan Romawi
*Munculnya Kristen sebagai suatu keyakinan/agama
*Dinasti Han runtuh
*Budha tersebar ke wilayah Asia Tenggara

10.Baktun 9 = "Baktun of The Maya" (Periode 435-830 M) 9.0.0.0.0
*Gelombang kedua Galactic Maya Civilization
*Masa Kenabian Muhammad SAW dan munculnya Islam sebagai suatu keyakinan/agama
*Kristen menyebar ke Eropa,Kristen Romawi di Eropa Barat dan Ortodoks di Eropa Timur
*Hindu menjadi agama dominan di India
*Ajaran Budha tersebar ke wilayah Korea dan Jepang
*Masa Dinasti T'ang
*Kejayaan Kerajaan2 di wilayah Asia Tenggara,Indonesia
*Kedudukan penting Tiahuanaco,Andes
*Munculnya peradaban Polinesia,Oceania dan Nigeria

11.Baktun 10 = "Baktun of the Holy Wars" (830-1224 M) 10.0.0.0.0
*Kehancuran Peradaban Maya dan Central Mexico
*Masa keemasan peradaban Toltecs
*Munculnya peradaban Chimu di Andes
*Perang salib
*Berjayanya peradaban Tibet
*Munculnya Peradaban Khemer di Asia Tenggara

12.Baktun 11 = "Baktun of Hidden Seed" (1224-1618 M) 11.0.0.0.0
*Penyebaran Islam Ke India , Asia Tenggara , dan Afrika Barat
*Kejayaan Orang-orang Turki
*Puncak perkembangan Kristen di Eropa Barat
*Puncak perkembangan Kristen Ortodoks di Eropa Timur
*Peradaban Eropa berhasil menaklukkan Bangsa Inca dan Aztec

13.Baktun 12 = "Baktun of The Transformation of Matter" (Periode 1618-2012 M) 12.0.0.0.0
*Zaman Imperialisme dan Kapitalisme
*Revolusi Industri
*Revolusi Amerika
*Kolonialisme di Afrika,Amerika Latin dan Asia
*Revolusi Prancis
*Industrialisasi di Jepang
*Paham Marxisme oleh Karl Marx
*Revolusi Komunis Rusia dan China
*Perang Dunia 1 dan 2 meletus,era bom atom
*Era Nuklir dimulai
*Teror mulai merajalela secara global
*Kejayaan Islam dan Munculnya kekuatan baru di India dan Timur Tengah
*Mulai tidak stabilnya peradaban di Bumi
*Bumi memasuki era ahir global regeneration
*Bumi memasuki Zona Photon tahap ahir
*Ahir Galactic Synchronization (December 2012)

Jika kita lihat dari siklus Baktum diatas,maka benar tahun 2012 merupakan titik ahir dari Galactic Synchronization dan Zona Photon.Coba perhatikan pada uraian Baktun 12 diatas,yang aq garis bawahi dari Era Nuklir dan Ahir Galctic Sychronization merupakan tahun dimana saat ini kita masih bernafas,sampai jangka waktu tahun2 kedepannya (2008-2012).

Mungkin pengetahuan yang akan aq uraikan dibawah ini masih sangat asing kita dengar,namun tidak ada salahnya kan aq uraikan untuk memperluas wawasan kita

Zona Photon adalah daerah yang terdiri dari partikel cahaya photon. Cahaya photon adalah akibat dari tabrakan anti elektron dengan elektron. Tabrakan itu menyebabkan kedua partikel itu saling menghancurkan yang kemudian menimbulkan energi photon atau partikel cahaya. Kelak kemudian hari photon akan menjadi sumber energi utama untuk memenuhi kebutuhan energi, selain energi nuklir tentunya.

Sebenarnya ada suatu rahasia alam semesta yang selama ini mungkin belum diketahui oleh banyak orang.
Seperti yang kita ketahui,bahwa setiap sistem galaksi dan tata surya tentu mempunyai suatu pusat,misalnya Galaksi Bima Sakti kita (The Milky Ways) yang berpusat pada Matahari.
Tapi tahukah, bahwa selain berotasi mengelilingi matahari,konon Bumi juga mengintari suatu matahari pusat alam semesta (Central Sun) yang berada pada gugus bintang Pleiades.
Semua bintang dan planet di alam semesta,tak terkecuali Matahari juga berputar mengitari Central Sun.Para Astronom menamai Central Sun ini ALCIONE.



Perhatikan pada gambar diatas,titik pusat lingkaran digambarkan sebagai Central Sun Alam Semesta (ALCIONE),semua gugus Bintang ( baik itu Taurus,Libra,dsb) yang disetiap gugusnya terdiri dari ber-milyar-an Bintang2 dan Planet2, wajib berotasi mengelilinginya.

Galaksi Kita (The Milky Ways) berikut planet-planetnya termasuk bumi memerlukan waktu 25.860 tahun untuk mengitari ALCIONE itu, maka tiap 12.500 tahun tata surya kita bertabrakan dengan Zona Photon. Untuk melintasi Zona Photon diperlukan 1000-2000 tahun.

Sejak 1961 tata surya kita sudah mulai memasuki Zona Photon. Dan akan berada di pusatnya pada tahun 2011-2012. Masuknya tata surya kita ke dalam zona photon akan memberikan dampak peningkatan frekwensi getaran bumi dan peningkatan kesadaran manusia, yang selanjutnya memicu perubahan besar dalam kehidupan di planet bumi.

Lalu apakah yang terjadi pada Bumi disaat masa-masa transisi tersebut?

Di tepi Zona Photon terdapat suatu dinding pembatas yang disebut Zona Nil. Di Zona Nil tersebut terjadi kompresi energi yang sangat dahsyat, di mana medan magnetik sangat padat sehingga segala sesuatu yang melintasi Zona tersebut pasti mengalami perubahan.
Berarti juga medan magnetik bumi dan matahari akan berubah mengalami jenis magnetik yang baru., yakni magnetik interdimensional yang mengakibatkan perubahan drastis pada medan elektrik magnetis dan gravitasional bumi. Dapat dibayangkan pengaruhnya pada semua alat listrik yang kita kenali sekarang, semua tak akan berfungsi, Mobil dan pesawat tak dapat distarter, Pendingin ruangan akan mati total, Lampu-lampu listrik tak lagi menyala.

Selain itu,dampak peningkatan frekwensi getaran alam akibat energi photon akan meningkatkan aktivitas gelombang laut, gunung berapi, gempa bumi, perubahan cuaca/ilklim, pemanasan global dan terciptanya lobang-lobang ozon.

Diperkirakan penghuni bumi menghadapi suatu kehidupan dan kegelapan yang tak bisa dipahami diantara ahir Zona Photon nanti (2011-2012).

Hari 1-2: Matahari tidak bersinar dan bumi menjadi gelap gulita dan dingin yang dahsyat.

Hari 3-4: Tampak cahaya temaram, bagai fajar, bintang-bintang mulai muncul di langit

Hari 5-6. Menghadapi hari yang bercahaya benderang selama 24 jam terus menerus. Seluruh mahluk bangkit dengan semangat baru.Menerima energi baru. Kemampuan Supranatural muncul suatu Era zaman baru

Tanda-tanda taransisi mudah kita lihat dengan berbagai rentetan peristiwa yang ditayangkan media massa maupun media elektronik.
Hidup yang semakin sulit dan banyak tantantangan dan masalah, masa depan yang suram, kehidupan sosial politik dan ekonomi yang hiruk pikuk dan heboh. Banyak orang yang gelisah dan dirundung kecemasan, dan tekanan jiwa, gelisah, kekalutan mental, tindakan kekerasan, kekejaman, atau pemberontakan untuk mencapai kebebasan dan reformasi.(Zaman Edan telah mencapai puncaknya)

Zona Photon dikenal juga dengan sebutan Nebula Emas. Dimana manusia akan menikmati zaman keemasan. Manusia-manusia yang dapat tetap hidup dan lolos dari tahap ahir Galactic Synchronization nanti akan memiliki tingkat kesadaran yang super . Mungkin inilah saatnya yang dinyatakan dalam Al-Qur'an maupun Bible bahwa manusia akan berubah dalam sekejap mata.

Kemampuan-kemampuan spiritual seperti telekenensis, clairvoyance, clairaudience dan kemapuan-kemampuan spiritual yang hanya dimiliki orang-orang tertentu akan menjadi milik setiap orang. Penghubi bumi akan menjadi mahluk superneing, atau manusia super.

Badan jasmani manusia yang berhasil melampaui masa transisi dan tetap hidup, akan mengalami perubahan. Kebutuhan jasmani juga berkurang, tidak seperti manusia jaman sekarang yang terlalu banyak menuntut gaya hidupnya. Kehidupan di Zaman Baru akan memberikan kekuasaan manusia berkesempatan dan berkemampuan untuk meremajakan diri jasmaninya dan hidup tanpa batas waktu.

Bangsa Manusia Baru akan mempunyai pemimpin yang memiliki kesadaran multidimensional, memimpin manusia menuju kehidupan yang damai, sejahtera, dan bahagia sesuai dengan rencana Tuhan Sang Maha Pencipta.

Sejarah planet bumi dan asal-usul manusia akan terungkap. Sejarah yang selama ini dibayangkan atau ditemukan oleh ahli-ahli sejarah sangat berbeda dengan kejadian yang sesungguhnya.Akhirnya manusia akan memahami jati dirinya, tahu siapa dirinya di masa silam dan apa tugas serta takdirnya, tidak semata-mata sebagai manusia bumi, tetapi sebagai manusia galaktik yang memiliki kesadaran kosmik.
Logged

KapCil ---> kamu dijaring karena bicara vulgar
oRo_b!tch
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 418


oRo_b!tch


WWW
« Reply #6 on: February 29, 2008, 11:54:28 am »

Tamu Dari Luar Angkasa

Bumi sejak zaman dahulu sering didatangi tamu dari luar angkasa. Baik yang hanya melintas, atau mendarat di permukaan Bumi. Bahkan tamu-tamu itulah yang diduga memicu munculnya kehidupan serta menciptakan ekosistem yang mampu menopang kehidupan hingga kini. Yang kita bicarakan disini bukan makhluk luar angkasa yang turun dari piring terbang atau UFO, melainkan benda langit yang bernama asteroid, meteorit arau komet. Benda-benda langit itulah yang diyakini menciptakan ekosistem di Bumi.

Ribuan meteorit menghujani bumi setiap tahunnya. Hanya saja karena ukurannya amat kecil, meteorit ini sudah hancur terbakar ketika memasuki atmosfir. Sebagian diantaranya mungkin masih tersisa dan jatuh ke Bumi berupa bola berapi. Berita terakhir yang membuat masyarakat panik adalah laporan dari perhimpunan astronomi internasional- IAU, yang mengatakan ada kemungkinan pada tahun 2028, sebuah asteroid besar akan menabrak Bumi.

Laporan IAU tsb, segera menimbulkan kepanikan penduduk di berbagai negara. Sehari kemudian para pakar dari laboratorium propulsi jet -JPL di California membantah laporan tsb. Berdasarkan analisis foto astronomi diperoleh data, bahwa asteroid besar yang diberinama XF 11 itu hanya akan melintasi Bumi pada jarak sekitar 960.000 kilometer. Sebagai perbandingan, jarak antara Bumi dengan Bulan adalah sekitar 380.000 kilometer. Tetapi para ahli astronomi menyebutkan, ancaman terkena jatuhan benda langit semacam itu amat sulit diramalkan. 1. Diakui, selama ini pengamatan dan data mengenai ancaman jatuhnya asteroid, meteorit dan komet ke Bumi, amatlah terbatas. Pada tahun 1995 AS memprakarsai program pengamatan asteroid dekat Bumi-NEAT. Sampai saat ini, program tsb sudah berhasil melacak dan mendata lebih dari 6.000 asteroid baru, 15 diantarnya digolongkan amat dekat dengan Bumi dan 4 diantaranya dikategorikan amat berbahaya.

Apa bahayanya jika sebuah asteroid atau meteorit jatuh ke Bumi ?. Film Deep Impact mungkin mampu menggambarkan betapa dahsyatnya bencana yang ditimbulkan. Atau kejadian nyata pada tanggal 30 Juni tahun 1908, ketika sebuah meteorit berdiameter hanya 60 meter, meledak di ketinggian 15 kilometer di atas hutan di kawasan Tunguska Siberia. Dalam radius 60 kilometer rumah-rumah seolah diguncang gempa hebat. Dan pada radius sekitar 20 kilometer dari pusat ledakan, hutan terbakar dan porak peranda. Atau terciptanya kawah meteorit berdiameter satu kilometer di Arizona AS, yang merupakan dampak dari jatuhnya sebuah meteorit besi berdiameter 100 meter pada 20.000 tahun lalu.

Sejauh ini para ahli juga memperkirakan, musnahnya dinosaurus 65 juta tahun lalu, adalah akibat jatuhnya sebuah asteroid berdiameter 10 kilometer ke semenanjung Yucatan di Mexiko. Dahulu dampaknya tidak mengancam manusia. Karena ketika dinosaurus musnah, manusia samasekali belum ada di Bumi. Sementara 20.000 tahun lalu Arizona adalah kawasan kosong yang tidak dihuni manusia.

Bila perhitungan para ahli meleset, dan asteroid XF 11 yang berdiameter 1,6 kilometer benar-benar jatuh ke Bumi maka bencana besar dalam sekejap akan memusnahkan ratusan juta manusia. Energi ledakan yang dilepaskannya diperhitungkan setara dengan 20 juta kali energi bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima. Impak tabrakan akan menyebabkan letusan gunung api, memicu tsunami serta membuat Bumi gelap gulita. Dalam waktu sekejap, umat manusia akan merasa kembali ke zaman batu.

Masalahnya kini adalah, bagaimana meramalkan akan jatuhnya benda langit itu ke Bumi. Mengapa tiba-tiba benda langit itu menyimpang dari jalurnya. Serta bagaimana mencegah agar bencana besar tidak menimpa umat manusia. Untuk itu berbagai program angkasa luar, kini juga dikaitkan dengan pengamatan benda langit dekat Bumi. Berbagai data mengenai perubahan perilakunya juga dicatat secara teliti. Jutaan foto dibuat untuk analisis data.

Asteroid dekat Bumi, biasanya merupakan asteroid yang terpental dan melenceng dari jalur alamiahnya. Di tata surya, sabuk asteroid terletak antara planet Mars dan Yupiter. Akan tetapi bila ada gaya lain dari alam semesta, misalnya ada komet yang melintas atau terjadi tabrakan asteroid, maka beberapa buah asteroid itu lepas dari jalurnya dan boleh jadi memasuki gaya tarik Bumi. Bila obyeknya cukup besar, benda langit ini dapat bertahan, dan kemungkinan jatuh ke Bumi. Bila obyeknya kecil, biasanya habis terbakar di luar angkasa.

Relatif kecilnya asteroid atau meteorit yang memasuki gaya tarik Bumi, menyebabkan seringkali luput dari pengamatan para ahli. Diameter sekitar satu kilometer bagi benda langit adalah relatif kecil bila dibanding dengan satelit atau planet serta bintang yang ukurannya amat besar. Diakui, para ahli astronomi seringkali hanya berhasil melihat jejaknya, bahwa sebuah meteor atau asteroid baru saja melintasi Bumi. Dengan demikian, bila benda langit ini jatuh ke Bumi, para ahli tidak berdaya mencegahnya, karena memang tidak mampu melacaknya.

———————————————————————

03 September 2003

TEMPO Interaktif, London: Sebuah asteroid raksasa sedang menuju Bumi dan dapat menabrak Bumi tahun 2014. Para astronom Amerika Serikat telah memperingatkan hal tersebut pada monitor ruang angkasa Inggris.

Tetapi bagi mereka yang mengkhawatirkan kejadian “Armageddon” tidak perlu terlalu khawatir karena kemungkinan menjadi bencana besar hanya satu dalam 909.000 kasus.

Asteroid “2003 QQ47″ akan terpantau lebih dekat dalam dua bulan ke depan. Kemungkinan tabrakan terjadi 21 Maret 2014, tetapi para astronom mengatakan resiko pengaruh tabrakan kemungkinan berkurang dengan semakin banyaknya data yang terkumpul.

Mengenai dampaknya, tabrakan itu memiliki efek yang setara dengan 20 juta bom atom Hiroshima, ujar seorang juru bicara Pusat Informasi Obyek yang Mendekati Bumi Pemerintah Inggris.

Pusat Informasi itu mengeluarkan peringatan tentang asteroid setelah batu raksasa pertama kali diamati di New Mexico oleh Program Riset Asteroid yang Mendekati Bumi di Lincon. “Objek yang mendekati bumi akan dapat diamati dari Bumi dalam dua bulan mendatang dan para astronom akan terus mengamatinya selama periode ini,” ujar Dr. Alan Fitzsimmons, salah seorang pakar yang menjadi penasehat Pusat Informasi tersebut.

Asteroid seperti 2003 QQ47 merupakan bongkahan batu yang terhempas dari formasi sistem tata surya 4,5 miliar tahun lalu. Sebagian besar berada pada jarak yang aman dari Bumi di daerah asteroid antara Mars dan Yupiter.

Tetapi pengaruh gravitasi dari planet besar seperti Yupiter dapat mendorong asteroid keluar dari orbit aman dan mengirim mereka terjun ke arah Bumi.




Menyingkap Misteri Mahluk Dasar Laut

Kisah-kisah tentang raksasa laut yang diceritakan oleh para pelaut tidak pernah dipandang dengan serius. Dua per tiga dunia ditutupi air. Ini adalah area yang luas untuk ditinggali dan juga tidak bisa dijangkau manusia. Tidak dipastikan apakah nanti laut akan memperlihatkan dirinya seperti akuarium kepada ilmuwan. Jika ini terjadi kita akan bisa melihat gua-gua laut ditinggali sesuatu seperti apa yang kita baca hanya di buku-buku fantastis. Tapi untuk sementara waktu ini, kita hanya bisa membuat perkiraan mengenai kehidupan laut sebenarnya berdasarkan sedikit bukti yang diperlihatkan oleh laut dari waktu ke waktu kepada kita.

April tahun lalu, cumi-cumi sepanjang 15 meter terdampar di Kanada; sebuah trailer dipakai untuk memindahkan moluska raksasa itu. Cumi-cumi ini dikirimkan ke pusat penelitian di mana para ahli mengukur tentakel dan menyimpulkan bahwa ini adalah moluska jenis baru yang belum dikenal oleh ilmu pengetahuan. Para ilmuwan menghabiskan jutaan dolar untuk menangkap atau paling tidak mengambil foto moluska raksasa yang tinggal di kedalaman laut. Tetapi, tidak ada hasil apa pun dari ekspedisi mahal ini. Tidak satu peneliti pun melihat raksasa cephalopoda hidup, hanya ada yang mati terdampar di pantai.

Pelaut beberapa kali menyatakan mereka melihat cumi-cumi raksasa hidup. Cerita ini dianggap seperti dongeng pelaut mabuk. Orang-orang tahu bahwa pelaut menceritakan cerita luar biasa bukan tentang moluska raksasa.

Pada 1955, sebuah koran Kanada mempublikasikan cerita misterius yang didapat dari pelaut. Sebuah kapal yang berlayar menambrak sesuatu yang aneh. Setelah berpisah jauh, benda itu terlihat seperti bukan ikan hiu busuk atau ubur-ubur raksasa mengambang di permukaan air. Ketika kapal mendekati benda itu, pelaut John Squires bersandar di papan untuk mengait benda itu.
Tetapi setelah pengait besi menyentuh benda seperti ubur-ubur itu, sebuah tentakel besar ke luar darinya. Pelaut itu ketakutan dan terjatuh di dek. John kaget dan wajahnya pucat pasi. Dua anggota awak kapal harus menolong dia ke kabin di mana dia menunggu sampai tiba di pelabuhan. Cerita ini muncul tidak jauh dari lokasi tempat moluska besar terdampar musim semi lalu. Pelaut itu sangat terpukul hingga Joh Squires tidak pernah melaut lagi sejak hari itu.

Apa yang diketahui orang tentang monster cephalopoda? Hampir tidak ada dan jika ada yang tahu, hanya tahu sedikit sekali. Cephalopoda besar hidup di kedalaman sekitar 2.000 meter. Mereka menghabiskan seluruh hidupnya berenang dan terus bergerak. Kita bisa memperkirakan ukuran cephalopoda besar melalui ukuran mata dari cumi-cumi besar yang disimpan di musium Amerika sekarang. Mata dari cumi ini berdiamater 40 sentimeter yang hampir sebesar bola basket. Mata ini diambil dari perut hiu besar yang dibunuh oleh pemburu hiu. Cumi adalah makanan favorit dari hiu besar. Biasanya mereka makan cumi yang lebih kecil 4-6 kg dan menelannya dalam kelompok, ketika hiu besar menunjukkan kekuatan mereka. Sebagian besar kasus, kata ilmuwan, hiu adalah pemenangnya dan memakan musuhnya.

Ada lagi satu misteri, baru-baru ini, peneliti Jepang melakukan eksperimen menarik di Teluk Suruga, tidak jauh dari Mariana Trench, tempat paling dalam di samudera dunia. Para peneliti meletakkan sebuah kontainer dengan umpan berbau di dasar teluk. Video kamera khusus ditempelkan di dinding kontainer, lalu peneliti tersebut memperhatikan monitor untuk melihat apa yang akan terjadi dengan kontainer dan umpannya.

Bau dari umpan menarik sekelompok hiu yang tinggal di kedalaman laut. Kemudian peneliti melihat sesuatu yang luar biasa yang membuat mereka tidak bisa berkata-kata. Tiba-tiba hiu-hiu itu lari ke segala penjuru dan para peneliti melihat monster yang sangat besar di layar monitor mereka. Raksasa itu dengan gerak lambat menjauh dari kamera video di kedalaman 1,5 kilometer. Panjang Goliat laut itu lebih dari 60 meter. Tidak jelas raksasa itu apa.

Para peneliti gagal menjawab pertanyaan, hanya bisa menduga makhluk apakah itu. Mereka mengatakan itu mungkin hiu tidur, hiu paling besar. Sampai sekarang orang hanya tahu sedikit fakta tentang hiu ini. Mereka selama ini bersembunyi di kedalaman laut selama jutaan tahun. Orang-orang tidak pernah melihat hiu-hiu tidur hidup dan cumi raksasa. Hanya sekali, pada 1964, beberapa hiu tidur mati terdampar di Indonesia. Itu cuma hiu muda terlihat dari ukurannya yang hanya 26 meter.

Sekarang mari kita pergi ke Skotlandia, Danau Loch, rumah dari satu lagi monster misterius yang dipanggil orang Nessy. Ada sejumlah laporan mengatakan banyak orang melihat monster misterius. Setiap tahun media melaporkan banyak bukti dari saksi mata yang bertemu dengan warga sekitar. Perusahaan Skotlandia mempergunakan kesempatan untuk mencetak banyak uang dari hadiah aneh dari alam ini. Toko kecil dekat danau menjual bertumpuk cindera mata, buku panduan dan barang kerajinan tangan lainnya dengan gambar Nessy. Orang lokal mematok tarif yang sangat masuk akal untuk mengantar anda melalui rute tempat orang lain mengatakan pernah melihat monster itu.

Masih ada skeptisme yang mengatakan monster danau itu hanya imajinasi. Mereka meminta untuk menceritakan spesimen dari monster danau dan mengatakan paling tidak mereka ingin menyentuh mayatnya, setelah itu mereka baru mau percaya fenomena ini benar-benar ada.

Mari kita tinggalkan skeptisme ini. Di tahun 1966, seorang pilot Royal Air Force memberikan pernyataan bahwa monster laut itu ada. Mereka merekam sebuah kejadian dimana salah satu dari makhluk itu menyeberangi danau Loch. Ketika para ahli mempelajari rekaman itu mereka menyimpulkan bahwa ini adalah makluk hidup. Ketika monster itu menyeberangi danau; gerakannya membentuk huruf “V” di permukaan danau. meskipun orang skeptis dan mengatakan ini hanya bongkahan kayu, yang mana pastinya bukan. Bongkah kayu tidak mengapung dalam kecepatan seperti ini.

Diduga bahwa monster Danau Loch adalah presiosaurus hidup. Tidak dipastikan apakah sekelompok presiosaurus hidup di danau dan menganggu para turis dari waktu ke waktu (atau mungkin para turis mengganggu makhluk ini?) Mungkin saja makhluk prasejarah ini bertahan hidup dalam jutaan tahun? Ini adalah hal yang mungkin karena kura-kura, buaya dan hiu hidup di era yang sama dengan presiosaurus dan masih bertahan hingga hari ini.
Logged

KapCil ---> kamu dijaring karena bicara vulgar
oRo_b!tch
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 418


oRo_b!tch


WWW
« Reply #7 on: February 29, 2008, 11:57:15 am »

The Ica Stones






Di sebelah utara Pampa Colorada, Peru terdapat Desa Ica, sebuah desa petani yang menjadi rumah seorang fisikawan Peru bernama Dr. Javier Cabrera. Pada 1966, tepat pada hari ulang tahunnya, seorang petani datang menemui Dr. Cabrera dan menyerahkan sebuah hadiah. Sebuah hadiah yang akan mengubah jalan hidup Dr. Cabrera selamanya.

Hadiah sederhana itu adalah batu kecil. Tampak tidak istimewa. Namun ada sebuah pahatan gambar menarik di batu itu. Gambar sebuah spesimen ikan yang tampak asing. Iseng-iseng Dr. Cabrera meneliti gambar spesimen itu dan betapa terkejutnya ia mendapati bhw spesimen ikan tsb adalah ikan purba yang telah punah ribuan rahun yg lampau.

Segera ia menanyakan pada petani sahabatnya dimana ybs menemukan batu kecil ini. Si petani menyebutkan lokasi sebuah gua dimana ia menemukannya. Dr. Cabrera lalu menjanjikan akan membeli batu-batu yang bergambar darinya jika si petani dapat menemukannya lagi. Pada akhirnya ia mendapatkan 15.000 lebih keping bebatuan yang menjadi koleksi pribadi Dr. Cabrera.

Kabar tentang bebatuan bergambar yang ditemukan oleh petani ini lalu menyebar luas dan didengar oleh BBC yang lalu mendokumentasikan penemuan batu-batu tsb. Berita yang dilansir BBC membuat pemerintah Peru penasaran dan mengadakan penyelidikan resmi. Mereka menginterogasi si petani tentang asal usul batu-batu itu. Pemerintah Peru mengancam, si petani akan masuk penjara jika berani menjual harta karun berharga negara tsb pada siapa saja (Peru mempunyai UU barang antik yang sangat ketat). Si Petani lalu mengubah ceritanya. Di versi cerita tsb ia mengatakan bhw ia mengambil batu-batu kali dan memahatnya dengan gambar-gambar menarik lalu dijual ke turis. Pemerintah tampak puas dengan penjelasan ini. Pemerintah lalu mengumumkan bhw batu-batu tsb tidak mempunyai nilai sejarah sama sekali kecuali hanya sekedar souvenir yang dijual pada para turis. Kecaman yang bertubi-tubi ditujukan pada BBC karena menyebarluaskan berita penemuan batu-batu yang tidak bermutu.

Batu kecil yang dimaksudkan sebagai hadiah itu lalu berubah menjadi penelitian seumur hidup bagi sang fisikawan. Dr. Cabrera mengerti bhw petani sahabatnya harus mengubah cerita agar tetap selamat. Apa yang membuat ia amat tertarik dengan bebatuan tsb adalah pahatan yang menggambarkan banyak hal-hal yang amat menakjubkan, yang tidak mungkin dipahat oleh seorang petani yang bahkan tidak menamatkan pendidikan dasarnya.

Maka selama 30 tahun terakhir dalam hidupnya Dr Cabrera mendedikasikan semua sumber dayanya untuk melakukan penelitian mengenai batu-batu tsb. Ia berusaha keras agar komunitas ilmuwan mau ikut berpartisipasi dalam penelitian ini. Usaha yang tidak mudah memang, karena stigma negatif telah tertanam dalam benak komunitas ilmuwan mengenai “bebatuan palsu” yang dipahat seorang petani Peru.

Tidak menyerah pada penolakan kaum ilmuwan, Dr Cabrera lalu membuka sebuah museum sehingga khalayak ramai dapat melihat-lihat batu-batu Ica ini. Minatnya yang begitu besar pada bebatuan Ica menghantarkan Dr. Cabrera menjadi seorang arkeologis dan geologis amatir selain minatnya yang besar pada dunia Fisika.

Dr. Cabrera mengkategorikan koleksinya berdasarkan subyek pahatan. Ada kategori manusia, hewan-hewan kuno, dan benua-benua yang hilang serta pelbagai macam bencana global.

Ada pahatan yang menggambarkan aliran darah dan arteri pembedahan jantung, transplantasi jantung bahkan transplantasi otak, pembedahan caesar dengan metode akupuntur sebagai anestesi, artificial life support system, dll

Ada pula batu yang menggambarkan peta Bumi dilihat dari udara dengan susunan benua yang sama sekali berbeda dengan yang kita kenal sekarang. Ketika gambar peta ini di perbandingkan melalui simulasi komputer maka para ilmuwan mendapatkan bhw susunan benua tsb sangat akurat dengan susunan benua kira-kira 13 juta tahun yang lampau di planet Bumi. (Peta kuno tsb juga menggambarkan benua Atlantis dan Lemuria).

Ada pula penggambaran manusia sedang mengobservasi planet-planet, komet dan susunan bintang-bintang. Beberapa lainnya menggambarkan manusia dan hewan spt dinosaurus hidup bersama, bahkan mengendarai si dino, di darat dan di udara! Gambar-gambar di bebatuan Ica sangat akurat, contoh gambar dinosaurus yang dipahat di batu, diketahui pernah hidup di Bumi, juga konfigurasi planet dan bintag-bintang semuanya tepat berada di orbit mereka.

Siapa yang membuat gambar2 di batu2 tsb? Good Question! Setelah meneliti selama 30 tahun, Dr. Cabrera punya teorinya sendiri mengenai Ica Stones. Teorinya begini:
Pada jaman baheulaaaaaaaaaaaaaaaaa pisan planet Bumi dihuni oleh sebuah peradaban yang amat advance yang kemungkinan besar datang dari Pleiades Star System. Mereka mendarat di Bumi dan mengkoloni planet ini. Bukannya beradaptasi dengan kondisi di Bumi, mereka berusaha mengendalikan alam di planet agar sesuai dengan kondisi mereka. Peradaban ini mencoba memanipulasi alam dengan kecanggihan teknologinya, namun usaha tsb gatot alias gagal total (viva mother nature!) Manipulasi alam dengan kecanggihan teknologi mereka malah mengakibatkan topan besar, banjir bandang, dan gempa bumi (banjir lumpur panas engga ada kali ye…. . Setelah sekian lama mencoba mengendalikan alam, akhirnya mereka nyerah dan bersiap-siap meninggalkan bumi kembali ke ibu pertiwi mereka di Pleiades. Mudiknya para alien ini digambarkan dalam salah satu pahatan bergambar.

Dr. Cabrera juga percaya bhw Pampa Colorada adalah spaceport peradaban kuno tsb. Ia menduga para alien pleiades menggunakan semacam energi elektromagnetik untuk menerbangkan pesawatnya. (salah satu bebatuan koleksi si doktor menggambarkan hal ini) Fakta juga membuktikan bhw Pampa Colorada mengandung deposit bijih besi dalam jumlah berlimpah yang dapat menambah kekuatan medan energi elektromagnetik.

Orang-orang yang mengenal Dr. Cabrera menceritakan bhw ia adalah sosok yang sangat ramah dan jujur. Ia juga amat berdedikasi terhadap penelitian Ica Stones. Rumor mengatakan bhw Dr. Cabrera mempunyai secret chamber di Museumnya. Ruang rahasia ini untuk menyimpan beberapa batu Ica yang sangat special. Disebut special karena –konon- batu-batu yang satu ini mempunyai “pesan bagi kemanusiaan”. Pesan2 ini dirahasiakan oleh pihak Museum Ica Stones sampai waktu yang tepat bagi umat manusia untuk mendengar pesan-pesan ini.

Karena teori-teorinya yang kontorversial dan karena antusiasmenya yang besar pada Ica Stones, Dr Cabrera di-asingkan dari komunitas Ilmuwan. Namun sampai akhir hayatnya ia tetap bersemangat melakukan penelitian pada Ica Stones. Dr. Cabrera meninggal dunia karena kanker pada Desember 2001. God Bless Him!

Beliau selalu mengatakan begini pada orang-orang yang meragukan keaslian batu-batu Ica: “Jika kalian pikir petani kawanku itu yang menggambar semua bebatuan Ica yang ia temukan maka ia haruslah seorang yang amat mendalami tentang susunan planet dan bintang, ia haruslah mempunyai pengetahuan advance medis, geologi. Geografi, paleoantropologi, paleoclimatologi, paleomagnetism, archaeoastronomy, archeology, dll.

Sceptics can’t explain how the farmer could carve more than 15.000 stones (other than to say that he’d had help), nor can they justify why an ignorant laborer would go to the trouble of doing all this just to sell rocks to tourist. Cynics also can’t account for those maps of ancient origin, which show how Earth looked in earlier days as confirmed by geologist using computer simulation. In other words, the Ica Stones still remain a mystery that no one can explain with any sort of incontrovertible proof – which, of course, is why they’re still a mystery.




Pembangunan Piramida dan Candi Borobudur Dibantu Makhluk Angkasa Luar?

Banyak orang telah mengenal piramida. Piramida adalah bangunan modern pada masa purba yang terdapat di Mesir. Bangunan ini disusun bertingkat, makin ke atas makin kecil. Piramida terdiri atas ribuan bongkahan batu. Tiap batu mempunyai berat sekitar dua ton. Diperkirakan berat sebuah piramida mencapai jutaan ton. Bila dideretkan maka panjang batu pada piramida Cheops, piramida terbesar di Mesir, melebihi panjang pantai Amerika dari utara ke selatan.

Bagaimana membuat piramida, berapa lama waktu untuk menyelesaikannya, dan berapa banyak orang yang mengerjakannya? Sejak lama para pakar masih belum bisa memberikan jawaban memuaskan. Hanya sebagian misteri yang berhasil diungkapkan, antara lain oleh arkeolog Inggris Howard Carter terhadap makam Tutankhamen di dalam sebuah piramida.
Carter dan tim ekspedisinya menemukan terowongan berikut tangga yang tersusun rapi dan sejumlah catatan tertulis. Di dalam terowongan itu terdapat makam raja dan keluarganya yang mayatnya sudah diawetkan (mumi). Perhiasan emas, prasasti yang berisi kutukan, dan gambar dinding. Perlu waktu puluhan tahun untuk melakukan ekskavasi di sini.

Eksperimen
Banyak pakar menduga piramida dibangun dari bagian bawah terus ke atas. Tangga naik, untuk meletakkan batu-batu di atasnya, menggunakan punggung bukit. Setelah bagian tertinggi rampung, maka bukit tersebut dipangkas habis. Dengan demikian yang tersisa hanyalah piramida.

Yang masih sukar diperkirakan adalah bagaimana membawa batu seberat dua ton ke atas. Kalau dengan kerekan, berapa besar kerekannya? Kalau dengan batang pohon, bagaimana menggelindingkan batu yang demikian berat itu? Masalahnya, salah perhitungan sedikit saja, nyawa terancam melayang. lni karena bentuk piramida Mesir sangat landai, tidak berundak sebagaimana piramida Amerika Selatan.

Ditafsirkan, piramida dikerjakan selama berpuluh-puluh tahun. Bahan bangunan kemungkinan besar berasal dari sepanjang sungai Nil dan daerah-daerah di sekitar tempat piramida berdiri.
Beberapa tahun lalu pakar-pakar Jepang, Prancis, dan negara-negara maju pemah melakukan eksperimen untuk membuat piramida tiruan. Mereka menggunakan alat-alat berat dan alat-alat modern, termasuk helikopter sebagai alat pengangkut batu.
Pada tahap pertama. mereka mengawalinya dari bagian bawah. Ternyata pembangunan piramida tidak rampung. Begitu pula ketika dimulai dari bagian atas.

Mengapa teknologi masa kini tidak mampu menyaingi teknologi purba? Benarkah pekerja-pekerja Mesir dulu dibantu tenaga gaib para jin dan dewa sehingga berhasil mendirikan bangunan supermonumental itu?

Piramida Mesir tidak dibuat sembarangan. Ada kaidah-kaidah tertentu yang harus ditaati. Pada bagian atas piramida terdapat sebuah lubang. Lubang ini menghadap ke arah matahari terbit. Hal ini tentu dimaklumi karena bangsa Mesir purba menganggap dewa Ra (Matahari) sebagai dewa tertinggi. Uniknya, bila bentuk piramida direbahkan ke atas tanah, maka sudut-sudutnya tepat berada di garis lingkaran. Dengan adanya bentuk demikian disimpulkan bahwa pembangunan piramida direncanakan dengan teliti. Apalagi bayangan matahari pada piramida tadi menunjukkan musim-musim yang ada di tanah Mesir.
Menurut sejumlah ahli Egyptotogi (pengetahuan tentang sejarah dan kebudayaan Mesir), makna simbolis pada piramida begitu besar. Tulisan-tulisan hieroglif menyiratkan ada unsur magis pada bangunan itu.

Candi Borobudur
Tahun 1930-an W.O.J. Nieuwenkamp pernah memberikan khayalan ilmiah terhadap Candi Borobudur. Didukung penelitian geologi, Nieuwenkamp mengatakan bahwa Candi Borobudur bukannya dimaksud sebagai bangunan stupa melainkan sebagai bunga teratai yang mengapung di atas danau. Danau yang sekarang sudah kering sama sekali, dulu meliputi sebagian dari daerah dataran Kedu yang terhampar di sekitar bukit Borobudur. Foto udara daerah Kedu memang memberi kesan adanya danau yang amat luas di sekeliling Candi Borobudur.

Candi Mendut
Menurut kitab-kitab kuno, sebuah candi didirikan di sekitar tempat bercengkeramanya para dewa. Puncak dan lereng bukit, daerah kegiatan gunung berapi, dataran tinggi, tepian sungai dan danau, dan pertemuan dua sungai dianggap menjadi lokasi yang baik untuk pendirian sebuah candi.

Candi Borobudur didirikan dekat pertemuan Sungai Eto dan Progo di dataran Kedu. Tanpa bantuan peta sulit bagi kita sekarang untuk mengenali kedua sungai itu. Untuk menentukan lokasi candi mutlak diperlukan pengetahuan geografi dan topografi yang benar-benar handal. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu.
Bangunan Candi Borobudur dianggap benar-benar luar biasa. Bahan dasarnya adalah batuan yang mencapai ribuan meter kubik jumlahnya. Sebuah batu beratnya ratusan kilogram.

Hebatnya, untuk merekatkan batu tidak digunakan semen. Antarbatu hanya saling dikaitkan, yakni batu atas-bawah, kiri-kanan, dan belakang-depan.

Yang mengagumkan, bila dilihat dari udara, maka bentuk Candi Borobudur dan arca-arcanya relatif simetris! Kehebatan lain, di dekat Candi Borobudur terdapat Candi Mendut dan Candi Pawon. Ternyata Borobudur, Mendut, dan Pawon jika ditarik garis khayat, berada dalam satu garis lurus. Maka kemudian orang mereka-reka bahwa pembangunan Candi Borobudur juga dibantu para jin, dewa, dan ”orang pintar” lainnya.

Angkasa Luar
Tahun 1970-an muncul Erich von Daniken, seorang pengarang fiksi ilmiah (science fiction), yang bukunya sangat populer. Beberapa karyanya seperti Kereta Perang Para Dewa, Kembalinya Bintang-Bintang, Emas Para Dewa, Mencari Dewa-Dewa Kuno, dan Mukjizat Para Dewa berhasil membius jutaan pembacanya dengan khayalan yang sulit dipercaya namun dapat juga dicerna akal sehat.

Di dataran tinggi Nazca (Peru), demikian awal kisah, terdapat sebuah lajur tanah rata yang panjangnya lebih dari 50 kilometer. Para arkeolog menafsirkannya sebagai ”jalan raya bikinan bangsa Inca”. Namun von Daniken menganggapnya sebagai ”landasan bandar udara untuk melayani penerbangan antarbintang”, apalagi dia berhasil mengaitkannya dengan sejumlah temuan arkeologi.

Dengan imajinasinya von Daniken mengatakan pasti ada planet lain yang dihuni oleh makhluk sejenis manusia. Penghuni planet itu adalah makhluk-makhluk yang kecerdasan otak dan peradabannya melebihi manusia biasa. Berpuluh-puluh ribu tahun yang lalu makhluk-makhluk ini berkunjung ke bumi mengendarai wahana antariksa yang dapat mengarung angkasa dengan kecepatan supertinggi. Ternyata khayalan von Daniken didukung oleh berbagai tinggalan arkeologi.

Pada sebuah peta dari Istana Topkapi di Turki, tergambar benua Amerika dan Afrika dengan di bawahnya daratan Antartika di kutub selatan. Penggambaran peta demikian hanya mungkin dilakukan melalui pemotretan dari jarak jauh di angkasa. Bila dicermati peta kuno itu sama benar dengan peta bikinan Angkatan Udara AS hasil proyeksi sama jarak dari titik tolak di Mesir.

Di Val Camonica (Italia) dan di Tassili (Gurun Sahara) terdapat lukisan dinding yang menggambarkan orang berpakaian seperti astronot zaman sekarang, lengkap dengan baju tebal dan helm. Bahkan helmnya menutupi seluruh kepala dan dilengkapi antena. Kalau begitu benarkah dulu pemah terjadi penerbangan angkasa luar yang dilakukan makhluk dari planet lain ke bumi?

Dalam perkembangannya makhluk dari angkasa luar itu berubah wujud menjadi tokoh dewa, sering dipuja masyarakat purba. Adanya dewa tergambar jelas dari mitologi dan berbagai kitab keagamaan di pusat-pusat kebudayaan kuno, seperti di Maya, Inca, Mesopotamia, India, Mesir, Yunani, Romawi, dan Indonesia. Dalam mitologi dan kitab keagamaan digambarkan para dewa bersemayam jauh di atas sana dan sewaktu-waktu dapat berkunjung ke bumi, baik dengan terbang secara langsung maupun menggunakan wahana antariksa.

Sampai kini kita belum dapat memberikan jawaban yang pasti apakah pembangunan piramida dan Candi Borobudur memang benar-benar dibantu makhluk dari angkasa luar ataukah keterampilan bangsa sekarang masih minim. Teori siapakah yang harus kita ikuti, teori von Daniken yang imajinatif dan bobot ilmiahnya kurang meyakinkan ataukah teori para arkeolog yang saintifik? Sayang teori yang saintifik itu masih misteri seperti halnya misteri yang masih menyelimuti piramida dan Candi Borobudur.




C.G. Jung - synchronity

C.G. Jung pernah mngajukan satu konsep yg namanya : synchronity.

artinya kurang lebih adalah pengertian tak umum dari fenomena "kebetulan".
tujuannya kira2, utk mempelajari kaitan kebetulan dgn realitas.
ada banyak kasus synchronity ini (sori contoh rata2 emg dr dunia Barat)

1. Edgar Allan Poe pd tahun 1838 menulis karya dgn judul "The Narrative of Arthur Gordon Pym of Nantucket".
krg lebih ceritanya mnceritakan "pembunuhan atas alasan survival" 4 org yg selamat dr badai di suatu pulau terpencil.
dlm crt itu, mrk memakan satu temannya yg bernama Richard Parker.

tahun 1884, diberitakan bhw 4 org pelaut *nyata* terseret arus ke suatu pulau stlh sblmnya perahu mrk diterjang badai.
3 org dr mrk terlibat pembunuhan thd salah seorang rekan lain yg slmt. nama korban ialah Richard Parker. dan berakhir dimakan pula.

2. Di sebuah kabin duduk kereta api di Peru pd kisaran 1920 terjadi percakapan ini :
A : "Nama saya Bingham"
B : "Nama saya Powell"
lalu C datang masuk ke ruangan tsb : "Anda pasti tak akan percaya, nama saya Bingham Powell."

3. Mobil yang dikendarai John Stott hancur krn pd suatu kecelakaan lalin di tahun 1985. Saksi yg brd ditmpt bernama Bernard Stott. Kasus ini diinvestigasi oleh staf kepolisian setempat bernama Tina Stott. Dan urusan administrasinya diatur oleh seorang staf sersan yg bernama Walter Stott.
Catatan : Tak ada satu pun pelaku yg memiliki hubungan darah.

4.

Morgan Robertson (m.24 maret 1915) mungkin krg dikenal dan ngga prnah dikaitkan sama kapal legendaris Titanic.
cm, ia prnh buat satu novel yg brcerita ttg ambisi, kehebatan dan keterbatasan manusia. jg dlm bntuk kapal pesiar / Luxury Liner.
nama kapal imajinatifnya ini, Titan aja (ga pake IC).

*ia crt ttg penemuan besar dunia dlm bntuk kapal "Luxury Liner" seberat 75000 ton dgn panjang sktr 880 kaki (Titanic mmiliki berat 66000 ton dan panjang 882 kaki).
*Titanic dilengkapi 3 penggerak berupa kipas (propeller) beserta 2 tiang layar (mast) dan bersauh pada April 1912 dari South Hampton, Inggris.
Titan, jg persis memiliki jumlah propeller dan tiang yg sama, dan brgkat pd bulan April.
*Titanic, pny 20 life-boats. artinya krg dr setengah kuota wajar mengingat kapasitas penumpang yaitu 3000 org.
Titan menyediakan 23 life-boats, meski itu jg msh trmasuk blm memenuhi kuota utk menutup minimal setengah jumlah penumpang (yg jg adalah 3000 org).
*pd kecepatan 23 knot, Titanic menabrak gunung es pd malam berberkabut di perairan Atlantik utara.
pd kecepatan 25 knot, Titan jg mengalami hal serupa di tempat yg sama.
*lebih dr setengah penumpang Titanic (sktr 2207 penumpang) tewas akibat peristiwa tsb.
sementara utk Titan, lbh dari setengah penumpangnya (sktr 2500 pnmpng) jg tewas.

yg menariknya adalah, bahwa Morgan Robertson mengeluarkan novel fiksinya ini 14 tahun sebelum kapal *nyata* Titanic mulai berangkat sauh.
Logged

KapCil ---> kamu dijaring karena bicara vulgar
oRo_b!tch
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 418


oRo_b!tch


WWW
« Reply #8 on: February 29, 2008, 12:43:15 pm »

Machu Picchu




Puing Machu Picchu, yang ditemukan kembali pada 1911 oleh Yale arkeolog Hiram Bingham, adalah salah satu tempat kuno yang paling indah dan misterius di dunia.
Ketika orang Inca yang menggunakan puncak gunung Andes (di ketinggian 9060 kaki )untuk mendirikan beratus-ratus struktur batu (awal 1400’an), legenda dan mitos menunjukkan Machu Picchu (yang berarti ‘Gunung Tua’di bahasa Quechua)semenjak awal dianggap sebagai tempat keramat.

Sebagaimana bentuk aslinya, orang2 Inca membuat situs ini dalam bentuk kota kecil(5 mil persegi) yang sama sekali berdiri sendiri. Tidak akan nampak dari arah bawah pegunungan dan dikelilingi petak-petak pertanian yang dapat mencukupi pangan penduduknya di kala itu, serta mendapat pengairan yang cukup dari pegunungan sekitarnya.

Tampaknya Machu Pichu digunakan sebagai tempat diadakannya upacara-upacara rahasia, kepercayaan masyarakat Inca. Machu Pichu dibangun di atas sungai Urubamba yang deras. Situs yang memiliki istana, tempat-tempat pemandian umum, kamar-kamar penyimpanan, dan kurang lebih 150 rumah ini selalu diliputi awan pegunungan dan merupakan tempat peristirahatan yang luar biasa.

Struktur bangunan terdiri dari batu granit abu-abu dan merupakan buah kejeniusan arsitektur dan seni dari bangsa Inca. Susunan batu digabungkan sedemikian rupa tanpa menggunakan bahan perekat/semen. Yang luar biasa adalah presisi pemasangan yang begitu rapi dan halus hingga tidak menyisakan celah sedikitpun (setiap sambungan bahkan tidak dapat disisipi bahkan oleh pisau yang paling tipis sekalipun).[mengingatkan saya pada susunan batu2 pada candi2 di negara kita ]

Salah satu fungsi pokok Machu Pichu adalah sebagi tempat observasi angkasa. Terdapat batu yang disebut Intihuatana di tengah-tengah situs yang dibangun sebagai acuan titik ekuinok peredaran matahari dan pedoman penanggalan.

Legenda menyebutkan, barangsiapa menempelkan dahinya pada batu Intihuatana, akan dibukakan pandangannya ke alam spiritual/roh. Orang-orang Inca sangat percaya bahwa kehancuran Intihuatana akan menyebabkan kematian dewa2 pelindung setempat. Oleh sebab itu para pendatang Spanyol dalam menaklukkan bangsa Inca pasti mencari-cari benda seperti ini untuk segera dihancurkan.
Karena tempatnya yang sangat terembunyi di atas pegunungan tinggi, orang-orang Spanyol tidak pernah menemukan Machu Pichu, walaupun mereka sempat mencurigai keberadaaannya. Dengan begitu maka Intihuatana dan roh yang memberinya semangat hidup tetap aman berada di tempatnya.



Chupacabra : Mutant Misterius dari America


Chupacabra atau yang biasa juga disebut El Chupacabara merupakan sebutan bagi Mutant/Monster misterius yang beberapa tahun belakangan ini menjadi teror bagi warga di Benua Amerika,terutama Amerika Tengah dan Amerika Latin.Kata Chupacabra sendiri berasal dari bahasa Spanyol yang mempunyai arti "Pemangsa/penghisap Darah Kambing",karena sejak kemunculannya di berapa dekade ahir-ahir ini,makluk misterius yang mempunyai kebiasaan menyerang kemudian menghisap darah hewan ternak,terutama Kambing,telah banyak diperbincangkan oleh warga di Benua Amerika.
Salah satu saksi mata asal Puerto Rico menceritakan pengalamannya bertemu dengan Mutant tsb pada awal tahun 90-an,Beliau menuturkan telah melihat makluk aneh,mirip seekor anjing,namun berjalan dengan dua kaki saja,dan memiliki jajaran tulang belakang membentang dari leher ke pangkal ekor,yang pada saat itu sedang memangsa salah satu ternaknya.Setelah dipergoki,Mutant misterius itu kemudian kabur dengan gaya berlari mirip dengan seekor Tyranosaurus Rex/T-Rex.



Legenda Chupacabra sendiri sudah mulai banyak diperbincangkan kira-kira pada tahun 1987,dimana salah suatu surat kabar harian Puerto Rico,El Vocero dan El Nuevo,melaporkan mengenai seringnya terjadi pembunuhan hewan-hewan ternak seperti Ayam, Kuda,Sapi Perahan dan Kambing di beberapa wilayah Negara tsb.Pertama kali, dugaan pembunuhan terhadap hewan-hewan ternak tsb dilakukan oleh beberapa oknum yang menganut aliran hitam.Namun lambat laun dugaan ini hilang,dan ahirnya pembunuhan terhadap hewan ternak hampir menjalar di seluruh wilayah Negara Puerto Rico,sehingga banyak peternakan kehilangan kehidupan hewani-nya.

Setelah terjadi di Puerto Rico,Kejadian sama juga muncul di Negara-Negara Amerika Latin dan Amerika Tengah lainnya seperti Republik Dominika,Argentina,Bolivua,Chilie,Kolombia,Chilie, Honduras,El Salvador,Panama,Peru,Brazil,USA,dan Meksiko.
Pada saat itu juga,Berita mengenai Chupacabra mulai disiarkan beberapa kali oleh Chanel Televisi Inggris,Spanyol,dan negara2 Eropa lainnya.

Pada Juli 2004 kemarin,seorang peternak dekat San Antonio,telah membunuh makluk menyerupai anjing namun tidak berbulu yang telah membunuh beberapa ekor ternaknya.Banyak yang beranggapan mutant misterius yang berhasil dibunuh oleh peternak tsb merupakan seekor Elmendorf Creature.Pada bulan Oktober 2004,makluk menyerupai Elmendorf Creatur terlihat kembali di wilayah peternakan San Antonio.



Kisah Lainnya juga dituturkan oleh peternak di wilayah Coleman,Texas yang bernama Leggie Lagow.Pada pertengahan tahun 2005,dia berhasil mengangkap seekor binatang aneh yang belum pernah ia kenal sebelumnya.Menurut penuturannya dia curiga mengenai kematian sejumlah ayam dan kalkun peliharannya yang belakangan sering terjadi di peternakannya.

Pada Bulan April tahun 2006,MosNews melaporkan bahwa Chupacabra terlihat untuk permakalinya di Rusia.Laporannya dimulai dari wilayah Rusia tengah pada tahun 2005,dimana diceritakan oleh saksi mata,seekor makluk aneh telah membunuh tiga puluh ekor kalkun dalam waktu semalam dan menghisap darahnya.Laporan selanjutnya dari sebuah desa di Neigboring Rusia, diberitakan 30 ekor domba dibunuh secara misterius dengan ciri indung telur tebuai keluar dan darah di bagian dalam hewan-hewan tsb telah kering seperti habis terhisap.

Sejauh ini sudah banyak bukti-bukti mengenai keberadaan makluk ini,baik berupa bangkai/ maupun kesaksian2 yang dituturkan oleh para warga.Beberapa penemuan bangkai/perburuan yang dilakukan warga terhadap hewan misterius tsb, diserahkan oleh para ahli kedokteran hewan untuk diteliti lebih lanjut.

Sejauh ini,banyak orang Puerto Rico beranggapan Bahwa Chupacabra merupakan makluk dari hasil rekayasa Genetika dari suatu lembaga penelitian Amerika Serikat,yang kabur dari Laboratorium di El Yunque,sebuah laboratorium di Timur Puerto Rico yang telah rusak diporak porandakan oleh terjangan angin topan di awal tahun 90'an

Tak sedikit pula orang-orang yang menganggap Chupacabra ada hubungan erat dengan Makluk Asing (alien / ET)



Crop Circle


Crop Circle merupakan fenomena alam penuh misteri yang sampai saat ini paling sering di jumpai.Sudah hampir 350 tahun semenjak kemunculannya pertamakali di Inggris pada tahun 1647, sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti bagaimana cara mereka terbentuk.

Crop circle sendiri adalah lingkaran aneh yang sering terbentuk diatas ladang gandum (biasanya pada musim semi dan panas) , uniknya lingkaran-lingkaran yang bentuknya sangat sempurna dan memiliki tingkat kerapian dan ketelitian yang tinggi tersebut terbentuk dalam waktu sekejap saja.Lingaran-lingkaran pada crop circle biasanya terbentuk dengan dimensi yang lebar dan besar.

Crop Circle banyak muncul di daerah pertanian gandum Amerika,Inggris,Rusia,Australia,dan sebagian Asia.Namun sebagian besar banyak ditemui di Inggris terutama di Kota Winchester.Yang menarik dari Crop Circle adalah macam-macam bentuk dari lingkarannya,bahkan penampakannya tidak hanya berupa lingkaran saja,namun sempat beberapa kali Crop Circle membentuk citra makluk hidup seperti kalajengking,bunga matahari,Lebah,dll.

Kemunculannya di Rusia beberapa tahun yang lalu sangatlah menakjubkan,dimana mereka bermunculan silih berganti.Masyarakat sekitar yang melihatnya sungguh tidak mengerti,bagaimana cara mereka bisa terbentuk secepat itu.dalam kurun semalam saja,sekitar 6-7 crop circle dengan ukuran yang besar telah terbentuk dihamparan ladang gandum mereka.Yang membuat mereka semakin berdecak kagum adalah macam-macam bentuk dari crop circle itu sendiri,ada yang membentuk citra bunga matahari yang luar biasa indahnya.

Sampai saat ini,banyak spekulasi dan pandangan mengenai peroses terbentuknya Crop Circle.Ada yang beranggapan fenomena tersebut memang dibuat oleh manusia,tapi ada pula yang beranggapan murni dari proses gejala alam.

Banyak yang meyakini, bahwa sebagian besar lingkaran aneh di ladang gandum terbentuk dalam waktu satu malam, besar kemungkinan adalah hasil karya makhluk luar angkasa. Sejak 1990, fotografer Alexander mengatakan, dia melihat cahaya yang ganjil di ladang gandum, cahaya itu terbang kesana-kemari di antara kedua lingkaran aneh. Keberadaan alien di perut bebek liar di San Franscisco AS barangkali memperkuat dugaan ini.


Teotihuacan



Teotihuacan berarti kota dewa-dewa atau " tempat di mana manusia menjadi dewa" ( di Nahuatl). Terletak di lembah Teotihuacan, 30 mil sebelah utara dari Mexico City.

Teotihuacan yang digunakan sebagai ibukota dan pusat peraturan adat itu memimpin bangsa Aztec dalam beberapa abad. Hampir bisa dipastikan Teotihuacan adalah kota di masa lampau yang terbesar Mexico pada masa kejayaannya, dan kota paling besar keenam di dunia di abad 600. Teotihuacan mulai mengalami kemerosotan tajam di sekitar abad 650 , dan hampir sepenuhnya dikalahkan di sekitar abad 750. Tak seorangpun mengetahui penyebabnya.

Pada puncak nya, di sekitar abad 500-600 masehi, Teotihuacan mempunyai populasi 200,000 orang-orang. Teotihuacan merupakan kota yang direncanakan dengan baik dan meliputi hampir delapan mil persegi wilayah, serta lebih besar dan lebih maju dibanding kota manapun di Eropa saat itu. Peradaban maju yang sama pada jaman ini adalah Romawi kuno, tetapi masa keemasan Aztec lebih panjang (lebih dari 500 tahun). Para ahli arkeologi sudah lama tertarik dengan lokasi ini.

Sejarah dan kultur Teotihuacan masih sebagian besar misterius. Peradabannya meninggalkan reruntuhan yang sangat besar, tetapi tidak ada jejak tertulis yang jelas yang pernah ditemukan. Sangat minim keterangan pasti tentang siapa penduduk/penghuninya, serta siapa pemimpin yang berkuasa di masa pendudukan oleh Bangsa Toltec dan kemudian oleh Aztec. Sebenarnya bangsa Aztec tidak pernah benar-benar berdiam di kota tersebut, tetapi memberi sumbangan terbesar dibangunnya tempat dan struktur utama, dan sebutan Teotihuacan seperti yang kita dengar hingga saat ini



Teotihuacán dengan teliti dibangun pada suatu dataran yang diatur tepat pada sudut 15º.5 dari empat penjuru . Jalan utama nya yang dinamakan " Street of the Death," memanjang 15º.5 dari arah timur laut ke arah barat daya. Struktur yang paling mengesankan adalah Piramida Matahari yang secara tepat diorientasikan menghadap 15º.5 ke arah barat laut, posisi menghadap matahari yang tepat saat sunset di setiap 13 Agustus.

Kedudukan dari Piramida Bulan di sisi yang agak jauh dari jalan utama juga dibangun atas dasar perhitungan seperti itu. Dengan detail sangat memperhatikan arah pandang dari puncak Piramida Matahari, ke arah piramida bulan, dan tetap mengikuti kaidah garis bujur yang ada. Hal itu mempermudah para pendeta/imam dari kota tersebut untuk menentukan/menetapkan batas waktu tengah hari dan tengah malam dengan akurat.

Beberapa usaha telah dibuat untuk menjelaskan tentang fungsi tata ruang dari Teotihuacán yang mendukung ilmu perbintangan.

* 100 SM sampai 0 Masehi disebut Proto-Teotihuacan ( berawal dari dua dusun kecil di sebelah utara Lembah Teotihuacan, Mexico, populasi= 5000 jiwa)

* Tahun 0 sampai 150-an masehi disebut Teotihuacan I- (Jalan utama (Street of the Death) dan Piramida Matahari didirikan)

* Tahun 150 sampai 300 masehi disebut Teotihuacan II- ( lokasi dataran tempat dibangunnya kota dimulai)

* tahun 300 sampai 650 masehi disebut Teotihuacan III- ( masa berkembangnya populasi = 85,000-200,000 jiwa )

* tahun 650 sampai 700 masehi disebut Teotihuacan IV atau masa Kemunduran Teotihuacan

Di samping kedua piramida utama, ada juga istana atau kuil, terutama di sebelah utara kompleks kota, atau di depan Piramida Bulan. Terdapat Kuil Quetzalcoatl, Istana kupu-kupu, Kuil Feathered Conches, dan Kuil Jaguars . Kesempurnaan nilai seni dari Teotihuacanos dapat dilihat pada batu dan lukisan dinding yang diukir dan menghiasi dinding istana dan beberapa bangunan.

Kota ini mengalami kebinasaannya di sekitar th.700 M, melalui pembakaran dan penghancuran oleh penyerbu yang tak dikenal. Sebenarnya satu abad lebih awal, di sekitar th 600-an M, hampir semua dari pengaruh Teotihuacan atas sisa Mesoamerica telah berhenti, ditandai dengan beberapa macam gangguan internal atau kemunduran sebelum masa kebinasaan.

Gejala pertama nampak sekitar th 650. Suatu abad kemudian, Teotihuacan hanya menjadi bayangan gambaran pendahulunya. Populasi yang telah merosot dengan cepat. Bahwa segala yang dulunya dibanggakan, kini hanya berwujud tak lebih dari satu rangkaian dusun kecil yang memanjang di atas suatu area sekitar satu kilometer persegi.

Beberapa bencana yang besar kelihatannya menyerang kota di (dalam) AD 700, mengurangi populasinya hingga di bawah 70,000 orang. Selanjutnya banyak dari penduduknya pindah/bergerak ke arah timur. Kota ini dengan sengaja dibakar dan dihancurkan untuk kemudian ditinggalkan sama sekali. Dari tahun ke tahun, bangunannya banyak yang roboh dan piramida-piramida besar tersebut menjadi tempat tumbuh lebat berbagai macam tumbuhan.

Masa kemunduran Teotihuacan hampir sama cepat seperti proses naiknya menuju masa kejayaan. Meskipun demikian, sampai lebih dari delapan abad kemudian, Teotihuacan masih dipuja-puja dimana-mana dan dianggap sebagai tempat yang suci. Tetapi tak seorangpun ingat siapa yang telah membangunnya, dan bahwa puluhan ribu manusia pernah hidup di sana.

Jauh dari Avenue/Street of the Death, peradaban kota ini berusaha mempertahankan hidup sampai kira-kira dua abad berikutnya, walaupun total populasi dari Teotihuacan yang tersisa hanya tinggal seperempat dari pendahulunya. Beberapa macam krisis menyusul semua Peradaban klasik Mesoamerica ( termasuk Maya) pada dua abad kemudian, yang memaksa mereka untuk meninggalkan kebanyakan dari kota-kota yang ada. Beberapa ahli antropologi menduga bahwa krisis ini terjadi karena masa kekeringan yang panjang dan menyebabkan berkurangnya persediaan pangan.

Mereka berspekulasi bahwa hal ini disempurnakan lagi oleh suatu kombinasi dari pergeseran iklim dari alami ke arah keringan yang nampak terjadi di mana-mana di Mexico sepanjang Periode klasik, karena penduduk telah memotong semua kayu di lembah itu. Mula-Mula ada pohon cedar, pohon seperti cemara, cemara, dan hutan pohon ek. Selanjutnya yang tersisa adalah kaktus, yucca, dan jenis tanaman lidah buaya. Perubahan ini di dalam ekologi menandakan adanya suatu pergeseran iklim yang besar.

Walaupun Teotihuacan menjadi teka-teki para ahli arkeologi karena merupakan suatu kota yang sangat besar yang muncul tanpa kejelasan siapa pembangunnya, fakta paling penting yang dapat dipelajari ahli arkeologi dalam masa Mezoamerican adalah supremasi dari Teotihuacan. Seperti dipusatkannya peradaban Mexico kuno, dengan populasi yang tinggi dan produksi yang luar biasa. Kekuatannya sampai menyentuh budaya dan politis, yang berkembang tidak hanya di tempat asal, tetapi juga sepanjang pantai yang tropis, yang mencapai bahkan ke dalam wilayah otoritas Maya .Segala jenis perdagangan dan sistem upeti kerajaan upeti dipercontohkan oleh peradaban Aztec. Semua bangsa Mexico kuno yang lain, bergantung pada bangsa Aztec untuk hal apapun yang mereka capai.


Kapan Teotihuacan jatuh, di sekitar th 650-an? Saat-saat itu persatuan kekuatan dalam Mesoamerica telah hilang, dan seiring dengan itu, demikian pula keadaannya dengan perdagangan antar daerah yang sebelumnya tersebar luas. Periode akhir masa klasik memperlihatkan peningkatan pertentangan/fractionalisasi antar kultur. Selanjutnya muncul siasat memperkuat pasukan dari suku-suku/kerajaan kecil yang mulai bangkit. Bermula dari pusat peradaban di Teotihuacan, untuk selanjutnya peperangan menjadi keseharian mereka. Bagi suku- suku yang bernasib sial akan ditangkap untuk dikorbankan bagi para dewa. Bangsa dengan militer kerajaan yang kuat, seperti Toltecs di abad ke duabelas ( dan Aztecs,di abad keempat belas), keduanya yang dijumpai sedang berperang adalah kultur Mezoamerica yang ditemukan oleh Spanyol Di th.1519 dan sebagian besar dibasmi pada 1521.

Mungkin alasan bahwa Spanyol Bisa menaklukkan Aztecs dalam waktu yang singkat adalah keterampilan mereka sebagai tentara yang lebih maju. Disamping itu terdapat fakta bahwa Spaniard/Para Orang Spanyol,secara phisik mirip dengan penggambaran fisik dewa Quetzalcoatl sesuai uraian dalam legenda Aztec.

Quetzalcoatl, yang dilambangkan sebagai ular naga yang melingkar, dalam peradaban Aztec dianggap suatu figur yang membawa peradaban, pelajaran, kultur, penanggalan, matematika, metalurgi, ilmu perbintangan, pekerjaan menembok/arsitektur, pertanian yang produktif, pengetahuan tentang pengobatan, hukum, seni, dan perdamaian bagi dunia. Secara fisik, ia digambarkan sangat berbeda dengan tipe ras asli yang berkulit merah, Quetzalcoatl digambarkan berkulit putih, mempunyai hidung panjang dan berjenggot lebat. Orang Aztec percaya bahwa Quetzalcoatl datang dengan perahu dari arah pantai timur, dan berjanji akan kembali lagi di suatu hari kelak.



Piramida Matahari


Piramida Matahari dibangun di abad ke-2 Masehi. Piramida Matahari ini mendominasi pemandangan dari kota kuno Teotihuacan di Mexico. Merupakan piramida paling besar ke-tiga di dunia dan paling besar di komplek situs Teotihuacan.

Bangunan ini mempunyai tinggi 210 kaki, dan luas bidang alas 650 kaki persegi. Kuil kayu yang berada di puncak piramida ini, menghadirkan suatu pandangan yang luar biasa dari reruntuhan kompleks kota kuno di bawahnya. Piramida Matahari ini adalah puncak dari suatu rangkaian pembangunan piramida dibuat pada abad itu. Piramida dan banyak struktur yang lain pada Teotihuacan dibuat dengan bentuk berundak, tidak halus seperti piramida-piramida di Mesir, dan batu yang mereka gunakan bukanlah sama besar seperti batu yang digunakan untuk membangun piramida di Mesir. Pada masa puncak kejayaannya, kebanyakan dari bangunan di Teotihuacan telah diplester, dan piramida telah dicat merah terang.

Hal lain yang luar biasa dari struktur piramid adalah: Mereka menambahkan suatu lapisan mika tebal, yang harus dibawa dari Brazil, dengan jarak perjalanan kira-kira 2000 mil. Mika berbentuk mengeripik dan mudah pecah, namun dibawa dalam bentuk potongan yang sangat besar dari jarak yang sangat jauh ( tanpa sarana angkutan beroda). Kemudian mika yang ada digunakan untuk melapisi bagian dalam dari piramida, dan bukan di bagian luar yang bisa jadi dilihat. Mengapa?

Satu karakteristik dari mika adalah bahwa benda tersebut dapat digunakan sebagai suatu alat penyekat/isolator pada berbagai alat elektrik dan elektronik di masa kini. Lalu apakah itu tujuan pemasangannya di bagian dalam piramida ini? Hal tersebut masih menjadi misteri.

Di 1971, suatu gua yang besar dibawah Piramida Matahari telah ditemukan dan penemuan itu sedikit banyak menjelaskan mengapa piramida itu dibangun, dan lebih dalam lagi menjelaskan mengapa Teotihuacan dibangun.

Gua tersebut merupakan bekas lubang lahar alami yang diperbesar dan digarap di zaman lampau. Lembah Teotihuacan adalah suatu lembah sisi dari Lembah Mexico dan merupakan salah satu dari sejumlah kolam/bak yang alami di tengah-tengah suatu daerah pegunungan berapi yang luas. Oleh karena itu,terdapat banyak gua terbentuk dari aliran lahar pada zaman dahulu. Penggunaan gua-gua di masa lampau mendahului keberadaan piramida-piramida tersebut. Tradisi Aztec menempatkan penghormatan kepada proses penciptaan Matahari dan Bulan, dan bahkan alam semesta yang ada saat ini, salah satunya dengan cara membangun Teotihuacan.
Di masa Pre-Spanish Mexico, gua besar dalam tanah seperti itu dipercaya secara simbolis sebagai tempat kemunculan dari para dewa, termasuk dewa matahari dan bulan, serta nenek moyang dari umat manusia.


Piramida Bulan


Piramida Bulan ditempatkan; terletak di ujung paling utara dari Avenue of the Death, yang menjadi poros utama dari kota itu. Piramida Bulan dibangun menghadap ke selatan, sesuai dengan kaidah dan perencanaan pembangunan komplek Teotihuacan.

Platform berundak lima dibangun di bagian depan Piramida Bulan. Konon piramida ini mempunyai struktur bagian dalam. Bagaimanapun, piramida ini merupakan bentuk yang belum banyak dipahami, dari seluruh monumen utama yang terdapat di komplek Teotihuacan.

Penggalian di bagian bawah Piramida Bulan mungkin akan menjadi salah satu peluang terbaik yang akan menjawab pertanyaan tentang peradaban saat itu. Biasanya bagian dasar konstruksi batu pada peradaban terdahulu melindungi/menguburkan suatu rahasia. Pembuatnya sengaja membuat bentuk yang sedemikian rupa sehingga menyulitkan proses untuk menggali di bagian bawah dengan tujuan menghindari perampokan/pencurian harta /artefak yang tersimpan di dalamnya.


Jack the Ripper



Sebenarnya kasus-kasus pembunuhan (serial murder) yang dilakukan oleh Jack the Ripper , hampir tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan sejarah serial murder yang pernah ada seperti Elizabeth Bathory (tentunya teman-teman tahu dong siapa Nona Manis yang satu ini , hehehe) , The Son of the Sam, Ted Bundy dan lainnya.

Namun, yang membuat kasusnya menjadi sangat populer adalah karena adanya suasana mistis yang meliputi kasus ini. Gambaran bahwa seorang berjubah hitam yang muncul dari kabut, mencabut nyawa korbannya dengan cepat lalu menghilang di kegelapan. Dan dia tak pernah tertangkap atau terungkap.

Pada saat kasus itu muncul,sebenarnya nama Jack The Ripper bahkan belum ada. Namun media dan kepolisian banyak menerima surat. Ada yang mencoba memberi saran, ada yang mencoba memberi tahu identitas pelaku dan sebagainya. Sampai suatu hari ada surat yang berasal dari seseorang yang mengaku sebagai pelaku dari semua rentetan kasus pembunuhan sadis itu. Dan di bawahnya tertulis nama Jack The Ripper.(lihat gambar 1)



Awalnya surat tersebut tidak diperhatikan , karena memang banyak surat seperti itu sebelumnya.
Namun tak lama kemudian muncul lagi satu surat yang dianggap dari orang yang sama (karena gaya tulisan, bentuk tulisan dan sebagainya) dan dibawahnya juga tertulis nama Jack The Ripper. Sejak saat itu, polisi dan masyarakat menyebut pelaku kasus itu dengan nama Jack The Ripper. Salah satu kalimat dalam surat itu adalah "They say I'm a doctor...hahahaha....".

Alasan kenapa kepolisan mulai mempercayai surat itu adalah karena Jack menyatakan akan mengirimkan potongan telinga salah satu korbannya. Salah seorang korban yang ditemukan polisi memang kehilangan telinganya. Namun kiriman ini tidak pernah ada.



Yang ada berikutnya adalah kiriman selembar surat serta potongan ginjal manusia yang telah diformalin. Surat itu tidak lagi ditulis dengan nama pengirim Jack, tapi 'From Hell' Dari kata inilah judul film From Hell diambil. Apakah surat ketiga ini memang dari orang yang sama atau orang lain, kenyataannya juga tak pernah terungkap.

Fakta-fakta seperti inilah yang akhirnya membuat Jack The Ripper menjadi legenda.

Sepanjang tahun ini, genaplah tempo 119 tahun tragedi terjadinya salah satu kasus pembunuhan berantai paling mengerikan dalam sejarah yang dilakukan oleh seorang "devil" yang dijuluki ‘Jack The Ripper’ di bagian Timur London, England.
Sepanjang tempo satu abad , misteri yang menyelubungi kasus pembunuhan brutal itu masih menjadi sebuah tanda tanya yang belum berhasil terjawab.
Ada beberapa sebab yang menjadikan "Jack The Ripper" dijuluki sebagai lagenda kejahatan dalam sejarah , yaitu selain sang pelaku-nya yang masih misterius hingga saat ini , corak kejahatan yang dilakukannya juga sangat mengerikan dan brutal!!korban-korbannya disembelih, ditikam, tubuh dibelah dan organ-organ dalam-nya dikeluarkan.Arrrrggggghhhhhhhh......

Sebenarnya ,mangsa Jack The Ripper yang kerap juga dijuluki ‘Pembunuh Whitechapel’ hanyalah lima orang pelacur , walaupun ada pendapat yang mengatakan jumlahnya bisa lebih daripada itu.Dan semua kegiatannya itu ia lakukan hanya dalam jangka waktu 3 bulan saja.
Tapi , bagaimanapun juga kekejaman dan misteri pembunuhnya menjadikan kasus pembunuhan berantai ini sangat popular hingga saat kini.

Banyak pertanyaan bermunculan dari kasus ini . Siapakah sebenarnya sang pembunuh berantai dibalik julukan "Jack The Ripper" itu? dan mengapa ia hanya membunuh selama tiga bulan serta lima mangsa saja? Mengapa semua korbannya adalah pelacur? Apa tujuannya membunuh dengan kejam serta mengapa dia akhirnya menghentikan kegiatan itu?

Tidak banyak petunjuk konkrit yang didapatkan untuk menelusuri jejak sang pembunuh . Jack the Ripper digambarkan sangat mahir "memainkan" pisau-pisau mematikannya, mempunyai pengetahuan anatomi tubuh manusia yang cukup baik , serta penguasaan teknik membedah dan memotong bagian-bagian tubuh manusia dengan sangat sempurna.
Yang bisa dikatakan lebih hebat lagi , semua pembataian itu ia lakukan ditengah gelap-nya malam , boleh dibilang tanpa penerangan yang cukup .

Segala misteri itu bermula pada tanggal 31 Agustus 1888 . Sekitar pukul 4.00 dini hari waktu setempat , seorang penduduk menemui mangsa pertama sang "devil" yaitu Mary Ann Nichols, 42, di Whitechapel, East End.
Mayat wanita malang itu ditemukan oleh seorang penduduk setempat dalam keadaan tewas mengenaskan .Bahkan beberapa polisi yang datang ke TKP juga cukup tekejut ketika melihat kondisi mayat.

Dokter yang memeriksa mayat tersebut mendapati sebagian tubuhnya masih panas , ini menunjukkan mungkin wanita ini dibunuh kurang lebih sekitar setengah jam sebelum jasad-nya ditemukan.
Terdapat kesan sayatan benda runcing pada rahang kiri korban , selain itu diperkirakan perutnya juga dibelah menggunakan pisau panjang bergerigi , serta terdapat banyak luka tikaman pada beberapa bagian tubuh yang lain.

Polisi tidak banyak memiliki petunjuk mengenai kasus pembunuhan ini , kerana tidak ada saksi yang melihat atau mendengar suara teriakan korban pada malam kejadian. Selain itu tidak ditemui juga ada-nya senjata tajam yang ditinggalkan sang pelaku di TKP.

Pada 6 Agustus 1888 sebelum kasus pembunuhan Mary, seorang pelacur lainnya, Martha Tabram, 39, ditemui tewas di George Yard dengan luka tikaman benda tajam sebanyak 39 kali pada leher dan bagian kemaluan .
Dari hasil autopsi terhadap jasad wanita itu , didapati leher sang korban turut digorok dan perutnya dibelah. Beberapa pihak berpendapat , pembunuhan Martha merupakan salah satu "hasil karya" Jack The Ripper. Sehingga banyak spekulasi mengatakan bahwa Martha merupakan korban pertama dari rentetan kasus pembunuhan berantai ini.

Delapan hari selepas kematian Mary , penduduk Whitechapel kembali di-gemparkan oleh penemuan sesosok mayat wanita. kali ini menimpa seorang pelacur, Annie Chapman , ia juga ditemukan tewas dalam keadaan mengenaskan .
Ahli bedah forensik mengatakan bahwa Annie tewas dua jam sebelum jasadnya ditemukan . Mereka juga mendapati sebagian kulit perut Annie dibedah , tulang rusuknya dipotong-potong , isi perut dan organ-organ seperti jantung dikeluarkan dan diletakkan di bahu sang korban. Edannya lagi , sebagian kemaluannya juga dipotong!!

Beberapa saksi mengatakan melihat Annie sedang bercengkrama dengan seorang lelaki yang memiliki ciri-ciri berkulit gelap, memakai topi pemburu rusa dan berjubah hitam pada jam 5.30 pagi.
Keterangan para saksi yang turut merujuk kepada "orang asing", membuat polisi menyimpulkan pembunuh adalah pendatang Yahudi dan menimbulkan sentimen di kalangan penduduk pribumi.
Seorang Yahudi, John Pizer yang turut dikenali ‘Apron Kulit’ ditahan , namun ahirnya ia dibebaskan karena ia tak terbukti bersalah dan tidak terkait dengan kasus pembunuhan tersebut.

Mangsa ketiga dan keempat Jack the Ripper ditemukan pada hari yang sama yaitu 30 September 1988. Kali ini korbannya adalah Elizabeth Stride, 45. Ia ditemui tewas berlumuran darah di Dutfield Yard kira-kira pukul 1.00 pagi dengan bekas cekikan dileher dan disinyalir ia mati kurang lebih 30 menit sebelum jasadnya ditemukan.

Pada malam itu pula, polisi sekali lagi dikejutkan dengan penemuan mayat yang juga ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan , kira-kira 1.6 kilometer dari lokasi penemuan mayat Elizabeth.
Korban kedua di hari itu adalah Catherine Eddowes, 46. Ia juga ditemukan dalam keadaan tewas berlumuran darah , ada bekas cekikan di lehernya, tubuhnya dibelah dari dada sampai selangkangan dan isi perutnya terburai keluar.
Tidak ketinggalan rahimnya juga ikut dipotong dan dikeluarkan, mukanya hancur karena dikuliti, kelopak mata kanannya dicungkil , hidung dan telinganya hampir putus. Korban tewas kurang 30 minit sebelum ditemukan.

Di TKP , Polisi menemukan sehelai syal/selendang milik sang korban yang berlumuran darah dan didekat-nya terdapat tulisan kapur pada dinding yang berbunyi:
"The Juwes are The men That Will not be Blamed For nothing" (Yahudi adalah pihak yang tidak akan bisa disalahkan tanpa sebab).
Dari sinilah Polisi bisa mengambil kesimpulan , bahwa seorang Yahudi-lah yang ada dibalik kasus pembunuhan berantai legendaris ini.

Sedangkan korban kelima diketahui bernama Mary Jane Kelly . "Ginger" , nama panggilan M.J.Kelly , juga ditemukan dengan kondisi yang sama mengerikannya dengan korban-korban lainnya. Jasadnya ditemukan pada 9 September 1988 , dikamar sewaannya yang berlokasi di Miller's Court, off Dorset Street, Spitalfields.



Beberapa dugaan-dugaan tentang sosok Jack the Ripper :


Jack The Ripper diduga memiliki kebencian sekaligus rasa takut terhadap wanita yang mendalam, dan itu juga menjelaskan kenapa dia "berkata" telah membawa pulang "rahim" wanita untuk disimpan (setengahnya "katanya" dia makan dan setengahnya dia kirim ke polisi lewat suratnya "The Hell"). Sesuatu yang wanita punya dan laki2 tidak. Selain itu dia juga membuat korbannya netral (tidak berkelamin) dengan memotong bagian2 tertentu yang membuat korbannya tidak dikenali lagi sebagai wanita. Juga, dia "berkata" telah membawa pulang ginjal dan telinga korbannya. Kalo jantung aku ngga tau.

Mengetahui jika korbannya selalu prostitute, mungkin dia semacam mempunyai dendam pribadi terhadap prostitute. Mungkin dia pernah disakiti/ditinggalkan orang yang begitu disayanginya untuk bekerja sebagai WTS (note: 95% wanita di East End meninggalkan keluarga dan anak-anaknya untuk bekerja sebagai WTS karena ekonomi yang benar-benar parah di tengah-tengah ibukota Inggris. Mungkin ibunya yang ingin dia bunuh?)

Ada juga dugaan kalau pelaku adalah seorang dokter atau setidaknya orang yang mempunyai latar belakang pendidikan kedokteran spesialisasi di bidang operasi bedah karena sayatan2 di tubuh korbannya sangat rapih yang hanya bisa dilakukan menggunakan alat-alat operasi/bedah kedokteran yang membutuhkan keahlian khusus.

kemungkinan besar masa lalunya suram. mungkin suram sekali. Dugaan polisi, pelakunya adalah tukang jagal, dokter, atau tukang cukur. Tidak harus dokter asalkan dia punya pengetahuan anatomi tubuh manusia.
« Last Edit: March 04, 2008, 05:53:59 pm by oRo_b!tch » Logged

KapCil ---> kamu dijaring karena bicara vulgar
oRo_b!tch
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 418


oRo_b!tch


WWW
« Reply #9 on: February 29, 2008, 01:09:45 pm »

Segitiga Bermuda versi Indonesia
Dua kecelakaan lalulintas pada awal tahun ini sangat memperihatinkan. Yang pertama kecelakaan lalulintas laut yang menimpa kapal laut Senopati Nusantara, yang kedua kecelakaan Pesawat Adam Air. Keduanya diduga terjadi pada waktu yang berdekatan di kawasan yang sama berdekatan juga di laut Utara Jawa, dan yang satu di seputar Masalembo.

Duapuluh enam tahun yang lalu KM Tampomas II terbakar di laut dan karam pada tanggal 27 Januari 1981. Ah kenapa pada bulan-bulan yang sama ya ? memang bulan-bulan ini merupakan bulan-bulan puncak perubahan musim seantero Indonesia yang kepulauannya berada di sekitar katulistiwa.

Tetapi kenapa kejadian kecelakaan ini di lokasi yang kira-kira sama ?
Ah jangan-jangan barangkali mungkin saja …

Pulau Masalembo sebenarnya sebuah pulau kecil yang berada di ujung Paparan Sunda (hayo masih ingat Paparan Sunda dan Paparan Sahul nggak ?, ini pelajaran SD dulu kan ?). Pulau-pulau kecil ini berada di daerah “pertigaan” laut yaitu laut jawa yang berarah barat timur dan selat Makassar yang memotong berarah utara-selatan.

Pola kedalaman laut di Segitiga Masalembo ini sangat jelas menunjukkan bentuk segitiga yang nyaris sempurna berupa segitiga sama sisi. Lihat gambar dibawah.



Pada peta kedalaman laut atau peta bathymetri diatas dapat dilihat adanya bentuk kepulauan yang berbentuk segitiga. Tinggian yang terdiri beberapa pulau-pulau ini di sebut sebagai “SEGITIGA MASALEMBO” atau “THE MASALEMBO TRIANGLE“.





Nazca Lines
Pernahkah terbayang ada sekelompok masyarakat kuno yang dengan sengaja membuat gambar-gambar seperti ini?




Di gurun, dataran tinggi Peru (Propinsi Nazca), terhampar puluhan gambar sketsa dengan ukuran yang fantastis. Begitu besarnya, sampai-sampai untuk melihat detail gambar yang jelas harus melalui angkasa, atau menggunakan wahana pesawat terbang. Pertanyaannya, bagaimana masyarakat Indian kuno di Peru membuat dan menikmati hasil karya mereka? Jelas-jelas semua gambar yang mereka buat hanya bisa dilihat dari ketinggian tertentu.

Setiap Garis-garis kontur pada Nazca Lines sendiri juga diberi perlindungan khusus oleh para pembuatnya, yaitu dengan cara memberikan mereka lapisan krikil kecil dan platina disetiap pinggiran garis,dengan demikian bentuk-bentuk kontur garis dari Nazca Lines dapat terjaga bentuknya sampai saat ini,walupun usianya sudah beribu-ribu tahun lamanya.

Nazca Lines sendiri baru mulai ramai diperbincangkan pada era tahun 1920'an. Bermula dari cerita kebanyakan para penumpang pesawat terbang yang melintas daerah Nazca,mengaku seperti melihat garis-garis samar membentuk berbagai macam bentuk makhluk hidup (hewan) dengan dimensi yang besar.(tahun 1920'an merupakan era baru dalam penerbangan komersial di wilayah Amerika)
Sejak kabar penemuan itu,para arkeolog dari seluruh belahan dunia berbondong-bondong datang ke daerah Nazca untuk melihat dan meneliti lebih lanjut mengenai Nazca Line.

Dari hasil observasi,didapat kesimpulan bahwa Nazca Lines dibangun kira-kira sekitar 2000 tahun yang lalu.Namun,sampai saat ini,penjelasan mengenai peradaban manakah yang telah membuat Nazca Lines masih belum bisa dipastikan.Karena tingkat kerumitan dalam pengerjaannya. Banyak orang berbendapat bahwa Nazca Lines diciptakan oleh makhluk luar angkasa atau Alien.
Menurut mereka apakah mungkin peradaban zaman dulu dengan peralatan yang mungkin sangat sederhana mampu membuat Nazca Lines dengan bentuk yang sangat sempurna dan berdimensi besar. Pembangunnya sendiri sepertinya mengikuti kaidah astronomi,misalnya mengikuti suatu petunjuk tata letak dari rasi bintang.



Kerajaan Romawi Kuno Dibangun Dalam Semalam

Menurut laporan sebuah situs Amerika, bahwa arkeolog menemukan misteri yang mengejutkan, di mana bukti terbaru akhirnya membuktikan bahwasannya kerajaan Romawi kuno mulai dibangun pada tanggal 13 Agustus tahun 625 SM dan selesai dirampungkan sebelum Matahari terbenam. Ketika wartawan menanyakan kepada mereka di mana mendapatkan bukti-bukti itu, para arkeolog mengeluarkan satu gulungan, yaitu sebuah dokumen dan kontrak yang ditandatangani sendiri oleh Julius Caesar.

Sebagian di dalam kontrak yang berbahasa Latin itu jika diterjemahkan adalah sebagai berikut: “Kami dari perusahaan developer Aljeida Babylon setuju, bahwasannya pada tanggal 13 Agustus tahun 625 SM ini akan mulai bekerja dan merampungkan bangunan kerajaan Romawi, jika kami tidak dapat menyelesaikannya dalam waktu yang ditentukan kerajaan, kemaharajaan Caesar boleh memenggal kepala kami dan berikan kepada singa sebagai santapan.”

Menurut para arkeolog, bahwa bukti ini mutlak berlaku, dan para pekerja ahli pasti dalam waktu satu hari menyelesaikan pembangunan kota Roma, sebab mereka tidak menemukan apa pun sisa fosil kepala yang dipenggal.

Pada kenyataannya, dokumen kemaharajaan Caesar ini sama persis dengan kain pembungkus mayat, bisa dipercaya namun juga meragukan. Dan saat ini, ilmuwan sedang menaksir usia sebenarnya isi gulungan itu yang menggunakan cara penentuan tahun dengan karbon.

Orang-orang mengetahui dari mata pelajaran di sekolah, bahwa wilayah kerajaan Romawi seluas 280 ribu meter persegi, dan di dalamnya termasuk sejumlah kota, kota kecil, beberapa sungai, sejumlah gunung, dan beberapa gedung teater, banyak sekali saluran pipa air, saluran pembuangan air, gerbang lengkung, museum, gereja katedral bersepuh emas, dan pondok piza dan lain sebagainya, yang mana kesemuanya itu harus dalam satu hari, artinya mesti diselesaikan dalam waktu 12 jam, sama sekali di luar imajinasi.

Arsitek bernama Flayter mengatakan, “Dalam waktu satu hari, tim proyek pembangunan saya bahkan tidak bisa menyelesaikan sebuah tembok pembatas kota. Di lihat dari gambar maket kota Roma ini, perusahaan saya harus menghabiskan waktu ratusan tahun baru bisa menyelesaikan seluruh proyek pembangunan kerajaan Roma.”

Jika kondisi yang dilukiskan dokumen tersebut itu benar, maka ilmuwan dan arsitek sekarang akan terperosok lagi ke labirin yang baru, mereka tidak mampu menjelaskan bagaimana orang-orang pada masa itu dapat menyelesaikan pembangunan kerajaan Roma yang luasnya 280 ribu meter persegi itu hanya dalam waktu 12 jam.

Sejarawan Rogyes berpendapat, bahwa semua ini sama seperti bangunan piramida, adalah misteri sepanjang masa, hanya bisa membayangkan bahwa sejumlah benda-benda yang dikuasai orang-orang di masa itu telah hilang tak terwariskan, dan teknologi kita sekarang tidak bisa bersaing dengannya. Pertama-tama mereka membangun piramida, berikutnya mereka membuat patung muka singa berbadan manusia, dan belakangan mereka membangun menara dsb, serta bangunan misterius dan unik yang tak terhitung banyaknya.



Tempat Misterius : Moai, Lebih Banyak Pertanyaan Daripada Jawaban

Sebuah pulau terpencil di kawasan Pasifik selatan merupakan rumah bagi patung-patung batu raksasa, kehadiran mereka menakjubkan para ilmuwan, arkeolog dan turis. Penduduknya disebut orang sebagai “Rapanui” dan pulaunya disebut “Rapa Nui” atau Rapa Besar, juga dikenal sebagai “Pulau Paskah”. Terletak 2,300 mil disebelah barat Amerika Selatan dan 2,500 mil disebelah timur Tahiti. Pulau Paskah termasuk salah satu tempat yang paling terisolasi dan misterius di Bumi ini.

Pulau Paskah mulai masuk kedalam sejarah Barat ketika penduduk setempat menyambut kedatangan pelaut Belanda pada abad ke 18 ke Te-Pito-O-Te-Henua (Pusat Dunia). Kapal Belanda yang dipimpin oleh Laksamana Jacob Roggeveen tersebut, tiba di pulau itu bertepatan pada hari Paskah tahun 1722, lalu mereka memberi nama pulau tersebut sesuai dengan nama perayaan itu. Setibanya disana, mereka menjumpai patung-patung batu raksasa yang mengagumkan itu. Patung-patung tersebut dinamakan Moai, yang berarti “rupa”, berdiri tegak diatas podium batu besar yang dinamakan “Ahu”. Mahkota dikepala patung tersebut adalah bulat berjambul yang terbuat dari batu merah.

Patung Moai itu dipahat dari batu yang berasal dari Rano Raraku, gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi di pulau tersebut. Lalu bagaimana batu-batu raksasa seberat 14 sampai 80 ton ini dipindahkan dari gunung ke beberapa tempat “Ahu” yang tersebar di pulau tersebut, masih merupakan sebuah teka-teki yang belum terpecahkan. Menurut dongeng penduduk setempat, nenek moyang mereka menggunakan “Mana” atau kekuatan supernatural untuk memerintahkan para “Maoi” itu berjalan sendiri ke atas podium batu. Ada beberapa teori lainnya yang berusaha memecahkan misteri artifak ini. Beberapa diantaranya percaya bahwa pulau ini adalah ujung dari daratan yang ada pada peradaban prasejarah, sedangkan yang lainnya berspekulasi adanya keterlibatan kehidupan luar planet.

Para Moai ini telah menarik sejumlah besar peneliti yang berusaha untuk mengetahui asal usul dan rahasia mereka. Katherine Rutledge, seorang arkeolog yang menyelidiki pulau Paskah pada tahun 1914, telah memetakan lokasi dari patung2 raksasa tersebut. Pada akhir bukunya yang berjudul “Misteri Pulau Paskah”, dia menulis “…dan saat ini cerita telah dikisahkan. Saat expedisi berlangsung, kami berharap dapat membawa beberapa kepingan puzzle baru yang bisa diletakkan, yang nantinya dapat dipelajari, akan tetapi bantuan dari setiap pembaca diperlukan untuk dapat membawa lebih banyak lagi kepingan puzzle baru, dari berbagai belahan bumi, dengan demikian kesendirian dapat menjadi jawaban akhir dari Misteri Pulau Paskah.”

Untuk dapat menyelidiki misteri ini, anda dapat terbang dengan pesawat dari Santiago, Chili dan singgah di Tahiti. Pulau ini menawarkan beraneka pemandangan mulai dari kawah gunung berapi, pembentukan lava dan bebatuan disepanjang garis pantai yang juga tersedia area untuk berenang di pantai Anakena. Cuacanya bertemperatur sedang dengan rata-rata 80 F pada musim panas dan 50 F dimusim dingin. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut dapat mengunjungi website www.islandheritage.org , disana juga tersedia beberapa website bagi yang mempunyai rencana untuk berkunjung ke pulau tersebut.

Pulau Paskah merupakan sebuah misteri yang masih menunggu untuk ditemukan kepingan puzzle baru lebih banyak lagi untuk membuka kunci kebenaran dan menjawab misteri pulau Moai raksasa tersebut.



Tambang Reaktor Nuklir Dua Miliar Tahun Lalu

(Erabaru.or.id) - Pada tahun 1972, ada sebuah perusahaan (Perancis) yang mengimpor biji mineral uranium dari Oklo di Republik Gabon, Afrika untuk diolah. Mereka terkejut dengan penemuannya, karena biji uranium impor tersebut ternyata sudah pernah diolah dan dimanfaatkan sebelumnya serta kandungan uraniumnya dengan limbah reaktor nuklir hampir sama. Penemuan ini berhasil memikat para ilmuwan yang datang ke Oklo untuk suatu penelitian, dari hasil riset menunjukkan adanya sebuah reaktor nuklir berskala besar pada masa prasejarah, dengan kapasitas kurang lebih 500 ton biji uranium di enam wilayah, diduga dapat menghasilkan tenaga sebesar 100 ribu watt. Tambang reaktor nuklir tersebut terpelihara dengan baik, dengan lay-out yang masuk akal, dan telah beroperasi selama 500 ribu tahun lamanya.

Yang membuat orang lebih tercengang lagi ialah bahwa limbah penambangan reaktor nuklir yang dibatasi itu, tidak tersebarluas di dalam areal 40 meter di sekitar pertambangan. Kalau ditinjau dari teknik penataan reaksi nuklir yang ada, maka teknik penataan tambang reaktor itu jauh lebih hebat dari sekarang, yang sangat membuat malu ilmuwan sekarang ialah saat kita sedang pusing dalam menangani masalah limbah nuklir, manusia zaman prasejarah sudah tahu cara memanfaatkan topografi alami untuk menyimpan limbah nuklir!

Tambang uranium di Oklo itu kira-kira dibangun dua miliar tahun, setelah adanya bukti data geologi, dan tidak lama setelah menjadi pertambangan maka dibangunlah sebuah reaktor nuklir ini. Mensikapi hasil riset ini maka para ilmuwan mengakui bahwa inilah sebuah reaktor nuklir kuno, yang telah mengubah buku pelajaran selama ini, serta memberikan pelajaran kepada kita tentang cara menangani limbah nuklir. Sekaligus membuat ilmuwan mau tak mau harus mempelajari dengan serius kemungkinan eksistensi peradaban prasejarah itu, dengan kata lain bahwa reaktor nuklir ini merupakan produk masa peradaban umat manusia.

Seperti diketahui, penguasaan teknologi atom oleh umat manusia baru dilakukan dalam kurun waktu beberapa puluh tahun saja, dengan adanya penemuan ini sekaligus menerangkan bahwa pada dua miliar tahun yang lampau sudah ada sebuah teknologi yang peradabannya melebihi kita sekarang ini, serta mengerti betul akan cara penggunaannya. Hal yang patut membuat orang termenung dalam-dalam ialah bahwa mengapa manusia zaman prasejarah yang memiliki sebuah teknologi maju tidak bisa mewariskan teknologinya, malah hilang tanpa sebab, yang tersisa hanya setumpuk jejak saja. Lalu bagaimana kita menyikapi atas penemuan ini? Permulaan sebelum dua miliar tahun hingga satu juta tahun dari peradaban manusia sekarang ini terdapat peradaban manusia. Dalam masa-masa yang sangat lama ini terdapat berapa banyak peradaban yang demikian ini menuju ke binasaan?
Jika kita abaikan terhadap semua peninggalan-peninggalan peradaban prasejarah ini, sudah barang tentu tidak akan mempelajarinya secara mendalam, apalagi menelusuri bahwa mengapa sampai tidak ada kesinambungannya, lebih-lebih untuk mengetahui penyebab dari musnahnya sebuah peradaban itu. Dan apakah perkembangan dari ilmu pengetahuan dan teknologi kita sekarang akan mengulang seperti peradaban beberapa kali sebelumnya? Betulkah penemuan ini, serta mengapa penemuan-penemuan peradaban prasejarah ini dengan teknologi manusia masa kini begitu mirip? Semua masalah ini patut kita renungkan dalam-dalam.

Asal Peradaban Prasejarah

Penemuan reaktor nuklir di Gabon, harus diakui merupakan keunggulan peradaban prasejarah. Pertanyaannya, siapa yang membangun peraban tinggi itu? Saat ini terdapat dua penafsiran dari para ilmuwan mengenai pertanyaan ini. Pertama adalah peradaban itu merupakan peninggalan makhluk angkasa luar yang melakukan penyelidikan di bumi, dan yang kedua adalah sebelum peradaban manusia masa sekarang, pernah ada keunggulan peradaban prasejarah manusia yang bertaraf tinggi.

Karena semakin banyak orang yang percaya dengan penafsiran kedua, maka ada ilmuwan yang mengusulkan diadakannya diskusi mengenai teori peradaban bumi. Arkeolog biologi berpendapat bahwa selama 4,5 miliar tahun munculnya bumi hingga hari ini, sudah mengalami 5 kali kepunahan yang dahsyat, musnah dan terbentuk kembali, berputar dan kemudian memulai lagi, hingga pada kepunahan dahsyat yang terakhir yang terjadi 65 juta tahun lalu. Ada yang menarik kesimpulan berdasarkan hal tersebut di atas, bahwa 2 miliar tahun yang lalu di bumi pernah ada peradaban tingkat tinggi. Namun malang, karena mengalami kepunahan akibat sebuah perang nuklir yang hebat atau perubahan bencana alam yang dahsyat. Perubahan dunia pada ratusan juta tahun yang lalu telah membawa serta semua peninggalan peradaban, dan hanya menyisakan segelintir peninggalan benda-benda purbakala, yang sekarang menjadi sebuah teka-teki tak terpecahkan oleh manusia.

Ada juga yang berpendapat bahwa punahnya peradaban prasejarah manusia yang bertaraf tinggi, dikarenakan perubahan berskala besar pada iklim bumi. Atau dikarenakan kehilangan kestabilan gaya tarik bumi. Di saat sistem tata surya bergerak pada posisi tertentu di ruang orbit bumi, maka secara periodik akan muncul iklim yang tidak serasi dengan kehidupan manusia di bumi. Pada 65 juta tahun yang lampau, musnahnya dinosaurus oleh karena hal tersebut di atas adalah merupakan sebuah contoh. Perubahan iklim secara berkala di bumi ini, mengatur siklus awal dan evolusi makhluk berinteligensi tinggi. Tentu saja, semua ini hanya merupakan pandangan dari sebuah versi atau beberapa penafsiran saja, sedangkan mengenai misteri peradaban prasejarah, kita perlu lebih serius lagi untuk menyelaminya.

Sejumlah piramida dan bangunan batu raksasa ditemukan di dasar laut lepas pantai Jepang. Peradaban maju itu tidak ada hubungannya dengan peradaban Jepang sekarang ini.

(Erabaru.or.id) - Selama ini, orang menganggap piramida hanya terdapat di Mesir. Padahal di berbagai wilayah lainnya di dunia juga secara berturut-turut telah ditemukan piramida zaman prasejarah. Seperti misalnya peradaban bangsa Maya di Amerika Selatan, peradaban bangsa Yunani di Eropa, wilayah Asia dan lain-lain, telah ditemukan piramida yang bentuk dan besar kecilnya tidak sama. Artikel ini memperkenalkan sebagian piramida yang ditemukan di Jepang, piramida-piramida ini sepertinya tidak ada hubungan apa pun dengan bangsa Jepang modern, mungkin dibuat oleh manusia prasejarah yang jauh sebelum adanya sejarah.

Sejak tahun 1950-an, di berbagai wilayah Jepang secara berturut-turut telah ditemukan peninggalan piramida dalam jumlah besar dan bangunan batu raksasa, dari masa sejarah yang sangat lama, di antaranya beberapa piramida karena permukaannya tertutup oleh debu dan tanah, serta dipenuhi dengan berbagai macam tumbuh-tumbuhan, bagian luar tampak seperti sebuah gunung yang tinggi. Orang Jepang Jiujing Shengjun bahkan menemukan adanya hubungan tertentu antara bangsa Jepang dengan bangsa Yahudi pada zaman dahulu.

Tidak hanya demikian, pada tahun-tahun terakhir ini di dasar laut lepas pantai Jepang telah ditemukan banyak sekali peninggalan peradaban zaman purbakala. Sejak Maret 1995, penyelam menemukan 8 tempat peninggalan yang tersebar di sekitar Hiroshima hingga lautan Pulau Yonaguni. Tempat peninggalan pertama adalah sebuah konstruksi persegi empat yang sangat menarik, namun tidak begitu jelas dan ditutupi oleh karang sehingga bagian buatan manusianya tidak bisa dipastikan. Setelah itu, seorang atlet penyelam di musim panas tahun 1996 di luar dugaan menemukan sebuah teras beruncing raksasa di kedalaman 40 kaki di bawah permukaan laut Oklahoma Selatan, dipastikan merupakan hasil buatan manusia. Dan melalui pencarian lebih lanjut, tim penyelam lainnya menemukan lagi sebuah monumen lain dan lebih banyak lagi bangunan buatan manusia. Mereka mendapati jalan yang panjang dan luas, tangga dan pintu lengkung yang tinggi dan megah, serta batu raksasa yang dipotong dengan sempurna. Semua ini dipersatukan selaras dengan gaya bangunan berbentuk garis lurus yang belum pernah ditemukan sebelumnya.

Dalam beberapa bulan selanjutnya, kalangan arkeologi Jepang ikut serta dalam penggalian yang membangkitkan semangat ini. Tidak lama kemudian, mereka menemukan lagi sebuah konstruksi yang berbentuk piramida yang sangat besar di kedalaman 100 kaki di bawah permukaan laut tidak jauh dari pegunungan Sinaguni yang berjarak 300 mil dari Hiroshima. Benda raksasa ini terletak di sebuah kawasan luas yang kelihatannya digunakan untuk penyelenggaraan upacara, pada kedua sisinya terdapat pintu menara raksasa, bangunan ini panjang 240 kaki, lebar 600 kaki, dan tinggi 90 kaki, dan sejarahnya dapat dilacak kembali minimal 8.000 tahun SM.

Oleh karena visibilitas normal adalah 100 kaki di bawah permukaan laut, maka tingkat kejernihan pandang peninggalan ini cukup untuk pengambilan foto dan rekaman video. Gambar-gambar tersebut muncul dalam berita utama di koran-koran Jepang melebihi satu tahun lamanya, arkeolog berpendapat, bahwa ini mungkin adalah sebuah bukti awal adanya peradaban zaman batu yang masih belum diketahui orang.

Ahli geologi, Profesor Masaki Kimura dari Universitas Hiroshima, yang pertama-tama mengadakan penelitian ini dan mengambil kesimpulan bahwa bangunan yang mempunyai lima tingkat konstruksi ini adalah buatan manusia. Dia mengatakan: “Bahwa bangunan ini bukan benda hasil alamiah. Jika hasil alamiah, seharusnya pecahan yang terbentuk melalui korosi bertumpuk di atasnya, namun tidak ditemukan pecahan batu seperti ini.” Dia menambahkan, “bahwa sekeliling bangunan terdapat suatu yang mirip jalanan, dan ini semakin membuktikan bahwa ia adalah buatan manusia.

Profesor ilmu geologi Universitas Boston Robert Sketche menyelam dan memeriksa bangunan tersebut. Dia mengatakan, “Jika diamati, bangunan itu seperti serentetan tangga raksasa, setiap tangga tingginya kurang lebih 1 meter. Esensial penampang bangunannya mirip dengan piramida model tangga. Ini merupakan sebuah struktur yang sangat menarik. Pengikisan air yang alami ditambah lagi dengan proses perpecahan batu berkemungkinan menghasilkan struktur seperti ini, namun kami masih belum menemukan proses yang bagaimana dapat menghasilkan penampang tangga yang begitu tajam.”

Bukti selanjutnya yang dapat membuktikan bahwa bangunan tersebut adalah buatan manusia adalah beberapa tumpukan kecil dari batu yang ditemukan di sekitarnya. Mirip dengan bangunan utama, piramida-piramida mini ini dibentuk dari batu hampar berbentuk tangga yang disatukan, lebarnya 10 meter dan tinggi 2 meter.

Profesor Kimura berpendapat, bahwa masih terlalu pagi jika ingin mengetahui siapa yang telah membuat monumen tersebut atau apa tujuannya. Dia mengatakan, “Bangunan ini mungkin adalah sebuah istana dewa dari agama zaman dahulu, digunakan untuk memuja-muji dewa tertentu, sama seperti penduduk Hiroshima yang percaya pada dewa Nirai-Kanai yang dapat mendatangkan kesejahteraan dari laut kepada mereka. Oleh karena berdasarkan catatan, 10 ribu tahun lampau tidak ada manusia yang mampu membuat monumen seperti ini, maka ini mungkin adalah sebuah bukti peradaban manusia yang tidak diketahui orang.”

“Hanya manusia yang memiliki teknologi tingkat tinggi baru mampu menyelesaikan proyek seperti ini, dan sangat mungkin berasal dari daratan Asia yang mengandung peradaban manusia paling kuno. Bangunan yang demikian raksasa harus menggunakan mesin tertentu baru dapat menyelesaikannya,” lanjut Profesor Kimura.

Masa peradaban Jepang sekarang ini berawal dari zaman batu baru sekitar tahun 9000 SM. Penghidupan orang-orang pada zaman itu adalah berburu dan mengumpulkan makanan. Tidak mungkin ada teknologi maju untuk membuat bangunan seperti piramida raksasa tersebut. Dapat disimpulkan bahwa sebelum peradaban Jepang kali ini, di kawasan Jepang ini, pernah ada peradaban manusia yang sangat maju, dan ia dengan bangsa Jepang sekarang tidak mempunyai hubungan apa pun.
« Last Edit: February 29, 2008, 01:28:55 pm by oRo_b!tch » Logged

KapCil ---> kamu dijaring karena bicara vulgar
Lautan Indonesia - Forum Indonesia Terbesar dan Terlengkap
   

 Logged
Pages:  [1] 2 3 4 5 ... 35   Go Up
  Print  
 
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.10 | SMF © 2006-2009, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!
Page created in 4.466 seconds with 24 queries. (Pretty URLs adds 0.38s, 3q)