Lautan Indonesia - Forum Indonesia Terbesar dan Terlengkap
Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Login with username, password and session length
July 30, 2010, 05:54:04 am
Pages:  1 [2] 3 4   Go Down
  Print  
Author Topic: Dialek  (Read 4648 times)
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 866

かわいい子には 旅を させよ。。。


WWW
« Reply #10 on: February 10, 2008, 08:00:17 pm »

Helah, dete-2...  Grin Sengaja yea... Grin Duh, kewalahan ngadepin kamu, mending nyerah, suka2lah... Cheesy


Dialek Osaka

Ōsaka-ben masih termasuk dalam Keluarga Dialek Kansai. Orang-orang sering tertukar-tukar dalam menggunakan Kansai-ben dengan Ōsaka-ben.
Di dalam Dialek Osaka, aksen adalah penting. Hal ini terlihat misalnya pada: “ookini” dan “maido”. Kedua kata itu merupakan kata dalam Dialek Osaka (DO) yang artinya “terima kasih”. Tapi kata-kata itu bisa menjadi bukan DO bila pengucapannya menggunakan aksen pada Bahasa Jepang Standar (BJS). Dalam hal ini, aksen BJS identik dengan aksen Orang Tokyo. Dengan kata lain, jika suatu frase BJS diucapkan dengan aksen DO, berarti frase tersebut adalah DO. Untuk mengucapkan DO dengan benar, terlebih dahulu pembicara harus tahu apakah suku kata pertama dari suatu suku kata dimulai dengan nada tinggi atau rendah.

1. Tips
Kata yang bersuku kata 1
Kata-kata yang bersuku kata satu, huruf vokalnya dipanjangkan.
Contoh:
- Me (mata)-> mee
- Cha (teh)-> chaa

Bunyi  “u”
Dalam BJS, bunyi “u” sering  tidak diucapkan. Namun dalam DO, bunyi “u” diucapkan dengan jelas.
Contoh:
BJS: Takushii
DO: Takushii

2. Tata Bahasa
2.1. Kata Kerja (KK)

2.1.1. Bentuk Negatif
Dalam konjugasi KK dalam BJS, bentuk negatif  dari iku (pergi) adalah ikanai.
Dalam DO-> ikahen/ikehen
Dalam Dialek Kyoto:
- Ikahen-> tidak pergi
- Ikehen-> tidak dapat pergi

Sedangkan dalam DO, tidak dapat pergi-> ikarehen

Contoh dari KK bentuk negatif dalam DO yang lain:
Miru (melihat)-> miihen
Neru (tidur)-> neehen
Kuru (datang)-> keehen/kiihin/koohen
Suru (melakukan)-> seehen/shiihin

Beberapa kata kerja ada yang mempunyai variasi, misal: iku-> ikan, miru-> min

2.1.2. Konjugasi dari Bunyi “u”
Kata kerja yang berakhiran “u” bila berkonjugasi dengan  bentuk “~te” atau “~ta”  pada:
KK bersuku kata 2, misal:
Kata: au (bertemu)
BJS: ~te-> atte | ~ta-> atta
DO: ~te-> oote | ~ta-> oota
Sedangkan pada KK bersuku kata 3, diucapkan dengan huruf hidup yang lebih pendek, misal:
Kata: Omou (berpikir)
BJS: ~te-> omotte | ~ta-> omotta
DO: ~te-> omote | ~ta-> omota

2.1.3. Bentuk Pengandaian
BJS punya tiga konjugasi dalam bentuk pengandaian yang penggunaannya bergantung pada situasi, yaitu: ~eba, ~tara, ~to. Sedangkan dalam DO, hanya menggunakan bentuk ~tara.
Contoh:
Kata: Miru (melihat)
BJS-> Mireba, mitara, miruto
DO-> Mitara

2.1.4. Bentuk Perintah
Bentuk perintah dalam DO pada dasarnya sama saja dengan BJS, kecuali KK bersuku kata dua, misalnya:
Kata: Neru (tidur)
BJS-> Nero!
DO-> Nee!
Sedangkan untuk memberikan sebuah saran, maka:
Kata: Taberu (makan), kaeru (pulang)
DO-> Tabe (sebagai ganti dari “tabero”), kaeri (sebagai ganti dari “kaere”)

2.2. Kata Sifat
2.2.1. Peraturan-peraturan Umum
Untuk menegatifkan kata sifat dalam DO, caranya adalah dengan mengganti akhiran “i” dengan “nai”. Contoh:
Kata: Takai (tinggi)
BJS-> Takakunai
DO-> Takanai
Untuk mengatakan sesuatu yang berubah menjadi “lebih”, peraturannya tetap sama, yaitu dengan menghilangkan akhirang “i” dan menambahkan “naru”. Contoh:
Kata: Takai
BJS-> Takaku naru
DO-> Takanaru

2.2.2. Konjugasi “~te”
Pada kalimat “Karena sangat panas maka…” dalam:
BJS-> Atsukute
DO-> Atsuute
Variasi:
Kata: Takai
DO-> Takoote
Kata: Kitanai
DO-> Kitanoote

2.2.3. Bentuk Pengandaian
Pada kata sifat bentuk pengandaian yang digunakan sama dengan 2.1.3., akhiran “~tara” paling banyak digunakan.

2.2.4. Kata Seru
Untuk menyatakan keterkejutan, cara pembentukannya adalah dengan menghilangkan akhiran “i” lalu memanjangkan huruf hidup terakhir setelah “i” dibuang. Contoh:
Kata: Omoroi
DO-> Omoroo

2.2.5. Penggunaan Unik dari Satu Adjectival-Verb
BJS mengategorikan kireina (cantik) sebagai adjectival-verb (nakeiyoushi), dan perubahan nadanya mirip dengan konjugasi kata kerja, misalnya: kireina—kireida. Namun dalam O, kata tersebut diperlakukan sama dengan kata sifat biasa dan perubahan nadanya juga diperlakukan sama seperti kata sifat umum, sehingga:
BJS-> Kirei datta—kirei dewa nai
DO-> kirekatta—kirekunai

2.3. Ekspresi Unik DO
2.3.1. ~nen
Orang-orang Osaka sering menambahkan “nen” di akhir kalimat untuk menekankan bahwa mereka “terbuka” dan “jujur” pada lawan bicara. Selain itu “nen” juga digunakan pada saat seseorang ingin mengatakan sesuatu yang tidak diketahui oleh orang lain, terutama mengenai alasan dibalik sesuatu. Sebagai contohnya:
“Dakara soko e ikimasunen.” (Karena itulah aku pergi ke sana.)
Bentuk lampau dari “ikimasunen” bukan “ikimashitanen”, tapi “ikimashiten”.

2.3.2.Ekspresi “Yoo (KK)+hen”
Untuk menyatakan “Aku tidak bisa melakukan…”, orang-orang Osaka menggunakan “Yoo (KK)+hen”. “yoo” berasal dari kata keterangan “baiklah” dan ekspresi itu tidak digunakan  dalam BJS.

2.3.3.Bentuk Sopan
Di Osaka, terutama pada restoran-restoran dan toko-toko elektronik murah, pemilik toko bisa jadi berbicara dalam gaya yang terlihat lebih bersahabat, tetapi orang-orang ada kalanya menggunakan bentuk sopan dari BJS. Umumnya yang biasa didengar adalah konjugasi sopan dari DO bentuk “haru”. Akhiran “haru” sedikit kurang sopan bila dibandingnkan dengan BJS, tapi dapat dipergunakan dalam kebanyakan situasi. Beberapa contoh bentuk “haru”:
Iku-> ikaharu
Asobu-> asobaharu
Taberu-> tabeharu
Suru-> shiharu
Kuru-> kiharu


2.3.4.Menghilangkan Partikel
Pada percakapan dalam BJS, partikel seringkali dihilangkan, dan hal ini makin menjadi umum dalam DO. Tapi bila ingin membuat maksud jadi jelas, sebaiknya memang menggunakan partikel yang sesuai.

Diolah dari: buku yang tak kuketahui judulnya Cheesy Grin

Cmiiw.
Dan sekalian di-cross check ke-valid-annya dengan keadaan Osaka-ben sekarang ini...mengenai pengetrapannya di sono...apakah masih seperti itu? Silahkan odd-3... Wink

Mengenai daftar kosa kata...mungkin menyusul...gak bisa ditulis begitu saja, karena ada intonasinya dan...banyak. Cheesy
« Last Edit: April 09, 2008, 08:08:08 pm by 々 » Logged

Uncompromising commitment to excellence.
I'm a fetishist. Serious, no kidding.
「mbuh」と 言った。
pink
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 23


« Reply #11 on: March 08, 2008, 04:28:58 pm »

gw ketemu nenek umur 70 thn.dia lahir dan besar dan ampe saat ini bermukim di daerah sekitar nagoya.hen2 sering dia pake,bt gw mang sulit ngo ma dia.
amaya deki,ktnya apa itu.dlm percakapan gw ma dia,stlh bbrp detik berpikir,gw nyadar,ah...amari dekinai mksdnya.

jd,btw pengguna hen jg ada di nagoya loh.....
Logged
pipers
Special Member
Penyelam Unggul
*****
Offline Offline

Posts: 21003


Ganbarimasu!!


« Reply #12 on: March 08, 2008, 08:36:04 pm »

Eh Dialek Osaka sama juga tho sama Dialek Kansai??
aga2 ga ngatri juga neh daku Grin
Logged


TRIANGLE <33
You
Penyelam Unggul
*****
Offline Offline

Posts: 8147


GReeeeN


WWW
« Reply #13 on: March 25, 2008, 01:20:55 pm »

ge suka bgt ma Osaka ben!!!
Logged

グリーン *Aku Cinta GReeeeN* グリーン
FB : rena_kurosaki@yahoo.com di add yah!! Smiley
グリーン - Hide*Navi*SOH*92 - グリーン
detectivelovah
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 273


WWW
« Reply #14 on: March 29, 2008, 07:27:10 pm »

hisashiburi ya naa... konna tsureedo (thread) ga wasuretechimatte (hisashiburi desu nee... kono thread ga wasuretechimatte)

lebih sering ke kolam anime-amro sie... jadi lupa ama tred buatanku ini...

e too... sensei.. ini bener gak? :

naninaninani yanke? = naninaninani ja nai ka?
naninaninani ya de! = naninaninani desu yo! (soalnya rasanya kalo mereka ngomong pake akhiran "de" kayak make akhiran "yo"...)

terus kalo dilihat-lihat, orang sana biasa ngomong "kamu" pake "omae" (jarang kedengeran pake "anata"... ato cuma gara2 ngeliat anime terus jadi begini?), bener gak?
Logged

 
You
Penyelam Unggul
*****
Offline Offline

Posts: 8147


GReeeeN


WWW
« Reply #15 on: March 29, 2008, 07:38:57 pm »

omae itu bahasa kasarnya anata, biasa sih dipake kalo udah kenal deket ma lawan bicara, jd kalo br kenal n udah omong omae itu kasar bgt, .. trus ada juga 'temme' .. ini juga kasar , lbh ksr dr omae... suka d pake yakuza XD .. kal bahasa anime s emang ky gitu .. pake omae...

ehh bener kan?? Cheesy klo salah mohon ralat
Logged

グリーン *Aku Cinta GReeeeN* グリーン
FB : rena_kurosaki@yahoo.com di add yah!! Smiley
グリーン - Hide*Navi*SOH*92 - グリーン
odyssey
Penjaga Pantai
Penyelam Unggul
*****
Offline Offline

Posts: 9553


忘れかけていた思い出を~


WWW
« Reply #16 on: April 02, 2008, 06:05:39 pm »

omae itu bahasa kasarnya anata, biasa sih dipake kalo udah kenal deket ma lawan bicara, jd kalo br kenal n udah omong omae itu kasar bgt, .. trus ada juga 'temme' .. ini juga kasar , lbh ksr dr omae... suka d pake yakuza XD .. kal bahasa anime s emang ky gitu .. pake omae...

ehh bener kan?? Cheesy klo salah mohon ralat

yup omae tuh kesannya kasar gitu,,
tapi kalo udah temen deket sih gpp,,
dan yang pake cuman cowok (cewek mungkin ada tapi jarang banget kali ya ^^)
kalo bentuk laennya omae tuh kimi (lebih sopan,, semuanya kata ganti anata..)
lagi2 yang pake cuman cowok (cewek sjauh ini aku tau cuman di lagu2 doank ^^)
Logged

忘れかけていた思い出を取りもどせ!!♥♥
wasurekakete ita omoide wo tori modose
ava thx to : mamaveve ^o^
You
Penyelam Unggul
*****
Offline Offline

Posts: 8147


GReeeeN


WWW
« Reply #17 on: April 04, 2008, 08:12:55 pm »

bnyk kan yg cmn buat cowo kaya boku ma ore.. tp kdg cewe juga pake boku kan... trus kalo ga salah di osaka.. ada Wa e.. ato Uchi.. yg artinya saya... honma ya? XD
Logged

グリーン *Aku Cinta GReeeeN* グリーン
FB : rena_kurosaki@yahoo.com di add yah!! Smiley
グリーン - Hide*Navi*SOH*92 - グリーン
sakurako
Kelasi
*
Offline Offline

Posts: 268


禁断の薔薇、咲き乱れし。例え儚く散る運命であっても...


WWW
« Reply #18 on: April 23, 2008, 08:26:49 am »

Betul!! Cewek osaka suka nyebut dirinya sendiri uchi (sama dengan watashi).
Uchi wa ima netto gee ni hamatterun ya = watashi wa ima netto gee (game OL)  ni hamatteru no

Osaka ben emang asyik banget & terdengar akrab.
Uchi wa osaka ben ga daisuki ya  Grin
kata2 favorit : youke
dulu aku nggak ngerti2 youke tu artinya apa
akhir2 ini baru tau kalo artinya banyak (= takusan)
youke hito ga iru = takusan hito ga iru (ada orang banyak)
yappa osaka ben wa omoroi wa  Grin
« Last Edit: April 23, 2008, 08:30:14 am by sakurako » Logged

kayori10
Penyelam Unggul
*****
Offline Offline

Posts: 9385


~)


« Reply #19 on: April 23, 2008, 04:30:27 pm »

pernah nonton swing girlsnya ueno juri gak
disitu gw rasa dialek/logatnya aneh bgt,kaya logat kampung
ada yg tau???
Logged
Pages:  1 [2] 3 4   Go Up
  Print  
 
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.11 | SMF © 2006-2009, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!
Page created in 0.452 seconds with 22 queries. (Pretty URLs adds 0.002s, 1q)