;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: 1 [2] 3 4 5 6 ... 77   Go Down

Author Topic: Kisah-kisah inspirasional..........  (Read 103490 times)

Dispatcher Bali

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 7.622
  • ~ku slalu menunggumu~
Re: kisah2 inspirasional..
« Reply #10 on: November 21, 2007, 12:32:04 pm »

waaa.....nice tred topi...applaud for you  :)
tapi aku skr lg sumpek ga ada inspirasi tuh

kata RCTI : Sussah Cari Inspirassi, Baca koran sindo ajah...

silverhair

  • Special Member
  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 6.258
Re: kisah2 inspirasional..
« Reply #11 on: November 21, 2007, 01:04:17 pm »

Aku kasih deh cerita yang kudapat dari milis

Cerita berikut mungkin bisa memberikan inspirasi bagi kita bagaimana
terkadang kita "diperlukan" untuk berpikir OUT OF THE BOX,
saat berada dalam situasi dan kondisi yang mengharuskannya.....
Semoga berguna.....


Mengukur Ketinggian Gedung dengan Barometer
(Barometer = alat pengukur tekanan udara)


Didalam ujian Fisika di Universitas Copenhagen seorang dosen penguji
mengajukan pertanyaan kepada salah seorang mahasiswanya :
"Jelaskan bagaimana mengukur tinggi suatu bangunan pencakar langit
dengan menggunakan sebuah barometer."
Mahasiswa tersebut menjawab: "Ikatlah leher barometer itu dengan seutas
tali panjang, lalu turunkan barometer dari pucuk gedung pencakar langit
sampai menyentuh tanah.
Panjang tali ditambah panjang barometer akan sama dengan tinggi pencakar
langit."

Jawaban yang luar biasa "orisinil" ini membuat dosen penguji begitu
geram. Akibatnya si mahasiswa langsung tidak diluluskan.
Si mahasiswa naik banding, karena menurutnya kebenaran atas jawaban itu
tidak bisa disangkal.
Kemudian universitas menunjuk seorang arbiter yang independen untuk
memutuskan kasus itu.
Arbiter menyatakan bahwa jawaban itu memang benar dan tidak bisa
disangkal, hanya saja tidak memperlihatkan secuil pun pengetahuan
mengenai ilmu fisika.
Untuk mengatasi permasalahan itu, disepakati untuk memanggil si
mahasiswa, dan memberinya waktu enam menit untuk memberikan jawaban
verbal yang menunjukkan latar belakang pengetahuannya mengenai
prinsip-prinsip dasar ilmu fisika. Selama lima menit, si mahasiswa duduk
tepekur, dahinya berkerut. Arbiter mengingatkan bahwa waktu sudah hampir
habis.
Mahasiswa itu menjawab bahwa ia sudah memiliki berbagai jawaban yang
sangat relevan, tetapi tidak bisa memutuskan yang mana yang akan
dipakai.
Saat diingatkan arbiter untuk bersegera memberikan jawaban, si mahasiswa
menjelaskan sebagai berikut:
"Pertama-tama, ambillah barometer dan bawalah sampai ke atap pencakar
langit. Lemparkan ke tanah, lalu ukurlah waktu yang dibutuhkan untuk
mencapai tanah.
Ketinggian bangunan bisa dihitung dari rumus H = 0.5x g x t kwadrat.
Tetapi khan sayang barometernya jadi pecah."
"Atau, bila matahari sedang bersinar, anda bisa mengukur tinggi
barometer, tegakkan di atas tanah, dan ukurlah panjang bayangannya.
Setelah itu, ukurlah panjang bayangan pencakar langit, sehingga hanya
perlu perhitungan aritmatika proporsional secara sederhana untuk
menetapkan ketinggian pencakar langitnya."
"Tapi kalau anda betul-betul ingin jawaban ilmiah, anda bisa mengikat
seutas tali pendek pada barometer dan menggoyangkannya seperti pendulum.

Mula-mula lakukan itu di permukaan tanah lalu di atas pencakar langit.
Ketinggian pencakar langit bisa dihitung atas dasar perbedaan kekuatan
gravitasi T = 2 phi akar dari (l/g)."
"Atau kalau pencakar langitnya memiliki tangga darurat di bagian luar,
akan mudah sekali untuk menaiki tangga, lalu menggunakan panjangnya
barometer sebagai satuan ukuran pada dinding bangunan,
sehingga tinggi pencakar langit = penjumlahan seluruh satuan
barometernya pada dinding pencakar langit."
"Bila anda hanya ingin membosankan dan bersikap ortodoks, tentunya anda
akan menggunakan barometer untuk mengukur tekanan udara pada atap
pencakar langit dan di permukaan tanah, lalu mengkonversikan
perbedaannya dari milibar ke satuan panjang untuk memperoleh ketinggian
bangunan."
"Tetapi karena kita senantiasa ditekankan agar menggunakan kebebasan
berpikir dan menerapkan metoda-metoda ilmiah, tentunya cara paling tepat
adalah mengetuk pintu pengelola gedung dan mengatakan:
'Bila anda menginginkan barometer baru yang cantik ini, saya akan
memberikannya pada anda jika anda memberitahukan kepada saya berapa
ketinggian pencakar langit ini."

Melihat jawaban yang diberikan kepada arbiter, semua orang sadar bahwa
mahasiswa ini tidak bodoh, tetapi pertanyaan penguji telah menggiringnya
kearah jawaban yang tidak dikehendaki penguji.
Mahasiswa itu adalah Niels Bohr, warga Denmark genius yang kelak akan
memenangkan hadiah Nobel untuk bidang Fisika.
Logged

topi SD

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 10.888
  • it's me and you
Re: kisah2 inspirasional..
« Reply #12 on: November 21, 2007, 01:09:30 pm »

nice story bro..
Logged

"Aww DRAGGY!!!"

Dispatcher Bali

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 7.622
  • ~ku slalu menunggumu~
Re: kisah2 inspirasional..
« Reply #13 on: November 21, 2007, 01:34:17 pm »

wow...nice story  :)
applaud for you

jd inget pelajaran fisika di smu
bukannya dia ini jg penemu teori atom bohr?

topi SD

  • Senior Sailor
  • ******
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 10.888
  • it's me and you
Re: kisah2 inspirasional..
« Reply #14 on: November 21, 2007, 02:17:02 pm »

dis2 bagi2 cerita dunk..topi lagi mbongkar2 file
Logged

"Aww DRAGGY!!!"

Dispatcher Bali

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 7.622
  • ~ku slalu menunggumu~
Re: kisah2 inspirasional..
« Reply #15 on: November 21, 2007, 02:29:14 pm »

hmmm...skr lg berusaha mati2an tuk nginget ceritanya  :-\
disini suasananya sumpek, panas banget, AC nya mati lg jd sulit nih mikirnya  :'(
« Last Edit: November 21, 2007, 02:31:50 pm by Dispatcher Bali »
Logged

komikkuwid

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 19
  • Offline Offline
  • Posts: 382
  • menanti pesanan dan teman ngobrol
Re: kisah2 inspirasional..
« Reply #16 on: November 21, 2007, 04:56:18 pm »

iya ceritanya keren
Logged
sedang Belajar berkomunikasi dengan baik

Dispatcher Bali

  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 7.622
  • ~ku slalu menunggumu~
Re: kisah2 inspirasional..
« Reply #17 on: November 22, 2007, 05:01:48 am »

pagi2 gini blom ada kisah  :-\

silverhair

  • Special Member
  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 6.258
Re: kisah2 inspirasional..
« Reply #18 on: November 22, 2007, 11:56:04 am »

aku kasih lagi cerita. Tapi cenderung ke agama tertentu nih. Tapi mungkin bagi agama lain bisa diambil hikmahnya.

Kalo misalnya ga suka bilang aja nanti biar aku hapus (jangan kasih aku smite ya) ;)


1 tamparan untuk 3 pertanyaan

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah
air.
Sesampainya di rumah ia mem inta kepada orang tuanya untuk mencari
seorang
guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.
Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang
kiyai.

Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan
        saya?
Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab
        pertanyaan anda.

Pemuda: Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang p inta r
        tidak
        mampu menjawab pertanyaan saya.
Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.

Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan:
1.Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya
2.Apakah yang dinamakan takdir
3.Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang
  dibuat
  dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki
  unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras.

Pemuda : (sambil menahan sakit) Kenapa anda marah kepada saya?
Kiyai : Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3
        pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.

Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.
Kiyai : Jadi anda percaya bahawa sakit itu ada?

Pemuda : Ya!
Kiyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu!

Pemuda : Saya tidak bisa.
Kiyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama...kita semua merasakan
        kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.

Kiyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Pemuda : Tidak.

Kiyai : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari
        saya hari ini?
Pemuda : Tidak.

Kiyai : Itulah yang dinamakan takdir.

Kiyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar
        anda?
Pemuda : Kulit.

Kiyai : Terbuat dari apa pipi anda?
        Pemuda : Kulit.

Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda: Sakit.

Kiyai : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat
        dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat
        yang menyakitkan untuk syaitan.

------------------
Terus terang aku suka banget sama kisah ini :)


Logged

silverhair

  • Special Member
  • Penyelam Unggul
  • *****
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 6.258
Re: cerita cinta kupu-kupu
« Reply #19 on: November 22, 2007, 12:10:18 pm »

ADA BEBERAPA KEHILANGAN MERUPAKAN  TAKDIR.
ADA BEBERAPA PERTEMUAN ADALAH YANG TIDAK AKAN BERAKHIR SELAMANYA.
MENCINTAI SESEORANG TIDAK MESTI HARUS MEMILIKI,NAMUN MEMILIKI SESEORANG
MAKA HARUS BAIK-BAIK MENCINTAINYA..

ceritanya sedih tapi bermakna ;D
Logged
Pages: 1 [2] 3 4 5 6 ... 77   Go Up