;

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?

Username: Password:
Pages: [1]   Go Down

Author Topic: 6 Kebiasaan yang Dilakukan di Indonesia Ketika Ada Keluarga yang Wafat  (Read 191 times)

kingsaladin05

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 5

Indonesia memiliki ciri khas yang berasal dari ragam suku, agama, dan budaya. Saking banyaknya suku-suku di Indonesia tercinta, bermacam kebiasaan unik di dalam kehidupan sehari-hari pun banyak bertebaran di beragam daerah. Baik yang berupa kebiasaan unik ini seolah-olah menyebar di tiap tiap inci kesibukan masyarakat sekitar. Baik itu kebiasaan yang berkaitan dengan unsur religi atau pun budaya.
Terlebih memakamkan orang telah meninggal juga tak luput bersama bermacam kebiasaan. Uniknya tiap daerah memiliki langkah yang berbeda di saat mengurus seseorang yang telah meninggal.

1. Sumatera Utara, Saur Matua
Tidak sembarangan kalangan dapat melakukan ritual Saur Matua yang berasal dari Batak ini. Upacara Saur Matua umumnya dilakukan oleh orang yang meninggal terhadap usia yang benar-benar tua. Selain itu ritual ini dilakukan oleh anak berasal dari orang yang telah meninggal yang telah menikah dan memiliki keturunan. Dari anak-anaknya yang telah menikah itu juga mesti telah melakukan adat pernikahan.

Uniknya, di dalam perayaan Saur Matua melambangkan suka, bukan duka. Ini dilakukan karena orang yang telah meninggal di dalam usia yang benar-benar tua dan anak-anaknya telah memiliki anak. Itu bermakna orang yang telah meninggal telah sukses mendidik anak-anaknya sampai menikah dan tinggal menanti kematian bersama rasa suka cita.

2. Upacara Adat Trunyan, Bali, Upacara Adat Trunyan di Bali
Selain upacara adat Ngaben, masyarakat Bali memiliki langkah proses pemakaman unik lainnya yang dinamakan Trunyan. Proses Pemakaman ini dilakukan di Desa Trunyan, Kintamani. Jasad orang yang telah meninggal tidak akan dikubur,  di tempatkan ke bawah pohon yang bernama taru dan kemenyan serta diberi pagar menggunakan bambu anyam.

Yang unik, mayat yang telah berbulan-bulan dibiarkan begitu saja ini tidak mengeluarkan bau menyengat. Konon, pohon taru dan kemenyan tersebut yang menyebabkan jenazah tersebut tidak berbau sebab aroma wangi yang dihasilkannya.

3. Pembacaan Yasin dan Tahlil
Terkait dengan kematian, salah satu tradisi masyarakat warga Indonesia yang menganut agama Islam adalah mengadakan do’a tahlilan. Pada do’a itu, umat Islam biasanya membaca surat yasin dan berdo’a bersama di rumah orang yang meninggal ataupun bertempat di masjid dekat rumah.
Oleh karena itu, Indonesia termasuk cuma satu negara Islam yang memiliki usaha unik untuk menopang do’a tahlilan. Contohnya adalah usaha cetak yasin yang biasanya diperlukan oleh keluarga orang yang meninggal. Di sebagian kota besar layaknya Kota Jakarta, jasa cetak buku yasin murah adalah contoh jenis bisnis yang dapat menjadi sumber penghasilan warga Jakarta.
Untuk sebagian besar kelompok umat Islam di Indonesia, membaca tahlil dan surat yasin bisa diniatkan untuk muslim yang telah meninggal. Hal itu mempunyai tujuan agar do’a ataupun dzikir sampai kepada orang yang telah meninggal.

4. Prosesi pemakaman suku Minahasa, Sulawesi Utara
Suku Minahasa ternyata memiliki upacara pemakaman yang dibilang unik. Suku Minahasa memposisikan orang yang sudah meninggal dalam posisi duduk seraya memeluk kakinya. Menurut kepercayaan Suku Minahasa, posisi ini melambangkan situasi suci dan membawa hal positif untuk orang tersebut.
Selain hal itu, arah posisi mayat haruslah diarahkan ke sebelah utara yang konon ceritanya, leluhur suku Minahasa berasal berasal dari utara. Uniknya, mayat yang dikubur di dalam kuburan batu ini bisa hancur jadi abu dengan tanpa ada sisa tulang.

5. Ngaben, Bali
Wilayah yang terkenal dengan sebutan Pulau 1001 pura ini termasuk tidak kalah dengan berbagai ritual unik. Bicara tentang adat pemakaman, masyarakat Bali memiliki adat khusus yang dinamakan Ngaben. Upacara Ngaben dilakukan dengan langkah membakar jenazah dalam sebuah patung, biasanya berbentuk lembu.

Orang-orang di Pulau Bali percaya bahwa membakar tubuh orang yang telah meninggal, jiwa bisa terbebaskan kemudian menuju ke kehidupan baru sesudah kematian.  Upacara adat Ngaben juga memakan modal yang cukup banyak. Maka dapat dibilang upacara Ngaben merupakan upacara adat pembakaran jenazah yang termahal di dunia.

6. Rambu Solo, Tana Toraja
Rambu Solo yaitu upacara kebiasaan kematian warga Toraja yang mempunyai tujuan guna mengantarkan arwah orang yang meninggal dunia balik menuju keabadian bersama para nenek moyang mereka di satu daerah peristirahatan. Ritual ini memakan ongkos yang tidak sedikit.
Kebiasaan ini sering kali juga dinamai upacara penyempurnaan kematian. Karena warga yang meninggal baru dianggap sah meninggal sesudah semua prosesi tradisi upacara ini diselesaikan. Jika belum, maka orang yang meninggal itu hanya dianggap sebagai orang sakit atau lemah. Sehingga ia tetap diperlakukan layaknya orang yang hidup, yaitu ditidurkan di daerah ia biasa tidur dan diberi makan dan minum bahkan selalu diajak berbicara.

« Last Edit: September 06, 2017, 01:05:38 pm by kingsaladin05 »
Logged

sehatd

  • Cabin Crew
  • *
  • Keong: 0
  • Offline Offline
  • Posts: 5
Re: 6 Kebiasaan yang Dilakukan di Indonesia Ketika Ada Keluarga yang Wafat
« Reply #1 on: November 24, 2017, 09:18:23 am »

setiap daerah pasti berbeda beda budaya
Pages: [1]   Go Up