;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: 1 [2] 3 4   Go Down

Author Topic: Ajarin Bahasa Jawa  (Read 3717 times)

Al-Indunisiy

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 5
Re: Ajarin Bahasa Jawa
« Reply #10 on: May 03, 2010, 04:20:22 pm »

Bisa jelasin:

1. Kapan imbuhan pi- bermakna 'yang di-' dan kapan bermakna 'yang meng-'?
2. Kapan imbuhan -in-, dan bukan di- dipakai untuk bentuk pasif?
3. Bagaimana cara baca imbuhan -ake, dan -aken?
Logged

sassy_rahma

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 8.331
  • *sigh*
Re: Ajarin Bahasa Jawa
« Reply #11 on: May 04, 2010, 01:38:03 pm »

al coba pake contoh dalam kalimat aja deh
kita yg org jawa justru bingung dengan seperti apa yg km tanyakan

plg yg bisa kujawab yg no 3
ake dipake sama temen
aken dipake sama org yg lbh tua /dihormati
Logged

Al-Indunisiy

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 5
Re: Ajarin Bahasa Jawa
« Reply #12 on: May 05, 2010, 02:54:19 pm »

Saya masalahnya memang sebagian besar grammatika. Dan saya memang bukan penutur bahasa Jawa.
Logged

baby_PANDA

  • Forum Machi
  • ***
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 3.424
  • stop! kau mencuri hatiku...hatiku...
Re: Ajarin Bahasa Jawa
« Reply #13 on: May 06, 2010, 04:30:24 am »

al anak bahasa po? soale teoretis banget pertanyaane :D

gimana ya... bahasa Jawa itu luas, Al. Dan tiap daerah beda-beda. Aku yang dari Jawa Timur menggunakan bahasa Jawa yang beda dengan teman2 dari daerah Jawa Tengah dan Jogja.

Dulu, pas waktu SD, aku dapat pelajaran muatan lokal Bahasa Daerah Bahasa Jawa. Dan jujur, walau itu bahasa yang aku gunakan sehari-hari, justru nilai terendah ada pada mata pelajaran tersebut. Kalau bahasa Inggris bisa dapet nilai 100, bahasa Jawa paling pol cuma 70 bo!

Kenapa? karena bahasa Jawa yang digunakan dalam buku paket yang menjadi acuan adalah bahasa Jawa daerah Jawa tengahan, bukan Jawa Timuran. (baru nyadar aku ;D)

Banyak kata dalam buku tersebut yang ndak kami (saya dan teman2 SD) pahami, misalnya: kaca (halaman), ukara (kalimat), dan beberapa kata lain yang aku sudah lupa :D. Atau mungkin tahu artinya tapi jaraaaaaang menggunakannya, seperti tembung, pitakon, dan lagi2, lupa beberapa kata lain :D.

Persamaanya: ada bahasa Indonesia baku yang kita mengerti tapi ndak mungkin diucapkan dalam percakapan sehari2. Atau bahasa Inggris dengan tata bahasa yang baik dan benar tapi malah disingkat dalam percakapan langsungnya. Begitu pula bahasa Jawa.

Nah, yang tadi kamu tanyain itu sama saja dengan bahasa Indonesia yang baku atau bahasa Inggris dengan tata bahasa yang baik dan benar. Jadi, sangat jarang hal yang kamu tanyain tadi muncul di percakapan langsung sehari-hari masyarakat Jawa. hehehe.

Tapi, aku akan mencoba menjawab semampu saya:
Untuk pi: itu bukanya malah "membedakan" ya? Maksudnya, membuat kata kerja menjadi kata benda. Misal: takon (bertanya)+pi- = pitakon. Dalam kalimat: isi pitakon iki (isi pertanyaan ini). Jadi pitakon berubah menjadi kata benda (S) dari kata kerja takon.
Tapi aku masih bingung juga ki. Butuh contoh lain. hehehe. Soalnyaaaa...di Jawa Timur, lagi-lagi, jarang bgd menggunakan afiks pi- ;D

Kalau untuk imbuhan, lebih tepatnya sisipan -in- ...
Di Jatim, masyarakatnya amat sangat jarang menggunakan sisipan -in- untuk mengutarakan bentuk pasif. Kebanyakan dari mereka, termasuk aku menggunakan bentuk di-.
Mungkin sisipan -in- hanya untuk kata2 tertentu dan salah satu fungsinya unuk keindahan, lagi2 ini dari sudut pandang penutur bahasa Jawa Timur lho ya....
Kenapa? karena aku baru tahu penggunaan sisipan -in- itu justru dalam tembang (lagu) Jawa, seperti sinorot cahyaning mbulan, bukan disorot cahyaning mbulan.
Jadi intinya... apa yaaa..hehehe..,bingung juga... sisipan -in- dan sisipan lain itu memang bisa digunakan, tapi mungkin dalam konteks tertentu, seperti lagu atau bahasa tulis. Kalau percakapan langsung, kebanyakan menggunakan di-.
Yah,,,bagiamana yaaa.... Sepertoi bahasa Indonesia ragam baku mungkin yang hanya bisa dugunakan untuk bahasa tulis dan justru aneh untuk bahasa lisan :D.

Sering2 bicara dengan orang Jawa saja, Al. Biar cepat terbiasa :D

Bdw, Al ni asli mana ya?Sekarang tinggal di mana?

nb: sorry kebanyakan kata "Jawa Timurnya". Hal ini hanya sebagai penekanan bahwa jawaban tadi ditulis oleh orang asli Jawa Timur. Soalnya, bahasa Jawa itu luas dan ragamnya bejibun tea'...
« Last Edit: May 06, 2010, 04:34:58 am by baby_PANDA »
Logged

sassy_rahma

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 8.331
  • *sigh*
Re: Ajarin Bahasa Jawa
« Reply #14 on: May 11, 2010, 09:54:15 am »

jujur saya yg org jawa jadi puyeng baca penjelasan panda [biggrin]
Logged

Vesuvius

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 85
  • Happy Day
Re: Ajarin Bahasa Jawa
« Reply #15 on: May 28, 2010, 04:42:25 pm »

aq tambah mumet aliasa pusing baca penjelasannya si panda
 :D :D :D :D
Logged

Vesuvius

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 85
  • Happy Day
Re: Ajarin Bahasa Jawa
« Reply #16 on: May 28, 2010, 05:02:27 pm »

aq tambah mumet aliasa pusing baca penjelasannya si panda
 :D :D :D :D
Logged

saiful_alami

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 213
Re: Ajarin Bahasa Jawa
« Reply #17 on: February 12, 2014, 08:46:45 pm »

aq tambah mumet aliasa pusing baca penjelasannya si panda
 :D :D :D :D

pada karo enyong mbake, enyong pada mumete maca pituture mbak panda  [sleep]
Logged
yang penting bisa liat hiburan di tv ajah :D

y0eel

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 6
  • Offline Offline
  • Posts: 17.650
Re: Ajarin Bahasa Jawa
« Reply #18 on: February 19, 2014, 10:27:23 pm »

Mumet, ra mudeng..
Kulo bhs jawa biasanya sekarep e dewe aka campur2 [hmpfh]
Logged

Monox D. I-Fly

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 695
Re: Ajarin Bahasa Jawa
« Reply #19 on: November 22, 2015, 11:46:20 pm »

Bisa jelasin:

3. Bagaimana cara baca imbuhan -ake, dan -aken?

plg yg bisa kujawab yg no 3
ake dipake sama temen
aken dipake sama org yg lbh tua /dihormati

Perasaan yang ditanyakan di nomor 3 itu cara bacanya deh, bukan waktu penggunaannya.
Imbuhan -ake dibaca dengan huruf e seperti pada kata enak, sedangkan imbuhan -aken dibaca dengan huruf e seperti pada kata emak.
Logged
Salam dekek. Jo para Inyek jo Cindako, ambo badiam di talinan inda putuy, sabab mandari pado ako, garo mandari pado harimau! Berubah! Satria Harimau, Torga!
Pages: 1 [2] 3 4   Go Up